Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Potensi Emisi Gas Rumah Kaca pada Pembangunan Jembatan BH314A Menggunakan Metode Intergovermental Panel On Climate Change (IPCC) Fadillah, Kevin Yunan; Wiarco, Yuwono; Dewi, Puspita
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 11 No 2 (2024): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Greenhouse gas emissions in Indonesia will continue to increase in 2021-2030. This is due to the increasing use of fuel oil (BBM), gas, and coal in the energy sector. The energy sector is one of the largest global contributors to greenhouse gas emissions. This research was conducted on the construction of the Solo - Semarang Phase 1 Double Track Railway in package 5, one of which was building the BH314A bridge, which in its implementation used heavy oil-fueled equipment that would cause greenhouse gas emissions. This study uses the calculation guidelines in the Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) 2019 and data from the inventory of greenhouse gas emissions in the energy sector. This study concludes that the construction of the BH314A bridge requires a total energy of 58,971 tons of joules (TJ) and emits a total greenhouse gas emission of 19,715,802 tonsCO2.eq and emits 0.08 tons of sulfur dioxide. ABSTRAK Emisi gas rumah kaca di Indonesia diperkirakan terus meningkat pada tahun 2021-2030. Hal ini disebabkan karena terus meningkatnya penggunaan bahan bakar minyak (BBM), gas, dan batu bara pada sektor energi. Sektor energi merupakan salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar dalam lingkup global. Penelitian ini dilakukan pada kegiatan pembangunan Jalur Ganda Kereta Api Solo-Semarang Fase 1 di paket 5 yang salah satu pekerjaannya membangun jembatan BH314A yang dalam pelaksanaannya menggunakan alat berat berbahan bakar minyak yang akan menyebabkan emisi gas rumah kaca. Pada penelitian ini menggunakan pedoman perhitungan yang terdapat pada Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) tahun 2019 dan juga data dari inventarisasi emisi gas rumah kaca pada sektor energi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pada kegiatan pembangunan jembatan BH314A membutuhkan energi total sebesar 58.971 ton joule (TJ) dan mengeluarkan total emisi gas rumah kaca sebesar 19.715.802 tonCO2.eq serta mengeluarkan emisi sulfur dioksida sebesar 0,08 ton.
MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BERBASIS COMPUTER BASE TRAINING Riyanta, Wawan; Wiarco, Yuwono; Handoko, Handoko
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022): May-August 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i2.602

Abstract

Computer Based Training is a teaching material that can support distance lectures that demand more interesting, attractive and efficient media. The making of CBT learning media is carried out using the research and development (R&D) method, making and testing or verifying applications and testing the aplication effectiveness. The development and manufacture of CBT media products uses the Adobe Animate CC platform and then a feasibility test is carried out using a validation questionnaire using a Likert scale that will be carried out by the validator. Trial of learning media Products to 54 respondents and processing the results of the assessment from users obtained very good results with a value of 3.96 and a percentage of 79.3% with details of the assessment of each sub-element of the software engineering aspect of 92%, the learning design aspect by 86% and visual communication aspects by 48%. The visual communication zspect has the lowest assessment result from the other two aspects with 3 (three) visual communication sub aspects that fall into the inappropriate category, namely audio, moving media and interactive layout. The results of this research become an interactive teaching platform for PPI lecturers in 2022.
SOSIALISASI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA KEPADA PENJAGA JALAN LINTASAN PERSIMPANGAN SEBIDANG JAWA TIMUR DENGAN METODE PRAKTIK Wawan Riyanta; Wiarco, Yuwono; Handoko
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v2i2.595

Abstract

Tingkat kesadaran keselamatan berkendara pengguna jalan di perlintasan sebidang masih cukup rendah, sehingga peran Penjaga Lintas Perkeretaapian menjadi sangat penting untuk memahami dan melaksanakan langkah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta melaksanakan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Sosialisasi Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Kepada Penjaga Jalan Lintasan (PJL) Persimpangan Sebidang Jawa Timur Dengan Metode Praktik dilakukan untuk menambah pemahaman dan kemampuan petugas dalam meminimilasir resiko kecelakaan kerja di area pos jaga perlintasan sebidang. Tahapan sosialisasi meliputi (a) penyampaian Tujuan Pembelajaran yaitu meliputi peserta memiliki pengetahuan dan mampu melalukan identifikasi bahaya ditempat kerja, peserta mampu mengembangkan sistem kontrol kerja dan manajemen pencegahan kecelakaan di area kerja dan peserta mengetahui dan mampu melaksanakan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K)., (b) penyampaian materi pembelajaran meliputi pemahaman Bahaya dan Risiko, identifikasi Bahaya dan penilian resiko, job Safety Analysis, pengendalian Bahaya dan Risiko, dan dasar Pertolongan Pertama pada kecelakaan (P3K), (c) Mendemonstrasikan Unjuk Kerja dan Latihan Praktik/Simulasi dengan pengambilan keputusan mitigasi bahaya menggunakan standar OHSAS 18001 serta kegiatan observasi lapangan menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control (HIRADC), sehingga diharapkan peserta dapat memahami teori dan mampu melaksanakan praktek Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K). Hasil wawancara kepada petugas yang telah mengikuti sosialisasi tersebut dapat membantu proses uji kompetensi Sertifikat Kecakapan Penjaga Perlintasan Kereta Api
SOSIALISASI RISIKO KESELAMATAN KERJA BALAI PERAWATAN PERKERETAAPIAN NGROMBO Wawan Riyanta; Wiarco, Yuwono; Nurhadi; Prihanto, Rusman; Aryatama, Septian; Anang Cundoko, Tumiran; Handoko
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i1.831

