Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Comparative Analysis Of The Use Of QRIS And Digital Bank Transfers Among MSMEs In Bogor City Suharmiati Suharmiati; Nisa Rahmaniyah Utami; Marwan Effendy
Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan Vol. 6 No. 1 (2026): JABKES Edisi April 2026
Publisher : Program Vokasi dan LPPM IBI Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jabkes.v6i1.5315

Abstract

The development of digital financial technology has transformed payment practices among micro, small, and medium enterprises (MSMEs), particularly through the growing use of QRIS and digital bank transfers. This article compares the performance of these two payment channels among MSMEs in Bogor City in terms of transaction cost, transaction speed, failure rate, convenience, and customer satisfaction. The study applies a quantitative approach with a comparative design involving 250 MSME actors from several business sectors. Data were collected through standardized questionnaires and transaction records from the previous three months, then analyzed descriptively and by using a paired sample t-test to examine mean differences in performance indicators between QRIS and digital bank transfers. The results show that QRIS performs significantly better in transaction speed, lower transaction failure, convenience, and customer satisfaction. In contrast, digital bank transfers are superior in terms of transaction cost. These findings indicate that QRIS is more suitable for daily retail transactions that require speed and ease of use, while digital bank transfers are better suited to larger-value transactions that are more sensitive to cost efficiency. Practically, combining both channels is the most rational strategy for MSMEs to maintain transaction efficiency, cash-flow stability, and service quality.
Tinjauan Atas Prosedur Penjualan Dan Penerimaan Kas Melalui Online Travel Agent (OTA) : Studi Kasus Pada Grand Ussu Hotel And Convention Cindy Andriani; Robert Pius Pardede; Suharmiati Suharmiati; Airin Nuraini
Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan Vol. 5 No. 3 (2025): JABKES Edisi Desember 2025
Publisher : Program Vokasi dan LPPM IBI Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jabkes.v5i3.1977

Abstract

Berbagai hotel mempunyai cara tersendiri untuk dikenal dan diketahui oleh tamu salah satunya yaitu dalam hal promosi bisa berupa, paket menginap, potongan harga atau diskon, dan promo mengenai fasilitas apa saja yang akan didapatkan oleh tamu selama menginap. Hotel bekerjasama dengan online travel agent yang dapat meningkatkan pendapatan hotel dengan cara mempromosikan hotel dan memberikan informasi seputar hotel. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Grand Ussu Hotel and Convention telah  memelakukan prosedur penjualan melalui Online Travel Agent dengan memvalidasikan data tamu dengan melakukan perbandingan menggunakan Extranet, serta melakukan prosedur penerimaan kas masuk Adapun bagian yang terlibat dalam prosedur penerimaan kas yaitu Front Office, Night Audit, Income Audit dan Staff Accounting. Dokumen yang digunakan pada prosedur penerimaan kas yaitu Guest bill, Room Sales Recapitulation, dan Remittance of Fund.   Kata Kunci : Hotel, Online Travel Agent, Penjualan, Penerimaan Kas.
Pemanfaatan Digital Marketing Dalam Meningkatkan Penjualan UMKM Naik Kelas 2025 Suharmiati Suharmiati; Toni Andrianto; Kusuma Dewi; Danti Astrini
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol. 7 No. 2 (2026): JADKES Edisi Juli 2026
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jadkes.v7i2.5351

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, baik dalam penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, maupun penguatan ekonomi lokal. Namun demikian, berbagai keterbatasan masih dihadapi oleh pelaku UMKM, terutama dalam pemasaran produk dan perluasan pasar. Salah satu kendala utama adalah belum optimalnya pemanfaatan digital marketing dalam kegiatan usaha. Banyak pelaku UMKM masih mengandalkan pemasaran konvensional, sehingga jangkauan pasar menjadi terbatas dan penjualan belum berkembang secara signifikan. Oleh sebab itu, pemanfaatan digital marketing menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan penjualan dan mendorong UMKM naik kelas pada tahun 2025. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan digital marketing guna mendukung peningkatan penjualan. Metode yang digunakan adalah pelatihan, penyuluhan, diskusi, tanya jawab, praktik mandiri, dan pendampingan. Keberhasilan kegiatan diukur dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah pelatihan, terutama dalam aspek pemahaman peserta mengenai promosi digital, penggunaan media sosial, branding produk, dan kemampuan pemasaran online. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan digital marketing memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam memasarkan produk, yang ditandai dengan meningkatnya pemahaman peserta mengenai media digital, strategi promosi, serta kepercayaan diri dalam mengembangkan usaha. Jika pemanfaatan digital marketing semakin baik, maka penjualan UMKM akan semakin meningkat dan peluang UMKM untuk naik kelas juga semakin besar.