Muhammad Zulkarnaen
Department Of Early Childhood Education, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Development of a Local Wisdom-Based VideoScribe Learning Media to Enhance Children's Ecoliteracy in Banjarmasin City Muhammad Zulkarnaen; Noor Baiti; Nahdya Addien
EDUJAVARE: International Journal of Educational Research Vol. 4 No. 02 (2026): EDUJAVARE: International Journal of Educational Research
Publisher : CV. Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/edujavare.1837

Abstract

The low level of environmental awareness among young children remains a significant challenge to achieving sustainable development. This study aimed to develop a local wisdom-based VideoScribe learning medium inspired by the cultural and environmental characteristics of Banjarmasin City to enhance young children's ecoliteracy. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the Four-D (4D) development model, consisting of the Define, Design, Develop, and Disseminate stages. The developed product was validated by two media experts and two subject-matter experts before being implemented with early childhood learners. Data were collected through observations, interviews, expert validation questionnaires, and documentation, while qualitative data were analyzed using the interactive analysis model of Miles, Huberman, and Saldaña, including data condensation, data display, and conclusion drawing/verification. The findings indicate that the local wisdom-based VideoScribe learning media were highly feasible for classroom implementation and effectively improved children's ecoliteracy. Following the learning intervention, the children demonstrated a better understanding of environmentally responsible behaviors, including proper waste disposal, maintaining environmental cleanliness, caring for plants, conserving water, and recognizing the importance of preserving rivers as an integral part of the cultural and ecological heritage of Banjarmasin. The integration of animated presentations with local wisdom-based storytelling created a more engaging, contextualized, and meaningful learning experience for young children.
Pola Asuh Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun Nor'aida; Muhammad Zulkarnaen; Muhammad Yusuf; Uswatun nisa
Atthiflah: Journal of Early Childhood Islamic Education Vol. 13 No. 2 (2026): Early Childhood Islamic Education
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/atthiflah.v13i2.1282

Abstract

Penggunaan gadget pada anak usia dini menjadi salah satu fenomena yang membutuhkan perhatian orang tua melalui penerapan pola asuh yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pola asuh orang tua dalam penggunaan gadget pada anak usia 5–6 tahun serta faktor-faktor yang memengaruhinya di Desa Anjir Mambulau Barat Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan orang tua yang memiliki anak usia 5–6 tahun di Desa Anjir Mambulau Barat Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang dominan diterapkan oleh orang tua adalah pola asuh demokratis. Penerapan pola asuh tersebut dilakukan melalui pemberian aturan, pembatasan durasi penggunaan gadget, pendampingan, pengawasan konten, serta komunikasi antara orang tua dan anak. Faktor yang memengaruhi pola asuh orang tua dalam penggunaan gadget meliputi lingkungan dan kesibukan orang tua. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis menjadi bentuk pengasuhan yang dominan dalam mendampingi penggunaan gadget pada anak usia 5–6 tahun di Desa Anjir Mambulau Barat.
Analisis Peran Komunikasi Ayah dalam Stimulasi Perkembangan Bahasa Anak Speech Delay Safiera Putri Saliha; Muhammad Zulkarnaen; Muhammad Yusuf; Noor Baiti
Atthiflah: Journal of Early Childhood Islamic Education Vol. 13 No. 2 (2026): Early Childhood Islamic Education
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/atthiflah.v13i2.1308

Abstract

Perkembangan bahasa merupakan aspek penting pada anak usia dini, sedangkan anak yang mengalami speech delay memerlukan stimulasi yang optimal dari lingkungan keluarga, termasuk melalui komunikasi ayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran komunikasi ayah dan bentuk stimulasi yang diberikan dalam mendukung perkembangan bahasa anak speech delay di TK Aisyiyah Bustanul Athfal-3 Selat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap dua ayah sebagai informan utama, didukung dua ibu dan dua guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran komunikasi ayah tercermin melalui keterlibatan langsung (engagement), ketersediaan (accessibility), dan tanggung jawab (responsibility) dalam mendampingi anak. Stimulasi dilakukan secara verbal melalui percakapan, pengulangan kata, pemberian instruksi, dan membacakan cerita, serta secara nonverbal melalui permainan, media belajar, ekspresi wajah, dan gestur. Keberhasilan stimulasi didukung oleh kualitas komunikasi yang responsif, dukungan keluarga, dan kolaborasi dengan sekolah, sedangkan keterbatasan waktu, penggunaan gawai, dan perbedaan bahasa menjadi faktor penghambat. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi ayah yang konsisten dan responsif berkontribusi dalam mendukung perkembangan bahasa anak speech delay.
The “My Plants” Project: Enhancing Creativity and Collaboration Skills in Early Childhood Education Kurnia Sari Suprihatin; Herman Taufik; Muhammad Zulkarnaen
AlBanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2025): Albanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/albanna.v5i2.4950

