Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Penalaran Ilmiah Mahasiswa Calon Guru Fisika dalam Pembelajaran Daring Wilujeng, Indrawati; Wibowo, Hari Anggit Cahyo
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 1 No. 02 (2021): Artikel Riset Edisi Agustus 2021
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.909 KB) | DOI: 10.47709/educendikia.v1i2.1025

Abstract

Latar belakang: Salah satu dampak pandemi yaitu bergesernya pembelajaran tatap muka ke pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan level penalaran ilmiah mahasiswa calon guru fisika dalam pembelajaran daring. Metode penelitian: Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Instrumen penelitian ini yaitu Classroom Test Scientific Reasoning (CTSR) yang telah dikembangkan oleh Anton E. Lawson. Tes terdiri dari 12 pasang soal (jawaban dan alasan) yang mewakili 12 indikator penalaran ilmiah. Analisis dilakukan terhadap hasil tes untuk mengetahui level penalaran ilmiah dan ketercapaian indikator pada masing-masing level. Hasil penelitian: Berdasarkan analisis didapatkan bahwa mahasiswa yang berada pada kelompok level operasional konkret sebanyak 46,15%, sedangkan kelompok transisional sebanyak 53,85%. Pada kelompok level operasional konkret, hanya ada dua indikator yang memiliki persentase relatif tinggi yaitu indikator 1 (konservasi berat) dan 5 (identifikasi dan kontrol variabel). Pada kelompok level transisional, hanya ada empat indikator yang memiliki persentase relatif rendah yaitu indikator 6 (identifikasi dan kontrol variabel dan berpikir probabilistik), 7 (identifikasi dan kontrol variabel dan berpikir probabilistik tingkat lanjut), 11 (berpikir hipotetik-deduktif), dan 12 (bernalar hipotetik-deduktif). Kesimpulan: Penalaran ilmiah mahasiswa calon guru fisika dalam pembelajaran daring hanya berada pada level operasional konkret dan transisional. Hal tersebut tidak sesuai dengan teori perkembangan anak.
Development of CTIL Model Textbooks Based on H5P Application to Improve Students' Critical Thinking Skills Hasyim, Faiz; Wibowo, Hari Anggit Cahyo; Wilujeng, Indrawati; Anwar, Mohammad Syaiful
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v8i3.13566

Abstract

21st Century Skills are key competencies crucial for students to thrive and succeed in the future. Critical thinking skills are one of the urgent 21st-century skills. Students' critical thinking skills must be trained with the right learning models and textbooks. This study aims to develop a valid and practical H5P-based Critical Thinking-Independent Learning (CTIL) textbook to improve students' critical thinking skills. The research instruments were textbook validation sheets and textbook readability questionnaires. The data analysis used quantitative descriptive techniques. Quantitative descriptive analysis was carried out on the results of experts' validation and the textbook readability questionnaire. Based on the results of the research conducted, it was found that the validation result from the material expert was 3.81 in the very valid category, from the language expert was 3.80 in the very valid category, and from the media expert was 3.23 in the valid category. The results of the textbook readability questionnaire stated that the textbook was easy to understand, easy to use, and interesting, and students enjoyed using the H5P-based CTIL textbook with an average percentage of 82% in the very high category. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the developed H5P-based CTIL textbook is valid and practical. Further research can be conducted by empirically testing the H5P-based CTIL textbook to determine its practicality in science learning broadly.
Desain Laboratorium Based Learning dalam Pembelajaran Fisika Dasar Wilujeng, Indrawati
Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL INOVASI PENDIDIKAN FISIKA VOL 1 NO. 2 2018
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/

