Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

HUBUNGAN STATUS PEKERJAAN IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS KONI KOTA JAMBI TAHUN 2019 Gustien Siahaan
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.429 KB)

Abstract

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) 2013 menunjukkan cakupan ASI eksklusif di Indonesia hanya 42 persen. Angka ini jelas berada di bawah target WHO yang mewajibkan cakupan ASI hingga 50 persen. Dengan angka kelahiran di Indonesia mencapai 4,7 juta per tahun, maka bayi yang memperoleh ASI, selama enam bulan hingga dua tahun, tidak mencapai dua juta jiwa (Widiyani, 2013). Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan status pekerjaan ibu dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Koni Kota Jambi tahun 2019. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini akan dilaksanakan di Puskesmas Koni Kota Jambi pada tanggal 13 Agustus tahun 2019. Populasi penelitian ini sebanyak 271 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 37 orang diambil secara accidental sampling. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Squere. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanyahubungan antara antarastatus pekerjaan dengan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p value 0,008 danadanyahubungan antara dukungan keluarga dengan pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Koni Kota Jambi dengan nilai p value 0,015. Diharapkanmeningkatkan upaya promosi kesehatan terutama mengenai pemberian ASI eksklusif secara intensif melalui komunikasi langsung kepada masyarakat dengan melibatkan suami, keluarga, tokoh masyarakat, perawat dan bidan di masyarakat desa Bebengan tentang pentingnya pemberian ASI. Misalnya dengan menggunakan gambar–gambar, melalui media seperti video compact disk atau melalui liflet tentang manajemen laktasi sehingga memudahkan ibu untuk memahami lebih dalam tentang pentingnya ASI dan cara menyusui yang benar
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG INFEKSI MENULAR SEKSUAL DI KELURAHAN TANJUNG PINANG KOTA JAMBI TAHUN 2019 Gustien Siahaan
SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.99 KB)

Abstract

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan salah satu masalah yang sering terjadi padaremaja. Menurut WHO, lebih dari 1 juta infeksi menular seksual terjadi setiap hari. Data yangdiperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Jambi, diketahui data infeksi menular seksual (terdiri darigonorrhoe, sifilis, ulkus mole, herpes zoster, HIV, infeksi klamidia, dan trikomonas) pada remaja padatahun 2017 sebanyak 326 kasus dan tahun 2018 sebanyak 425 kasus. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang infeksimenular seksual di Kelurahan Tanjung PinangKota Jambi tahun 2019.Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen. Penelitian ini dilakukan di KelurahanTanjung Pinang Kota Jambi yang dilakukan pada tanggal 7-9 Agustus 2019. Populasi penelitianadalah seluruh remaja usia 16-18 tahun di Kelurahan Tanjung Pinang Kota Jambi pada tahun 2018sebanyak 1993 orang. Sampel pada penelitian ini adalah remaja di Kelurahan Tanjung Pinang KotaJambi sebanyak 92 responden yang diambildenganteknikproportional random sampling.Pengumpulan data menggunakan kuesioner, selanjutnya data yang terkumpul di analisis secaraunivariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebagianbesar responden dengan pengetahuan kurang sebanyak 86 responden (93,5%) tentang infeksimenular seksual dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar responden denganpengetahuan baik sebanyak 62 responden (67,4%) tentang infeksi menular seksual. Ada pengaruhpendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang infeksi menular seksual diKelurahan Tanjung Pinang Kota Jambi tahun 2019 dengan p value = 0,000< 0,05.Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dankesadaran akan kesehatan serta dapat bersikap positif terhadap segala sesuatu yang berkaitandengan infeksi menular seksual.
Pengaruh konsumsi daun kacang Panjang terhadap produksi ASI Ibu Gustien Siahaan; lailatul Badriyah
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 22, No 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v22i3.3049

