Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal, eksternal, dan teknologi terhadap kesadaran pajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta mengisi kesenjangan penelitian terkait integrasi ketiga faktor tersebut dalam menjelaskan perilaku kesadaran pajak UMKM.Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Sampel penelitian sebanyak 60 pelaku UMKM yang terdaftar pada Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Semarang, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel penelitian meliputi literasi pajak dan literasi keuangan (faktor internal), sosialisasi perpajakan dan kualitas pelayanan fiskus (faktor eksternal), serta digitalisasi pajak (faktor teknologi). Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25.Originalitas/Novelty: Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model analisis yang mengintegrasikan faktor internal, eksternal, dan teknologi secara simultan dalam menjelaskan kesadaran pajak UMKM pada konteks daerah.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi pajak, literasi keuangan, dan kualitas pelayanan fiskus berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran pajak UMKM. Sementara itu, sosialisasi perpajakan dan digitalisasi pajak tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun secara simultan seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap kesadaran pajak.Implikasi: Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi dan kualitas pelayanan fiskus dalam mendorong kesadaran pajak UMKM serta memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan literatur perpajakan UMKM. Research Objectives: This study aims to analyze the influence of internal, external, and technological factors on tax awareness among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), while addressing the research gap related to the integration of these three factors in explaining MSME tax compliance behavior.Research Method: This study employs a quantitative approach using primary data collected through questionnaires. The sample consists of 60 MSME actors registered at the Department of Cooperatives and MSMEs of Semarang Regency, selected using purposive sampling. The research variables include tax literacy and financial literacy (internal factors), tax socialization and the quality of tax officer services (external factors), and tax digitalization (technological factor). The data were analyzed using multiple linear regression with SPSS version 25.Originality/Novelty: The novelty of this study lies in the development of a comprehensive analytical model that simultaneously integrates internal, external, and technological factors in explaining MSME tax awareness within a regional context.Research Results: The results show that tax literacy, financial literacy, and the quality of tax officer services have a positive and significant effect on MSME tax awareness. Meanwhile, tax socialization and tax digitalization do not have a significant partial effect. However, all variables simultaneously have a significant effect on tax awareness.Implications: These findings highlight the importance of improving literacy and the quality of tax services to enhance MSME tax awareness and provide empirical contributions to the MSME taxation literature.