Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengembangan Evaluasi UASBN Bahasa Arab Dengan Media Wondershare Quiz Creator Nurul Fakhrin; Rifana Wahdi; Sri Wahyuni
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5, No. 1 Juni 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v5i1.3310

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di kelas IX C MTsN 9 Bantul. Dalam Pelaksanaan Evaluasi / ujian UASBN di MTsN 9 Bantul tidak mencakup empat kemahiran yang harus diuji dalam bahasa Arab dan menurut siswa soal ujian yang diberikan tidak menarik dan membosankan sehingga siswa seringkali tidak serius dalam mengerjakan soal ujian. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan spesifikasi media evaluasi wondershare quiz creator dalam Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) bahasa Arab di kelas IX C MTsN 9 Bantul, mengembangkan UASBN bahasa Arab dengan menggunakan media wondershare quiz creator di kelas IX C MTsN 9 Bantul dan untuk mendeskripsikan hasil pengembangan UASBN bahasa Arab dengan menggunakan media wondershare quiz creator di kelas IX C MTsN 9 Bantul. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau research and development (R & D yang mengacu pada model yang dikenalkan oleh Borg and Gall. Tehnik pengumpulan data melalui : 1) Observasi 2) tes 3) Angket. Teknik analisis data menggunakan analisis isi pembelajaran dan analisis deskriptif. Penelitian ini terbukti telah efektif, menarik dan valid dalam pengembangannya yang didasarkan pada hasil yang di dapat dari ahli materi 87,5% dan ahli media 92,36%, serta tanggapan siswa kelas IX C 82,57%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa proses pengembangan evaluasi UASBN Bahasa Arab dengan menggunakan media ini telah menyediakan aplikasi berupa media evaluasi yang disajikan di komputer. Media ini telah memenuhi unsur media yang baik dan benar. Hasil pengembangan ini telah mampu menjadikan media Wondershare Quiz Creator sebagai media untuk pelaksanaan evaluasi UASBN.
Pengaruh Penggunaan Media Video Lagu Bahasa Arab Dalam Pembelajaran Mufradat di Madrasah Aliyah Negeri 1 Payakumbuh Rifana Wahdi; Nurul Fakhrin
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5, No. 1 Juni 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v5i1.3213

Abstract

Penggunaan media sangat berpengaruh besar dalam proses dan hasil belajar peserta didik. Media Video Lagu Bahasa Arab merupakan salah satu media yang sangat menarik bagi peserta didik khususnya dalam pembelajaran mufradat pada mata pelajaran bahasa arab. Namun, masih banyak di antara guru pada zaman sekarang ini yang belum mampu memanfaatkan media dalam proses belajar mengajar. Penulis memilih penggunaan media video lagu bahasa arab dalam pembelajaran mufradat di Madrasah Aliyah Negeri 1 Payakumbuh karena masih banyaknya siswa yang malas dan tidak tertarik belajar dengan temuan sering izin dalam waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh penggunaan media video lagu bahasa arab dalam pembelajaran mufradat di Madrasah Aliyah Negeri 1 Payakumbuh Sumatera Barat. Setelah melakukan penelitian ini, peneliti menemukan bahwa pembelajaran mufradat menggunakan media video lagu bahasa arab sangat menarik perhatian peserta didik sehingga memudahkan untuk menghafal dan memahami mufradat serta membaiknya hasil belajar mereka.
Peningkatan Hasil Belajar PKN dengan Menggunakan Model Problem Based Learning di Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 07 Airpura Kabupaten Pesisir Selatan Sekar Harum Pratiwi; Ridania Ekawati; Nurul Fakhrin; Dini Susanti; Rifana Wahdi
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 5, No 2 (2022): Vol. 5, No. 2 Desember 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v5i2.3816

