Articles
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN DENGAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU
Dedi Pahrul;
Rahmalia Afriyani;
Apriani Apriani
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 12, No 1 (2020): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36729/bi.v12i1.897
Latar belakang: Kepatuhan diet merupakan masalah besar yang terjadi pada penderita Diabetes mellitus tipe II saat ini. Hal ini disebabkan karena nilai rata-rata kepatuhan terendah pada pengobatan penderita Diabetes mellitus tipe II yaitu salah satunya adalah kepatuhan diet. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan pasen DM dan Tingkat Pengetahuan dengan kadar gula darah sewaktu. Metode: Penelitian ini merupakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 4 Febuari-2 Maret 2019 di RSI Siti khadijah Palembang. Responden pada penelitian ini adalah penderitas DM tipe II berjumlah 72 orang. Data dianalisa dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil: Menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki kadar gula dalam kategori tidak normal yaitu 46 (63.9%), tidak patuh dalam menjalani diet diabetes melitus yaitu 41 (56,9%) dan Lebih banyak responden yang memiliki kurang memahami edukasi DM yaitu 37(51,4%) sedangkan kategori yang paham edukasi DM yaitu 35 (48,6%). analisa bivariat menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet (pvalue= 0,001) dan Tingkat Pengetahuan (pvalue=0.014) dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien DM. Saran: Perlunya peningkatan edukasi pasien DM dengan cara mem-follow up pemahaman pasien via telepon dan membuat ruang khusus untuk edukasi. Kata Kunci: Kadar Gula Darah, Kepatuhan, dan Tingkat Pengetahuan
HUBUNGAN POLA ASUH PEMBERIAN MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING
Abdul Syafei;
Rahmalia Afriyani;
Apriani
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 13 No 25 (2023): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52047/jkp.v13i25.217
Stunting that fails to be addressed will have an impact on brain development so that the intelligence level of toddlers becomes less. Feeding parenting is the dominant factor causing stunting. Gandus sub-district is the sub-district with the highest number of stunting toddlers in the city of Palembang, namely 140 toddlers. Objective: to determine the effect of feeding parenting with the incidence of stunting under five. Methods: This research is an analytical survey research with a cross-sectional design approach. The research was carried out on July 4th-30th, 2022 and the sample in the study was mothers who had toddlers and visited the posyandu in the working area of the Palembang Gandus Public Health Center with a total of 98 respondents. Results: It was found that only 13 (13.3%) respondents had stunting toddlers, 66 (67.3%) respondents had poor feeding parenting patterns. Furthermore, the results of the chi square test showed that there was a significant relationship between feeding parenting and the incidence of stunting (p value: 0.022). Conclusion: The better the parenting pattern in providing food by a mother, the smaller the chance for her toddler to suffer from stunting. Suggestion: Health education about feeding parenting should be carried out on a scheduled basis to prevent stunting and the need for continuous monitoring of the growth of children with stunting.
PENGARUH TERAPI AKUPUNTUR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI RUMAH SEHAT IBNU SINA PALEMBANG
Vanny Yoriko;
Muhammad Ramadhani Firmansyah;
Rahmalia Afriyani;
Apriani
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 13 No 1 (2023): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52395/jkjims.v13i1.364
Hipertensi menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia dan sebagai salah satu faktor risiko saat ini, utama penyakit kardiovaskuler. Pencegahan atau pengobatan hipertensi dapat dilakukan dengan cara non farmakologis salah satunya yaitu terapi akupuntur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi akupuntur terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Rumah Sehat Ibnu Sina Palembang. Desain penelitian ini menggunakan metode Pra Eksperimental dengan rancangan penelitian One Group Pre Test And Post Test Design. Sampel pada penelitian ini adalah penderita hipertensi berjumlah 30 orang di Rumah Sehat Ibnu Sina Palembang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 15 Juni – 29 Juni 2022. Data yang diperoleh dicatat pada lembar observasi. Kemudian data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil analisis data dengan uji paired sample t-test menunjukkan bahwa ada pengaruh terapi akupuntur terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi yang signifikan dengan p-value = 0,000. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi akupuntur terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Rumah Sehat Ibnu Sina Palembang.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT WANITA USIA SUBUR DALAM PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT
Putinah Putinah;
Rahmalia Afriyani;
Asih Fatriansari;
Apriani Apriani;
Helsy Desvitasari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20638
Deteksi dini kanker serviks dengan cara pemeriksaan IVA merupakan suatu upaya yang penting dalam pencegahan kejadian kanker serviks. Puskesmas Sematang Borang merupakan salah satu puskesmas yang mengalami penurunan fekruensi pemeriksaan IVA yang cukup signifikan pada tahun 2020 yaitu 225 orang sedangan di tahun 2019 pemeriksaan berjumlah 1.280 orang. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yangempengaruhi minat wanita usia subur dalam pencegahan kanker servik dengan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat di Puskesmas Sematang Borang Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu wanita usia subur yang melakukan pemeriksaan IVA. Tehnik pengambilan sampel dengan teknik Purposive Sampling. Analisa data dilakukan secara analisa univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian didapatkan dari 39 reseponden sebagian besar pengetahuan baik 23 responden (59,0%) dan sikap positif 20 responden (51,3%) dan akses informasi kurang 21 responden (53,8%) serta didapatkan minat yang rendah dalam pemeriksaan IVA 21 responden (53,8%). Hasil Uji chi Square terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (nilai p value=0,001) dan sikap (nilai p value=0,006) serta akses informasi (nilai p value=0,04) dengan minat wanita usia subur dalam pencegahan kanker servik dengan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat di Puskesmas Sematang Borang Palembang. Disarankan Puskesmas dapat meningkatkan pembekalan kepada kader kesehatan dan melibatkan dalam kegiatan penyuluhan pencegahan kanker serviks serta bagi wanita usia subur agar lebih rutin melakukan pemeriksaan IVA sebagai cara melakukan deteksi dini kanker serviks.
