Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

MINAT PENGGUNAAN SHOPEE PAYLATER: DARI SUDUT PANDANG PEMASARAN DAN KEUANGAN PRIBADI PADA GEN Z DI KABUPATEN SEMARANG Seran, Yosefa Maria; Widyaningsih, Dewi; Kusumajaya, Robby Andika
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 15, No 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v15i1.2799

Abstract

ABSTRAKFenomena tingginya transaksi e-commerce saat ini, untuk kemudahan dan keyamanan layanan keuangan digital marketplace berinovasi melalui paylater. Kecenderungan membeli karena keinginan (bukan kebutuhan), yang diperkuat oleh kemudahan Shopee PayLater mendorong perilaku konsumtif karena memungkinkan konsumen berbelanja tanpa pembayaran langsung. Beberapa faktor di duga mempengaruhi pengguna paylater, yang ditujukkan melalui research gap dan survei awal. Penelitian bertujuan menganalisis peran perilaku konsumtif, trust; mobile self-efficacy; spending habits terhdap minat pengguna Shopee Paylater generasi Z di Kabupaten Semarang. Metode penelitian kuantitatif, jenis eksplanatory research. Populasi adalah pengguna Shopee Paylater Generasi Z di Kabupaten Semarang. Sampel menggunakan metode purposive sampling kriteria telah melakukan transaksi setidaknya 1 kali dalam 1 tahun terakhir diperoleh sebanyak 60 sampel terpilih valid. Untuk menguji hipotesis, metode analisis data regresi linear berganda menggunakan SPSS IBM 25. Hasil temuan menunjukan bahwa secara parsial variabel perilaku konsumtif, mobile self-efficacy dan spending habits menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam minat untuk membeli menggunakan shopee paylater. Sedangkan, trust berdampak negatif, Hasil uji secara simultan semua variabel bebas secara positif signifikan berpengaruh pada minat menggunakan shopee paylater. Hasil penelitian diharapkan memberikan informasi bagi penyedia layanan PayLater dalam meningkatkan edukasi keuangan, transparansi risiko, serta penguatan fitur teknologi yang mendukung kepercayaan dan kemudahan penggunaan bagi konsumen muda.ABSTRACTThe current high e-commerce transaction phenomenon, for the sake of convenience and ease of the digital financial services market, innovates through paylater. The tendency to buy out of desire (not need), which is reinforced by the convenience of Shopee PayLater, encourages consumptive behavior because it allows consumers to shop without direct payment. Several factors influence paylater users, as shown through research gaps and initial surveys. This study aims to analyze the role of consumptive behavior, trust; mobile self-efficacy; shopping habits on the interest of Shopee Paylater generation Z users in Semarang Regency. The research method is quantitative, exploratory research type. The population is Shopee Paylater generation Z users in Semarang Regency. The sample used a purposive sampling method with the criteria of having made a transaction at least once in the past year, obtained 60 valid selected samples. To test the hypothesis, a multiple linear regression data analysis method was used with the IBM SPSS 25 analysis program. The findings show that some variables of consumptive behavior, self-efficacy of mobile device use, and shopping habits result in a significant increase in interest in shopping using Shopee Paylater. Meanwhile, trust has a negative impact. Simultaneous testing of all independent variables showed a significant positive effect on interest in using Shopee PayLater. The findings of this study are expected to inform PayLater service providers about improving financial education, risk transparency, and enhancing technological features that support trust and ease of use for young consumers.
Peran Faktor Internal, Eksternal Dan Teknologi Dalam Meningkatkan Kesadaran Pajak UMKM Di Kabupaten Semarang Setiani, Krisnanda Puji; Widyaningsih, Dewi
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.27177

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal, eksternal, dan teknologi terhadap kesadaran pajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta mengisi kesenjangan penelitian terkait integrasi ketiga faktor tersebut dalam menjelaskan perilaku kesadaran pajak UMKM.Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Sampel penelitian sebanyak 60 pelaku UMKM yang terdaftar pada Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Semarang, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel penelitian meliputi literasi pajak dan literasi keuangan (faktor internal), sosialisasi perpajakan dan kualitas pelayanan fiskus (faktor eksternal), serta digitalisasi pajak (faktor teknologi). Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25.Originalitas/Novelty: Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model analisis yang mengintegrasikan faktor internal, eksternal, dan teknologi secara simultan dalam menjelaskan kesadaran pajak UMKM pada konteks daerah.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi pajak, literasi keuangan, dan kualitas pelayanan fiskus berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran pajak UMKM. Sementara itu, sosialisasi perpajakan dan digitalisasi pajak tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun secara simultan seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap kesadaran pajak.Implikasi: Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi dan kualitas pelayanan fiskus dalam mendorong kesadaran pajak UMKM serta memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan literatur perpajakan UMKM. Research Objectives: This study aims to analyze the influence of internal, external, and technological factors on tax awareness among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), while addressing the research gap related to the integration of these three factors in explaining MSME tax compliance behavior.Research Method: This study employs a quantitative approach using primary data collected through questionnaires. The sample consists of 60 MSME actors registered at the Department of Cooperatives and MSMEs of Semarang Regency, selected using purposive sampling. The research variables include tax literacy and financial literacy (internal factors), tax socialization and the quality of tax officer services (external factors), and tax digitalization (technological factor). The data were analyzed using multiple linear regression with SPSS version 25.Originality/Novelty: The novelty of this study lies in the development of a comprehensive analytical model that simultaneously integrates internal, external, and technological factors in explaining MSME tax awareness within a regional context.Research Results: The results show that tax literacy, financial literacy, and the quality of tax officer services have a positive and significant effect on MSME tax awareness. Meanwhile, tax socialization and tax digitalization do not have a significant partial effect. However, all variables simultaneously have a significant effect on tax awareness.Implications: These findings highlight the importance of improving literacy and the quality of tax services to enhance MSME tax awareness and provide empirical contributions to the MSME taxation literature.