Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENINGKATAN PEMAHAMAN GURU TENTANG PENDIDIKAN INKLUSI DALAM RANGKA MENUJU SEKOLAH INKLUSI DI MIS TARBIYATUL FALAH BOGOR Willa Putri; Nur Aini Farida; Muchamad Arif Kurniawan; Rifa Aprilia Nurfalah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3573-3580

Abstract

Artikel ini merupakan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang membahas tentang peningkatkan pemahaman guru tentang pendidikan inklusi dalam upaya menuju sekolah inklusi di MIS Tarbiyatul Falah Bogor. Pendidikan inklusi adalah pendekatan yang mendorong integrasi anak-anak dengan kebutuhan khusus ke dalam lingkungan pendidikan umum. Meskipun konsep ini penting untuk mewujudkan inklusi dan kesetaraan dalam pendidikan, pemahaman guru seringkali terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mencakup serangkaian pelatihan dan sosialisasi kepada guru-guru di MIS Tarbiyatul Falah tentang konsep dan praktik pendidikan inklusi. Pelatihan ini melibatkan diskusi, studi kasus, dan penerapan praktik inklusif dalam pembelajaran sehari-hari. Selain itu, pendekatan ini juga melibatkan komunikasi aktif dengan orang tua siswa untuk membangun pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya inklusi. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan pemahaman dan kesadaran guru-guru tentang konsep pendidikan inklusi. Guru-guru menjadi lebih siap dan mampu untuk memasukkan siswa dengan kebutuhan khusus ke dalam kelas umum dengan pendekatan yang lebih inklusif. Selain itu, peran orang tua dalam mendukung pendidikan inklusi juga mengalami perubahan positif. Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan langkah awal yang penting menuju penciptaan sekolah inklusi yang lebih merata dan adil. Dengan meningkatnya pemahaman guru dan dukungan orang tua, MIS Tarbiyatul Falah Bogor dapat menjadi contoh positif dalam mewujudkan inklusi pendidikan yang komprehensif di Indonesia.
IMPROVEMENT LEADERSHIP SKILLS AS AN EFFORT TO BUILD A PROFESSIONAL ORGANIZATIONAL CULTURE AT THE TARBIYATUL HUDA ISLAMIC BOARDING SCHOOL BOGOR Muchamad Arif Kurniawan; Fuad Ahmad Riva'i; Salsabila Cahaya
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2823-2831

Abstract

Artikel ini merupakan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang membahas tentang upaya untuk meningkatkan keterampilan kepemimpinan sebagai langkah untuk membangun budaya organisasi yang profesional di Pondok Pesantren Tarbiyatul Huda Bogor. Pondok Pesantren Tarbiyatul Huda Bogor adalah suatu lembaga yang cenderung memanfaatkan alumninya untuk bekerja dan membantu dalam mengelola lembaga. Dari segi pengalaman kerja, SDM yang dimiliki oleh pondok pesantren masih minim pengalaman, karena kebanyakan di dominasi oleh SDM yang baru menyelesaikan pendidikan formal (fresh graduate). Dari kondisi SDM yang ada maka penting bagi pondok pesantren untuk melakukan pengembangan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM yang dimilikinya. Salah satu bentuk pengembangan yang dilakukan adalah dengan pelatihan yang berorientasi meningkatkan keterampilan kepemimpinan bagi setiap SDM yang dimilikinya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi analisis kebutuhan, pengajuan proposal, membuat modul dan materi, persiapan kegiatan pengabdian masyarakat, pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dan penyusunan laporan kegiatan. Kegiatan ini memberikan dampak yang positif terhadap pemahaman dan pengetahuan akan pentingnya peningkatan keterampilan kepemimpinan dari setiap peserta dan sudah sesuai dengan analisis kebutuhan yang sudah dilakukan.
PENGELOLAAN ISU SEBAGAI UPAYA MEMPERBAIKI CITRA LEMBAGA PENDIDIKAN Muchamad Arif Kurniawan
TADBIRUNA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2021): TADBIRUNA
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7390.224 KB) | DOI: 10.51192/tadbiruna.v1i1.118

