Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Lansia dengan Perilaku Pencegahan Penularan Covid 19 di Desa Pantirejo Kecamatan Kasesi Haryanti, Suci; widhiastuti, ratna; Widyantoro, Wisnu
Jurnal Indonesia Sehat Vol. 3 No. 1 (2024): JURINSE, April 2024
Publisher : SAMODRA ILMU: Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Jurnal Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58353/jurinse.v3i1.185

Abstract

Background: Coronavirus is a family of coronaviridae viruses because it has a wreath-shaped protrusion on the viral envelope. A new type of coronavirus, namely Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) attacks the respiratory system causing pneumonia.Lack of knowledge about the Covid-19 pandemic can lead to various kinds of speculation about the spread of the Corona virus. So the government needs to provide good information about the Covid-19 pandemic. The best way to control and prevent this disease is to break the chain of the spread of COVID-19. Breaking the chain of transmission can be carried out by implementing health protocols in a disciplined manner, namely by frequently washing hands with running water and soap or using hand sanitizers, using masks and not touching the face area before washing hands, and keeping a distance in every activity or what is known as the 3M. Methods: This research is a quantitative study with a research design using a cross sectional approach. The sampling technique used is non-probability sampling with random sampling type and the sample size is 50 people. Results: The results of data analysis using the Kendall's Tau-b statistical test show a P value of 0.004 < 0.005 which indicates Ho is rejected and Ha is accepted or there is a relationship between the level of knowledge of the elderly and the behavior of preventing transmission of COVID 19. The elderly are expected to know knowledge about COVID 19 and its prevention.
DETEKSI DINI PERKEMBANGAN ANAK BALITA DI DESA SAMIRAN Khodijah, Khodijah; Widhiastuti, Ratna; Muryani, Susi; Kumala Dewi, Novi Aprilia; Wibowo, Nurhakim Yudhi; Widyantoro, Wisnu; Irawan, Deni; Angkatno, Angkatno; Bakhitar, Syarifuddin; Hendra, Agung Laksana
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 5 No 1 (2024): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v5i1.617

Abstract

Balita adalah kelompok anak dengan usia dibawah 5 tahun, dimana merupakan masa kritis terjadi permasalahan salah satunya perkembangan baik motorik kasar, motorik halus, bahasa dan personal sosial. Banyak faktor yang mempengaruhi perkembangan diantaranya faktor genetik, gizi dan penyakit; faktor lingkungan pre natal (gizi waktu hamil, toksin, endokrin, infeksi, stress, maupun imunitas), dan faktor lingkungan post natal (lingkungan biologis, lingkungan fisik, lingkungan social, dan lingkungan keluarga dan adat istiadat yang lain). Selain itu perlunya pemahaman dari orangtua untuk melakukan deteksi dini dan pemantauan perkembangan anak. Oleh karenanya dilakukan pengabdian kepada masyarakat dengan tema deteksi dini perkembangan anak balita di desa Samiran. Kegiatan yang digunakan yaitu penyampaian materi tentang perkembangan, demonstrasi dan praktik langsung pemeriksaan perkembangan pada anak. Hasil pemeriksaan menunjukkan status perkembangan dari 50 anak yang dilakukan pemeriksaan, mayoritas perkembangan anak sesuai dengan usianya ada 44 anak (88%), 4 anak (8%) dengan perkembangan meragukan, dan 2 anak (4%) dengan kategori penyimpangan. Ibu diharapkan selalu melakukan pemanataun perkembangan anaknya di fasilitas kesehatan sehingga apabila ada masalah segera dilakukan penanganan.
PENERAPAN SISTEM INFORMASI PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN KEPUASAN KERJA DI RSI PKU MUHAMMADIYAH KABUPATEN TEGAL Widyantoro, Wisnu; Rizqi, Ahmad; Widhiastuti, Ratna
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 16 No 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v16i2.877

