Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Menuju Strategi Pengajaran yang Efektif : Wawasan dari Persepso dan Pengalaman Mahasiswa Damni, Albertos
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v5i2.157

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya metode pembelajaran berdiferensiasi dan interaksi antara dosen dan mahasiswa dalam konteks perguruan tinggi. Latar belakang penelitian mengemukakan bahwa metode pembelajaran yang berfokus pada keberagaman siswa merupakan pendekatan yang penting dalam pendidikan saat ini, mengingat peran teknologi dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih personal dan interaktif. Penelitian ini juga menyoroti bahwa interaksi antara dosen dan mahasiswa memainkan peran kunci dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang positif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara kelompok terhadap mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki beragam persepsi terkait metode pembelajaran dan tugas yang diberikan oleh dosen. Beberapa mahasiswa merasa bosan dan kurang termotivasi jika metode pembelajaran monoton, sementara yang lain lebih suka metode pembelajaran yang praktis dan interaktif. Interaksi yang baik antara dosen dan mahasiswa dianggap penting, dengan harapan dosen mampu mendengarkan, memberikan feedback konstruktif, dan menciptakan lingkungan yang nyaman. Tantangan dalam berinteraksi dengan dosen termasuk kurangnya respons dari dosen terhadap pesan mahasiswa dan penggunaan bahasa yang sulit dimengerti. Terlalu banyak tugas juga dapat membebani mahasiswa, terutama jika batas waktu yang singkat. Namun, tugas yang terkait dengan teknologi, pengalaman langsung, dan isu sosial dianggap positif oleh mahasiswa.
Mengungkap Batasan Kecakapan Akademik: Penyelidikan Kritis terhadap Perfeksionisme Sains di Kalangan Sarjana Pendidikan Biologi Aini, Mutia Desti; Ferry, Dharma; Damni, Albertos
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.2.187-209

Abstract

Perfeksionisme akademik sering kali menjadi tantangan bagi mahasiswa, terutama di bidang yang menuntut ketelitian dan presisi, seperti sains termasuk di bidang pendidikan biologi. Hal ini disebabkan oleh ilmu biologi yang kompleks. Dalam konteks ini, perfeksionisme akademik sains merujuk pada dorongan untuk mencapai standar yang sangat tinggi dalam aktivitas akademik. Meskipun perfeksionisme dapat memotivasi untuk meraih prestasi lebih baik, ia juga berisiko menimbulkan kecemasan, stres, dan ketakutan akan kegagalan, yang berdampak negatif pada performa akademik dan kesehatan mental mahasiswa. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan campuran (mixed-methods) yang bertujuan mengeksplorasi tingkat perfeksionisme akademik sains di kalangan mahasiswa pendidikan biologi. Sampel yang digunakan sebanyak 100 mahasiswa pendidikan biologi dari total 131 populasi yang merupakan seluruh mahasiswa pendidikan biologi yang aktif pada tahun akademik 2023/2024. Instrumen penelitian mencakup kuesioner dengan 12 item pernyataan dan wawancara tidak terstruktur. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring, cetak, dan wawancara mendalam. Analisis statistik deskriptif digunakan untuk menggambarkan karakteristik data, sedangkan ANOVA mengevaluasi perbedaan signifikan antar kelompok demografis. Data kualitatif dianalisis secara manual dengan metode tematik. Hasil penelitian menunjukkan kecenderungan perfeksionisme di kalangan mahasiswa meski terdapat variasi individu yang berbeda, menekankan pentingnya memahami perfeksionisme akademik untuk pengembangan pendidikan dan kesadaran kesehatan mental, karena perfeksionisme berpotensi menyebabkan stres dan depresi.
Transforming Scholastic Performance Through Spiritual Engagement in Islamic Education at Leading Rural Schools Nurhalya, Hazira; Damni, Albertos
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v6i1.11352

Abstract

This study aims to explore the transformation of Scholastic Performance through Islamic Spiritual Engagement in a leading rural school. Using a quantitative method with a survey approach, this study involved 213 students as samples, which were taken through a simple random sampling technique. The results showed that religious activities, such as recitation, joining tahsin classes, joining the Qur'an tahfizh program, praying together, have a positive impact on learning motivation and can shape student character, which can contribute to improving students' Scholastic Performance. The findings suggest that there is a significant relationship between Spiritual Engagement and Scholastic Performance of students in excellent rural schools. The research shows that students who participate in religious activities tend to have better attitudes, including discipline, responsibility, and cooperation, all of which contribute to improving their Scholastic Performance.
Calon GuruKonseptualisasi Profesionalisme: Perspektif Calon Guru Sains dan Agama di Perguruan Tinggi Islam Albertos Damni
Symbiotic: Journal of Biological Education and Science Vol. 4 No. 2 (2023): Symbiotic: Journal of Biological Education and Science Vol. 4 No. 2 Oktober 202
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/symbiotic.v4i2.125

