Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

HAMBATAN GURU BIOLOGI: ANALISIS PEMANFAATAN MEDIA INFORMASI DAN TEKNOLOGI PADA IMPLEMENTASI STANDAR PROSES Kisminanti, Dela; Auliandari, Lia; Dewiyeti, Susi; Fadillah, Etty Nurmala; Wijayanti, Tutik Fitri
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 6, No 1 (2022): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v6i1.4780

Abstract

Standar proses ditujukan pada kegiatan perencanaan dan pelaksanaan proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta meningkatkan keterampilan sumber daya manusia dalam paradigma pembelajaran Abad 21.  Salah satu kompetensi Abad 21 adalah keterampilan dalam menguasai media informasi dan teknologi. Tujuan penelitian adalah mengetahui hambatan guru biologi dalam implementasi standar proses Kurikulum 2013 terkait dengan pemanfaatan media informasi dan teknologi. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sampel penelitian adalah guru biologi yang mengajar di SMA negeri dan swasta terakreditasi A, B dan C  di Kecamatan Seberang Ulu II Palembang. Kuesioner sebagai instrumen penelitian didukung dengan dokumentasi (silabus dan RPP). Analisis data menggunakan model Miles & Huberman (2009) dengan tahap: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan hambatan guru biologi terkait pemanfaatan media informasi dan teknologi terdapat pada aspek perencanaan maupun pelaksanaan pembelajaran. Hambatan pada aspek perencanaan adalah dalam pengembangan silabus pembelajaran dan RPP, integrasi lebih dari satu macam peralatan teknologi informasi dan komputer (TIK) untuk keperluan belajar, pengembangan produk digital sebagai sumber belajar, dan perpaduan berbagai macam perangkat TIK untuk keperluan sumber belajar. Hambatan pada aspek pelaksanaan meliputi pembiasaan peserta didik dalam memanfaatkan TIK untuk mengakses materi pelajaran dan penggunaan TIK untuk komunikasi guru dan peserta didik. Process standards are aimed at planning and implementing learning processes to improve the quality of education and improve human resource skills in the 21st Century learning paradigm. One of the 21st Century competencies is skill in mastering information media and technology. The purpose of the study was to find out the obstacles of biology teachers in implementation of process standards of Curriculum  2013 related to the utilization of information media and technology. The study method was descriptive qualitative. The samples were biology teachers who teach at public and private high schools accredited A, B and C in Seberang Ulu II District, Palembang. Questionnaire as research instrument was supported by documentation (syllabus and lesson plans). The data analysis used Miles & Huberman (2009) model with the following stages: data reduction, data presentation and conclusion. The study results showed that the obstacles of biology teachers related to the utilization of information and technology media were in the planning and implementation aspects of learning. The obstacles in planning aspect were the development of the learning syllabus and lesson plans, the integration of more than one type of information technology and computer (ICT) equipment for learning purposes, the development of digital products as learning resources, and the combination of various kinds of ICT tools for the learning resources. The obstacles in implementation aspect included the habituation of students in using ICT to access subject matter and the use of ICT for teacher and student communication. 
Kajian Instrumen Tes Biologi Kelas X Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Terintegrasi Nilai-Nilai Islam Wulandari, W; Nawawi, Sulton; Wijayanti, Tutik Fitri; Abadi, Suyud
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 10 No 2 (2019): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosfer.v10i2.5327

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui jumlah persentase dan kajian perindikator keterampilan berpikir kritis terintegrasi nilai Islam pada instrumen tes biologi kelas X di SMA berbasis Islam. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sampel yang digunakan soal ulangan akhir semester (UAS) ganjil di SMA Berbasis Islam di Wilayah Seberang Ulu Kota Palembang. Teknik analisis data menggunakan teknik persentase. Hasil yang diperoleh dari analisis soal ulangan akhir semester (UAS) biologi semester ganjil tahun ajaran 2017/2018 adalah terdapat 5 indikator keterampilan berpikir kritis yang diterapkan pada instrumen soal dengan kategori kurang yang terdiri dari interpretasi (7,02%), analisis (1,89%), evaluasi (0%), inferensi (5,52%), penjelasan (11,37%), dan pengaturan diri (1,75%), serta Integrasi nilai Islam (0%), dan indikator keterampilan berpikir kritis ini dikategorikan kurang karena terdapat 2 sekolah menggunakan soal yang mengambil dari buku paket dan LKPD yang biasa digunakan pada proses pembelajaran
Analisis pelaksanaan penilaian hasil belajar biologi siswa SMA se-Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten OKI pada masa pandemi Covid-19 Untari, Untari; Wijayanti, Tutik Fitri; Hidayat, Saleh
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v5i2.49

Abstract

Pada saat terjadi pandemi Covid-19 beredarnya surat edaran bahwa pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara daring dari rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan penilaian hasil belajar biologi siswa SMA se-Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan pada masa pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel penelitian terdiri atas 2 kepala sekolah, 2 guru biologi, 113 peserta didik UPT SMAN 12 OKI dan 45 peserta didik UPT SMAN 25 OKI. Pengumpulan data menggunakan wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Model Miles and Huberman. Hasil penelitian ini diperoleh data sebagai berikut: (1) Penilaian sikap menggunakan teknik observasi, penilaian pengetahuan menggunakan teknik tes tertulis dan penugasan, penilaian keterampilan menggunakan teknik penilaian praktik, proyek dan produk, (2) Penilaian sikap dilakukan menggunakan aplikasi WhatsApp, penilaian pengetahuan dilakukan menggunakan aplikasi WhatsApp, Google form dan Google classroom, penilaian keterampilan dilakukan menggunakan aplikasi WhatsApp, (3) Hambatan dalam penilaian adalah sulitnya menilai aspek sikap serta tidak semua aspek sikap dapat diamati dan dinilai secara daring, peserta didik susah mengumpulkan tugas, peserta didik terlambat bahkan tidak mengumpulkan tugas. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan penilaian hasil belajar biologi siswa SMA se-Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten OKI pada masa pandemi Covid-19 dilakukan secara daring.
Education on the use of natural ingredients as medicine and making hand sanitizer Astriani, Meli; Wijayanti, Tutik Fitri; Hidayat, Saleh; Aseptianova, Aseptianova; Saputri, Wulandari; Antika, Rindi Novitri
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.12632

Abstract

Background: Biodiversitas tumbuhan di Indonesia dikenal sangat tinggi dan terbesar di dunia karena berada dalam Kawasan Malesia. Sebanyak 300 spesies tumbuhan digunakan untuk pengobatan tradisional. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan edukasi pemanfaatan tanaman sebagai obat, memanfaatkan bahan alam menjadi handsanitizer, dan sosialisasi pentingnya mencuci tangan bagi Masyarakat. Metode: Pengabdian ini dilakukan kolaborasi antara narasumber dengan mahasiswa KKN dan Masyarakat. Metode meliputi tiga tahapan yaitu penyampaian materi, demonstrasi dengan penanyangan video, diskusi dan evaluasi. Hasil: Pembuatan handsanitizer dengan konsentrasi daun sirih di atas 15% sama dengan etanol sebagai alternatif yang dapat dilakukan untuk pemakaian sendiri. Kegiatan edukasi ini juga menunjukkan kepuasan peserta berkaitan dengan materi kegiatan merupakan hal baru sebesar 96%, kepuasan dengan materi yang dijelaskan 47,4% (sangat puas), 45,4% (puas), 1,09% (cukup puas). Efisien waktu pengabdian yang dilakukan sebesar 98,15% menyatakan seimbang antara materi dan tugas). Kesimpulan: Edukasi pemanfaatan tanaman obat dan handsanitizer memberikan pengetahuan kepada peserta tentang pemanfaatan tanaman kelor sebagai obat, pembuatan handsanitizer dari daun sirih, dan menerapkan cuci tangan dengan sabun yang baik dan benar.
Pemanfaatan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) Untuk meningkatkan nilai gizi, kesehatan, kepedulian dan profil pelajar pancasila Aseptianova, Aseptianova; Hastiana, Yetty; Abadi, Suyud; Nuraini, Nita; Wijayanti, Tutik Fitri
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.13841

Abstract

Background: Tanaman obat keluarga (TOGA) atau apotek hidup, dapat dibudidayakan untuk menunjang peningkatan kesehatan, pendapatan, serta diolah menjadi berbagai jenis produk yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Namun, fakta menunjukkan masih banyak masyarakat termasuk siswa belum dapat memanfaatkan peluang Usaha kecil menengah terkait TOGA. Penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan mengenai bagaimana teknik pengolahan dan pemasaran TOGA. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa terkait pemanfaatan TOGA dan mendukung profil pelajar pancasila siswa SMA YWKA Palembang. Metode: Mitra dalam kegitatan pengabdian ini adalah SMA YWKA Palembang, terdiri atas 12 orang guru, 20 siswa, dan 9 orang tim pengabdian dari Universitas Muhammadiyah Palembang (5 dosen dan 4 mahasiswa). Kegiatan ini dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, dan refleksi (angket dan tes dengan soal pilihan ganda). Hasil: Angket kepuasan peserta berada pada kriteria baik sekali, hal ini juga didukung hasil tes terkait pengetahuan peserta yang diperoleh nilai rata-rata 80,21. Kesimpulan: Kegiatan ini membantu siswa dan guru memahami tanaman obat keluarga (TOGA), manfaat, dan berbagai produk olahan TOGA, serta mendukung profil pelajar siswa khususnya pada tema gaya hidup berkelanjutan, kearifan lokal, dan kewirausahaan.