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SDN 07 Airpura Kabupaten Pesisir Selatan.Dalam pembelajaran peserta didik kurang aktif dalam berdiskusi.Oleh karena itu berakibat kepada rendahnya hasil belajar peseta didik. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan peningkatan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran PKN dengan menggunakan model Problem Based learning di kelas IV SDN 07 Airpura Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif.Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SDN 07 Airpura kabupaten pesisir selatan, dengan jumlah peserta didik 20 orang tahun ajaran 2020/2021.Penelitian dilaksanaan dua siklus, setiap siklus dua kali pertemuan dan penelitian ini menggunakan instrumen tes, observasi dan dokumentasi Keberhasilan penelitian ini terus meningkat dari siklus ke siklus. Hasil RPP siklus I 75%, pada siklus II 86,25%. Aspek guru siklus I 79,69% pada siklus II 87,51%. Aspek peserta didik siklus I 76,57% pada siklus II 84,38%. Hasil belajar dari siklus I 69,56% pada siklus II 80,09%. Dengan Demikian dapat disimpulkan bahwa model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Evolution of Islamic Legal Thought: From the Prophetic Era to Reform Movements Redi Zulpianto; Rifana Wahdi; Ahmad Lidra; Julhadi Julhadi
Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padngsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/multidisipliner.v13i1.18380

Abstract

This study aims to analyze the development of Islamic legal thought from the time of the Prophet Muhammad (saw) to the era of modern renewal. The research uses a qualitative approach with the library research method through the analysis of primary and secondary sources related to the history and dynamics of Islamic legal thought. The data collection technique is carried out through documentation, while the data analysis uses a descriptive-analytical method. The results of the study show that Islamic legal thought develops dynamically through the interaction between the text of revelation, rationality, and the socio-historical context of society. These developments can be seen in every phase of history, starting from the normative prophetic period, the time of the Companions who emphasized ijtihad, the phase of systematic codification of the fiqh school, to the modern reform movement that seeks to reconstruct Islamic law to be relevant to the development of the times. This study concludes that Islamic law has a flexible and adaptive character so that it is able to respond to social changes without abandoning the basic principles of sharia. The findings of this research are expected to enrich the study of Islamic philosophy and legal thought and become the foundation for the development of contextual ijtihad in the modern era.
Muhammadiyah Was Born in Java and Raised in Minangkabau: History, Intellectualism, and the Modern Islamic Movement Rifana Wahdi; Ali Amat; Ahmad Lidra; Ahmad Lahmi; Mursal Mursal
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 8, No 2 (2025):Vol. 8, No. 2 Desember 2025
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v8i2.7600

