Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Sistem Proteksi Arester Pada Sistem Tenaga Listrik Agung Ari Wibowo; Syafriwel Syafriwel; Ayu Fitriani; Jhoni Hidayat; Nurmahendra Harahap
Cosmic Jurnal Teknik Vol 3 No 2 (2026): Mei
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/cosmic.v3i2.1619

Abstract

Sistem tenaga listrik memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi listrik bagi masyarakat dan industri. Namun, gangguan dan gangguan listrik seperti hubung singkat, beban lebih, dan gangguan petir dapat menyebabkan kerusakan peralatan, pemadaman listrik, serta kerugian ekonomi yang besar. tujuan penelitian ini dibuat ialah. Menganalisis cara kerja dan karakteristik arrester tipe MOV. Mengevaluasi keefektifan sistem proteksi arrester dalam mencegah kerusakan akibat tegangan lebih.. Memberikan rekomendasi teknis terhadap peningkatan sistem proteksi arrester pada jaringan distribusi listrik. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat ukur digital transient recorder atau surge counter. Pengukuran dilakukan di jaringan distribusi 20 kVolt pada gardu induk saluran udara.dan parameter yang diukur adalah puncak tegangan lebih, lama kejadian, dan respon sistem proteksi arester aktif atau tidak aktif dalam merespon pengukuran. Cara kerja dan karakteristik arester tipe MOV dapat bekerja dengan baik dan sensitifitas yang sangat bagus. Keefektifan arester bekerja sesuai yang diharapakan karena dapat bekerja sesuai koordinasi sistem dan proteksi sangat handal karena dapat merespon waktu kurang dari 25 nanodetik. Rekomendasi agar arester dapat bekerja dengan baik adalah dilakukan pergantian berkala antara 5 sampai 10 tahun agar keandalan sistem arester bekerja sesuai yang diharapka. Selanjutkan ditambahkan arester dibagian yang rawan terhadap gangguan agar sistem kelistrikan dapat bekerja sesuai standar yang diharapkan.
Pengembangan Sistem Manajemen Energi Listrik Untuk Industri Operasional Boiler Harris Pane; Syafriwel Syafriwel; Nurmahendra Harahap; Jhoni Hidayat; Ayu Fitriani
Cosmic Jurnal Teknik Vol 3 No 1 (2026): Februari
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/cosmic.v3i1.1613

Abstract

Industri boiler peralatan penting dalam sektor-sektor industri besar, seperti pembangkit energi, manufaktur, dan pengolahan kimia, dengan fungsinya yang vital dalam menghasilkan uap yang digunakan dalam berbagai proses industri. Mengembangkan sistem manajemen energi listrik untuk industri boiler yang menghitung konsumsi energi listrik secara akurat dan efisien. Mengidentifikasi parameter yang mempengaruhi efisiensi energi listrik pada sistem operasional boiler. Menyusun rekomendasi berbasis data untuk penghematan energi listrik yang dapat diterapkan pada operasional Boiler. Pengaruh sistem otomatisasi dalam operasional manajemen energi listrik Boiler sangat signifikan, karena memberikan pengendalian yang presisi, efisiensi tinggi, dan penghematan energi yang benar-benar nyata. Sistem ini terintegrasi dalam bentuk energi manajemen sistem atau EMS yang bekerja bersama kontrol otomatis pada boiler. Pengembangan sistem manajemen energi listrik dalam industri yang mengoperasikan Boiler memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi energi, kestabilan operasi, dan penghematan biaya operasional. Melalui integrasi kontrol otomatis berbasis sensor, pengaturan distribusi listrik dan beban Boiler dapat dilakukan secara real-time dan responsif terhadap perubahan kebutuhan proses.