Abstract

Pendidikan anak usia dini menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter dan potensi anak, mencakup perkembangan fisik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, serta kreativitas. Penelitian ini mengimplementasikan pembelajaran berbasis proyek bertema “Tanamanku” di KB Sejahtera Mandiangin Barat sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan kolaborasi anak usia 5-6 tahun. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan anak dalam kegiatan merancang, menanam, dan merawat tanaman mampu memicu munculnya ide-ide kreatif yang terefleksi dalam berbagai bentuk ekspresi, seperti menggambar, bercerita, dan praktik langsung di lapangan. Selain itu, anak-anak belajar bekerja sama melalui pembagian tugas, diskusi sederhana, dan pengambilan keputusan kelompok. Kolaborasi tersebut tidak hanya meningkatkan keterampilan sosial, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap hasil bersama. Hambatan yang ditemui, seperti keterbatasan sarana pendukung dan variasi tingkat partisipasi anak, dapat diminimalkan melalui perencanaan yang matang, penggunaan media alternatif, serta pendampingan intensif dari guru. Temuan ini menguatkan konsep pembelajaran berbasis pengalaman dan interaksi sosial sebagai pendekatan efektif di pendidikan anak usia dini. Proyek “Tanamanku” tidak hanya meningkatkan kreativitas dan kolaborasi, tetapi juga menumbuhkan kepedulian anak terhadap lingkungan. Model ini layak direkomendasikan sebagai praktik baik yang dapat direplikasi di lembaga pendidikan anak usia dini lain yang ada di Indonesia. Early Childhood Education  is an important foundation in shaping children’s character and potential, encompassing physical, cognitive, language, socio-emotional, and creative development. This study implemented project-based learning with the theme "My Plants" at KB Sejahtera Mandiangin Barat as an innovative strategy to enhance the creativity and collaboration skills of children aged 5-6 years. Using descriptive qualitative methods, data were collected through observation, interviews, and documentation. The results showed that children's involvement in designing, planting, and caring for plants can trigger the emergence of creative ideas that are reflected in various forms of expression, such as drawing, storytelling, and hands-on practice in the field. In addition, children learn to work together through task allocation, simple discussions, and group decision-making. This collaboration not only improves social skills but also fosters a sense of responsibility and concern for shared outcomes. Barriers encountered, such as limited supporting facilities and varying levels of child participation, can be minimized through careful planning, the use of alternative media, and intensive mentoring from teachers. These findings strengthen the concept of experiential learning and social interaction as an effective approach in ECE. The “My Plants” project not only enhances creativity and collaboration but also fosters children's concern for the environment. This model is worth recommending as a good practice that can be replicated in other early childhood education institutions in Indonesia.
Mengembangkan Media Pembelajaran Berbasis Papan Bergambar Menggunakan Metode Mendongeng dalam Meningkatkan Perkembangan Berbicara Anak di TK HI Mutiara Kecamatan Kapuas Murung Rafikah Rafikah; Herman Taufik; Muhammad Zulkarnaen
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2025): April-Juli 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v3i2.1426

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya permasalahan yang ditemukan mengenai keterbatasan dalam media pembelajaran dan sulitnya dalam mengungkapkan suara dalam memainkan peran mendongeng serta belum meningkatnya perkembangan berbicara pada anak di TK HI Mutiara. Sehubung dengan adanya hal tersebut, peneliti mengembangkan media pembelajaran berbasis papan bergambar menggunakan metode mendongeng dalam meningkatkan perkembangan berbicara pada anak di TK HI Mutiara. Peneliti ini menggunakan metode (Research & Development) Model R&D 4D dengan 4 tahapan yaitu (1) Define (2) Design (3) Development (4) Dessiminaet. Teknik pengambilan data ini menggunakan observasi dan wawancara serta validasi ahli yang dilakukan oleh validator ahli media, ahli materi dan Reviewer. Hasil Validasi Ahli media sebesar 95,15%, Ahli Materi 94,54%, dan Reviewer 91,66%. Hasil ketiga validator tersebut dinyatakan sangat layak. Pada hasil uji coba skala kecil mendapatkan memperoleh nilai rata-rata 36% dan 62% serta uji coba skala besar memperoleh nilai rata-rata 44% dan 69%. di TK HI Mutiara Kec. Kapuas Murung Kab. Kapuas Prov. Kalteng ini dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis papan bergambar ini telah berhasil untuk meningkatkan perkembangan berbicara pada anak dan memenuhi kreteria efektif dan diakategorikan media ini layak dan berhasil dikembangkan dan dapat disebar luaskan.