Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PERAN INSTRUKTUR DALAM PROSES PEMBELAJARAN KURSUS MENGEMUDI DI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) BORNEO SAMARINDA Opitasari Opitasari; Ridwan Ridwan; A. Ismail Lukman
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v3i1.1165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran instruktur dalam proses pembelajaran kursus mengemudi di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Borneo Samarinda, subjek penelitian didapat dari hasil pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dari data wawancara berupa narasumber dari penelitian ini terdiri dari pengelolah/penanggung jawab, Instruktur kursus mengemudi dan Peserta Kursus mengemudi. Subjek dari observasi berupa peneliti langsung ke Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Borneo Samarinda untuk mengamati langsung peran instruktur dalam proses pembelajaran kursus mengemudi. Selanjutnya subjek dari dokumentasi pada penelitian ini berbentuk tulisan dan foto yang di dapat pada saat observasi berlangsun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Peran instruktur sebagai Informator, Fasilitator, Motivator dan Evaluator. Pada proses pembelajaran yang mana langsung diikuti oleh peserta kursus dan didampingi oleh instruktur agar optimal dalam mengikuti pelatihan mengemudi. Kegiatan kursus mengemudi yang didukung oleh fasilitas yang memadai sebagai penunjang keberhasilan tujuan yang ditetapkan sebelumnya
Implementasi Program Pelatihan Menjahit Pakaian Wanita Bagi Peserta Didik Untuk Meningkatkan Kecakapan Hidup Di BPVP Kota Samarinda Ridwan Ridwan; Zaenab Hanim; Misnawati Misnawati; Murni Murni
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3154

Abstract

Training is a part of education which contains a short duration learning process and is organized in a systematic and structured manner. This training aims to identify training on the implementation of sewing women's clothing for students to improve life skills at BPVP Samarinda City. Research subjects obtained from the results of data collection in the form of interviews, observation and documentation. The subjects of the interview data in the form of resource persons from this study consisted of the heads of the women's clothing sewing department programs, training instructors and training participants in women's clothing sewing. This study uses a descriptive research method with a qualitative approach. The data collection techniques in this study used interview, observation and documentation techniques. While the data analysis techniques in this study used data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study include: The stages of training needs analysis using observation and field surveys according to what is needed as well as planning and preparing instructors as the basis for forming a training, so that training planning is a procedure to achieve a predetermined goal, and using the implementation training method is a process of implementing training, with the implementation of training methods can run optimally, and the next stage is training evaluation one of the tools used in assisting program planning and improving the training program, self-evaluation can be used as a level of effectiveness of a program. - Factors that influence the success of the training process selling women's clothing, namely the existence of instructors, training participants and facilities and infrastructure.
Analysis of Segmentation, Targeting, and Positioning (STP) Determination on Sales Volume at Cafe Teras Empang Parepare City Ilham Abu; Ridwan Ridwan
Fundamental and Applied Management Journal Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to assess and analyze whether the STP (Segmentation, Targeting, and Positioning) marketing strategy on the sales volume that has been implemented by Cafe Teras Empang in Parepare City has reached approximately one year (2021-2022). This type of research is descriptive quantitative. The population in this study were all employees of Cafe Teras Empang while the sample of this study were all 36 employees of Cafe Teras Empang as respondents using saturated sampling, which is a sampling technique when all members of the population are used as samples. The data collection techniques were carried out by means of questionnaires conducting interviews and questionnaires. While the data analysis technique used is to use Multiple Linear Regression Analysis using two statistical test methods, namely Simultaneous Test (Test f). Based on the results of research with statistical data analysis, the indicators in this study are valid and the variables are reliable. In the classical assumption test, it is proven that all indicators are normally distributed and there is a significant linear relationship between each independent variable and the dependent variable, for influence Segmentation, Targeting, and Positioning all have a positive direction and are not significant in their influence on the sales volume at Cafe Teras Empang in Parepare City.
Model Integrasi Pembelajaran Orang Dewasa dalam Pendidikan Kesetaraan: Studi pada PKBM Kedondong Muhammad Rizki; Norhidayat Norhidayat; Mustangin Mustangin; Ridwan Ridwan
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Mei 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v7i2.6145

