Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Panda Sebagai Visualisasi Kedamaian Harry Wibowo
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Murni
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.670

Abstract

Kedamaian adalah hal yang selalu diinginkan oleh setiap orang. Hidup dengan rasa damai tidak begitu saja didapat dengan mudah karena jika melihat situasi sosial yang terjadi saat ini, kedamaian sepertinya menjadi barang langka dan sulit untuk ditemui. Salah satu hal yang menyebabkan kedamaian susah ditemukan adalah karena terjadinya banyak peperangan yang disebabkan oleh berbagai macam masalah di sekitar kehidupan manusia. Manusia hedaknya dapat belajar dari makhluk ciptaan lain, salah satunya dari binatang. Seperti yang diketahui bahwa binatang tidak akan menyerang jika tidak ada yang mengancam atau mengganggunya. Berdasarkan apa yang terjadi, akhirnya muncul gagasan untuk memvisualisasikan kedamaian melalui binatang panda. Binatang panda terkenal lucu dan tenang. Walaupun panda termasuk dalam kelompok beruang dan binatang ganas, namun pembawaan yang tenang memperlihatkan sebuah arti kedamaian pada karakternya. Kedamaian yang tergambar dari sosok panda kemudian pada visualnya ditransformasikan pada tubuh manusia. Hal tersebut dilakukan guna memperlihatkan bahwa manusia menginginkan kedamaian pada setiap hidupnya. Guna menguatkan konsep kedamaian yang diingikan, maka pada karya ditampilkan ikon dan simbol. Ikon yang ditampilkan berupa kepala panda dan tubuh manusia yang secara nyata merujuk pada bentuk aslinya yang merupakan figur utama dalam visualisasi kedamaian. Sedangkan simbol kedamaian divisualisasikan melalui gambar objek bunga mawar, burung merpati, dan objek lain yang berhubungan dengan kedamaian. Seluruh penciptaan karya ini dilakukan dengan teknik hardboard cut and handcoloring. Teknik grafis hardboard cut ini hanya diproduksi dalam 1 edisi yang kemudian dilakukan pewarnaan secara manual dengan menggunakan keterampilan tangan dalam pembentukan warnanya. Selain itu, pada beberapa karya, objek merupakan hasil apropriasi dari karya seniman sebelumnya. Apropiasi ini dilakukan dengan tujuan menghasilkan bentuk dan rasa estetis yang baru serta segar agar dapat dinikmati tanpa menghilangkan konsep dasar dari penciptaan karya yaitu kedamaian. Pencipataan karya Panda Sebagai Visualisasi Kedamaian merupakan sebuah bentuk ide yang bertujuan untuk menggambarkan bahwa kedamaian sebenarnya dapat diciptakan oleh setiap orang. Tidak harus dengan kekerasan, kedamaian pada berbagai bentuk dapat tercipta dari cara pandang yang tenang sesuai dengan logika tanpa mengedepankan keegoisan sepihak dari seorang manusia.   Kata kunci: kedamaian, panda, transformasi, ikon, simbol, apropiasi, hardboard cut, handcoloring.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN ELEMEN STRUKTUR BETON BERBASIS AUGMENTED REALITY Hutauruk, Denny Meisandy; Wibowo, Harry; Sutrisno, Sutrisno
JUTECH : Journal Education and Technology Vol 5, No 1 (2024): JUTECH JUNI
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jutech.v5i1.3100

Abstract

Pembelajaran efektif merupakan pembelajaran yang dapat memberikan kemudahan peserta didik untuk memahami suatu konsep, keterampilan dan hasil belajar yang diinginkan (Hayati, 2017). Elemen Struktur Beton merupakan mata kuliah yang terdapat pada program studi Teknik Sipil. Mata kuliah ini membahas perencanaan dimensi serta tulangan dari lima elemen struktur beton bertulang. Dibutuhkan usaha keras bagi peserta didik untuk memahami setiap detailnya. Agmented Reality merupakan salah satu teknologi yang dapat digunakan dalam pembelajaran. media pembelajaran berbasis augmented reality dapat menaikkan tingkat kepuasan peserta didik dan menciptakan lingkungan belajar yang interaktif (Mustaqim, 2017). Pada penelitian terdahulu, Hutauruk dan Wibowo (2023) melakukan penelitian berjudul Desain Pengembangan Media Pembelajaran Elemen Struktur Beton berbasis Augmented Reality. Pada penelitian ini media pembelajaran tersebut dianalisis efektivitasnya. Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa media pembelajaran Elemen Struktur Beton berbasis Augmented Reality (AR) memiliki nilai efektivitas rata-rata sebesar 3,91. Selain itu, didapat persentase kelulusan setelah menggunakan media ini sebesar 94%.
Virtual Reality Trends as a New Approach in Architecture Presentation in Indonesia: A Literature Review Wibowo, Harry; Hutauruk, Denny Meisandy
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i11.1494