Abstract

The article Muhammadiyah Was Born in Java and Raised in Minangkabau: History, Intellectualism, and the Modern Islamic Movement discusses the history of the birth of Muhammadiyah as a Modern Islamic movement in Indonesia, focusing on Java as the birthplace and Minangkabau as the place of growth and development and the size of this organization. Muhammadiyah was founded by KH Ahmad Dahlan as a quick response to the condition of Muslims who were trapped in the practice of Tahayul, Bid'ah and Churafat (TBC), the weakness of the education system, the fading of religious thought and resistance to Dutch colonialism. Through qualitative analysis and a historical approach to various library sources, this research targets the causes of the birth, process of spread, acceptance and growth of Muhammadiyah in Minangkabau. The results of this research show that the social and intellectual conditions of Minangkabau society are very much in line with the spirit of reform or tajdid promoted by Muhammadiyah, such as the Islamic scientific tradition, the culture of going abroad for men, as well as the Minang philosophy, adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. This Minangkabau climate has supported the development of Muhammadiyah in Minangkabau, not only as an Islamic organization but also as an intellectual force, impacting educational reform, Islamic thought, and progressive Islam. Consequently, the phrase "Muhammadiyah was born in Java and grew up in Minangkabau" illustrates the historical process of complementarity between Muhammadiyah's ideas and local Minangkabau culture.Keywords: Muhammadiyah, Minangkabau, Intellectualism, Modern Islamic Movement
MANFAAT GERAKAN SHALAT TERHADAP KESEHATAN MUSKULOSKELETAL: TINJAUAN FISIOLOGIS Jeprinaldi; Rifana Wahdi; Heru Afrian; Ayu Ningsih Almirus
Suluah: Journal of Insight Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Suria Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salat merupakan ibadah wajib dalam Islam yang dilaksanakan secara berulang setiap hari dan melibatkan rangkaian aktivitas motorik berupa berdiri (qiyam), rukuk, bangkit dari rukuk, sujud, duduk, dan salam. Selain memiliki dimensi spiritual, rangkaian gerakan tersebut melibatkan berbagai kelompok otot dan persendian sehingga memiliki relevansi untuk dikaji dari perspektif fisiologi dan kesehatan muskuloskeletal. Artikel ini bertujuan menganalisis potensi manfaat gerakan salat terhadap kesehatan sistem muskuloskeletal berdasarkan perspektif fisiologis dan temuan penelitian ilmiah. Penelitian menggunakan metode literature review dengan menelaah artikel ilmiah mengenai salat, aktivitas fisik, biomekanika, fleksibilitas, keseimbangan, rentang gerak sendi, aktivitas otot, serta kesehatan muskuloskeletal. Hasil kajian menunjukkan bahwa gerakan salat melibatkan aktivitas berbagai kelompok otot ekstremitas bawah, batang tubuh, dan ekstremitas atas serta menghasilkan perubahan posisi sendi pada lutut, panggul, pergelangan kaki, dan tulang belakang. Gerakan rukuk dan sujud berpotensi memberikan stimulus terhadap mobilitas dan fleksibilitas tubuh, sedangkan perpindahan posisi secara berulang dapat melibatkan kontrol postural dan keseimbangan. Sejumlah penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara praktik salat dan fleksibilitas punggung bawah serta keterlibatan aktivitas otot selama gerakan salat. Namun demikian, salat tidak dapat secara otomatis disamakan dengan latihan fisik terstruktur karena intensitas, durasi, dan karakteristik gerakannya berbeda dengan rekomendasi aktivitas fisik. Oleh karena itu, manfaat muskuloskeletal salat lebih tepat dipahami sebagai potensi aktivitas gerak ringan yang dapat melengkapi, bukan menggantikan, aktivitas fisik dan latihan kebugaran yang direkomendasikan.
MANFAAT GERAKAN SHALAT TERHADAP KESEHATAN MUSKULOSKELETAL: TINJAUAN FISIOLOGIS Jeprinaldi; Rifana Wahdi; Heru Afrian; Ayu Ningsih Almirus
Suluah: Journal of Insight Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Suria Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salat merupakan ibadah wajib dalam Islam yang dilaksanakan secara berulang setiap hari dan melibatkan rangkaian aktivitas motorik berupa berdiri (qiyam), rukuk, bangkit dari rukuk, sujud, duduk, dan salam. Selain memiliki dimensi spiritual, rangkaian gerakan tersebut melibatkan berbagai kelompok otot dan persendian sehingga memiliki relevansi untuk dikaji dari perspektif fisiologi dan kesehatan muskuloskeletal. Artikel ini bertujuan menganalisis potensi manfaat gerakan salat terhadap kesehatan sistem muskuloskeletal berdasarkan perspektif fisiologis dan temuan penelitian ilmiah. Penelitian menggunakan metode literature review dengan menelaah artikel ilmiah mengenai salat, aktivitas fisik, biomekanika, fleksibilitas, keseimbangan, rentang gerak sendi, aktivitas otot, serta kesehatan muskuloskeletal. Hasil kajian menunjukkan bahwa gerakan salat melibatkan aktivitas berbagai kelompok otot ekstremitas bawah, batang tubuh, dan ekstremitas atas serta menghasilkan perubahan posisi sendi pada lutut, panggul, pergelangan kaki, dan tulang belakang. Gerakan rukuk dan sujud berpotensi memberikan stimulus terhadap mobilitas dan fleksibilitas tubuh, sedangkan perpindahan posisi secara berulang dapat melibatkan kontrol postural dan keseimbangan. Sejumlah penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara praktik salat dan fleksibilitas punggung bawah serta keterlibatan aktivitas otot selama gerakan salat. Namun demikian, salat tidak dapat secara otomatis disamakan dengan latihan fisik terstruktur karena intensitas, durasi, dan karakteristik gerakannya berbeda dengan rekomendasi aktivitas fisik. Oleh karena itu, manfaat muskuloskeletal salat lebih tepat dipahami sebagai potensi aktivitas gerak ringan yang dapat melengkapi, bukan menggantikan, aktivitas fisik dan latihan kebugaran yang direkomendasikan.