Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengaruh Karakteristik Pekerjaan, Kepuasan Kerja terhadap Komitmen Karyawan Melalui Kedisiplinan Omia Crefioza; Ai Elis Karlinda; Nia Nadilla
Journal of Economics and Management Scienties Volume 8 No. 1, December 2025
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jems.v8i1.308

Abstract

Dalam lingkungan kerja yang terus berubah, memahami faktor-faktor yang mampu membangun komitmen karyawan menjadi semakin penting bagi organisasi. Komitmen tidak muncul begitu saja, ia dipengaruhi oleh bagaimana pekerjaan dirasakan, seberapa puas karyawan dalam menjalani perannya, serta bagaimana kedisiplinan terbentuk dalam aktivitas kerja sehari-hari. Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan di antara variabel-variabel tersebut pada Bank BPR Koto Baru Tanah Datar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner menggunakan teknik sampel jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan path analysis berbasis Partial Least Squares (PLS), yang mencakup pengujian outer model, inner model, serta uji hipotesis, dengan bantuan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pekerjaan serta kepuasan kerja sama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan. Karakteristik pekerjaan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen karyawan, sedangkan kepuasan kerja memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan. Kedisiplinan ditemukan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen karyawan. Selain itu, karakteristik pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen karyawan melalui kedisiplinan sebagai variabel intervening. Namun, pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen karyawan melalui kedisiplinan menunjukkan hasil positif tetapi tidak signifikan.
Pengaruh Efektivitas Kerja, Efisiensi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Work Life Balance Sebagai Variabel Intervening Padasekretariat Daerah Kabupaten Pasaman Rahmalia Farah Diza; Hilda Mary; Nia Nadilla
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of work effectiveness and work efficiency on employee performance with work life balance as an intervening variable at the Regional Secretariat of Pasaman Regency. The research applies a quantitative approach using a survey method through questionnaires distributed to 105 respondents. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling based on Partial Least Square (SEM-PLS) with SmartPLS software. The results indicate that work effectiveness has a positive and significant effect on work life balance and employee performance. Work efficiency has a negative and insignificant effect on work life balance and employee performance. Work life balance has a positive and significant effect on employee performance. Indirectly, work effectiveness significantly influences employee performance through work life balance, while work efficiency does not show a significant indirect effect. The contribution value of work effectiveness and work efficiency to work life balance is 86.4%, and to employee performance is 63.9%. These findings emphasize that improving work effectiveness and maintaining work life balance are key factors in enhancing employee performance in government institutions.
Pengaruh Kepemimpinan Dan Work Life Balance , Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Produktivitas Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Pariaman Resha Aulia Putri; Hilda Mary; Nia Nadilla
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze and examine the influence of Leadership and Work-Life Balance on Employee Performance through Work Productivity as an intervening variable at the Regional Secretariat of Padang Pariaman Regency. This research employed a quantitative approach using a survey method. The population consisted of all employees of the Regional Secretariat of Padang Pariaman Regency, with a total sample of 108 respondents obtained through a saturated sampling technique. Data were collected using questionnaires that had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Square (PLS) with SmartPLS 3.0 software. The results indicate that Leadership has a positive and significant effect on Work Productivity. Work-Life Balance also has a positive and significant effect on Work Productivity. Furthermore, Leadership and Work-Life Balance each have a positive and significant effect on Employee Performance. Work Productivity has a positive and significant effect on Employee Performance. Additionally, Work Productivity successfully mediates the relationship between Leadership and Work-Life Balance on Employee Performance. The R-Square value shows that the contribution of Leadership and Work-Life Balance to Work Productivity is 0.818 or 81.8%, while their contribution to Employee Performance is 0.762 or 76.2%. This study implies that improving leadership quality and implementing an effective work-life balance can enhance work productivity, which ultimately improves employee performance within the Regional Secretariat of Padang Pariaman Regency.
Analisis Pengaruh Beban Kerja Dan Technostressterhadap Kinerja Karyawan Dengan Motivasi Sebagaivariabel Intervening Pada Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. HB Saanin Padang Zahra Khairina; Vicky Brama Kumbara; Nia Nadilla
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of workload and technostress on employee performance with work motivation as an intervening variable at Prof. Dr. HB Saanin Mental Hospital, Padang. This research was motivated by fluctuations in organizational performance achievement, increasing demands for mental health services, and the implementation of hospital digital systems that potentially create technology-based work pressure. This study employed a quantitative approach using a survey method. The population consisted of all employees at Prof. Dr. HB Saanin Mental Hospital, Padang, with a total sample of 80 respondents selected through purposive sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Square (PLS). The results indicate that: (1) workload has a positive and significant effect on employee performance, (2) workload has a positive and significant effect on work motivation, (3) technostress has no significant effect on employee performance, (4) technostress has no significant effect on work motivation, (5) work motivation has a positive and significant effect on employee performance, (6) work motivation is able to mediate the effect of workload on employee performance, and (7) work motivation is not able to mediate the effect of technostress on employee performance. These findings suggest that workload management and enhancement of work motivation are crucial factors in improving employee performance in mental hospitals, while technostress was not proven to have a significant influence in this study.
Strategi Pengembangan Sistem Penjualan untuk Meningkatkan Kompetensi dan Kinerja Sumber Daya Manusia Nadilla, Nia; Sari, Marta Widian; Sari, Selvi Yona
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i1.1649

