Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengaruh Asupan Gizi Seimbang, terhadap Latihan Dribbel Dan Passing dihasilkan Shooting Pada Siswa SMA Kec. Sulang Kab. Rembang. fredy eko setiawan
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 6, No 1 (2022): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v6i1.4782

Abstract

AbstrakPemberian makanan yang tepat dilihat dari segi kuantitas dan kualitas dapat menghasilkan kondisi fisik yang optimal, serta memberikan energi yang cukup bagi atlet selama menjalankan kegiatannya. Pada umumnya, atlet memerlukan makanan lebih banyak daripada yang bukan atlet, karena atlet melakukan kegiatan fisik yang jauh lebih besar.Permasalahan dalam penelitian ini adalah : manakah yang lebih berpengaruh asupan gizi seimbang terhadap Latihan Dribbel Dan Passing dihasilkan Shooting Pada Siswa SMA Kec. Sulang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian explanatory (explanatory research). Penelitian explanatory mengidentifikasi variabel-variabel yang penting untuk memahami beberapa outcome yang diobservasi dan menjelaskan bagaimana variabel-variabel tersebut berinteraksi untuk menghasilkan outcome. Populasi penelitian ini Siswa_siswi SMA N 1 sulang, berjumlah 15 anak, dengan metode pre-test dan selanjutnya post-test.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa shoot dengan didahului pemberian gizi seimbang dan latihan dribble dan passing pada tim bola basket SMA N 1 Sulang. Hanya 1 orang pemain yang tingkat keberhasilan memasukkan bolanya termasuk dalam kriteria “Baik”, beberapa dari mereka termasuk dalam kriteria “Cukup Baik” dan “Kurang”, serta masih ada 1 pemain yang masuk dalam kriteria “Sangat Kurang”.Kata Kunci: Pemberian Gizi Seimbang Dan Latihan Dribble Dan Passing Pada Tim Bola Basket SMA N 1 Sulang
PE SPORT HYPNOSI: STAGE HYPNOSIS METHOD PENINGKATAN PEAK PERFORMANCE ATLET PPOPD TAE KWON DO KOTA SALATIGA Guntur Herdinata; Mona Saparwati; Fredy Eko Setiawan; Arikatus Shofia
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 2: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.801 KB)

Abstract

Tae kwon do adalah olahraga beladiri modern yang berakar pada beladiri tradisional Korea. Tae kwon do mempunyai banyak kelebihan tidak hanya mengajarkan aspek fisik semata, seperti keahlian bertarung, melainkan juga sangat menekankan pengajaran aspek disiplin mental. Bela diri tae kwon do sering kali ditemukan berbagai macam permasalahan. Salah satu permasalahan yang sering dihadapi para atlet ketika bertanding maupun latihan, yaitu tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya (peak performance). Permasalahan peak performance sering terjadi pada atlet PPOPD tae kwon do Kota Salatiga. Terapi atau intervensi psikologi olahraga yang akan diterapkan dalam permasalahan psikologis atlet PPOPD tae kwon do Kota Salatiga adalah Stage Hypnosis Method. Program kemitraan masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan sport hypnosis dan asistensi dalam psikologi olahraga untuk meningkatkan pengetahuan pelatih mengenai sport hypnosis serta membantu meningkatkan peak performance atlet. Berikut program PkM yang direncanakan; 1) Sosialisasi dan edukasi sport hypnosis (stage hypnosis methode) pada pelatih dan atlet PPOPD Tae kwon do, 2) Pelatihan sport hypnosis kepada pelatih, 3) Treatment dan pendampingan sport hypnosis (stage hypnosis methode) pada atlet PPOPD Tae Kwon Do. Stage Hypnosis Method dalam program kepada masyarakat ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan peak performance atlet PPOPD tae kwon do kota Salatiga, dengan memberikan sosialisasi, edukasi, serta pendampingan pelatihan terkait program pelatihan psikologi olahraga, sport hypnosis, dan evaluasi program latihan psikologi olahraga. Selanjutnya melakukan monitoring dan evaluasi terkait pelaksanaan serta hasil pelatihan sport hypnosis (stage hypnosis methode). Pengabdian kepada masyarakat ini berlangsung selama 4 bulan. Luaran dan target yang akan dicapai adalah artikel yang dijurnalkan ke Gandrung dan publikasi di media massa elektronik.
PELATIHAN SENAM AEROBIK & ANAEROBIK PADA IBU_IBU KELOMPOK PKK DI DESA SENDANGMULYO KECAMATAN GUNEM KAB. REMBANG Fredy eko setiawan; Mukhamad Musta’in; Guntur Ratih Prestifa Herdinata
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 11: April 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i11.1844

