Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Karakteristik Sampah Laut di Pesisir Pantai Wisata Armydock Kab Pulau Morotai Hartati Kapita; Jamiludin Hasan; Sukarmin Idrus
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 9 (2023): Oktober
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10155496

Abstract

Pesisir pantai merupakan daerah pertemuan antara daratan dan lautan, pada umumnya pesisir pantai memiliki keanekaragaman selain itu juga memiliki potensi untuk dijadikan sebagai tujuan wisata. Tetapi jika tidak dikelola dengan baik maka pesisir pantai dapat menjadi kotor dan mengurangi nilai estetika.Sampah yang dibuang sembarangan dapat beepengaruh pada kesehatan dan juga kebersihan lingkungan menjadi terganggu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besaran komposisi sampah dan juga kelimpahan sampah yang dihasilkan dipantai wisata armydock berdasarkan factor arus laut, gelombang laut dan pasang suru air laut. Kecepatan arus yang berada dipantai armydock mempengaruhi masuknya sampah dari arah barat laut dan kembale kea rah utara sementara itu gelombang juga dapat memberikan masuknya sampah ke pantai dan sangat berkontribusi terhadapat limpahan sampah dan banyaknya komposisi sampah. Dari hasil penelitian didapatkan komposisi berat sampah makro dan meso di pantai wisata armydock didominasi oleh sampah plastik dengan besaran 62%, sampah logam 25%, sampah pecahan kaca dan keramik sebesar 9% dan sampah busa 2%  serta sampah karet 2%. komposisi jenis sampah yang paling mendominasi yaitu  jenis sampah plastik, jumlah sampah makro sebesar 70% dan jenis sampah logam, jumlah sampah meso sebesar 51%
Pengujian Kuat Tekan Beton Pada Paving Block Berbahan Baku Limbah Plastik Hartati Kapita; Marwis Aswan; Dian Tri Cahyani Aswan
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5966

Abstract

Saat ini material untuk pembuatan paving block dapat bermacam- macam seperti limbah plastik maupun limbah alami. Limbah yang dihasilkan saat ini paling banyak dihasilkan dari pemukiman dengan persentasi 75% Limbah organik dan 25% anorganik, limbah anorganik merupakan limbah yang sulit untuk terurai dan membutuhkan waktu yang lama. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantititaif dengan metode experiment laboratorium yaitu metode penelitian dengan manipulasi (perlakuan) peneliti terhadap subjek penelitian, kemudian efek manipulasi diobservasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan Kuat tekan paving block berbahan campuran dari limbah plastik jenis PET 50% dan LDPE  50% memiliki kuat tekan rata rata 18,41 Mpa termasuk kategori paving block mutu B sementara itu kuat dari pada paving block berbahan limbah plastik jenis PET 100%  memiliki kuat tekan rata- rata 6.04 Mpa dan paving block bemutu D untuk yang berbahan limbah plastik jenis LDPE 100% kuat tekan beton rata- rata 11,68 Mpa dari hasil ini termasuk paving block mutu D.
PEMANFAATAN LIMBAH BIOMASSA KELAPA DAN TONGKOL JAGUNG UNTUK PEMBUATAN BRIKET Hartati Kapita; Sukarmin Idrus; Fitro Fanumbi
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 1 No. 01 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v1i01.2

Abstract

Briket merupakan bahan bakar yang mengandung karbon dan memiliki nilai kalor yang tinggi dan dapat menyala dalam waktu lama. Dalam pembuatan briket ini digunakan bahan tambahan yaitu tempung kelapa (batok kelapa) dengan bahan perekat menggunakan tepung kanji atau tepung tapioka. Penambahan bahan perekat tujuan adalah untuk meningkatkan sifat fisik dari batok dan juga untuk meningkatkan nilai kalor. Cara pembuatannya adalah dengan cara pembakaran biomassa tanpa udara (pirolisis). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memanfaatkan limbah biomassa tongkol jagung dan kelapa sebagai briket dan untuk mengetahui berapa lama nyala api yang dapat bertahan selama dalam masa pembakaran. Campuran utama dari bahan bakar briket adalah biomasa. Bahan bakar ini berbentuk padat, mudah dalam pengerjaan dan memelukan peralatan yang sederhana selain itu tidak memelukan biaya mahal dalam pembuatannya serta dapat dikembangkan secara masal. Arang yang dibuat dari limbah tempurung kelapa, tongkol jagung dan perekat dari kanji dapat gunakan untuk pembuatan briket. bahan baku untuk pembuatan briket ini sangat mudah untuk dijumpai dan sangat ramah lingkungan. Dari hasil penggujian didapatkan bahwa komposisi dalam pembuatan briket dapat mempengaruhi lama nyala briket begitupun dengan ukuran berat dan tinggi briket.
TEKNOLOGI PEMANFAATAN AIR HUJAN DENGAN SISTEM SARINGAN PASIR LAMBAT Hartati Kapita; Irfan Hi. Abd. Rahman; Sukarmin Idrus; Natalianingsi Loby
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 1 No. 02 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v1i02.25