Abstract

Exclusive breastfeeding coverage in Indonesia has not reached the expected number (<80%) that mothers stop breastfeeding due to lack of milk production, for this reason, giving long bean leaves has the potential to stimulate oxytocin and prolactin hormones such as alkaloids, saponins, polyphenols, steroids, flavonoids and other substances. the most effective in increasing and smoothing the production of breast milk. This study aims to determine the effect of consumption of long bean leaves on mother's milk production. This study is a quasi- experimental study with a random cluster design pretest and posttest. This research was conducted in the Sungai Clear Village, Muara Curb District, Tebo Regency, which was carried out on February 17 - March 5, 2022. The population in this study were all breastfeeding mothers who lived in Sungai Clear Village, Muara Rab District, Tebo Regency, as many as 32 people. The sample in this study were 32 people who were taken by total sampling technique. Collecting data by observing breast milk production. Data were analyzed by univariate and bivariate using Wilcoxon statistical test. The results showed that there is an effect of consumption of long bean leaves on mother's milk production in Sungai Jernih Village, Muara Tabir District, Tebo Regency in 2022 with a p value of 0.000. It is hoped that the results of this study can provide information to health workers, especially midwives, in increasing breast milk production by providing counseling to breastfeeding mothers and recommending consuming long bean leaves as a method with ingredients that are easily available and not harmful to maternal health.
Hubungan Pola Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) Usia 6–24 Bulan dalam Upaya Penurunan Resiko Stunting di Desa Sungai Jernih Kabupaten Muratara Tahun 2022 Gustien Siahaan; Lilis Tasmi
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.233 KB)

Abstract

WHO dan UNICEF yang tercantum dalam Global Strategy for Infant and Young Child Feeding terdapat empat hal penting yang harus dilakukan dalam praktik PMBA. Berdasarkan hasil penelitian SSGBI tahun 2019 yang terintegrasi Susenas pada bulan Maret 2019 didapat prevalensi stunting 27,67 persen (27,22%-28,11%). PMBA merupakan salah satu standar emas yang sangat direkomendasikan karena dapat menurunkan angka kematian anak dan meningkatkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola pemberian makanan bayi dan anak (PMBA) usia 6-24 bulan dalam upaya penurunan resiko stunting di Desa Sungai Jernih Kabupaten MuaraTara Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Desa Sungai Jernih dan telah dilaksanakan pada tanggal 25 Februari sampai dengan 10 Maret Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini seluruh bayi yang tinggal didesa sungai jernih sebanyak 41 bayi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 41 bayi yang diambil dengan teknik total sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik analisis chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pola pemberian makanan bayi dan anak (PMBA) usia 6 - 24 bulan dalam upaya penurunan resiko stunting di desa sungai jernih kabupaten MuraTara Tahun 2022 didapatkan nilai p-value = 0,01.
PERILAKU IBU PRIMIGRAVIDA TERHADAP PERSIAPAN PERSALINAN DI PUSKESMAS PULO BRAYAN MEDAN Devi Arista; Gustien Siahaan; Subang Aini Nasution
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Penyebab langsung kematian ibu adalah kurang lebih 90% disebabkan oleh seputarpersalinan dan kematian. Adapun penyebab tidak langsung antara lain dibelakangi oleh sosialekonomi, pendidikan, kedudukan dan peranan wanita, sosial budaya, dan transportasi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap, dukungan suami denganpersiapan persalinan.Metode:Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukanpada tanggal 6-16 Juli 2020 di Puksesmas Pulo Brayan Medan. Populasi dalam penelitian iniberjumlah 65 ibu hamil primigravida. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 diambil secaraaccidental sampling. Analisa data dalam penelitian ini secara Univariat dan Bivariat.Hasil: Persiapan persalinan kurang baik sebanyak 31 responden (55.4%), sikap negatif 33 responden(58.9%), serta keluarga kurang mendukung 32 responden (57.1%).Ada hubungan sikap denganpersiapan persalinan. Ada hubungan dukungan suami dengan persiapan persalinan.Kesimpulan: Ibu hamil primigravida yang memiliki sikap negatif, dan dukungan keluarga yangkurang memiliki persiapan yang kurang dalam melakukan persalinan.
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG PENYAKIT MENULAR SEKSUAL DI KELURAHAN KAMPUNG NELAYAN KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT Gustien Siahaan
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2424