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Namun, masih banyak UMKM yang menghadapi permasalahan berupa sistem penjualan yang belum terstruktur serta keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, sehingga berdampak pada kinerja usaha. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan sistem penjualan yang terstruktur dan berbasis digital sederhana guna meningkatkan kompetensi dan kinerja sumber daya manusia pada UMKM Panukuik Abi Lubuk Minturun. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan melalui observasi dan wawancara, perancangan sistem penjualan, pelatihan dan simulasi, pendampingan implementasi, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem penjualan yang dikembangkan mampu meningkatkan kerapian dan akurasi pencatatan transaksi, mendorong pemanfaatan teknologi digital, serta meningkatkan efektivitas dan keterukuran kinerja sumber daya manusia. Selain itu, pelatihan dan pendampingan memberikan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam mengelola data penjualan untuk mendukung pengambilan keputusan usaha. Dengan demikian, pengembangan sistem penjualan berbasis digital yang sederhana dan aplikatif terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi dan kinerja sumber daya manusia UMKM, serta berpotensi diterapkan pada UMKM sejenis secara berkelanjutan.
Penerapan Training Multi Divisi dalam Menghadapi Keterbatasan Karyawan Nia Nadilla; Selvi Yona Sari; Selvi Zola Fenia
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 4 No 1 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The shortage of human resources has become one of the major challenges faced by organizations in maintaining operational effectiveness and service quality. Companies with a limited workforce are required to optimize employee competencies through adaptive and sustainable development programs. This community service activity aimed to improve employee flexibility and work effectiveness by implementing multi-division training. The program was conducted using participatory methods, including needs assessment, training implementation, simulations, mentoring, and evaluation. Employees were equipped with cross-functional competencies, enabling them to understand and perform basic tasks across different divisions. The evaluation results indicated improvements in employees' knowledge, technical skills, teamwork, communication, and adaptability. Furthermore, participants demonstrated increased confidence in handling additional responsibilities during workforce shortages. The implementation of multi-division training proved to be an effective strategy in enhancing organizational resilience, improving operational efficiency, and preparing employees to face dynamic work environments. Therefore, organizations are encouraged to integrate cross-functional training into their human resource development strategies to support sustainable organizational performance.
Green Consciousness dalam Meningkatkan Emotional Attachment dan Customer Loyalty Coffee Shop Omia Crefioza; Nia Nadilla
Solusi Vol. 24 No. 3 (2026): July
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i3.14701

Abstract

Peningkatan kesadaran akan isu lingkungan hidup (Green Consciousness) semakin menjadi perhatian utama masyarakat, termasuk konsumen di industri kopi. Di Indonesia, tren konsumsi kopi semakin berkembang, terutama di kota-kota besar. Tak hanya itu, pertumbuhan coffee shop juga berjamuran di Kota Padang. Banyak konsumen kini tidak hanya mencari kualitas kopi, tetapi juga mencari pengalaman yang sesuai dengan nilai-nilai keberlanjutan, etika, dan ramah lingkungan. Praktik-praktik “green”, seperti penggunaan kemasan ramah lingkungan, pengelolaan sampah yang baik, dan produk yang berasal dari sumber yang berkelanjutan, menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. Namun, meskipun konsep keberlanjutan ini semakin banyak diterapkan oleh coffee shop, belum banyak penelitian yang secara spesifik mengkaji hubungan antara Green Consciousness   dengan Emotional Attachment dan Customer Loyalty di industri kopi. Emotional Attachment antara konsumen dengan brand dapat meningkatkan loyalitas mereka, yang pada akhirnya mendorong perusahaan untuk tetap kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Green Consciousness   dalam praktik bisnis coffee shop dapat meningkatkan Emotional Attachment dan Customer Loyalty, khususnya di kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen coffee shop yang sudah menerapkan konsep ramah lingkungan di Kota Padang.  Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS.