Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analysis of Abdominal Massage Practice Performed by Traditional Birth Attendants in Mamba Community Health Center, East Nusa Tenggara Banul, Maria Sriana; Halu, Silfia Angela N.
Journal of Maternal and Child Health Vol. 5 No. 6 (2020)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.197 KB)

Abstract

Background:
INCREASED KNOWLEDGE OF PREGNANT WOMEN ABOUT ANXIETY IN PREGNANCY IN THE ERA OF THE COVID-19 PANDEMIC Dionesia Octaviani Laput; Eufrasia Prinata Padeng; Maria Sriana Banul; Silfia Angela Norce Halu; Natalia Damayanti Putri Raden
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.7130

Abstract

Ibu hamil merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap virus COVID-19 karena perubahan fisiologis yang terjadi pada ibu hamil menyebabkan penurunan imunitas pada ibu hamil yang dapat menyebabkan hal yang serius bagi ibu hamil. Kecemasan yang terjadi pada ibu hamil disebabkan karena kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang COVID-19 dan cara menghadapinya. Metode yang digunakan adalah ceramah yang variatif dan hasil yang didapat adalah pengetahuan ibu setelah penyuluhan meningkat sangat baik dan 70% ibu hamil mengalami penurunan pengaruh dan tidak takut lagi untuk rutin memeriksakan kesehatan kehamilannya.
Optimalisasi Kemitraan Dukun dengan Bidan di Wilayah Kerja Puskesmas Mamba Kabupaten Manggarai Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur Maria Sriana Banul; Silfia A.N. Halu; Yuliana Suryati; Maria Fridolin Kawu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4533

Abstract

ABSTRAK Kepercayaan masyarakat Manggarai Timur terhadap dukun sebagai penolong persalinan masih cukup tinggi. Program kemitraan dukun dengan bidan merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya pertolongan persalinan oleh dukun. Program ini sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan program kemitraan dukun dengan bidan di Wilayah Kerja Puskesmas Mamba Kabupaten Manggarai Timur, sehingga cakupan pertolongan persalinan oleh dukun tidak terjadi lagi. Kegiatan ini diikuti oleh kepala puskesmas, dukun, dan bidan setempat. Motode yang digunakan adalah melalui edukasi dengan penyajian materi menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab serta pembagian leaflet dan lembar balik kepada peserta. Semua peserta yang ikut dalam kegiatan ini sangat antusias dan aktif dan mampu memahami materi yang disampaikan. Peserta bersama bidan dan pemerintah setempat berkomitmen untuk bekerja sama dalam meningkatkan program kemitraan dukun dan bidan ini. Diharapkan, dengan kegiatan ini cakupan pertolongan persalinan oleh dukun tidak terjadi lagi. Kata Kunci: Kemitraan, Dukun, Bidan, Persalinan  ABSTRACT The trust of the East Manggarai community towards traditional healers as birth attendants is still quite high. The shaman's partnership program with the midwife is one way to prevent birth assistance by shamans. This program is one of the strategies to increase the coverage of delivery assistance by health workers. This activity was carried out to improve the traditional healer's partnership program with midwives in the Mamba Health Center Work Area, East Manggarai Regency so that the coverage of delivery assistance by traditional birth attendants would no longer occur. This activity was attended by the head of the health center, traditional healers, local midwives, and pregnant women. The method used is through education by presenting the material using lecture, discussion, question and answer methods, and distributing leaflets and flipcharts to participants. All participants who took part in this activity were very enthusiastic and active and were able to understand the material presented. Participants together with midwives and the local government are committed to working together in improving this partnership program between traditional healers and midwives. It is hoped that with this activity the coverage of delivery assistance by traditional birth attendants will not occur again.  Keywords: Partnership, traditional healers, midwives, childbirth
Factors Affecting Willingness to Vaccinate COVID-19 in Pregnant Women in Manggarai Regency, East Nusa Tenggara, Indonesia Halu, Silfia Angela Norce; Dafiq, Nur; Banul, Maria Sriana; Laput, Dionesia Octaviani; Trisnawati, Reineldis E.
Journal of Maternal and Child Health Vol. 7 No. 4 (2022)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.744 KB) | DOI: 10.26911/thejmch.2022.07.04.08

Abstract

Background: The COVID-19 vaccination has been recommended by WHO and the Ministry of Health of the Republic of Indonesia. Vaccination is carried out by pregnant women starting from the age of 13 weeks. Vaccines are expected to reduce the risk of pregnant women exposed to COVID-19. However, participation in receiving the COVID-19 vaccine in Manggarai Regency is still low. The purpose of this study was to analyze the factors that influence the willingness to vaccinate against COVID-19 in pregnant women in Manggarai Regency Subjects and Method: This was an analytic observational study with a cross-sectional design approach. This study was conducted in Manggarai Regency, East Nusa Tenggara, from January to May 2022. The sample in this study was 65 pregnant women who had never been vaccinated against COVID-19 with purposive sampling technique. The dependent variable in this study is the willingness of the vaccine. The independent variables are knowledge about COVID-19, knowledge about COVID-19 vaccination, belief, safety, effectiveness and side effects of COVID-19. Data collection using questionnaires and data processing using logistic regression analysis Results: Vaccination willingness was strongly influenced by mother's knowledge about COVID-19 in pregnancy (b=0.046; 95% CI= 0.003 to 0.73; p= 0.031), belief in the COVID-19 vaccine (b= 0.044; CI 95%= 0.003 to 0.757; p= 0.169), vaccination safety (b= 0.048; 95% CI= 0.004 to 0.639; p= 0.022). there was no significant effect, namely knowledge of vaccines (b= 0.195; 95% CI = 0.019 to 2.007; p=0.169) and vaccine effectiveness (b= 0.470; 95% CI= 0.048 to 0.4578; p=0.516). Conclusion: Vaccination willingness was strongly influenced by mother's knowledge about COVID-19 in pregnancy, belief in the COVID-19 vaccine and vaccination safety. Keywords: covid-19, vaccine, factor Correspondence: Silfia Angela Norce Halu. Diploma III of Midwifery, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Manggarai, East Nusa Tenggara, Indonesia. Email: occe.halu@gmail.com. Mobile: 081259163953.
Perilaku Mahasiswa Kesehatan dalam Memberikan Edukasi Pencegahan COVID-19 kepada Masyarakat Nurul Ulya Luthfiyana; Santy Irene Putri; Silfia Angela Norce Halu
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 5 No 2 (April 2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.176 KB) | DOI: 10.33096/woh.v5i02.10

Abstract

Pandemi COVID-19 yang mewabah di Indonesia sejak Maret 2020 telah menyebabkan perubahan berbagai aspek kehidupan, terutama dalam aspek kesehatan masyarakat. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor untuk mengendalikan penyebaran COVID-19. Salah satu kolaborasinya adalah melibatkan institusi pendidikan untuk turut serta mencegah penularan COVID-19. Peran penting perguruan tinggi adalah peran civitas akademika khususnya mahasiswa untuk memberikan edukasi tentang COVID-19 kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa kesehatan dalam memberikan edukasi pencegahan COVID-19 kepada masyarakat. Studi ini adalah studi kuantitatif dengan desain potong lintang. Penelitian ini dilakukan di Manggarai, Nusa Tenggara Timur dan Malang, Jawa Timur. Waktu penelitian pada Juli-Agustus 2020 dengan sampel sebanyak 133 subjek dan dipilih dengan teknik random sampling sederhana. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah perilaku siswa kesehatan. Variabel independen adalah pengetahuan dan sikap siswa kesehatan tentang COVID-19. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner online dan dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda. Perilaku siswa kesehatan dalam memberikan edukasi pencegahan COVID-19 kepada masyarakat dipengaruhi oleh pengetahuan (b = 0.57, 95% CI = 0.02 hingga 1.13, p = 0.043), dan sikap tentang COVID-19 (b = 2.86, 95% CI = 0.95 hingga 4.77, p = 0.004). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap mahasiswa kesehatan memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku mereka dalam memberikan edukasi pencegahan COVID-19 kepada masyarakat.
ANALISIS PENGETAHUAN DAN POLA MAKAN TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL : Analysis of Knowledge and Eating Patterns on Incident of Hypertension in Pregnant Women Syukma Ramadhani Faizal Nur; Silfia Angela Norce Halu; Maria Paula Marla Nahak; Prima Soultoni Akbar
ASSYIFA : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/ajk.v1i1.5