Abstract

Fisika dasar merupakan mata kuliah yang wajib ditempuh setiap mahasiswa jurusan Fisika, baik murni maupun terapan. Capaian pembelajaran yang diharapkan yaitu mahasiswa mampu menguasai konsep, memiliki pengetahuan operasional, dan memiliki sikap ilmiah yang baik. Laboratorium based learning (pembelajaran berbasis laboratorium) merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan aspek kognitif, psikomotor, dan afektif secara sekaligus sebagaimana dengan capaian pembelajaran yang ingin dicapai. Model pembelajaran ini sangat sesuai jika diterapkan dalam pembelajaran fisika dasar, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami konsep, namun juga mengasah keterampilan dan sikap ilmiahnya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi desain pembelajaran fisika dasar tingkat universitas dengan menggunakan model laboratorium based learning. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur. Berdasarkan studi literatur yang dilakukan, diketahui bahwa desain laboratorium based learning yang tepat untuk diterapkan pada pembelajaran fisika dasar harus memenuhi minimal lima komponen, antara lain dosen, mahasiswa, materi, media pembelajaran, dan diktat (yang terintegrasi dengan modul praktikum). 
Pengembangan Buku Ajar Fisika Matematika Berbasis Kajian Kritis Materi Fisika Sekolah dan Integrasi NilaiNilai Karakter Wilujeng, Indrawati; Permatasari, Indhah
Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya Vol. 2 No. 2 (2019): JURNAL INOVASI PENDIDIKAN FISIKA VOL 2 NO. 2 2019
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar fisika matematika berbasis kajian kritis materi fisika sekolah dan nilai-nilai karakter. Rancangan penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4D (four-D model) yang terdiri dari empat tahap, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu telaah dan validasi dari para ahli, serta penilaian dari mahasiswa. Validasi buku ajar melibatkan tiga ahli, yaitu ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Sedangkan uji coba terbatas terhadap buku ajar melibatkan 14 mahasiswa prodi Pendidikan Fisika STKIP Al Hikmah. Selanjutnya, data yang telah diperoleh akan dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis tersebut, didapatkan hasil kelayakan dari aspek materi sebesar 83,33%, aspek media sebesar 94,35%, dan aspek bahasa sebesar 80%. Sedangkan hasil penilaian mahasiswa terhadap buku ajar yang dikembangkan menyatakan bahwa buku ajar terbaca dengan jelas dan mudah dipahami. Dari hasil analisis tersebut, maka buku ajar yang telah dikembangkan dapat dikatakan layak digunakan. 
Pengembangan Media E-Book Interaktif Melalui Strategi Mind Mapping pada Materi Pokok ‎Listrik Dinamis untuk SMA Kelas X Wilujeng, Indrawati; Mulyaningsih, Sri
IPF: Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 2 (2013): Vol. 2 No. 2 Tahun 2013
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dikembangkan media e-Book interaktif melalui strategi Mind Mapping pada materi pokok listrik dinamis untuk SMA kelas X. Penelitian pengembangan ini menggunakan model 4-D (four-D Models) yang dikemukakan oleh Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahap pengembangan yaitu define, design, develop, dan disseminate. Namun dalam penelitian ini hanya dibatasi sampai pada tahap pengembangan (develop). Subjek penelitian ini adalah media e-Book interaktif melalui strategi Mind Mapping pada materi pokok listrik dinamis untuk SMA kelas X yang diujicobakan secara terbatas pada 12 siswa SMA Kelas X. Instrumen yang digunakan adalah lembar telaah, lembar validasi, lembar observasi, lembar angket respon siswa, dan lembar tes siswa. Metode pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan informasi tentang pendapat guru fisika, dosen, dan siswa terhadap media e-Book interaktif yang dikembangkan menggunakan instrumeninstrumen di atas. E-Book yang dikembangkan dalam penelitian pengembangan dikatakan layak apabila memperoleh persentase ≥ 61%. Hasil analisis data penelitian terhadap aspek kelayakan media diperoleh persentase sebesar 89,47%, sedangkan dari aspek kelayakan materi diperoleh persentase sebesar 94,29%. Berdasarkan angket respon siswa, media e-Book interaktif melalui strategi Mind Mapping mendapatkan persentase kelayakan sebesar 88,02%. Pemahaman siswa terhadap materi dalam media e-Book interaktif melalui strategi Mind Mapping ini sangat baik dengan nilai hasil tes semua siswa mencapai ≥75. Dengan demikian dapat diperoleh kesimpulan bahwa media e-Book interaktif yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Pengaruh Keterampilan dan Kesadaran Teknologi Informasi terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Selama Pandemi Covid-19 Wibowo, Hari Anggit Cahyo; Wilujeng, Indrawati
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 1 No. 02 (2021): Artikel Riset Edisi Agustus 2021
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v1i2.1024

