Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

(IbID) PENATAAN OBJEK WISATA JOJOGAN DI DESA CINTARATU KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN Hanapia, Asep Yusup; Sukarso, Aso; Budhi, Chandra
Jurnal Pengabdian Siliwangi Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : LPPM Univeristas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jsppm.v6i1.1444

Abstract

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat yang dilakukan kepada karangtaruna di Desa Cintaratu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran merupakan bentuk tri dharma perguruan yang harus dilakukan oleh setiap dosen, dalam upaya memberikan sumbangan ilmu kepada masyarakat.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penataan objek wisata Jojogan di Desa Cintaratu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, sehingga diharapkan ke depan objek wisata jojogan yang terdapat di Desa Cintaratu menjadi tujuan objek wisata unggulan di Kabupaten Pangandaran
Faktor Determinan Pengangguran di Indonesia: Apakah Program Kartu Prakerja Menjadi Katalisator Penurunan Pengangguran? Adam, Asep Muhammad; Nugraha, Galih; Hanapia, Asep Yusup; Noven, Sarah Annisa; Rusliana, Nanang
Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Vol. 7, No. 2 (June 2025)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/infeb.v7i2.1119

Abstract

Unemployment remains a major issue in Indonesia's development, especially among vocational education graduates. This study examines the effect of the Pre-Employment Card Program in reducing the unemployment rate. This study uses data from the 2023 National Labor Force Survey (Sakernas) with logistic regression model analysis. The number of samples used was 1,481, consisting of 201 unemployed groups and 1,280 employed groups. Results show that apprenticeship experience and vocational education background significantly reduce the risk of unemployment, while the Pre-Employment card program and certified training show no significant impact. Higher education and income are negatively correlated with unemployment, while women are more at risk of unemployment. The findings emphasize the importance of practical experience and vocational education strategies that match labor market needs. This study provides insights for labor policies in developing countries.
Faktor Determinan Pengangguran di Indonesia: Apakah Program Kartu Prakerja Menjadi Katalisator Penurunan Pengangguran? Adam, Asep Muhammad; Nugraha, Galih; Hanapia, Asep Yusup; Noven, Sarah Annisa; Rusliana, Nanang
Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Vol. 7, No. 2 (June 2025)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/infeb.v7i2.1119

Abstract

Unemployment remains a major issue in Indonesia's development, especially among vocational education graduates. This study examines the effect of the Pre-Employment Card Program in reducing the unemployment rate. This study uses data from the 2023 National Labor Force Survey (Sakernas) with logistic regression model analysis. The number of samples used was 1,481, consisting of 201 unemployed groups and 1,280 employed groups. Results show that apprenticeship experience and vocational education background significantly reduce the risk of unemployment, while the Pre-Employment card program and certified training show no significant impact. Higher education and income are negatively correlated with unemployment, while women are more at risk of unemployment. The findings emphasize the importance of practical experience and vocational education strategies that match labor market needs. This study provides insights for labor policies in developing countries.
Ekstensifikasi Budidaya Lebah Madu Untuk Mendukung Pengembangan Ekowisata di Desa Margacinta Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran (Model: One Family Two Boxes) Jumri, Jumri; Hanapia, Asep Yusup; Paturochman, Iwan Ridwan; Hayati, Jurni
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12576

Abstract

Tujuan dan target khusus kegiatan pengabdian pada masyarakat diperuntukkan kepada masyarakat Desa Margacinta Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran. Kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman ekstensifikasi budidaya lebah madu dalam mendukung pengembangan desa ekowisata, serta mendorong pemerintah desa mewujudkan dukungannya dalam bentuk perdes. Masalah yang diangkat adalah produksi madu yang dihasilkan oleh masyarakat dalam wadah kelompok “Taruna Karya” di dusun Karangkamal belum memenuhi permintaan pasar, karena sumber pakan lebah yang dimiliki wilayah tersebut ada batas kapasitas maksimumnya. Sehingga perluasan budidaya ke dusun lain (Ekstensifikasi budidaya) sangat diperlukan dengan tetap dalam wadah kelompok yang sama. Budidaya lebah dengan menambah sumber pakan dari bunga Air Mata Pengantin (AMP) yang ditanam dihalaman rumah warga bila dilakukan secara serempak di setiap wialayah dusun se Desa Margacinta akan lebih mendukung kepada terwujudnya Desa Ekowisata. Kegiatan ini dilaksanakan dalam jangka waktu 5 minggu mulai dari penandatanganan MoU kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Metode penyelesaian masalah masyarakat adalah dengan penyuluhan dan sosialisasi yang diikuti oleh Kelompok budidaya lebah madu “Taruna Karya” (TKA) tokoh masyarakat dan Karangtaruna. Hasil dari pengabdian masyarakat ini dapat menambah wawasan  dan pemahaman  masyarakat dalam melakukan budidaya lebah madu untuk mendukung terwujudnya Desa Ekowisata.
HALAL FOOD CULTURE IN INDONESIA: Faith, Knowledge, and Demand Hanapia, Asep Yusup; Nasution, Fatimah Zahra; Adam, Asep Muhammad; Rakhmat, Anwar Taufik; Paturochman, Iwan Ridwan
MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Vol 49, No 2 (2025)
Publisher : State Islamic University North Sumatra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/miqot.v49i2.1574

