Widowati Widowati
PBSI FKIP Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Etika profetik cerpen “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” Karya Ahmad Mustofa Bisri Fatimatuz Zahroh; Widowati Widowati
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ca.v8i1.10221

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan etika humanisasi, etika liberasi, etika transendensi dalam cerpen “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” Karya A. Mustofa Bisri, serta penerapan nilai-nilai profetik dalam pembelajaran kelas XI SMA/SMK/MA/MAK pada KD 3.8 dan 4.8. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode kualitatif dan teknik baca dan catat. Metode analisis data menggunakan metode kualitatif dan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam cerpen “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” karya A. Mustofa Bisri terdapat nilai- nilai profetik yang dapat diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas XI SMA/SMK/MA/MAK pada KD 3.8 dan 4.8. Nilai-nilai profetik tersebut diantaranya : nilai religius, tanggung jawab, toleransi, mandiri, demokratis, dan jujur.   Abstract: This study aims to describe the ethics of humanization, ethics of liberation, ethics of transcendence in short stories “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” by A. Mustofa Bisri, as well as the application of prophetic values in class XI learning SMA/SMK/MA/MAK at KD 3.8 and 4.8. This study uses a qualitative method. Data collection methods use qualitative and reading and note-taking techniques. Methods of data analysis using qualitative methods and qualitative descriptive techniques. The results show that in the short story “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” karya A. Mustofa Bisri there are prophetic values that can be applied in Learning Indonesian in the class XI SMA/SMK/MA/MAK on KD 3.8 and 4.8. These prophetic values include: religious values, responsibility, tolerance, independence, democracy, and honesty.
Representasi Kritik Sosial Cerpen “Gandasturi” Karya Danarto dan Implementasinya sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia di SMA Siti Karomah; Widowati Widowati; Joko Santoso
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 2 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Tiga (3) Negara: Indonesia, Taiwan dan Jor
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/srgqx475

Abstract

Penelitian bertujuan 1) Mendeskripsikan representasi kritik sosial cerpen “Gandasturi” karya Danarto. 2) Mendeskripsikan implementasi cerpen “Gandasturi” karya Danarto sebagai bahan ajar bahasa Indonesia di SMA. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan kajian sosiologi sastra. Data penelitian terdiri dari satuan gramatikal yang berisi tentang perilaku tokoh melalui komunikasi/percakapan serta interaksi antartokoh terkait kritik sosial. Sumber data yang digunakan yaitu cerpen “Gandasturi” karya Danarto. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri yang dibekali dengan seperangkat konsep kritik sosial, bahan ajar dan sosiologi sastra. Selain itu, agar memperkuat data yang diperoleh digunakan pula kisi-kisi instrumen dan indikator penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan catat. Teknik analisis data berupa deskriptif kualitatif.  Hasil penelitian terhadap cerpen “Gandasturi” diperoleh dua kritik sosial yaitu kritik sosial moral meliputi rendahnya sopan santun serta kritik sosial ekonomi meliputi kemiskinan, rendahnya upah pekerja, terbatasnya akses pendidikan. Cerpen “Gandasturi” dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar bahasa Indonesia di SMA kelas XI karena cerpen “Gandasturi” telah memenuhi kriteria sebagai bahan ajar sastra berupa bahasa, psikologis, dan latar budaya siswa.