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini didasarkan oada hasil dan tindak lanjut penelitianWawan Riyanta (2023)berjudul HIRADC Analysis for Rolling Stock Body Lifting Ngrombo Railway Maintenance Center , dari Analisis HIRADC Rolling stock Body Lifting menggunakan OHTC didapatkan hasil mengenai penanganganan yang secara garis besar pada Administrative Control. Langkah relevan untuk memimalasir potensi bahaya dengan segera (1) melakukan evaluasi SOP Rolling stock Body Lifting serta melakukan sosialisasi kepada seluruh pegawai yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut, (2) Pembuatan dan atau penambahan rambu bahaya serta (3) Human development dengan melakukan Pelatihan/Refreshment Operator Crane serta Signal man. (4) Ketegasan aturan penggunaan PPE kepada seluruh pegawai yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut sebagai langkah terakhir dalam meminimalisir risiko bahaya kerja. Pada tahapan ini, dilakukan penelaahan SOP yang sudah ada serta dikomparasi dengan standar yang digunakan pada Permenaker No 08 /2020 Tentang K3 Pesawat Angkat & Pesawat Angkut serta penggunaan PPE kepada seluruh pegawai merujuk pada Permenaker 08/2010 Tentang Alat Pelindung Diri dan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor Pm 69 Tahun 2018 Tentang Sistem Manajemen Keselamatan Perkeretaapian. Sosialisasi dengan metode diskusi kepada pegawai Balai Perawatan Perkeretaapian Ngrombo didapatkan data perbaikan SOP Rolling stock Body Lifting menggunakan OHTC dan penggunaan APD yang lebih implementatif serta dapat ditingkatkan pada tahapan penyusunan SOP baru oleh pihak Balai Perawatan Perkeretaapian Ngrombo. Melakukan pembahasan mendalam mengenai hasil analisis, diskusi interaktif SOP Rolling stock Body Lifting menggunakan OHTC dan Penggunaan APD dengan Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja Balai Perawatan Perkeretaapian Ngrombo. Pembahasan mengacu pada poin-poin rujukan dari hasil hasil analisis dan diskusi interaktif yang dapat segera di implementasikan.
Kajian Penggunaan Bahasa Baku dalam Mewujudkan Komunikasi Efektif Awak Sarana Prasarana Melayani Perjalanan Kereta Api Nyoto Setyo Marsusiadi, Edi; Wiarco, Yuwono; Meilia Wijayanti, Lisma; Iswanto, Ary Putra
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.439

Abstract

This study aims to describe the use of standard language in realizing effective communication between train facilities and infrastructure crews in carrying out their duties and functions for the creation of professional rail transportation mode services. Qualitative descriptive research methods that describe sociolinguistic conditions in the field of railway transport operators, as far as the observed knowledge that communication is used by the crew of facilities and infrastructure in carrying out their duties Observation, interview, and documentation techniques are carried out to determine the ability to use communication standards in the form of standard language and the implementation of effective communication of facilities and infrastructure crews in serving train travel Engineering Data analysis through the stages of reduction, presentation of data and drawing conclusions. The results of this study illustrate that good and correct mastery of Indonesian still needs to be improved and the use of standard language in train facilities and infrastructure crews still has limitations on the ability to use standard and non-standard types of words, both functionally the variety of standard language and standard sentence requirements. The goal of effective communication can be realized if between the communicator / sender of the message and the communicant / receiver of the message can carry out the message conveyed correctly without having to follow a standardized conversation pattern, although sometimes it does not follow the conversation pattern or recommended communication procedures following the technical guidance guidelines contained in the Standard Operating Procedure (SOP).