Abstract

Latar belakang: Adanya pandemi Covid-19 berdampak pada dunia pendidikan. Pembelajaran yang sebelumnya dilaksanakan secara tatap muka langsung berubah menjadi pembelajaran daring. Keberhasilan pembelajaran daring tentunya tidak lepas dari peran teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh keterampilan dan kesadaran teknologi informasi mahasiswa calon guru terhadap prestasi belajar selama pembelajaran daring. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan mendasarkan pada kajian data kuantitatif. Pengambilan data kuantitatif dilakukan dengan teknik survai menggunakan instrumen angket keterampilan dan kesadaran teknologi informasi yang telah dinyatakan valid. Data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan korelasi linear (Person) untuk mengetahui adanya hubungan antar variabel. Analisis untuk memperoleh kesimpulan dilakukan dengan pendekatan induktif. Hasil penelitian: Pada penelitian ini telah dirumuskan empat aspek keterampilan teknologi informasi (functional skills, creativity, collaboration and communication, and find and select information) dan dua aspek kesadaran teknologi informasi (important, value-added). Berdasarkan analisis korelasi antara masing-masing aspek yang telah dirumuskan diperoleh bahwa nilai sig. (2-tailed) selalu > 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan antara keterampilan dan kesadaran teknologi informasi terhadap prestasi belajar mahasiswa. Kesimpulan: Keterampilan dan kesadaran teknologi informasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar mahasiswa selama perkuliahan daring. Hasil tersebut dikarenakan sistem penilaian yang komprehensif dan terintegrasi yang memadukan antara penilaian akademik, penialain interaksi edukatif, dan penilaian karakter. Keterampilan teknologi dan informasi hanya berpengaruh secara sempit kepada nilai matakuliah yang sesuai dengan aspek keterampilan teknologi informasi tersebut.
Penalaran Ilmiah Mahasiswa Calon Guru Fisika dalam Pembelajaran Daring Wilujeng, Indrawati; Wibowo, Hari Anggit Cahyo
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 1 No. 02 (2021): Artikel Riset Edisi Agustus 2021
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v1i2.1025

Abstract

Latar belakang: Salah satu dampak pandemi yaitu bergesernya pembelajaran tatap muka ke pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan level penalaran ilmiah mahasiswa calon guru fisika dalam pembelajaran daring. Metode penelitian: Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Instrumen penelitian ini yaitu Classroom Test Scientific Reasoning (CTSR) yang telah dikembangkan oleh Anton E. Lawson. Tes terdiri dari 12 pasang soal (jawaban dan alasan) yang mewakili 12 indikator penalaran ilmiah. Analisis dilakukan terhadap hasil tes untuk mengetahui level penalaran ilmiah dan ketercapaian indikator pada masing-masing level. Hasil penelitian: Berdasarkan analisis didapatkan bahwa mahasiswa yang berada pada kelompok level operasional konkret sebanyak 46,15%, sedangkan kelompok transisional sebanyak 53,85%. Pada kelompok level operasional konkret, hanya ada dua indikator yang memiliki persentase relatif tinggi yaitu indikator 1 (konservasi berat) dan 5 (identifikasi dan kontrol variabel). Pada kelompok level transisional, hanya ada empat indikator yang memiliki persentase relatif rendah yaitu indikator 6 (identifikasi dan kontrol variabel dan berpikir probabilistik), 7 (identifikasi dan kontrol variabel dan berpikir probabilistik tingkat lanjut), 11 (berpikir hipotetik-deduktif), dan 12 (bernalar hipotetik-deduktif). Kesimpulan: Penalaran ilmiah mahasiswa calon guru fisika dalam pembelajaran daring hanya berada pada level operasional konkret dan transisional. Hal tersebut tidak sesuai dengan teori perkembangan anak.