Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMEROLEHAN KALIMAT TANYA BAHASA INDONESIA PADA ANAK USIA DINI Silviany, Irma Yulita
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i1.35-43

Abstract

Proses pemerolehan bahasa anak melalui cara yang unik. Pada fase anak usia dini, anak akan terus menggali potensi bahasa dari lingkungan sekitar. Ketika, anak mengajukan pertanyaan, mereka meningkatkan pemahaman mereka tentang suatu hal yang mereka dapatkan dari bertanya, proses berpikir, dan juga keterlibatan mereka dalam percakapan. Selain itu, anak dapat memenuhi kebutuhan anak mengenai informasi dapat mereka tuntaskan dengan bertanya. Anak usia dini dalam penelitian ini khususnya telah mengetahui beragam fungsi bahasa. Salah satu fungsi bahasa yang digunakan oleh anak pada usia dini menurut Halliday ialah fungsi instrumental, yakni penggunaan bahasa untuk memenuhi kebutuhannya. Oleh sebab itu, penelitian ini untuk mendeskripsikan pemerolehan kalimat tanya dalam bahasa Indonesia pada anak usia dini. Jenis penelitian mengaplikasikan metode analisis deskriptif. Data yang ingin diperoleh dalam penelitian ini adalah data berupa kalimat tanya bahasa Indonesia secara komprehensif yang disampaikan oleh anak usia dini. Studi ini mengungkap kemampuan anak usia 5 (lima) tahun telah memperoleh kemampuan dalam menggunakan kalimat tanya melalui berbagai strategi dan pola yang bervariasi tergantung dengan siapa petuturnya. Anak telah mampu melaksanakan untuk pertanyaan ‘apa’ dan ‘mana’ atau jika dipadankan dalam bahasa Inggris disebut dengan WH-Questions, serta mampu mengintegrasikannya dalam sebuah kalimat tanya. Anak sudah mampu mengkonfirmasi ulang mengenai suatu informasi yang masih dianggapnya ragu dengan menggunakan kata ‘iya kan’ dan ‘bener kan’ dengan intonasi bertanya. Anak usia dini sudah mampu memilah kalimat tanya tergantung dari siapa lawan tuturnya. 
FROM THEORY TO PRACTICE, IDENTIFYING GAPS IN ISLAMIC INVESTMENT IN INDONESIA AND ITS IMPLICATIONS FOR INTERNATIONAL BUSINESS STRATEGY Akhmad Yusup; Zia Firdaus Nuzula; Irma Yulita Silviany
Jurnal Manajemen dan Bisnis Performa Vol. 22 No. 1 (2025)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v22i1.5862

Abstract

In an era where ethical investment is gaining unprecedented traction, the potential of Islamic finance remains largely untapped, particularly in Indonesia, the world's largest Muslim-majority country. This study investigates the gaps in Islamic investment practices in Indonesia and their implications for international business strategy. The research aims to explore the discrepancies between theoretical frameworks of Islamic finance and their practical application, emphasizing the role of financial literacy, socio-cultural influences, and regulatory challenges. Utilizing a systematic literature review methodology, the study synthesizes existing literature to identify key themes and gaps in the current understanding of Islamic finance in Indonesia. The findings reveal a significant disconnect between the ideals of Islamic finance and their implementation, highlighting the necessity for enhanced financial literacy programs and a robust regulatory framework to foster investor confidence. Additionally, the study underscores the importance of aligning investment products with the cultural and ethical values of Indonesian investors. The implications of these findings are twofold: they contribute to the theoretical discourse on Islamic finance and provide practical recommendations for financial institutions and policymakers. This research serves as a foundational step toward a more nuanced understanding of Islamic investment in Indonesia, paving the way for future studies that address the identified gaps.