Abstract

Consumption constitutes a central aspect of daily life, in which individuals are required to evaluate the appropriateness of products, particularly in relation to ethical and religious considerations such as halal compliance. This study analyzes how literacy of halal products can strengthen or weaken the relationship between economic factors and consumer preferences for the demand for halal food products among the Nahdatul Ulama Muslimat, Tasikmalaya City, West Java administrators. We used a sample of 100 women registered in Nahdlatul Ulama organizations in Tasikmalaya. In this study, the average age of the sample is 49, with an average education of 11.45 years, or equivalent to senior high school. We conducted data analysis using the ordered probit method. Meanwhile, the ordered probit estimation results show that halal literacy predicts increased demand for halal products due to cognitive aspects in consumption decision-making. However, income and religious beliefs also influence demand. The study also shows a positive relationship between price and demand, contradicting the conventional law of supply and demand in microeconomics. The study has limitations, including insufficient consideration of socio-demographic variables and product specifications, necessitating further research to gain a comprehensive understanding.
EMPLOYMENT ABSORPTION CONDITIONS IN THE CAPITAL CITY OF NUSANTARA: AN ANALYTICAL Kustiawan, Andriawan; Sukarso, Aso; Hanapia, Asep Yusup; Purwinahyu, Purwinahyu; Darma, Dio Caisar; Nugraha, Cindera Syaiful; Ashari, Ihsan
Eksis: Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol. 20 No. 2 (2026): October (2025) - March (2026)
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS PGRI DEWANTARA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26533/eksis.v20i2.1449

Abstract

There have been few studies examining the link between open economic and demographic policies and the integration of socio-economic indicators into employment, particularly in developing markets. To address this gap in the literature, this scientific paper investigates the relationship between foreign investment capital and population growth on labor force participation, considering the mediating roles of minimum wages, economic growth, and human development. The study focuses on the Capital City of Nusantara (IKN) as a representation of a new economic growth center in Indonesia. Time-series secondary data from official government sources covering the period 2011–2024 were calculated using moderated regression analysis (MRA). The empirical results reveal that foreign investment capital has a significant negative effect on minimum wages, while population growth significantly and positively influences regional economic growth. Statistically, foreign investment capital significantly reduces human development. Moreover, foreign investment capital, when moderated by minimum wages and regional economic growth, as well as population growth moderated by human development, exerts a significant positive impact on labor force participation. These findings suggest that additional macroeconomic components beyond the current model warrant the attention of policymakers and further research.
Eco Warrior: Peningkatan Kesadaran dan Aksi Pengelolaan Sampah di Desa Cikoneng Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis Hanapia, Asep Yusup; Jumri, Jumri; Sukarso, Aso; Hayati, Jurni; Adam, Asep Muhammad
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21278

Abstract

Urbanisasi dan pola konsumsi yang terus meningkat telah menyebabkan peningkatan dramatis dalam jumlah sampah di seluruh dunia, yang menimbulkan ancaman signifikan terhadap kelestarian lingkungan, kesehatan masyarakat, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Desa Cikoneng merupakan salah satu Desa yang berada di Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat yang berjarak 450 M dari pusat kecamatan, dan 9,5 KM dari pusat Kota Ciamis. Desa cikoneng memiliki penduduk yang padat dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Kecamatan Cikoneng yaitu sebanyak 7.608 jiwa dan berada dekat dengan pusat kota sehingga menghasilkan sampah rumah tangga yang cukup banyak. Sebagai upaya peduli dan cinta lingkungan, Desa Cikoneng berkomitmen penuh untuk memberdayakan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dengan membuat terminal sampah. Berdasarkan hasil diskusi dengan pengelola sampah, menyampaikan bahwa masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempat yang telah disediakan oleh pemerintah desa. Pengelola sampah juga belum menemukan mekanisme pengumpulan sampah dari rumah tangga maupun dari industri secara efisien. Selain itu, belum terdapat payung hukum berupa perdes tentang pengelolaan sampah. Dengan adanya permasalahan tersebut kami bermaksud melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaaan sampah serta melakukan diskusi dengan pengola sampah, aparat desa, dan perwakilan masyarakat untuk menentukan mekanisme pengumpulan sampah yang efisien dan mengusulkan pembuatan perdes tentang pengelolaan sampah tersebut.