Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Journal of Scientech Research and Development

PENGARUH VARIASI ABU CANGKANG KERANG TERHADAP SIFAT RESAPAN BETON SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN Hari Sapto Wibowo; Nurul Rochmah
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.328

Abstract

Material utama dalam pembuatan beton alir adalah semen yang memiliki dampak negatif terhadap lingkungan karena emisi gas CO2 selama produksinya, yang berkontribusi pada pemanasan global. Untuk mengurangi dampak ini, banyak inovasi telah dilakukan untuk menciptakan beton yang lebih ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan semen. Salah satu solusi yang tengah dikembangkan adalah penggunaan abu cangkang kerang jenis anadara granosa. Proses pembuatan abu ini melibatkan tahapan pembersihan, pengeringan, pembakaran, dan penghalusan hingga mencapai bentuk butiran abu. Dalam penelitian ini, persentase abu cangkang kerang yang ditambahkan ke dalam campuran beton alir bervariasi antara 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% berdasarkan berat semen. Hasil pengujian menunjukkan adanya penurunan tingkat resapan beton alir seiring dengan peningkatan persentase abu cangkang kerang darah sebagai pengganti semen. Resapan terendah tercatat pada variasi 7,5% dengan nilai 3,42%, menunjukkan potensi penggunaan abu cangkang kerang darah dalam mengurangi sifat resapan beton alir. Tingkat resapan tertinggi terjadi pada variasi abu cangkang kerang 0% (beton normal) dengan hasil 4,71%.
PENGARUH PENGGUNAAN BATU KAPUR DARI BANGKALAN MADURA SEBAGAI SUBTITUSI AGREGAT KASAR TERHADAP NILAI SLUMP BETON Hilda Agnes Janwarin; Bantot Sutriono; Nurul Rochmah
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.348

Abstract

Kabupaten Bangkalan mempunyai potensi mineral pertambangan yang cukup besar, salah satunya adalah potensi mineral tambang berbasis karbonat yaitu batu kapur (limestone). Batu kapur biasanya digunakan warga lokal sebagai agregat kasar untuk beton, kapur urug lapisan jalan dan kadang dijual ke daerah lain. Agregat kasar merupakan salah satu komponen utama campuran beton dan kualitasnya sangat mempengruhi sifat-sifat beton, untuk membuat campuran beton, agregat kasar yang digunakan harus memenuhi beberapa syarat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan batu kapur dari Bangkalan, Madura sebagai subtitusi agregat kasar terhadap nilai slump pada beton. Presentase penambahan batu kapur yang digunakan berbeda-beda diantaranya 0%, 25%, 50%, 75% dan 100% dari perhitunga kebutuhan agregat kasar. Dari hasil pengujian diperoleh, nilai slump pada beton di setiap presentase penambahan batu kapur masuk dalam slump yang direncanakan untuk pekerjaan pembetonan plat (lantai), balok, kolom dan dinding. Presentase penambahan batu kapur yang memenuhi nilai slump 100 mm adalah presentase 100% dan nilai slump optimal yang diperoleh yaitu 10,5 cm pada presentase penambahan batu kapur 25%.
BERAT ISI BETON NON-STRUKTURAL PADA PEMANFAATAN TERUMBU KARANG MATI DARI KAMPUNG LOBUK SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT KASAR ACH. BARIZI; Nurul Rochmah
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.349

Abstract

Di pesisir pantai Kampung Lobuk pulau Madura, banyak ditemukan batu karang yang sudah mati. Beberapa penduduk setempat Kampung Lobuk menjadikan bahan dari pantai seperti pasir dan batu karang mati untuk membangun bangunan sederhana. Dalam penelitian ini ingin memanfaatkan batu karang yang sudah mati sebagai bahan substitusi agregat kasar pada beton. penelitian bertujuan untuk mengetahui besarnya variasi karang mati yang mempunyai nilai berat isi memenuhi standar. campuran beton direncanakan berdasarkan SNI 03-2834-2000. Kuat tekan (f'c) rencana 14,5 Mpa. Pengujian berat isi dilakukan pada benda uji beton segar usia usia rencana 14 hari dan 28 hari. Hasil analisis data pada peneltian ini disimpulkan bahwa semakin bertambahnya jumlah prosentase agregat batu karang dalam campuran beton, maka semakin membuat berat isi beton mengalami penurunan. Beton dengan agregat batu karang Kampung Lobuk memenuhi syarat standar SNI 03-2847-2002, pada variasi batu karang 0% sampai 60%. sedangkan pada variasi 75%, berat isi beton tidak memenuhi syarat beton normal akan tetapi mendekati.
PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK ABU SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN TAMBAH TERHADAP RESAPAN BETON ALIR Achmad Sa'roni; Nurul Rochmah
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.355