Abstract

Sistem informasi dalam pendokumentasian asuhan keperawatan bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan, efisiensi kerja, dan akuntabilitas perawat. Penerapan sistem informasi keperawatan semakin banyak dilakukan oleh rumah sakit, namun pendokumentasian versi digital masih perlu optimalisasi. RSI PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal, sudah menerapkan sistem ini, namun pengaruhnya terhadap kepuasan kerja perawat belum diketahui secara pasti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penerapan sistem informasi pendokumentasian dengan kepuasan kerja perawat. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 75 perawat dengan teknik total sampling. Instrumen berupa kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil menunjuk kan bahwa 57,3% perawat menilai penerapan sistem informasi dalam kategori baik, dan 60% perawat memiliki tingkat kepuasan kerja tinggi. Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara penerapan sistem informasi pendokumentasian dengan kepuasan kerja perawat (p = 0,000). Kesimpulan yaitu terdapat hubungan signifikan antara penerapan sistem informasi pendokumentasian asuhan keperawatan dengan kepuasan kerja perawat. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi manajemen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas dokumentasi keperawatan untuk mendukung kepuasan kerja tenaga perawat.
EDUKASI INOVATIF CEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA: PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA MELALUI MEDIA AUDIOVISUAL Diana Permatasari, Eka; Pramita Widodo, Yessy; Khodijah, Khodijah; Aprilia Kumala Dewi, Novi; Rakhman, Arif; Yudhi Wibowo, Nurhakim; Dwi Anggraeni, Feny; Muryani, Susi; Irawan, Deni; Widyantoro, Wisnu; Widhiastuti, Ratna; Budianto, Agus; Hidayat, Firman; Bakhtiar, Syarifudin; Laksana Hendra Pamungkas, Agung
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v6i2.1800

Abstract

Drug abuse is an increasing global health concern, with adolescents being among the most vulnerable populations. Insufficient knowledge and unengaging educational methods highlight the need for innovative educational approaches, such as audiovisual media. This community service activity aimed to enhance adolescents' understanding of the dangers of drug abuse. The activity was conducted through innovative education, utilizing a five-minute educational video for 88 adolescents aged 12-18 years. The implementation methods included audiovisual education, interactive discussions, and pre- and post-education knowledge assessments. Results indicated an improvement in participants' knowledge regarding the dangers of drug abuse. This program is expected to serve as an initial step in improving community health, particularly among adolescents. The program has a positive impact on strengthening health through increased knowledge and acts as a preventive measure against drug abuse in adolescents. Keywords: Audiovisual, Education, Knowledge, Drugs, Adolescents
Deteksi Kegawatan Paliatif di Desa Balaradin Widyantoro, Wisnu; Muryani, Susi; Budianto, Agus; Hidayat, Firman; Khodijah, Khodijah; Irawan, Deni; Rakhman, Arif; Widodo, Yessy Pramita; Setyaningrum, Ikawati; Widhiastuti, Ratna; Wibowo, Nurhakim Yudhi
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.876

Abstract

Perawatan paliatif adalah suatu bentuk pelayanan yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarganya dengan penyakit yang mengancam jiwa dengan mencegah dan menghilangkannya melalui deteksi dini, evaluasi berkala dan pengobatan nyeri dan masalah fisik, psikososial lainnya dan rohani. jumlah penduduk lansia menurut Berita Resmi Statistik tahun 2020 di Kabupaten Tegal sebanyak 88.245 jiwa yaitu 5,5% dari 1,59 juta jiwa. Tujuan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan deteksi kegawatan melalui pengukuran tekanan darah, pengukuran kadar gula darah dan pengukuran asam urat. Pelaksanaan Meja 1 untuk pengukuran tekanan darah, Meja 2 untuk pengukuran gula darah, Meja 3 untuk pengukuran asam urat dan Meja 4 dilakukan penyuluhan kesehatan. Alat yang digunakan yaitu tensimeter digital dan easy touch serta media lembar balik.
Cegah Kanker Sejak Dini Melalui Pelatihan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) bagi Remaja Putri di SMPN 2 Adiwerna Dewi, Novi Aprilia Kumala; Anggraeni, Feny Dwi; Khodijah, Khodijah; Widhiastuti, Ratna; Permatasari, Eka Diana; Widodo, Yessy Pramita; Muryani, Susi; Wibowo, Nurhakim Yudhi; Rakhman, Arif; Irawan, Deni; Widyantoro, Wisnu; Budianto, Agus; Hidayat, Firman; Bakhtiar, Syarifudin; Pamungkas, Agung Laksana Hendra; Pangestu, Sinta Dewi
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.884

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada wanita, dan tanda-tandanya bahkan dapat terdeteksi sejak usia remaja. Deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) sangat penting untuk menurunkan angka kematian akibat keterlambatan diagnosis. Namun, masih banyak remaja putri yang memiliki pengetahuan dan keterampilan rendah dalam melakukan SADARI karena kurangnya informasi serta pelatihan yang tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswi dalam melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di SMP Negeri 2 Adiwerna. Pengabdian dilaksanakan kepada 60 siswi kelas VIII dengan metode edukasi kesehatan menggunakan media video animasi serta demonstrasi langsung prosedur pemeriksaan SADARI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan siswi setelah diberikan edukasi. Metode demonstrasi yang dipadukan dengan media video animasi terbukti efektif dalam membantu remaja memahami langkah-langkah pemeriksaan payudara sendiri secara benar. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran deteksi dini kanker payudara sejak usia remaja.