Abstract

Hypertension in pregnancy can cause maternal morbidity or pregnancy including seizures or eclampsia, cerebral hemorrhage, pulmonary edema, acute kidney failure, and blood pooling and blood clotting in the blood vessels, as well as morbidity in the fetus, including delayed fetal growth in the womb, fetal death in the womb, placental abruption and premature birth. The aim of this research is to determine the effect of knowledge and diet on the incidence of hypertension in pregnant women. This was a quantitative study with a cross-sectional approach. The sampling technique used was total sampling, with a total of 32 respondents. The data was then analyzed using multiple linear regression analysis. The results of data analysis show that there is an influence of knowledge on the incidence of hypertension in pregnant women and it is statistically significant (b=-0.51, CI 95%= 0.25 - 0.72, p= <0.001). There is an influence of eating patterns on the incidence of hypertension in pregnant women and it is statistically significant (b=-0.54, CI 95%= 0.42 - 0.70), p= <0.001). Knowledge and eating patterns influence the incidence of hypertension in pregnant women.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG SEKS PRANIKAH Halu, Silfia Angela Norce; Dafiq, Nur
Wawasan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL WAWASAN KESEHATAN
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan dan Pertanian Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan peralihan periode perkembangan dari masa kanak-kanak menuju perkembangan dewasa dimana semua fenomena perkembangan terjadi. Dewasa ini banyak remaja yang melakukan hubungan seksual pranikah. Terdapat banyak faktor yang melatarbelakangi perilaku tersebut. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja mengenai perilaku seks pranikah. Metode yang digunakan rancangan survei deskriptif dengan pendekatan yang dilakukan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Kesehatan Unika Santu Paulus Ruteng. Metode pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian mendapatkan pengetahuan remaja dalam kategori baik yaitu 39%, sikap remaja positif sebesar 69.5% dan sikap negatif 30.5%. Remaja memiliki pengetahuan yang baik cenderung memiliki sikap yang positif terhadap seks pranikah sebesar 95,1%. Sebaliknya, responden yang memiliki pengetahuan yang kurang lebih banyak memiliki sikap negatif yang mengarah pada seks pranikah sebesar 81%. Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap perilaku seksual pranikah (p=<0.001) pada remaja di Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng. Berdasarkan hasil penelitian tersebt dapat disimpulkan bahwa adala hubungan anatara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku sek pranikah remaja
SOSIALISASI BUDAYA MASYARAKAT YANG MERUGIKAN KESEHATAN IBU NIFAS DAN BAYI Halu, Silfia Angela N.; Trisnawati, Reineldis Elsidianastika; Manggul, Makrina S.; Minda, Agustina
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i2.1065

Abstract

Nutritional status plays an important role in helping the healing process of perineal wounds and postpartum maternal cesarean section wounds. Poor nutritional status will have an impact on the immune system which provides protection against infectious diseases. The nutritional status of postpartum mothers can be influenced by cultural factors or public beliefs about abstinence in postpartum mothers. The Dintor community still adheres to many beliefs or cultural traditions that are related to postpartum mothers and newborns. In this village, around 13.5% of children have stunting problems. Problems regarding maternal and child nutrition, including stunting, are closely related to myths or cultural traditions of the community such as the culture of abstinence from food, which of course has nutritional content for both mothers and babies. The purpose of this activity is to increase knowledge about culture that is detrimental to the health of postpartum mothers, detrimental to the health of babies and increase public awareness of the importance of maintaining the health of postpartum mothers and babies
Hubungan antara Aktivitas Fisik dengan Kejadian Depresi pada Lansia di Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur Claudia Fariday Dewi; Kornelia Romana Iwa; Angelina Roida Eka; Nur Dafiq; Silfia Angela Norce Halu
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.11207