Abstract

Sebagai salah satu material paling umum yang digunakan di seluruh dunia, beton memiliki sifat-sifat yang membuatnya menjadi pilihan yang sangat populer dalam proyek-proyek konstruksi. Dengan kebutuan beton yang meningkat, semakin banyak penelitian yang dilakukan tentang beton. Dimana hal ini berdampak pada kemajuan beton dan menyebabkan perlunya inovasi baru. Antara lain dengan menambahkan bahan tambahan yang bisa mengurangi banyaknya limbah tak terpakai sehingga menjadi bahan terpakai salah satunya yaitu sekam padi. Sekam padi dipakai karena sifat pozzolanik serta kandungan silikanya yang tinggi. Variasi persentase yang digunakan adalah 0%, 4%, 6%, 8%, dan 10%. Dari penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil resapan cenderung meningkat disetiap persentase penambahan abu sekam padi dengan nilai resapan tertinggi terdapat pada beton alir dengan tambahan abu sekam padi sebesar 10%.
PERBANDINGAN PERILAKU STRUKTUR BAJA SISTEM RANGKA TERBREIS EKSENTRIS TIPE SPLIT K-BRACED DAN V-BRACED Teguh Listiko Wijaya; Nurul Rochmah
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.361

Abstract

Berdasarkan sensus penduduk pada September 2020 tercatat jumlah penduduk di Indonesia adalah sebesar 200,20 juta jiwa dan pertumbuhan penduduk seiring bertambahnya tahun akan terus meningkat. Pembangunan gedung dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan keterbatasan lahan. Di Indonesia terdapat peraturan dan standar dalam membangun dan mendesain bangunan tahan gempa. yaitu SNI 7860:2020 tentang ketentuan seismik untuk bangunan gedung baja struktural. Standar ini mengacu pada AISC 341-16 Specification for Structural Steel Buildings. Peraturan ini dikhususkan untuk menjamin bangunan gedung baja tidak runtuh akibat beban gempa yang kuat. Melalui peraturan-peraturan tersebut diharapkan dapat meminimalisir terjadinya kerusakan pada struktur bangunan dan menelan korban jiwa saat terjadi gempa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja dari tiap tipe dan mengetahui mana yang paling efisien dalam menahan beban terutama beban gempa. Penelitian ini merupakan gedung 10 lantai yang difungsikan sebagai hotel dan berlokasi di Pasuruan, Jawa timur. Berdasarkan perbandingan hasil simpangan pada kedua struktur tersebut, maka simpangan yang paling besar terjadi pada struktur yang menggunakan tipe bresing V-Braced dengan selisih simpangan yang terjadi pada kedua struktur di arah X adalah 10.57 % dan di arah Y adalah sebesar 15.62 %.
PENGARUH SERBUK LIMBAH CANGKANG KERANG DARAH SEBAGAI BAHAN SUBTITUSI SEMEN PADA KUAT TEKAN MORTAR Moch. Ubaidillah Fatra Alrozzaqi; Retno Trimurtiningrum; Nurul Rochmah; Bantot Sutriono
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.385

Abstract

Keanekaragaman hewan laut di Indonesia sangat besar, dan banyak di antaranya telah dimanfaatkan oleh manusia. Namun, beberapa sisa hewan laut masih jarang diketahui potensinya. Salah satu contohnya adalah cangkang kerang darah yang banyak ditemukan di sepanjang pesisir pantai. Padahal, cangkang kerang darah memiliki banyak potensi tersembunyi di berbagai bidang. Salah satu aspek menarik dari cangkang kerang darah adalah komposisi kimia dan struktur mikronya. Kerang darah memiliki lapisan - lapisan yang mengandung kalsium karbonat yang berada menyelimuti seluruh cangkangnya dan berfungsi sebagai sistem pertahanan dari pemangsa di alam liar. Kandungan kalsium yang dominan dalam cangkang ini berperan penting dalam proses hidrasi semen, membantu pembentukan kekuatan awal, dan meningkatkan pengikatan antar partikel beton. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan kerang jenis Anadara Granosa (Kerang Darah) dengan variasi persentase substitusi semen sebesar 0%, 5%, 7,5%, 10%, dan 12,5%, dengan harapan bahwa variasi ini dapat mengoptimalkan kinerja kuat tekan pada mortar.