Peningkatan Pengetahuan Guru Tentang Upaya Pencegahan Penyakit Stroke
Apriani Apriani
Khidmah Vol 4 No 2 (2022): Khidmah
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52523/khidmah.v4i2.412
Stroke is one of the diseases that ranks the highest cause of death in the world consisting of heart failure, diabetes, and respiratory disease. Disability experienced by stroke patients include the inability to walk, the inability to communicate, and the inability to self-care. Prevention of stroke was needed to reduce the incidence of stroke. Prevention efforts can be done if we know what risk factors cause stroke. The purpose of this activity was to increase knowledge of teacher about stroke prevention efforts at SDN 21 Gelumbang. The form of efforts to increase knowledge and prevention of stroke in teachers was by conducting health education. The method used in this community service was lectures and questions and answers by giving leaflets to 21 counseling participants. This community service was carried out at SDN 21 Gelumbang on December 16, 2021. The results obtained in this activity were an increase in teacher knowledge about stroke prevention efforts. The conclusion of this activity was there was an increase in teacher knowledge about the basic concepts of stroke, ranging from signs and symptoms, stroke risk factors, both primary and secondary stroke prevention.
Pengaruh Latihan Batuk Efektif Terhadap Pengeluaran Sputum Pada Penderita Tuberkulosis Paru Di Rumah Sakit Bhayangkara M.Hasan Palembang
Lutfiany, Melly Triska;
Dedi Pahrul;
Setiawan;
Asih Fatriansari;
Putinah;
Apriani
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51851/jrmk.v6i2.416
Penderita Tuberkulosis Paru pada umumnya mengeluhkan sulit untuk bernafas akibat banyaknya sputum di saluran pernafasan yang berlebihan dan ketidaknyamanan saat akan mengeluarkan sputum. Batuk merupakan gejala paling sering ditemukan pada pasien tuberkulosis paru. Batuk efektif dapat membantu pasien mengoptimalisasi pengeluaran sputum. Tujuan penelitian ini pengaruh latihan efektif terhadap pengeluaran sputum pada penderita tuberkulosis paru. Metode penelitian ini menggunakan metode pre – eksperimental dengan pendekatan one group pre test – post test, dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 responden. Hasil analisa univariat didapatkan rerata pengeluaran sputum sebelum dilakukan latihan batuk efektif adalah 2,06 ml dengan standar deviasi 0,73, kemudian rerata sesudah latihan batuk efektif adalah 3,12 ml dengan standar deviasi 0,70. Pada analisa bivariat digunakan uji parametik yaitu Paired Samples T-Test dengan hasil p-value = 0,000 < 0,05. Simpulan dari hasil penelitian ini ada pengaruh latihan batuk efektif terhadap pengeluaran sputum pada penderita tuberkulosis paru di Rumah Sakit Bhayangkara M. Hasan Kota Palembang. Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit tersebut terhadap penderita Tuberkulosis Paru sudah baik, diharapkan kedepannya lebih ditingkatkan lagi pelayanan terutama dalam pelaksanaan latihan batuk efektif.
PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP KESIAPSIAGAAN IBU DALAM MENGHADAPI KEGAWATDARURATAN KERACUNAN MAKANAN
Apriani;
Asih Fatriansari;
Putinah;
Rahmalia Afriyani;
Helsy Desvitasari;
Abdul Syafei;
Dedi Pahrul
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 15 No 1 (2025): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52395/jkjims.v15i1.476
makanan yang telah terkontaminasi baik oleh pathogen maupun non pathogen. Menurut World Health Organization, keracunan makanan memiliki resiko tiga kali lipat terjadi pada anak usia 1-5 tahun, maka peran seorang ibu sangat berpengaruh pada permasalahan ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kesiapsiagaan ibu dalam menghadapi kegawatdaruratan keracunan makanan. Desain penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan pre and post test. Populasi penelitian ini adalah ibu-ibu wali murid di Taman Kanak-Kanak X Palembang dengan menggunakan total sampling sebanyak 38 orang, penelitian ini dilakukan pada 24 – 27 Juni 2024 dengan menggunakan alat penelitian berupa lembar kuesioner. Kemudian data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon dengan hasil didapatkan p value = 0,000 (p< 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kesiapsiagaan ibu dalam menghadapi keracunan makanan. Diharapkan kepada Kepala Sekolah untuk dapat berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan khususnya Puskesmas dalam hal pemberian pendidikan kesehatan secara terjadwal minimal 1 kali dalam satu bulan terkait masalah keracunan makanan maupun kasus kegawatdaruratan lainnya.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN PENANGANAN TERSEDAK PADA ANAK TERHADAP KETERAMPILAN IBU
Apriani
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 14 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52395/jkjims.v14i1.410
Tersedak adalah terjadinya kondisi penyumbatan saluran napas bagian atas oleh makanan atau benda asing. Penyumbatan total jalan napas dapat menyebabkan kematian seseorang. Penanganan pertolongan pertama yang bisa dilakukan pada anak tersedak adalah Back blow, heimlich manuver, dan chest trust. Akan tetapi tidak semua ibu atau orang tua mengetahui dan memiliki keterampilan melakukan pertolongan pertama dalam melakukan penanganan tersedak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan penanganan tersedak pada anak terhadap pengetahuan dan keterampilan ibu di Taman Kanak-Kanak Jayanti Palembang. Penelitian ini adalah penelitian pra experiment dengan rancangan one group pretest – post test design. Penelitian ini dilaksanakan di TK Jayanti Palembang pada tanggal 4 – 16 September 2023. Sampel pada penelitian adalah ibu-ibu yang anaknya bersekolah di TK Jayanti Palembang berjumlah 35 responden yang diambil dengan tekhnik total sampling. Hasil penelitian didapatkan rerata skor keterampilan sebelum 17,63 dengan standar deviasi 2,23, rerata skor keterampilan sesudah 22,40 dengan standar deviasi 3,08. Hasil uji paired t test didapatkan p value = 0.000 ≤ α (0,05) yang artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan penanganan tersedak pada anak terhadap keterampilan ibu di Taman Kanak-Kanak Jayanti Palembang. Semakin banyak informasi yang didapat ibu-ibu mengenai penanganan tersedak pada anak, semakin terampil ibu-ibu dalam mengaplikasikan tindakan penanganan tersedak
PENGETAHUAN TENTANG PENDIDIKAN SEKS USIA DINI DALAM PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL ANAK PRASEKOLAH
Putinah, Putinah;
Afriyani, Rahmalia;
Fatriansari, Asih;
Desvitasari, Helsy;
Pahrul, Dedi;
Firmansyah, M. Ramadhani;
Syafei, Abdul;
Apriani, Apriani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28766
Pendidikan seks merupakan bagian penting dalam mendidik anak, saat ini tidak lagi dipandang tabu memberikan informasi mengenai pendidikan seks. Namun tidak semua orangtua merasa nyaman untuk menyampaikan informasi atau menjawab pertanyaan anak mengenai pendidikan seks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan orangtua tentang Pendidikan seks anak usia dini dalam pencegahan kekerasan seksual pada anak prasekolah. Penelitian ini menggunakan desain Cross sectional dengan pendekatan. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh orangtua/wali anak prasekolah yang menjadi siswa di PAUD Al-Hidayah Palembang berjumlah 32 orang responden. Tehnik pengambilan sampel dengan teknik Total sampling. Analisa data dilakukan secara analisa univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan analisa bivariat dengan uji statistik. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan pendidikan seks usia dini yang baik yaitu 22(68.8%) responden dan upaya pencegahan kekerasan seksual yang baik 21( 65,5%) lebih lanjut uji bivariat menunjukan hasil bahwa nilai p-value 0.008 yang menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang Pendidikan seks usia dini dengan upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak usia prasekolah di PAUD AL-hidayah PAlembang. Disarankan kepada PAUD Al-hidayah untuk dapat menyelenggarakan kegiatn promosi kesehatan dalam bentuk edukasi tentang Pendidikan seks usia dini dalam pencegahan kekerasan seks pada anak secara terjadwal satu kali dalam satu bulan.