Abstract

This study explores prospective science and religion teachers' perceptions of professionalism within Islamic education at Islamic universities. Purposive sampling was used, and in-depth interviews were conducted with 17 students, including nine science majors and eight religion majors. Thematic data analysis was employed to examine the views, values, and practices that underpin their understanding of professionalism. The findings reveal that prospective Science teachers emphasize the significance of deep and applicable scientific mastery, while prospective Religion teachers prioritize moral and spiritual professionalism in teaching Islamic values. Both groups, however, concur that professionalism encompasses integrity, good teaching ethics, and a commitment to the mission of Islamic education. Factors such as the educational environment, institutional policies, and societal expectations significantly influence their perceptions. This study provides valuable insights into how professionalism is conceptualized and practiced within Islamic education, highlighting the need for more inclusive and relevant teaching approaches. These findings offer a foundation for enhancing educational policies and practices to better develop professionalism among future educators in Islamic higher education institutions.
Transforming Scholastic Performance Through Spiritual Engagement in Islamic Education at Leading Rural Schools Nurhalya, Hazira; Damni, Albertos
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v6i1.11352

Abstract

This study aims to explore the transformation of Scholastic Performance through Islamic Spiritual Engagement in a leading rural school. Using a quantitative method with a survey approach, this study involved 213 students as samples, which were taken through a simple random sampling technique. The results showed that religious activities, such as recitation, joining tahsin classes, joining the Qur'an tahfizh program, praying together, have a positive impact on learning motivation and can shape student character, which can contribute to improving students' Scholastic Performance. The findings suggest that there is a significant relationship between Spiritual Engagement and Scholastic Performance of students in excellent rural schools. The research shows that students who participate in religious activities tend to have better attitudes, including discipline, responsibility, and cooperation, all of which contribute to improving their Scholastic Performance.
Potret Identitas Religius Siswa SMA: Studi Komparatif Gender pada Peserta Didik Tingkat Pertama Kota Sungai Penuh: Studi Komparatif Gender pada Peserta Didik Tingkat Pertama Kota Sungai Penuh Utami, Melda Putri; Yusuf, Muhamad; Damni, Albertos
Arfannur: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : The Magister of Islamic Education IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/arfannur.v6i1.3878

Abstract

This study aims to analyze the differences in religious identity among high school students based on gender in Sungai Penuh City. Religious identity is acrucial aspect in shaping students' character, encompassing dimensions of belief, religious practices, and moral values. The focus of this study is to describe how male and female students understand and practice religious values, as well as the factors influencing these differences. This research employs a quantitative approach with a random sampling technique. Data were collected through questionnaires distributed to first-year high school students. Data analysis was conducted to evaluate gender differences in terms of religiosity. The findings indicate that female students exhibit a higher level of religious identity compared to male students. This result reflects a greater involvement of females in religious practices, both in school and community-based activities. Social and cultural factors, such as gender roles in societal norms, significantly influence these differences. The implications of this study highlight the need for a more inclusive approach in religious education to address the needs of both male and female students. Additionally, this study contributes to the development of a religious education curriculum that is relevant to local contexts and gender differences.
Dinamika Kelompok Kohesif Dalam Dedikasi Akademik Mahasiswa di Institusi Keagamaan Albab, Muhammad; Damni, Albertos
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i1.13463

Abstract

Kelompok kohesif dalam lingkungan akademik keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk dedikasi akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kelompok kohesif terhadap dedikasi akademik mahasiswa Pendidikan Agama Islam di IAIN Kerinci. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan statistik, melibatkan 103 mahasiswa sebagai sampel yang diperoleh melalui kuesioner daring dan manual. Analisis data dilakukan dengan uji regresi linier sederhana untuk melihat pengaruh kelompok kohesif terhadap dedikasi akademik, serta uji ANOVA untuk mengidentifikasi perbedaan kelompok berdasarkan jenis kelamin, semester, dan kepribadian (introvert, ekstrovert, dan ambivert). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok kohesif memiliki pengaruh sebesar 28,3% terhadap dedikasi akademik mahasiswa. Namun, uji ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam pembentukan kelompok kohesif berdasarkan jenis kelamin, semester, maupun kepribadian mahasiswa. Temuan ini menegaskan bahwa keberadaan kelompok kohesif dapat menjadi faktor yang mendorong dedikasi akademik mahasiswa, terlepas dari perbedaan demografis dan psikologis mereka.
Persepsi Guru Terhadap Integrasi Nilai-nilai Islam pada Mata Pelajaran Umum Amanda, Amanda; Damni, Albertos
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol 11 No 1
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v11i1.1367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru terhadap integrasi nilai-nilai Islam dalam mata pelajaran umum, mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong integrasi tersebut, serta mengevaluasi dampaknya terhadap proses pembelajaran. Menggunakan pendekatan interpretif dengan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi untuk memahami konteks pengajaran, serta wawancara mendalam guna menggali faktor-faktor pendorong dan mengevaluasi dampak integrasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pengalaman pribadi guru, baik sebagai siswa maupun mahasiswa, serta kebijakan kurikulum di Sekolah Islam Terpadu (SIT), menjadi pendorong utama integrasi nilai-nilai Islam. Implementasi nilai-nilai Islam dalam mata pelajaran umum dilakukan secara alami dengan menyisipkan nilai-nilai dan fakta Islami yang relevan, meskipun tantangan muncul dalam menjaga keseimbangan antara pencapaian tujuan akademis dan pengajaran nilai-nilai Islam. Para guru berperan penting sebagai teladan, tidak hanya sebagai penyampai ilmu tetapi juga sebagai pembentuk karakter siswa. Integrasi nilai-nilai Islam terbukti tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran akademis, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter Islami siswa, yang ditandai dengan peningkatan moralitas, kejujuran, dan tanggung jawab. Dampak positif integrasi ini terlihat dalam peningkatan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran, sekaligus membentuk mereka menjadi individu yang berakhlak baik dan berintegritas, sesuai dengan nilai-nilai Islam. Kesimpulannya, integrasi nilai-nilai Islam dalam mata pelajaran umum memiliki kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan karakter siswa.
Deciphering the student dilemma: The quest for passion and purpose on addmision of tadris biology department a religious higher education institutions Elfianti, Maya; Ferry, Dharma; Damni, Albertos
Jurnal Pijar Mipa Vol. 18 No. 6 (2023): November 2023
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v18i6.5956