Analisa Sistem Kontrol Fuel Feeding Pada Sistem Boiler Riadi Agus Syahputra; Syafriwel Syafriwel; Jhoni Hidayat; Nurmahendra Harahap; Ayu Fitriani
Cosmic Jurnal Teknik Vol 3 No 1 (2026): Februari
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem boiler merupakan sistem yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam berbagai industri, terutama dalam pembangkit tenaga listrik, proses pemanas pada industri berbagai industri. Salah satu komponen utama dalam sistem boiler adalah sistem pengaturan bahan bakar (fuel feeding system),maka diperlukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis sistem kontrol pada proses pengaturan bahan bakar pada boiler dengan pendekatan yang komprehensif., Meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan operasional industri yang menggunakan boiler sebagai sumber energi utama.pada industri, melihat sistem kontrol pengaturan fuel ke boiler Fuel feeding merupakan sistem penting dalam mesin pembakaran internal, seperti mesin kendaraan bermotor dan mesin industri, yang berfungsi untuk menyuplai bahan bakar ke dalam ruang pembakaran dengan cara yang efisien dan terkontrol.Analisis data dan penyelesaian masalah yang digunakan yaitu dengan menggunakan data yang diperoleh dari tahap observasi yang diolah sebagai bahan analisa penelitian Dengan penerapan sistem otomatis maka dapat dilihat bahwa terjadi pengurangan bahan bakar dari 1000 menjadi 950 yang menunjukan pembakaran yang lebih efesien. Peningkatan efesien termal yang terjadi peningkatan dari 75 persen menjadi 80 persen lebih banyak bahan bakar yang digunakan untuk menghasilkan panas dan mengurangi pemborosan. Penurunan suhu gas buang menunjukakkan pengurangan energi dalam bentuk panas. Peningkatan konsentrasi CO2 dan O2 terjadi pengurangan emisi dan peningkatan efesiensi dan pembakaran menjadi lebih lengkap. Dari data pengukuran boiler baik kondisi normal maupun menggunakan sistem kontrol maka dapat dilihat keberlanjutan operasional dikarenakan terjadi efesiensi baik aliran bahan bakar, suhu, gas buang maupun karbondioksida dan oksigen saat dilakukan menjadi gas buang
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH BATOK KELAPA MENJADI ARANG BERKUALITAS TINGGI KECAMATAN AIR JOMAN KABUPATEN ASAHAN SUMATERA UTARA Ayu Fitriani; Jhoni Hidayat; Nurmahendra Harahap; Eriansyah Saputra Hasibuan; Syafriwel Syafriwel; Tomi Abdillah; Joel Panjaitan; Sofyan Anwar Syahputra
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah batok kelapa seringkali dianggap sebagai sampah domestik yang tidak bernilai atau hanya dibakar secara terbuka sehingga menimbulkan polusi udara. Padahal, batok kelapa memiliki potensi ekonomi tinggi jika diolah menjadi arang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan teknis kepada masyarakat mengenai proses karbonisasi batok kelapa yang efektif serta manajemen pemasarannya. Metode yang digunakan adalah Pemberdayaan Partisipatif (Participatory Rural Appraisal), Diskusi Partisipatif dan Dialog Dialektis di mana masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga aktor utama dalam proses alih teknologi dan Transfer ilmu serta berbagi wawasan berkaitan dengan pengolahan batok kelapa menjadi arang berkualitas tinggi dengan harga jual yang tinggi pula serta pada pertukaran gagasan (Brain Storming) dan edukasi strategis untuk membuka wawasan ekonomi masyarakat di Kecamatan Air Joman kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat, petani kelapa dan pemangku usaha sebesar 80% mengenai teknik pengolahan limbah batok kelapa berkualitas tinggi dan terbentuknya kelompok unit usaha kecil produksi arang. Pemanfaatan limbah ini tidak hanya mengurangi dampak lingkungan tetapi juga menjadi sumber pendapatan tambahan bagi Masyarakat, Petani Kelapa dan Pemangku Usaha untuk keluarga.