Abstract

Pada tahun terakhir ini masyarakat mulai sadar akan bahaya kegemukan dan adanya kecenderungan (trend) mode yang mengagungkan tubuh langsing menyebabkan banyak orang berlomba-lomba mencari upaya bagaimana menurunkan berat badan dengan cepat dan mudah tanpa memperhatikan kesehatan tubuhnya. Demikian juga yang terjadi kepada kelompok ibu- ibu di Sendangmulyo yang rata-rata berumur 40-45 tahun Banyak cara untuk mengatasi hal tersebut salah satunya adalah menurunkan berat badan dengan pengaturan pola makan dan berolahraga. Bentuk aktifitas fisik yang sudah dikenal oleh masyarakat dan yang sesuai untuk kelompok ibu- ibu PKK di Sendangmulyo adalah Senam Aerobik dan Senam Anaerobik. Kedua senam tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda-beda sehingga belum diketahuinya efektifitas terhadap penurunan berat badan. Untuk mengetahui dan menjawab permasalahan antara Senam Aerobik dan Anaerobik mana yang lebih cocok untuk kelompok ibu-ibu pemula di Sendangmulyo. Dalam meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya Senam seminggu sekali di lingkungan desa untuk menjaga kesehatan dan menjaga tubuh tetap langsing
Model Therapeutic Community dan Latihan Dasar Olahraga Beladiri Mixed Martial Arts (Mma) untuk Meningkatkan Psychological Well-Being pada Pasien Rehabilitasi Narkoba Guntur RP Herdinata; Aristyanto Aristyanto; Fredy Eko Setiawan
JSH: Journal of Sport and Health Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.557 KB) | DOI: 10.26486/jsh.v2i1.1513

Abstract

Permasalahan penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelap narkoba akhir-akhir ini menunjukkan peningkatan yang mengkhawatirkan dan berdampak pada hilangnya suatu generasi muda bangsa. Penyalahgunaan narkoba menyebabkan berbagai perilaku negatif. Untuk itu perlu penanganan korban penyalahgunaan narkoba seperti panti terapi dan rehabilitasi, diantaranya menggunakan Metode Therapeutic Community (TC). Tujuan menggambarkan perubahan tingkat partisipasi residen narkoba dalam setiap program yang dijalankan panti rehabilitasi narkoba Model Therapeutic Community dan Latihan Dasar Beladiri Maxied Martial Arts (MMA) untuk meningkatkan Psychological Well-Being. Metode jenis penelitian menggunakan desain penelitian kualitatif dengan analisis data reduction, data display, dan data conclusion drawing/verification. Hasil setelah melakukan Therapeutic Community dan latihan dasar olahraga beladiri MMA, pasien dapat merasakan perubahan positif dalam hidupnya. Kesimpulan Dengan penggunaan metode Therapeutic Community dan latihan dasar olahraga beladiri Mixed Martial Arts (MMA) berpengaruh terhadap kondisi psikologi pasien rehabilitasi di Yayasan Rumah Damai Semarang. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan Psychological Well-Being pada pasien rehabilitasi narkoba. Mereka menjadi lebih mandiri, berpikir positif terhadap orang lain dan lingkungan, terbuka pada pengalaman baru, serta menyadari potensi yang ada dalam dirinya sehingga dapat melakukan perbaikan diri untuk menjadi lebih baik.
Pelatihan Basic Life Support And Disaster Management Di Era New Normal Aristiyanto Aristiyanto; Ahmad Kholid; Muhammad Imron Rosyidi; Eko Susilo; Guntur Ratih Prestifa Herdinata; Fredy Eko Setiawan
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 4 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Community Empowerment November 2022
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.887 KB) | DOI: 10.35473/ijce.v4i2.1988