Abstract

This study aims to analyze the implementation of andragogy principles in the Learning of the Package C Equality Program at Community Learning Centers (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Kedondong/PKBM Kedondong). The method used in this study is a qualitative method in order to adjust to the purpose of this research, which is to examine more deeply how to apply the principle of andragogy in the Package C Equality Program at PKBM Kedondong. The techniques used in collecting data were interviews with informants of Package C Equality Education Tutors, residents studying Package C Equality Education, and PKBM Kedondong managers. Data analysis techniques use Data Reduction, Data Presentation, and Conclusion Drawn. Data validity checks are carried out using triangulation techniques and sources. The results of the study show that the implementation of the principle of andragogy in the Package C Equality Education Program at PKBM Kedondong has gone well and is in accordance with the characteristics of adult students. The principle of need-to-know is applied to know what adult learners need. Self-Concept is the active involvement of adult learners in the learning process. Experience as a Learning Resource is used as a discussion material during the learning process. Learning Readiness is applied to conduct mapping in order to find out the ability and how ready adult students are to learn. A Learning Orientation Centered on Real problems that adult learners are facing. And Internal Motivation is applied as a reference for educators to maintain the motivation and enthusiasm for learning of adult students.
ANALISIS PEMBERDAYAAN KADER POSAYANDU DALAM PENANGGULANGAN STUNTING PADA BALITA DI RT 27 CENDANA KOTA SAMARINDA Sinta Padang; Ridwan Ridwan; Hepy Tri Winarti; Muhammad Alisalman
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.29668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan kader Posyandu dalam penanggulangan stunting pada balita di RT 27 Cendana, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kota Samarinda. Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius akibat kekurangan gizi kronis dan pola asuh yang kurang tepat. Kader Posyandu memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, baik melalui pemantauan tumbuh kembang balita, edukasi gizi, pemberian makanan tambahan (PMT), maupun sosialisasi kepada orang tua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kader Posyandu, pihak puskesmas, orang tua balita, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan kader meliputi tahapan persiapan, penguatan kapasitas, pelaksanaan, hingga evaluasi. Kader terbukti mampu berperan sebagai agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, kesehatan ibu dan anak, serta pola asuh yang tepat. Dengan demikian, pemberdayaan kader Posyandu memberikan kontribusi signifikan terhadap upaya pencegahan stunting di tingkat komunitas.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM DESA WISATA DI DESA PELA KECAMATAN KOTA BANGUN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Winda Winda; Ridwan Ridwan; Andi Ismail Lukman
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6314

Abstract

Pemberdayaan Masyarakat dilaksanakan untuk peningkatan keterampilan sehingga dalam pelaksanaanya terdapat proses yang dilakukan petugas Desa Pela.. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif. Subjek penelitian ini adalah petugas Desa, Ketua Pokdarwis dan Masyarakat selaku penerima manfaat atau sebagai sasaran program. Pengumpulan data menggunakan Metode Wawancara, Observasi Dan Studi Dokumentasi untuk mengetahui hasil evaluasi. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Reduksi Data, Penyajian Data dan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Proses Pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat dalam program Desa Wisata di Desa Pela Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara terdiri enam tahap pelaksanaan yaitu : (1) Persiapan terdiri dari persiapan petugas dan persiapan lapangan bertujuan untuk menyamakan persepsi antar anggota, fasilitator serta menguji kelayakan daerah yang akan dijadikan sasaran Pemberdayaan. (2) Pengkajian terdiri dari identifikasi masalah dan identifikasi kebutuhan yang bertujuan untuk merumuskan secara jelas dan spesifik sehingga nantinya mempermudah dalam menentukan solusinya. (3) Tahap perencanaan alternatif program terdiri dari menetukan alternatif program dan menentukan kelebihan dan kekurangan program agar dapat dilihat program-program tersebut efektif dan efesien atau tidak untuk dijalankan. (4) Performalisasi rencana aksi terdiri dari menentukan program dan sasaran program bertujuan untuk memandirikian para Masyarakat dan menambah keahlian masyarakat. (5) Pelaksanaan program terdiri dari peran Masyarakat dan sosialisasi bertujuan untuk melihat peran Masyarakat dalam program yang ada dan mengenalkan program melalui sosialisasi maupun seminar. (6) evaluasi terdiri dari pengawasan dan kemandirian agar petugas dapat mengevaluasi Kembali program yang telah dijalankan agar bisa lebih efektif dan lebih bisa memandirikan Masyarakat. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Desa Wisata
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PRO-BEBAYA DI LINGKUNGAN RUKUN TETANGGA (RT) 015 & 016 KELURAHAN SEMPAJA SELATAN Aldo Farhanda Jorgi; Ridwan Ridwan; Hepy Tri Winarti
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6095

