Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pendampingan Digitalisasi Promosi Wisata Religi Berbasis Sejarah melalui Media Sosial dan Konten Kreatif pada Makam Kyai Ageng Reksogati Desa Sidomulyo, Sawahan, Kabupaten Madiun Wiwin Juliyanti; Hari Purwanto; Heny Sidanti; Apriyanti Apriyanti; Dedy Richi Rizaldy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4292

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan promosi wisata religi berbasis sejarah melalui digitalisasi media pada Makam Kyai Ageng Reksogati di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun. Permasalahan yang dihadapi adalah masih terbatasnya promosi wisata yang dilakukan secara konvensional dan belum optimal dalam memanfaatkan media digital. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17–24 Januari 2026 dengan melibatkan 20 mahasiswa peserta KKN-T Berdampak melalui metode pendampingan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya media promosi digital yang terintegrasi melalui platform TikTok, Instagram, YouTube, dan blog, serta dihasilkannya konten digital kreatif berbasis storytelling sejarah dan religi. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa di bidang digital marketing serta memperluas jangkauan promosi wisata religi kepada masyarakat. Dengan demikian, digitalisasi promosi melalui media sosial menjadi strategi yang efektif dalam mendukung pengembangan wisata berbasis kearifan lokal secara berkelanjutan.
Pelatihan Pembukuan Dasar bagi Usaha Skala Mikro Kelurahan Kelun Kota Madiun dalam Mendukung Pengembangan Produk Lokal dan Peningkatan Akses Modal Usaha Wiwin Juliyanti; Apriyanti Apriyanti; Dedy Richi Rizaldy; Eka Resty Novieta Sari; Indra Puji Astuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3620

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha skala mikro di Kelurahan Kelun, Kota Madiun melalui pelatihan pembukuan dasar sebagai fondasi penting dalam pengembangan produk lokal dan peningkatan akses terhadap modal usaha. UMKM mikro umumnya menghadapi kendala serius terkait pencatatan transaksi yang tidak teratur, kurangnya kemampuan menyusun laporan sederhana, dan minimnya bukti administrasi yang menjadi syarat pengajuan pembiayaan. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Oktober 2025 di Aula Kelurahan Kelun dan diikuti oleh 30 pelaku usaha mikro. Metode pelatihan mencakup sosialisasi, praktik pembukuan dasar, dan demonstrasi metode digital sederhana “Foto–Catat–Unggah” untuk membantu UMKM mengumpulkan bukti transaksi secara cepat dan mudah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai alur pencatatan keuangan usaha, mampu memisahkan transaksi pribadi dan bisnis, serta memahami pentingnya laporan arus kas sederhana dalam proses pengajuan modal. Penerapan metode pembukuan sederhana terbukti relevan dengan karakteristik usaha mikro yang memiliki keterbatasan waktu, sumber daya, dan literasi digital, sehingga pelatihan ini memberikan dasar yang kuat bagi UMKM untuk lebih siap mengembangkan produk lokal dan memenuhi persyaratan administrasi lembaga pembiayaan.
Suwuk : Construction of the Javanese People's Mindset in Medicine Kodrat Eko Putro Setiawan; Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih; Dedy Richi Rizaldy; Devi Cintia Kasimbar
Javanologi: International Journal of Javanese Studies Vol 5, No 1 (2021): Javanologi Volume 5 No. 1: December
Publisher : Pusat Unggulan Ipteks Javanologi Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/javanologi.v5i1.67938

Abstract

Suwuk is a traditional medicine that still exists in Javanese society, including the Ngawi people. This study aims to describe and explain the Javanese people's mindset about suwuk as a traditional medicine. The method in this research is descriptive qualitative. The subjects in this study were people who were directly involved in the Suwuk procession in the Ngawi Regency, East Java Province. The result of his research is that Suwuk is included in the element of technology. The practice of suwuk is carried out using media and mantras. Community pattern construction: Suwuk still exist and coexist with modern medicine; The emergence of diseases can be caused by two things, namely diseases that can be treated medically and there are diseases that are considered unnatural so that they must be treated through Suwuk. There is a pattern of community treatment that applies from generation to generation and is suggestive. The treatment procedure through Suwuk consists of two stages, namely: first, the stage of diagnosis and selection of the right treatment method; and second, the application of treatment. Diagnosis is basically done through numerology or petungan , intuitive knowledge. While the application of treatment through techniques, among others, through the media and spells.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemeliharaan Lahan Pekarangan dan Edukasi Tanaman di Desa Sidomulyo, Sawahan, Kabupaten Madiun Wiwin Juliyanti; Fatriya Adamura; Puput Jianggimahastu; Dedy Richi Rizaldy; Estuning Dewi Hapsari
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 7 (2026): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/egq38r04

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan dan perawatan lahan PTP Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun melalui penyusunan dan implementasi tutorial perawatan tanaman. Permasalahan utama adalah kurang optimalnya kebersihan dan pemeliharaan tanaman. Kegiatan dilaksanakan pada 17–24 Januari 2026 dengan melibatkan 7 mahasiswa KKN menggunakan metode pendampingan partisipatif. Hasil kegiatan berupa poster edukasi, penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA), serta pengecatan pagar yang meningkatkan estetika lingkungan. Kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman mitra dalam perawatan tanaman serta mendorong pemanfaatan lahan secara lebih produktif dan berkelanjutan.
Konsep Misoginis dan Standar Kecantikan dalam Novel Imperfect Karya Meira Anastasia Noviana Nur Azizah; Devi Cintia Kasimbara; Dedy Richi Rizaldy
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/adjektiva.v9i1.7079

Abstract

Fenomena misoginis dan standar kecantikan yang tidak realistis kerap memojokkan perempuan dalam tatanan budaya patriarki, sebuah realitas yang terekam dalam karya sastra populer. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi konsep misoginis dalam narasi dan dialog tokoh, serta menganalisis bagaimana standar kecantikan berfungsi memperkuat atau menantang konsep tersebut dalam novel Imperfect karya Meira Anastasia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan kritik sastra feminis yang mengacu pada teori misoginis Kate Manne. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik studi dokumen dengan pembacaan intensif, kemudian dianalisis secara interpretatif untuk melihat manifestasi logika misoginis dalam teks. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa komentar negatif dan tekanan sosial terkait fisik dalam novel bukan sekadar hinaan personal, melainkan alat kontrol sistemik patriarki untuk menghukum perempuan yang tidak memenuhi ekspektasi ideal. Meskipun standar kecantikan awalnya digambarkan sebagai alat penindasan, narasi novel pada akhirnya menawarkan wacana perlawanan melalui proses penerimaan diri tokoh utama. Simpulannya, novel ini merepresentasikan kritik terhadap sistem misoginis sekaligus menegaskan bahwa nilai perempuan tidak semata ditentukan oleh kepatuhan terhadap standar fisik eksternal.