Abstract

This community service activity aims to provide an understanding for high school students on the importance of basic training for students in providing assistance to disaster or emergency victims in order to prevent death or organ damage so that their productivity can be maintained equally before the disaster or emergency event occurs. Such as accidents or natural disasters can occur anywhere and anytime, such as traffic accidents, household accidents, work accidents, and so on. Handling these problems is aimed at providing basic life support so that it can save lives and minimize organ damage and disability of sufferers. In order to achieve the purpose of this service, the following steps are required; a) coordinate with schools, b) gather information from partners by conducting field observations, c) carry out outreach, outreach, and education for partners. This service is carried out over 6 months which includes; Initial observations exploring existing problems and then studying them to provide problem-solving, followed by initial seminars and preparation, counseling, and reporting. The service was held with theoretical material: a) disaster management, b) basic life support, c) first aid in an accident. The results of the dedication are; 1) increasing knowledge of basic life support, and 2) increasing knowledge of disaster management, for training participants. So it can be concluded that basic life support and disaster management training has an impact on increasing the knowledge, understanding and ability of service partners in dealing with disaster emergencies in the KY Ageng Giri Banyumeneng High School environment, Mranggen, Demak Regency.ABSTRAKKegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi siswa sekolah menegah atas mengenai pentingnya pelatihan dasar bagi siswa/ pelajar sekolah dalam memberikan pertolongan pada korban bencana atau gawat darurat guna mencegah kematian atau kerusakan organ sehingga produktivitasnya dapat dipertahankan setara sebelum terjadinya bencana atau peristiwa gawat darurat yang terjadi. Seperti kecelakaan atau bencana alam dapat terjadi dimana saja dan kapan saja, seperti halnya kecelakaan lalu lintas, kecelakaan rumah tangga, kecelakaan kerja, dan sebagainya. Penanganan masalah tersebut ditujukan untuk memberikan bantuan hidup dasar sehingga dapat menyelamatkan nyawa dan meminimalisir kerusakan organ serta kecacatan penderita. Dalam rangka mencapai tujuan pengabdian ini, diperlukan langkah-langkah sebagai berikut; a) berkoordinasi dengan sekolah, b) menggali informasi dari mitra dengan melakukan observasi lapangan, c) melaksanakan penyuluhan, sosialisasi, dan edukasi bagi mitra. Pengabdian ini dilaksanakan dalam 6 bulan yang meliputi; observasi awal menggali masalah yang ada kemudian dikaji untuk diberikan pemecahan masalah, dilanjutkan seminar awal dan persiapan, penyuluhan, dan pelaporan. Pengabdian yang diselenggarakan dengan materi teori: a) disaster management, b) basic live support, c) pertolongan pertama pada kecelakaan. Hasil pengabdian adalah; 1) meningkatnya pengetahuan basic life support, dan 2) meningkatnya pengetahuan management disaster,bagi peserta pelatihan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan basic life support dan management disaster berdampak pada meningkatnya pengetahuan, pemahaman dan kemampuan mitra pengabdian dalam menghadapi keadaan kedaruratan bencana di lingkungan sekolah SMA KY Ageng Giri Banyumeneng, Mranggen Kabupaten Demak.
KORELASI STATUS GIZI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI MAHASISWA Fredy Eko Setiawan; Fania Putri Luhurningtyas; Arikatus Sofia
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v2i2.537

Abstract

Olahraga bola basket menuntut ketahanan fisik, kecepatan, dan pengeluaran energi yang besar. Pada mahasiswa, sering muncul masalah rendahnya tingkat kebugaran karena aktivitas fisik yang kurang sehingga dapat menghambat kemampuan olahraga. Selain itu, konsumsi makanan dan minuman yang tidak teratur dapat mempengaruhi status gizi. Teknik dan latihan tanpa dilengkapi dengan status gizi baik tidak akan mencapai prestasi yang optimal. Penelitian ini bertujuan mempelajari hubungan antara status gizi dan aktivitas fisik dengan tingkat kebugaran pemain bola basket di UKM Bola Basket. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Sampel penelitian sebanyak 40 orang diambil secara acak dengan menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data meliputi status gizi dengan pengukuran berat badan dan tinggi badan, kuesioner aktivitas fisik dan pengukuran tingkat kebugaran dengan metode bleep test. Analisis data yang digunakan adalah korelasi Pearson. Mayoritas status gizi responden normal (85,7%) laki-laki dan (84,1%) perempuan. Mayoritas aktivitas fisik responden adalah tinggi (52,4%) laki-laki dan (73,7%) perempuan. Sedangkan tingkat kebugaran mayoritas baik dengan (28,5%) laki-laki dan (26,3%) perempuan. Adanya hubungan antara aktivitas fisik (p=0,049) dengan tingkat kebugaran, sedangkan status gizi dengan tingkat kebugaran pemain bola basket tidak ditemukan hubungan yang signifikan (p=0,693). Aktivitas fisik berhubungan dengan tingkat kebugaran dan status gizi tidak berhubungan dengan tingkat kebugaran pada pemain bola basket. Pemain bola basket sebaiknya memantau status gizi (IMT) bersamaan dengan melakukan aktivitas fisik seperti olahraga secara rutin dalam kehidupan sehari-hari. Apabila hanya dengan status gizi baik tanpa aktivitas fisik, maka tingkat kebugaran tidak akan meningkat.
SOSIALISASI PERAN OLAHRAGA REKREASI DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS FISIK DAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT Suriyani Gulo; Syukur Putra Suwandi Gulo; Fredy Eko setiawan
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i4.12114