Abstract

Berdasarkan World Health Organization sebanyak 70%  wanita dan pria yang terinfeksi gonore atau klamidia mempunyai gejala yang asimptomatik. Antara 10% - 40% dari wanita yang menderita infeksi klamidia yang tidak tertangani akan berkembang menjadi pelvic inflammatory disease. Penyuluhan kesehatan dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja tentang penyakit menular seksual. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimen dengan  one  group test design yang bertujuan untuk mengetahui penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang penyakit menular seksual di kelurahan kampung nelayan tahun 2024. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 40 remaja Kelurahan Kampung Nelayan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Pengumpulan data dengan kuesioner. Penelitian ini dillaksanakan pada bulan Maret 2024 di Kelurahan Kampung Nelayan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariate dengan uji statistik paired simple t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang penyakit menular seksual di Kelurahan Kampung Nelayan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2024 dengan p-value = 0,000. Hasil penelitian sikap bahwa adanya pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap sikap remaja tentang penyakit menular seksual di Kelurahan Kampung Nelayan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2024 dengan p-value = 0,001. Diharapkan pihak kelurahan atau warga setempat dapat bekerja sama dengan petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan tentang penyakit menular seksual pada remaja.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Penyakit Menular Seksual (PMS)
Faktor Resiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Suko Awin Jaya Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2024 Pratiwi, Margareta; Arista, Devi; Siahaan, Gustien
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2863

Abstract

Glukosa darah yang baik di perlukan penatalaksanaan holistic meliputi edukasi, terapi gizi medic, aktivitas visik, pemberian obat-obatan, dan pemantauan glukosa darah. Kendali glukosa darah pasien diabetes melitus dapatdicapai mulai dari perubahan pola hidup.Penelitian ini mengunakan desain cross-sectional,jenis penelitian kuantitatif yang bersifat analitik yang bertujuan untuk memperoleh data yang lebih lengkap yang dilakukan untuk melihat pengaruh antara aktifitas fisik dan pola makan terhadap kejadian diabetes melitus di wilayah kerjaPuskesmasSukoAwinJayaKecamatanSekernan.KabupatenMuaroJambitahun2024,sampelpenelitianini berjumlah 58 responden,pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengambilan sampel dilakukan dengan cara accidental sampling dan pengolahan data dengan mengunakan program Statistical Program for Sosial Science (SPSS).Hasilpenelitiandari58respondendiketahuisebanyak 39 responden (67,2%) kejadian diabetes melitus, dilihatdari uji chi square, secara statistik menunjukan ada penggaruh yang bermakna antara aktifitas fisik dan pola makan terhadap kejadian diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Suko Awin Jaya Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi tahun 2024.Perlu adanya kebijakan dari Puskesmas Suko Awin Jaya Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi dalam pengembangan program kesehatan tentang kejadian diabetes melitus khususnya pada wilayah kerja puskesmas Suko Awin Jaya Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi. Diharapkan kepada puskesmas Suko Awin Jaya Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi untuk memberikan informasi kepada pasien tentang bahaya diabetes melitus.Kata Kunci  : Diabetes Mellitus, aktifitas fisik, pola makan
HUBUNGAN ANTARA KELELAHAN DAN KUALITAS TIDUR DENGAN DEPRESI PASCA PERSALINAN PADA IBU NIFAS RAHMAWATI, DWI; Arista, Devi; Siahaan, Gustien; Pratiwi, Margareta
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i1.3101

Abstract

Depresi postpartum merupakan gangguan psikologis yang umum terjadi pada ibu setelah melahirkan, dengan prevalensi global yang cukup tinggi. Di Amerika Serikat, prevalensinya mencapai 14%, sementara di Asia berkisar antara 26%–85%. Di Indonesia sendiri, risiko depresi postpartum dilaporkan sebesar 50%–70%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelelahan dan kualitas tidur dengan kejadian depresi pasca persalinan pada ibu nifas. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2024 dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 31 responden ibu nifas diikutsertakan sebagai sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang meliputi aspek kelelahan, kualitas tidur, dan gejala depresi postpartum, lalu dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan sebagian besar responden tidak mengalami depresi postpartum (67,7%), seluruh responden mengalami kelelahan ringan (100%), dan mayoritas memiliki kualitas tidur yang buruk (64,5%). Terdapat hubungan yang signifikan antara kelelahan dan kualitas tidur dengan kejadian depresi postpartum (p = 0,000). Studi ini merekomendasikan perlunya intervensi berupa edukasi dan konseling bagi ibu nifas untuk menjaga kesehatan fisik dan mental selama masa postpartum.
The Effect of Supervision of Pregnant Women in Three Trimester Through the Formation of Lactation Classes on Mothers' Readiness in Providing Exclusive Breastfeeding Astria, Niki; Siahaan, Gustien; Arista , Devi; Rahmawati , Dwi; Asmajaya, Rudi
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 4 No 8 (2025): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v4i8.361

