Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

(IbID) PENATAAN OBJEK WISATA JOJOGAN DI DESA CINTARATU KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN Hanapia, Asep Yusup; Sukarso, Aso; Budhi, Chandra
Jurnal Pengabdian Siliwangi Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : LPPM Univeristas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jsppm.v6i1.1444

Abstract

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat yang dilakukan kepada karangtaruna di Desa Cintaratu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran merupakan bentuk tri dharma perguruan yang harus dilakukan oleh setiap dosen, dalam upaya memberikan sumbangan ilmu kepada masyarakat.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penataan objek wisata Jojogan di Desa Cintaratu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, sehingga diharapkan ke depan objek wisata jojogan yang terdapat di Desa Cintaratu menjadi tujuan objek wisata unggulan di Kabupaten Pangandaran
Faktor Determinan Pengangguran di Indonesia: Apakah Program Kartu Prakerja Menjadi Katalisator Penurunan Pengangguran? Adam, Asep Muhammad; Nugraha, Galih; Hanapia, Asep Yusup; Noven, Sarah Annisa; Rusliana, Nanang
Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Vol. 7, No. 2 (June 2025)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/infeb.v7i2.1119

Abstract

Unemployment remains a major issue in Indonesia's development, especially among vocational education graduates. This study examines the effect of the Pre-Employment Card Program in reducing the unemployment rate. This study uses data from the 2023 National Labor Force Survey (Sakernas) with logistic regression model analysis. The number of samples used was 1,481, consisting of 201 unemployed groups and 1,280 employed groups. Results show that apprenticeship experience and vocational education background significantly reduce the risk of unemployment, while the Pre-Employment card program and certified training show no significant impact. Higher education and income are negatively correlated with unemployment, while women are more at risk of unemployment. The findings emphasize the importance of practical experience and vocational education strategies that match labor market needs. This study provides insights for labor policies in developing countries.
Faktor Determinan Pengangguran di Indonesia: Apakah Program Kartu Prakerja Menjadi Katalisator Penurunan Pengangguran? Adam, Asep Muhammad; Nugraha, Galih; Hanapia, Asep Yusup; Noven, Sarah Annisa; Rusliana, Nanang
Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Vol. 7, No. 2 (June 2025)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/infeb.v7i2.1119

Abstract

Unemployment remains a major issue in Indonesia's development, especially among vocational education graduates. This study examines the effect of the Pre-Employment Card Program in reducing the unemployment rate. This study uses data from the 2023 National Labor Force Survey (Sakernas) with logistic regression model analysis. The number of samples used was 1,481, consisting of 201 unemployed groups and 1,280 employed groups. Results show that apprenticeship experience and vocational education background significantly reduce the risk of unemployment, while the Pre-Employment card program and certified training show no significant impact. Higher education and income are negatively correlated with unemployment, while women are more at risk of unemployment. The findings emphasize the importance of practical experience and vocational education strategies that match labor market needs. This study provides insights for labor policies in developing countries.
Ekstensifikasi Budidaya Lebah Madu Untuk Mendukung Pengembangan Ekowisata di Desa Margacinta Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran (Model: One Family Two Boxes) Jumri, Jumri; Hanapia, Asep Yusup; Paturochman, Iwan Ridwan; Hayati, Jurni
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12576

Abstract

Tujuan dan target khusus kegiatan pengabdian pada masyarakat diperuntukkan kepada masyarakat Desa Margacinta Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran. Kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman ekstensifikasi budidaya lebah madu dalam mendukung pengembangan desa ekowisata, serta mendorong pemerintah desa mewujudkan dukungannya dalam bentuk perdes. Masalah yang diangkat adalah produksi madu yang dihasilkan oleh masyarakat dalam wadah kelompok “Taruna Karya” di dusun Karangkamal belum memenuhi permintaan pasar, karena sumber pakan lebah yang dimiliki wilayah tersebut ada batas kapasitas maksimumnya. Sehingga perluasan budidaya ke dusun lain (Ekstensifikasi budidaya) sangat diperlukan dengan tetap dalam wadah kelompok yang sama. Budidaya lebah dengan menambah sumber pakan dari bunga Air Mata Pengantin (AMP) yang ditanam dihalaman rumah warga bila dilakukan secara serempak di setiap wialayah dusun se Desa Margacinta akan lebih mendukung kepada terwujudnya Desa Ekowisata. Kegiatan ini dilaksanakan dalam jangka waktu 5 minggu mulai dari penandatanganan MoU kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Metode penyelesaian masalah masyarakat adalah dengan penyuluhan dan sosialisasi yang diikuti oleh Kelompok budidaya lebah madu “Taruna Karya” (TKA) tokoh masyarakat dan Karangtaruna. Hasil dari pengabdian masyarakat ini dapat menambah wawasan  dan pemahaman  masyarakat dalam melakukan budidaya lebah madu untuk mendukung terwujudnya Desa Ekowisata.
HALAL FOOD CULTURE IN INDONESIA: Faith, Knowledge, and Demand Hanapia, Asep Yusup; Nasution, Fatimah Zahra; Adam, Asep Muhammad; Rakhmat, Anwar Taufik; Paturochman, Iwan Ridwan
MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Vol 49, No 2 (2025)
Publisher : State Islamic University North Sumatra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/miqot.v49i2.1574

Abstract

Consumption constitutes a central aspect of daily life, in which individuals are required to evaluate the appropriateness of products, particularly in relation to ethical and religious considerations such as halal compliance. This study analyzes how literacy of halal products can strengthen or weaken the relationship between economic factors and consumer preferences for the demand for halal food products among the Nahdatul Ulama Muslimat, Tasikmalaya City, West Java administrators. We used a sample of 100 women registered in Nahdlatul Ulama organizations in Tasikmalaya. In this study, the average age of the sample is 49, with an average education of 11.45 years, or equivalent to senior high school. We conducted data analysis using the ordered probit method. Meanwhile, the ordered probit estimation results show that halal literacy predicts increased demand for halal products due to cognitive aspects in consumption decision-making. However, income and religious beliefs also influence demand. The study also shows a positive relationship between price and demand, contradicting the conventional law of supply and demand in microeconomics. The study has limitations, including insufficient consideration of socio-demographic variables and product specifications, necessitating further research to gain a comprehensive understanding.