Abstract

Olahraga rekreasi merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang dilakukan seseorang secara sukarela dengan tujuan memperoleh kesenangan, mengurangi stres, meningkatkan kebugaran jasmani, serta mempererat hubungan sosial. Di tengah perkembangan teknologi dan gaya hidup modern yang cenderung mengurangi aktivitas fisik, olahraga rekreasi menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran olahraga rekreasi dalam meningkatkan aktivitas fisik dan kualitas hidup masyarakat melalui studi pustaka dari berbagai jurnal ilmiah dan buku yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa olahraga rekreasi memiliki manfaat yang sangat besar terhadap kesehatan fisik, kesehatan mental, hubungan sosial, serta produktivitas masyarakat. Aktivitas seperti jalan santai, jogging, bersepeda, senam, hiking, permainan tradisional, dan kegiatan rekreasi lainnya mampu meningkatkan kebugaran jasmani, menurunkan risiko penyakit tidak menular, mengurangi tingkat stres, serta meningkatkan rasa percaya diri. Selain itu, olahraga rekreasi juga berperan dalam membangun interaksi sosial yang positif sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pemerintah, lembaga pendidikan, serta masyarakat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga rekreasi melalui penyediaan fasilitas yang memadai, program olahraga yang menarik, dan kampanye hidup sehat.
Strategi Integrasi Sirkuit Mandalika dan Olahraga Tradisional untuk Meningkatkan Daya Saing Destinasi Wisata Sport Tourism Amin Pujiati; Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti; Jumesam Jumesam; Suryansah Suryansah; Aristiyanto Aristiyanto; Guntur Ratih Prestifa Herdinata; Fredy Eko Setiawan; Muhammad Syaleh; Dixon E. M. Taek Bete
Jurnal Porkes Vol 8 No 3 (2025): Special Issue
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v8i3.32456

Abstract

The construction of the Mandalika Circuit has positioned Lombok as a global sports tourism destination, particularly in the field of motorsports. However, sustainable competitiveness requires irreplaceable uniqueness. Traditional sports such as Presean and Bau Nxale (a maritime tradition with a sporting element), as well as Perahu Bedar, are cultural assets with high commercial value. The integration of the modern image of the Mandalika Circuit and the authenticity of traditional sports has the potential to create a Unique Selling Proposition (USP) for Lombok. This study aims to formulate a strategy for integrating these two elements to create a comprehensive sports tourism package. A qualitative method with case studies was used, with data collected through in-depth interviews with relevant stakeholders and analyzed using SWOT. The results of the study identify a great opportunity for a “Dual Experience: Adrenaline & Culture” package. The circuit serves as an anchor attraction, while traditional sports become a complementary product that extends the length of stay and increases tourist spending. The key to the success of this strategy lies in integrated marketing, professional event management, and authentic tourism experience packaging.
Pelatihan Teknik Dasar Bulutangkis bagi Anggota PB Squad Pringsari kab. Semarang (Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Bermain Bulutangkis) Ilham Sthepanus Zai; Fredy Eko Setiawan; Aristiyanto; Guntur R.P Herdinata
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat digemari masyarakat Indonesia, baik sebagai kegiatan rekreasi maupun kompetitif. Namun, pada tingkat komunitas seperti PB Squad Pringsari, masih banyak pemain yang belum memahami teknik dasar dengan benar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknik dasar bulutangkis melalui kegiatan coaching clinic. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sebanyak 32 anggota PB Squad Pringsari berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta dari kategori “kurang” (44%) sebelum pelatihan menjadi “baik” (87,5%) sesudah pelatihan. Antusiasme peserta juga tinggi dengan tingkat kehadiran 90%. Kesimpulannya, pelatihan coaching clinic terbukti efektif meningkatkan kemampuan dasar bermain bulutangkis dan dapat menjadi strategi pembinaan olahraga di tingkat komunitas