Abstract

Introduction: Breast milk is the first food for newborns and is the main nutrition for babies. Self-Readiness is important in breastfeeding, because it is used as a parameter of the mother's ability to breastfeed. Knowledge is one of the factors of the mother's readiness to breastfeed. Objective: The aim of this study was to determine whether there was an influence of health assistance for pregnant women in the third trimester through the formation of lactation classes on the readiness of mothers to provide exclusive breastfeeding with using leaflets and educational videos. Method: This type of research is pre-experimental with the research design used is one group pretest - posttest design. The population in this study were pregnant women in the third trimester in the working area of Kebon Handil Health Center, Jambi City. The sample size in this study was 32 people taken using the total sampling technique. Result and Discussion: he results of the study showed that there was an influence of intervention in providing health assistance through lactation classes regarding lactation management on the level of readiness to breastfeed in pregnant women in the third trimester of the T-test with a p value = 0.0000. Conclusions: it is recommended that Kebon Handil Health Center hold lactation class activities with the material provided being about lactation management as a provision of knowledge for pregnant women in preparing for birth and self-readiness in providing exclusive breastfeeding.
Hubungan Keteraturan Kunjungan Antenatal Care (ANC) Terhadap Deteksi Dini Risiko Tinggi Ibu Hamil Trimester III dengan Menggunakan Kartu Skor Poeji Rochjati (KSPR) Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawasari Jambi Siahaan, Gustien; Maghfirah, Al
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2019

Abstract

Pentingnya antenatal care (ANC) dalam pemeriksaan ibu hamil diharapkan dapat dilakukan sesuai standar minimal asuhan antenatal yang dilakukan secara berkesinambungan dan menyeluruh sehingga mampu mendeteksi dan menangani risiko tinggi pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik dan rancangan cross sectional, Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 19-30 Januari 2023, Populasi seluruh ibu hamil Trimester III yang memeriksa kehamilan. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari ibu hamil yang memeriksa kehamilan dan memenuhi inklusi dengan Alat ukur menggunakan buku KIA dan melakukan pengisian lembaran kartu skor poedji rochjati sebagai alat deteksi dini kehamilan berisiko. Pengambilan sampel dengan Teknik Accidental sampling berjumlah 42 orang, Analisa univariat bivariat dengan uji chi-square. Ibu hamil yang teratur melakukan kunjungan antenatal care (ANC) berjumlah 23 orang yaitu kehamilan risiko rendah 18 orang(78.3%) dan kehamilan risiko tinggi 5 orang (21.7%). Ibu hamil tidak teratur melakukan kunjungan antenatal care (ANC) berjumlah 19 orang yaitu kehamilan risiko rendah 5 orang (26.3%), kehamilan risiko tinggi kehamilan 8 orang (42.1%) dan kehamilan risiko sangat tinggi 6 orang (31.6%). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan (P-value=0.001<0.05). Adanya signifikansi antara keteraturan kunjungan antenatal care (ANC) terhadap deteksi dini risiko tinggi ibu hamil Trimester III dengan menggunakan kartu skor poeji rochjati (KSPR), Diharapkan tenaga kesehatan mampu berperan aktif dalam pelayanan ANC serta untuk ibu hamil agar lebih rutin memeriksakan kehamilannya sehingga dapat meminimalisir risiko terjadi.Kata Kunci : Keteraturan Kunjungan, ANC, Deteksi Dini, Risiko Tinggi, Ibu Hamil, KSPR