PROTOTYPE SIMULASI KIPAS ANGIN OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR LM35 Ayu Fitriani; Syofyan Anwar Syahputra; Joel Panjaitan
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 4 No. 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kipas angin bekerja menggunakan motor listrik yaitu, mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Permasalahan ini dapat diatasi dengan memanfaatkan teknologi berbasis komputer. Kipas angin termasuk sistem otomatisasi yang banyak digunakan manusia, sistem ini bertujuan untuk memudahkan pekerjaan penghuni rumah, sistem otomatis dapat menghemat waktu dan biaya yang dikeluarkan. Penelitian ini merancang kipas otomatis untuk mempermudah manusia daripada menggunakan kipas secara manual. Adapun perangakat lunak yang digunakan dalam merancangan kipas otomatis ini menggunanakn Arduino UNO, Sensor LM35, LCD LM016L, Fan-DC, Motor dan Resistor. Hasil pengujian menggunakan sensor suhu LM35 dimana ketika suhu diturunkan dari 29 °C sampai 20 °C kipas angin otomatis akan mati, sedangkan suhu dari 30°C ke atas kipas angin otomatis akan hidup. Perancagan kipas angin otomatis menggunakan software proteus dan sistem pemograman dari arduino IDE.
RANCANG BANGUN SISTEM OTOMATIS GARDEN WATERING BERBASIS ARDUINO UNO MENGGUNAKAN SENSOR SOIL MOISTURE Ilham Syahputra; Joel Panjaitan; Syofyan Anwar Syahputra; Ayu Fitriani; Yunni Rianawati
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian dan perkebunan modern menghadapi tantangan dalam menjaga kelembaban tanah yang optimal secara efisien. Penyiraman manual seringkali tidak konsisten dan boros air, sementara penyiraman berlebihan atau kurang dapat berdampak negatif pada pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem otomatis penyiraman tanaman (Garden Watering) berbasis mikrokontroler Arduino Uno menggunakan sensor kelembaban tanah (Soil Moisture Sensor) dan Sensor Ketinggian air. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi tingkat kelembaban tanah secara Real-Time. Jika kelembaban tanah berada di bawah ambang batas yang ditentukan, sistem penyiraman otomatis mengaktifkan pompa air secara otomatis untuk melakukan penyiraman hingga kelembaban mencapai batas yang diinginkan. Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan tampilan informasi melalui LCD (Liquid Crystal Display) untuk memantau status kelembaban tanah dan ketinggian air. Metode pengembangan sistem meliputi perancangan perangkat keras (pemilihan sensor, mikrokontroler, dan aktuator), perancangan perangkat lunak (pemrograman Arduino), serta pengujian fungsionalitas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu beroperasi secara otomatis dan akurat dalam menjaga kelembaban tanah, mengurangi pemborosan air, dan mengoptimalkan kondisi pertumbuhan tanaman. Dengan demikian, sistem otomatis penyiraman ini dapat menjadi solusi efektif dan efisien untuk manajemen air di tanaman atau area perkebunan kecil.
RANCANG BANGUN SMART SORTING TRASH BOX BERBASIS ARDUINO UNO MENGGUNAKAN SENSOR PROXIMITY Saritua Dominikus Sihotang; Syofyan Anwar Syahputra; Joel Panjaitan; Ayu Fitriani; Arnold Pakpahan
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penumpukan sampah yang tidak terpilah merupakan masalah lingkungan yang signifikan, berdampak negatif pada kesehatan masyarakat dan keberlanjutan ekosistem. Untuk mengatasi tantangan ini, telah dirancang dan dibangun sebuah Smart Sorting Trash Box berbasis Arduino Uno menggunakan sensor proximity. Sistem ini bertujuan untuk mengotomatiskan proses pemilahan sampah Logam dan Non-Logam secara efisien. Alat ini memakai sensor proximity untuk mendeteksi jenis sampah. Data dari sensor kemudian diproses oleh mikrokontroler Arduino Uno. Berdasarkan data tersebut, Arduino akan mengaktifkan aktuator (misalnya, motor servo) untuk mengarahkan sampah ke salah satu dari dua kompartemen yang berbeda, yaitu untuk Logam atau Non-Logam. Desain ini mencakup dua atau lebih kompartemen terpisah untuk memfasilitasi pemisahan jenis sampah yang berbeda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Smart Sorting Trash Box ini mampu mengidentifikasi dan memilah sampah dengan tingkat akurasi yang baik, mengurangi kebutuhan intervensi manual dan meningkatkan efisiensi daur ulang. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis dalam pengelolaan sampah domestik, mendorong kebiasaan memilah sampah sejak dini, dan berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Calculation of the Effect of Substation Configuration on the Resistance Value of the Grounding System Ayu Fitriani; Jhoni Hidayat; Joel Panjaitan; Syofyan Anwar Syahputra; Mili Alfisari