Abstract

Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat yang disebut Pro-Bebaya adalah program Pemerintah Daerah untuk melaksanakan kegiatan pembangunan masyarakat di tingkat Kelurahan yang berbasis di wilayah RT. Penelitian ini bertujuan tentang (1) bagaimana partisipasi masyarakat dalam program Pro-Bebaya di lingkungan Rukun Tetangga, (2) mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam program Pro-Bebaya di lingkungan Rukun Tetangga (RT) 015 & 016 Kelurahan Sempaja Selatan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan, teknik analisis data dalam penelitian yaitu menggunakan reduksi data, penyajian data serta verifikasi atau penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa bentuk Partisipasi Masyarakat yang ditemukan dalam Program Pro-Bebaya yaitu yang pertama partisipasi masyarakat dalam bentuk pikiran berupa ide/gagasan, pendapat, saran, kritik serta yang kedua partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga dengan mengajak berkontribusi dalam berbagai kegiatan yang telah direncanakan. Selain itu juga, terdapat hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam Program Pro-Bebaya di lingkungan RT yaitu faktor usia usia yang dikarenakan dominasi warga lanjut usia di lingkungan RT, faktor dukungan pemerintah yang saling membutuhkan dengan warga untuk memenuhi kebutuhan masing-masing serta terciptanya saluran komunikasi yang baik dan melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan program.
Analisis Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket C pada PKBM Kedondong Siti Sholikhatur Rohmah; Ridwan Ridwan; Sri Wahyuni
Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Vol. 1 No. 2 (2024): April : Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/realisasi.v1i4.366

Abstract

This study examines how PKBM Kedondong's Package C Equality Education Program empowers the community. Through the Package C equality education program at PKBM Kedondong, this study seeks to characterize the stages of awareness, knowledge transformation, and enrichment of community empowerment. This study is qualitative in nature. Package C students, package C teachers, and managers served as the research subjects. Observation, interviewing, and documentation research techniques were used to gather data. Data verification (conclusion), data display, and data reduction are the methods employed in data analysis. According to the research findings, there are three stages in the community empowerment process at PKBM Kedondong through the Package C Equality Education Program. The first stage is awareness, which has been well- socialized, as evidenced by the usage of word-of-mouth to disseminate knowledge. Second, the learning activity process that is part of the knowledge transformation stage consists of: Package C managers and tutors handle the planning stage, which includes creating a syllabus and a Learning Implementation Plan (RPP). During the in-person learning implementation stage, modules, e-books, YouTube, and the internet are used as media, and lectures, Q&A sessions, and discussions are the methods employed. At this point, the evaluation stage seeks to gauge the students' performance in the learning process of package C equivalency education. Thirdly, the effectiveness of the enrichment stage's implementation is demonstrated by the students' learning outcomes and the post-program coaching that is offered.