Abstract

The primary objective of this study is to scrutinize the underlying factors that inform students' choices when selecting the Tadris Biology major at a Religious Higher Education Institution located in Jambi. The research adopts a qualitative, remarkably grounded theory approach as its methodological framework. The central aim is to comprehensively examine the justifications and rationales that steer students toward their decision to pursue the Tadris Biology major. The research methodology is firmly anchored in qualitative paradigms, and grounded theory provides the overarching structure for this investigation. The data collection technique in this research is by using a questionnaire. Data analysis is systematically carried out through thematic analysis, allowing for extracting key themes and insights. The sample selection process is methodically executed, utilizing the theoretical sampling method. The samples were 98 students registered in the Tadris Biology department at an Islamic college. The research findings collectively underscore the significant influence of Gender-Based Considerations, Parental and Familial Influence, Personal Interest in Biology as a Major Field of Study, an Exploration into the Impact of School Background, and Prospects for Future Careers in steering students' decisions within this academic domain.
Exploring Student Subjectivity in Perceiving Courses Content in the Biology Department at an Islamic Religious University : (Penelusuran Subyektivitas Persepsi Mahasiswa dalam Mencerna Materi Mata Kuliah Jurusan Biologi di Perguruan Tinggi Agama Islam) Pontiara, Pontiara; Ferry, Dharma; Damni, Albertos
BIODIK Vol. 9 No. 4 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v9i4.28992

Abstract

Individual interpretations of specific phenomena exhibit a wide range of variations. Some consider higher education to be of utmost importance, while others assert that it is merely a financial burden. Similar perspectives apply to the comparison between science and religion. These interpretations are influenced by the individual's background conducting the assessment and the specific context applied in that evaluation. Likewise, within the context of academic coursework, there is a diversity of opinions regarding the level of difficulty, often dependent on the student's understanding and subjective perspective of the course. This study aims to comprehend and analyse how students majoring in Biology subjectively interpret and perceive their Biology courses. The research employs a qualitative approach using the Grounded Theory methodology. The sample consists of 40 students selected through theoretical sampling. Data collection is conducted via a Google Form-based questionnaire. Some perceive introductory Biology courses as relatively easy, while courses involving calculations are often regarded as the most challenging. Interpretasi individu terhadap fenomena tertentu memiliki cakupan yang sangat bervariasi. Beberapa menganggap pendidikan tinggi sangat penting, sementara yang lain mengklaim bahwa itu hanya merupakan pemborosan uang. Pandangan serupa juga berlaku untuk perbandingan antara ilmu pengetahuan dan agama. Interpretasi ini dipengaruhi oleh latar belakang individu yang mengevaluasinya dan konteks spesifik yang diterapkan dalam evaluasi tersebut. Demikian juga, dalam konteks mata kuliah, ada keragaman pendapat mengenai tingkat kesulitan, yang sering kali bergantung pada pemahaman dan perspektif subjektif dari mahasiswa yang mengikuti mata kuliah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis cara mahasiswa jurusan Biologi mengartikan dan mempersepsikan mata kuliah Biologi secara subjektif. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode Grounded Theory. Sampel terdiri dari 40 mahasiswa yang dipilih dengan metode sampling teoritis. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis Google Form. Beberapa menganggap mata kuliah Biologi tingkat dasar sebagai mata kuliah yang relatif gampang, dan mata kuliah yang melibatkan hitungan dianggap paling sulit. Â