Journal of Renewable Energy, Electrical, and Computer Engineering Vol. 5 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM), Universitas Malikussaleh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jreece.v5i1.15014

Abstract

Generally, the configuration of the substation grounding system is in the form of a grid or mesh, where several conductor rods are installed vertically and horizontally or combined with conductor rods planted deep in the ground from each point or not. The substation configuration is very complex because of the many variables used in accordance with IEEE Standard 80-2013. This variable also influences the allowable and actual magnitude of the step voltage and touch voltage. The substation grounding system configuration can be designed in several shapes including rectangular, square, L-shaped and T-shaped. The parameters used are an area of 70 m x 70 m, a conductor rod depth of 0.5 meters with a total conductor length for a rectangle of 1540 meters without rods, an L-Shaped shape of 1755 meters and a T-Shaped shape of 3857 meters. The results obtained by the resistance of the grounding system without rods in the T-Shaped configuration were 2.39 Ω. For the resistance results, the grounding system uses a rod with the same area and a conductor length of 3917 meters with a resistance value of 2.39 Ω in the T-shape configuration. The results of the resistance values obtained with various forms of grounding system configurations and varying conductor lengths are still safe and below the threshold or standard of the grid grounding system.
Pelatihan Perbaikan Overhaul Kompresor Chiller Bagi Para Teknisi Perusahaan di Tanjung Morawa Syofyan Anwar Syahputra; Joel Panjaitan; Arnold Pakpahan; Regina Sirait; Ayu Fitriani; Muchsin Harahap
Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Desember
Publisher : Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah melakukan pelatihan, pengajaran dan pengembangan kompetensi bagi para teknisi perusahaan yang terletak di Tanjung Morawa. Para teknisi tersebut yang tadinya awam terhadap perbaikan mesin pendingin chiller diharapkan melalui kegiatan ini dapat menyelesaikan masalah ketika terjadi gangguan pada unit mesin chiller. Biasanya perbaikan mesin pendingin dilakukan oleh pihak ke tiga, dengan adanya pelatihan ini diharapkan para teknisi dapat memperbaiki sendiri kompresor chiller. Ilmu pengetahuan yang kita miliki sebagai tenaga pengajar pada perguruan tinggi kita salurkan kepada para teknisi dikemas dalam kegiatan yang disebut dengan pengabdian kepada masyarakat. Dimana kegiatan PKM ini wajib dilakukan oleh setiap tenaga pengajar untuk menyalurkan ilmu yang dimiliki kepada masyarakat. Hasil yang diperoleh pada kegiatan ini yang tadinya para teknisi tidak mengerti tentang perbaikan mesin pendingin khusunya overhaul kompresor chiller, sekarang sudah berhasil dan berani melakukan perbaikan sendiri.
Pelatihan Pemeliharaan Transformator Daya Pada Perusahaan Manufaktur Plastik Syofyan Anwar Syahputra; Joel Panjaitan; Arnold Pakpahan; Ayu Fitriani; Regina Sirait; M. Fadlan Siregar; Milli Alfhi Syari; M. Ikhwan Fahmi
Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Edisi Desember
Publisher : Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknisi perusahaan dalam melakukan pemeliharaan transformator daya berkapasitas 1000 kVA secara benar, aman, dan sistematis. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah masih terbatasnya pemahaman teknisi terkait prosedur pemeliharaan preventif dan prediktif transformator daya, khususnya yang berkaitan dengan inspeksi visual, pengujian dasar, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) ketenagalistrikan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi teknis berbasis studi kasus, pelatihan praktik langsung di lapangan, serta pendampingan teknisi dalam melakukan pemeliharaan transformator daya. Materi pelatihan mencakup prinsip kerja transformator, jenis-jenis gangguan, pemeriksaan kondisi minyak trafo, pengecekan sistem pendinginan, serta prosedur pengamanan kerja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan teknisi dalam melaksanakan pemeliharaan transformator daya 1000 kVA secara terencana dan sesuai standar. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung keandalan sistem kelistrikan perusahaan serta meminimalkan risiko gangguan dan kecelakaan kerja.