Abstract

Manajemen isu merupakan suatu sarana yang dapat digunakan oleh suatu organisasi untuk mengelola berbagai isu yang muncul. Pada penelitian ini, manajemen isu digunakan untuk merespon dan mengelola isu penutupan SMK Purnama Tempuran Magelang. Ada fokus utama yang menjadi kajian penulis dalam penelitian ini yaitu bagaimana manajemen isu yang dilakukan oleh SMK Purnama Tempuran dalam menghadapi isu tersebut. Penelitian ini bersifat kualitatif, mengungkap secara detail tentang penerapan manajemen isu yang dilakukan oleh pihak SMK Purnama Tempuran. Subjek dari penelitian ini adalah kepala sekolah, humas dan guru SMK Purnama Tempuran. Dalam menjawab persoalan ini data dikumpulkan melalui observasi, wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen isu yang dilakukan oleh SMK Purnama Tempuran adalah dengan melakukan klarifikasi yang disampaikan oleh kepala sekolah melalui media massa, serta membuat program-program yang bertujuan untuk merubah isu, sekaligus memperbaiki/membangun citra SMK Purnama Tempuran, adapun program-program tersebut antara lain: melakukan pembinaan intensif kepada siswa SMK Purnama Tempuran, marketing dan melakukan media relations
MENENTUKAN DAN MENGUKUR STANDAR MUTU PENDIDIKAN (STUDI DI SEKOLAH DASAR NEGERI KOTA GORONTALO) Djunawir Syafar; Firman Sidik; Muchamad Arif Kurniawan
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2024): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v12i1.4693

Abstract

Menentukan dan mengukur standar mutu adalah aspek penting dalam pendidikan karena akan menentukan tujuan dan kualitas dari suatu lembaga pendidikan. Penelitian ini membahas bagaimana cara menentukan dan mengukur standar mutu pendidikan di Sekolah Dasar Negeri 41 Kota Gorontalo. Sekolah tersebut dijadikan lokus penelitian, karena beberapa faktor. Pertama, sekolah tersebut telah terakreditasi (A) dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan. Kedua, sekolah tersebut adalah sekolah percontohan di kota Gorontalo dengan manajemen sekolah yang unggul. Ketiga, sekolah tersebut pernah dijadikan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) di kota Gorontalo. Penelitian ini adalah studi kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan dua cara: wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: Pertama, dalam menentukan dan mengukur standar mutu pendidikan di Sekolah Dasar Negeri 41 Kota Gorontalo mengacu pada delapan Standar Nasional Pendidikan, yakni: (1) standar isi, (2) standar proses, (3) standar kompetensi lulusan, (4) standar pendidik dan tenaga kependidikan, (5) standar sarana dan prasarana, (6) standar pengelolaan, (7) standar pembiayaan, (8) standar penilaian pendidikan. Kedua, melalui standar internal sekolah yaitu: input, proses, output, dan outcome. Kedua pendekatan tersebut digunakan untuk menyesuaikan dengan standar nasional pendidikan dan kebutuhan internal sekolah. Melalui dua pendekatan tersebut, Sekolah Dasar Negeri 41 Kota Gorontalo menjadi sekolah percontohan di kota Gorontalo dengan manajemen sekolah yang unggul.
Optimalisasi Kompetensi Guru dalam Mendukung Kebijakan Profil Pelajar Pancasila Muchamad Arif Kurniawan; Pirman Pirman; Siti Rosmiyati
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2024)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/berdaya.v6i3.1428

Abstract

This community service program aims to optimize the enhancement of teacher competencies at MTs Tarbiyatul Huda Bogor to support the implementation of the Pancasila Student Profile Policy. The activities were conducted on June 14-15, 2024, and are considered crucial in shaping students with Pancasila characteristics, namely being faithful and pious to God Almighty, having noble character, being independent, critical thinkers, creative, collaborative, and globally-minded. The program involved a series of training sessions focused on improving teachers' understanding and skills in integrating Pancasila values into the teaching process. The method used was Participatory Action Research (PAR), which includes the stages of To Know, To Understand, To Plan, To Act, and To Change. The results of this program indicate an improvement in teachers' competencies in designing and implementing lessons aligned with Pancasila values. Additionally, there was an increase in teachers' motivation and enthusiasm for integrating Pancasila values into the curriculum and school activities. It is expected that strengthening teacher competencies will positively impact the quality of education and the formation of student character in line with the Pancasila Student Profile. The program was evaluated through questionnaires completed by the teachers, with findings indicating the program's success in enhancing the quality of education and the relevance of Pancasila values at MTs Tarbiyatul Huda Bogor.