Abstract

ABSTRACT Physical activity includes exercise, sports and physical activity performed as part of daily life, work or active transportation. Physical activity is associated with improving mental health, slowing the onset of dementia, and improving quality of life and well-being. However, lack of awareness of the importance of physical activity among the elderly has resulted in an increasing number of elderly people experiencing depression. The purpose of this study was to determine the relationship between physical activity and the incidence of depression in the elderly. The research method uses an analytic survey with a cross sectional approach. This research was conducted from March to April 2023 in Manggarai Regency. The population in this study were residents of Manggarai Regency aged ≥60 years. The research sample was selected using a non-probability sampling technique, namely purposive sampling with a total sample of 195 elderly people. The instrument used in this study was the Physical Activity Scale for Elderly (PASE) by Washburn and the elderly depression questionnaire was measured using the Geriatric Depression Scale (GDS). The data analysis used was the Spearman Correlation test using the SPSS application. The results showed that most of the respondents had moderate physical activity, 147 elderly people (74.2%), and most of the elderly who experienced depression were in the mild depression category, 98 people (50.3%). The results of the bivariate analysis showed a p value of 0.002. This shows that there is a significant relationship between physical activity in the elderly and the incidence of depression. It is hoped that the elderly can still carry out physical activities in the form of gymnastics and daily physical activities carried out independently.   Keywords: Physical activity, depression, elderly   ABSTRAK Aktifitas fisik meliputi latihan, olahraga, dan aktivitas fisik yang dilakukan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, pekerjaan atau transportasi aktif.  Aktifitas fisik dikaitkan dengan peningkatan kesehatan mental , memberlambat timbulnya demensia , dan meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan. Namun kesadaran akan pentingnya aktifitas fisik yang kurang dikalangan lansia berakibat pada makin banyaknya jumlah lansia yang mengalami depresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian depresi pada lansia. Metode penelitian menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tahun bulan Maret sampai dengan April 2023 di Kabupaten Manggarai. Populasi dalam penelitian ini adalah penduduk Kabupaten Manggarai dengan usia ≥60 tahun. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 195 lansia. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Physical Activity Scale for Elderly (PASE) oleh Washburn dan kuesioner depresi lansia diukur menggunakan Geriatric Depression Scale (GDS). Analisis data yang digunakan adalah uji Korelasi Spearman menggunakan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menujukkan sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik dengan katagori cukup sebanyak 147 lansia (74,2%), dan lansia yang mengalami depresi sebagian besar berada pada katagori depresi ringan sebanyak 98 orang(50,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan p value 0,002. Hal ini menujukkan adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik pada lansia dengan kejadian depresi. Diharapkan lansia tetap dapat melakukan aktivitas fisik baik berupa senam maupun aktivitas fisik harian yang dilakukan secara mandiri. Kata Kunci : Aktivitas fisik, depresi, lansia
EVALUASI KETERSEDIAAN FASILITAS KESEHATAN YANG MEMADAI TERHADAP PENCAPAIAN REVOLUSI KIA DI MANGGARAI Fransiska Nova Nanur; Silfia Angela Norce Halu; Enjelina Juita
Jurnal Kebidanan VOLUME 12. No.01, JUNI 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v12i01.367

Abstract

ABSTRAKRevolusi KIA merupakan salah satu terobosan pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rangka mempercepat penurunan kematian ibu dan bayi dengan cara luar biasa melalui persalinan pada fasilitas kesehatan yang memadai dan siap 24 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketersediaan fasilitas kesehatan memadai yang meliputi kuantitas dan kualitas tenaga kesehatan, ketersediaan sarana fisik, obat dan peralatan kesehatan serta pembiayaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam pada 15 partisipan kunci yang meliputi kepala bidang kesehatan masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, kepala puskesmas, bidan, masyarakat (ibu nifas). Data dianalisis secara thematic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai untuk mendukung kebijakan revolusi KIA di Kabupaten Manggarai belum optimal seperti jumlah dokter yang sangat terbatas, kualitas tenaga kesehatan yang belum memadai, belum semua fasilitas kesehatan memiliki fasilitas rumah tunggu persalinan, peralatan kesehatan yang masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan komitmen pemerintah Kabupaten Manggarai untuk terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga kesehatan, merekrut tenaga dokter, menyediakan rumah tunggu persalinan dan mengalokasikan anggaran yang cukup untuk pembiayaan kesehatan. Kata Kunci : Revolusi, KIA, Fasilitas, kesehatan, memadai   THE EVALUATION OF THE AVAILABILITY OF GOOD HEALTH FACILITIES TO SUPPORT THE REVOLUSI KIA PROGRAM IN MANGGARAI ABSTRACTRevolusi KIA is one of the programs of Nusa Tenggara Timur Province (NTT) aim at decreasing the maternal and infant mortality by providing the good health facilities for 24 hour service. This research aims to evaluate the availability of the good health facilities by looking at some aspects such as the quantity and quality of professional health, the availability of physical buildings, medicine, medical tools and finance. This research uses qualitative model by depth interview with 15 key informants from varied background like health public health office of Manggarai Regency, the head of Puskesmas, midwife and puerperal mother. Data analyzed thematically. The result shows that from the side of providing the good health facilities, the Revolusi KIA Program of Manggarai Regency has not run optimally in decreasing the maternal and infant mortality. In indicates through the lack of doctors, the bad quality of health workers, lack of maternity waiting house and the limit of medical tools. Therefore, the local government must seriously improve the quality of health workers, increase the number of doctors, provide the maternity waiting house and allocate the enough budget for health financing.  Keyword : Revolusi, KIA, facilities, health