Abstract

Air hujan dianggap sebagai salah satu sumber air yang layak di konsumsi dan aman dari segala macam kontaminasi tetapi apabila salah penanganan maka akan berakibat pada terganggunya kesehatan. Kondisi air tergantung pada kondisi perawatan, dari hasil penelitian sebelumnya menunjukan bahwa kualitas air hujan yang ada di Indonesia cukup baik untuk dijadikan sebagai sumber air yang layak di konsumsi untuk masyarakat. Masyarakat Kabupaten Pulau Morotai merupakan salah satu daerah di Indonesia yang mengunakan air hujan sebagai sumber air minum. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat system saringan air hujan dengan menggunakan system pasir lambat. Metode ini merupakan salah satu metode yang tepat dalam pengelolaan air hujan. Hasil dari penelitian ini adalah kualitas air hujan dengan system saringan pasir lambat dapat dikonsumsi sebagai salah satu sumber air minum.
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN PERKOTAAN DI KECAMATAN MOROTAI SELATAN Hartati Kapita; Irfan Hi Abd Rahman; Sukarmin Idrus
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 3 No. 02 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v3i02.104

Abstract

Kesesuaian lahan untuk lokasi permukiman digunakan mengetahui tinggkat kecocokan lahan untuk pembangunan permukiman berdasarkan kondisi fisik lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat kesesuaian lahan untuk permukiman di kecamatan morotai selatan dengan menggunakan parameter kemiringan lereng, kedalaman air tanah, jenis tanah dan kerentanan terhadap banjir dan dari hasil penelitian menunjukan bahwa Kemiringan lereng, di perkotaan Kecamatan Morotai Selatan yaitu Datar (0 - 3%), Agak Bergelombang (9 - 15 %), Agak berbukit (16 - 25 %). Kedalaman muka air tanah di tiap-tiap desa berbeda mulai dari desa daruba kedalaman air tanahnya yaitu 2-5 meter, desa gotalamo 4-7 meter, desa muhajirin 2-3 meter, desa darame 20-23 meter, dan desa yayasan 7-9 meter. Jenis tanah, yang terdapat di Wilayah Kecamatan Morotai Selatan yaitu tanah Aluvial dan mediteran.Kerentanan banjir, Bahaya banjir di Kecamatan Morotai Selatan ini, ancamannya juga relatif kecil disebabkan permukiman yang ada saat ini tidak berdekatan dengan sungai-sungai besar, kecuali jika terjadi perkembangan permukiman menuju ke arah sungai-sungai di waktu yang akan datang. Terdata bahwa penanganan banjir di perkotaan hanya terdapat di desa muhajirin lama, disebabkan karena lokasi permukiman di desa tersebut berada di bawah tebing, dengan kondisi lahan permukiman yang sedikit berawa, ditambah dengan kondisi drainase yang tidak memadai
PEMANFAATAN NIRA AREN SEBAGAI PENGGANTI BAHAN BAKAR ALTERNATIF YANG TERBAHARUKAN Muhammad Fahmi Aja; Hartati Kapita; Sukarmin Idrus
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 3 No. 02 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/x2akrh96

Abstract

Energi merupakan salah satu kebutuhan yang terus meningkat seiring dengan penigkatan jumlah penduduk menyebabkan ketersedian sumber minyak dunia yang semakin Langkah, serta permasalahan emisi akibat penggunaan bahan bakar fosil telah memberi dampak besar pada dunia agar segera menciptakan dan menggunakan energi ramah lingkungan. Aren merupakan suatu tumbuhan yang sering kita jumpai di berbagai daerah Indonesia yang mempunyai kelebihan tersendiri, hampir keseluruhan bagian pohonnya dapat di gunakan. sala satunya adalah air aren yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan gula merah (Gula Aren). Nira adalah cairan yang diperoleh dari pohon aren memiliki rasa manis yang tinggi, karena mengadung gula sebesar10-15%. Nira aren dapat kelola sebagai bagan baku pembuatan Bioethanol yaitu dengan melibatkan mikroorganisme Saccharomyces Cerevisiae sebagai starter pada proses fermentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu optimal dalam proses fermentasi dan nilai produksi bioethanol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini iyalah fermentasi batch, optimasi dilakukan dengan varian waktu inkubasi yaitu: 2,4,6,8,10, dan 12 Hari. Pemurnian menggunakan metode destilasi dan pengujian menggunakan metode kromatografi gas. Hasil penelitian menunjukan bahwa 500 ml sampel setelah di destilasi diperoleh 21 ml, perolehan kadar Bioethanol dari setiap sampel berbeda-beda. Nilai terendah berada pada sampel kesatu yaitu 7,29%.  sedangkan untuk kadar Bioethanol tertinggi berada pada sampel ketuju dengan waktu fermentasi 12 hari diperoleh nilai yaitu sebesar 43,46%.