Abstract

Virtual Reality (VR) is now a new trend in architectural presentations in Indonesia, offering an interactive experience that allows for a more detailed visualization of the space before construction. This study aims to explore the trend of VR adoption in Indonesia through a literature review sourced from architectural journals registered in Garba Rujukan Digital (GARUDA). The findings show that VR significantly improves spatial understanding, communication, and collaboration between architects and clients while facilitating faster decision-making. However, factors such as implementation costs and a lack of experts still hinder the widespread use of VR. The study recommends increased investment in VR training and infrastructure and encouraging closer cooperation between academia and the architecture industry to accelerate the adoption of this technology in Indonesia.
PENERAPAN MANAJEMEN BENCANA MENUJU TANGGAP BENCANA GEMPABUMI DI KAWASAN PEMUKIMAN PADAT PENDUDUK Barlian, Edo; Jumpa, Kemala; Wibowo, Harry; Prayoga, Wisnu; Wardana, Novrizaldi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38264

Abstract

Desa Suka Makmur berada di kecamatan Deli Tua kabupaten Deli Serdang yang berbatasan sebelah utara berbatarsan dengan Kota Medan, di sebelah timur dengan Kecamatan Patumbak, di sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Kedai Durian dan sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Namorambe. Wilayah Desa Suka Makmur seluas 1,65 km2 atau 17,63% dari luas Kecamatan Deli Tua yang terdiri dari 8 dusun. Jumlah penduduk Desa Suka Makmur berjumlah 11.021 jiwa denagn distribusi penduduk laki-laki berjumlah 5.471 jiwa dan perempuan 5.550 jiwa. Permasalahan utama yang dialami oleh masyarakat Desa Suka makmur dalam tindakan mitigasi bencana gempabumi berupa tidak adanya panduan dan pemahaman dampak dari gempabumi terhadap korba jiwa dan kerugian harta benda. Masyarakat Desa Suka Makmur juga belum memahami bahwa dampak ikutan dari bencana gempabumi seperti likuifaksi, longsor dan tanah amblas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kepada mitra dengan cara mendata penduduk rentan bahaya bencana, mengumpulkan data primer dan sekunder serta melakukan pendampingan penerapan manajemen bencana meliputi penyuluhan, pelatihan dan perberdayaan dengan pemasangan perangkat simbol dan rambu-rambu kebencanaan Solusi yang akan ditawarkan dengan penyuluhan, pelatihan dan perberdayaan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut: 1) tahap persiapan perancangan, 2) penyuluhan, pengenalan dan penyampaian informasi tentang bencana alam dan mitigasi, 3) pemasangan perangkat simbol dan rambu-rambu kebencanaan
EVALUASI DISTRIBUSI SUHU DAN KENYAMANAN TERMAL INTERIOR KANTIN AUDITORIUM UNIMED BERBASIS CITRA TERMAL Wibowo, Harry; Zulfikar, Ahmad; Yacub, Mirzal; Hadibroto, Bambang; Rani, Cut Meuthia; Lukman, Mena Fadillia; Trimailuzi, Trimailuzi
LANGKAU BETANG: JURNAL ARSITEKTUR Vol 12, No 2 (2025): October
Publisher : Architecture Program Department of Architecture, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lantang.v12i2.97663

Abstract

Kantin merupakan salah satu fasilitas pendukung bagi sebuah universitas, untuk meningkatkan layanan dan kenyamanan fasilitas tersebut perlu adanya evaluasi terhadap kenyamanan yang ada didalamnya. Kenyamanan termal merupakan salah satu faktor dalam menentukan kualitas lingkungan pada sebuah ruangan, khususnya pada ruang publik seperti kantin auditorium yang berada di Universitas Negeri Medan yang memiliki intensitas penggunaan yang tinggi oleh civitas akademi. Kantin Auditorium bukan hanya digunakan sebagai cafetaria tetapi juga sarana bagi mahasiswa dan dosen menyediakan layanan penggandaan dokumen, printing, scanning, laminating, dan penjilidan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi distribusi suhu serta Tingkat kenyamanan termal dengan memanfaatkan teknologi citra termal (thermal imanging). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain observational cross-sectional, meliputi pengambilan data suhu permukaan dan udara menggunakan kamera termal inframerah pada berbagai titik pengukuran, disertai pengumpulan data pendukung berupa kecepatan udara, kelembapan relatif, dan persepsi pengguna melalui kuesioner. Analisa dilakukan dengan deskriftif dan interpretasi dimana dua komponen tersebut penting dalam penelitian yang saling berkaitan. Analisis deskriptif bertujuan dalam menggambarkan data secara ringkas dan informatif, sementara itu interpretasi adalah proses memberikan makna pada data yang telah dianalisis. Hasil dari penelitian ini berupa identifikasi area dengan distribusi suhu yang tidak merata, titik terpanas, serta faktor desain dan tata letak yang mempengaruhi kondisi kenyamanan termal. Temuan dari penelitian ini menunjukkan distribusi suhu tidak merata. Area dekat dapur dan sisi barat kantin memiliki suhu 5-8°C lebih tinggi dibanding area lainnya menjadi acuan, saran dan masukan dalam perbaikan desain ventilasi, tata ruang dan tata letak perabotan, pemilihan material interior, penggunaan cooker hood pada area dapur dan beberapa aspek lainnya untuk meningkatkan kenyamanan pengguna serta efisiensi energi pada kantin Auditorium Universitas Negeri Medan. Potensi penelitian lanjutan nya berupa studi simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk memodelkan pergerakan udara dan suhu guna optimasi desain ventilasi