Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Perbandingan Tiga Metode Kreatif dalam Meningkatkan Minat Belajar Ritme Siswa Sekolah Dasar Putri Andani Intan Permatasari; Resa Respati; Aini Loita
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26430

Abstract

This study aims to analyze the effect of the eurhythmics, orff, and rhythm syllable teaching methods on student interest in rhythm learning in elementary schools. Using a quasi-experimental design with a Post-Test Only Non-Equivalent Multiple Groups model, the study involved 38 first-grade students at SDN 133 Jalan Anyar, Bandung. Data were collected through a Likert scale questionnaire that underwent validity and reliability testing. Statistical analysis was performed using the KruskalWallis test and post hoc tests to identify significant differences between groups. The results showed that the rhythm syllable method yielded the highest average interest score (69.46), followed by the orff method (67.46), and the eurhythmics method (63.00). The Kruskal-Wallis H test indicated significant differences between the classes (p = 0.000), with the rhythm syllable and orff methods showing greater effectiveness in enhancing student interest compared to the eurhythmics method. These findings suggest that methods based on active, experiential learning, such as rhythm syllable and orff, are more effective in increasing student interest in rhythm learning. Therefore, it is recommended to integrate these methods into music education to create a more engaging and participatory learning environment.
ANALISIS PENERAPAN PEMBELAJARAN ANGKLUNG DI SEKOLAH DASAR Syifa Mutmainnah Shafarina; Resa Respati; Aini Loita
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.31377

Abstract

This study analyses the implementation of angklung art learning in primary schools with a focus on implementation, learning methods, and factors that influence its implementation. Angklung as an Indonesian cultural heritage has high educational value in developing various aspects of students' abilities, ranging from cognitive, affective, to psychomotor. This study used descriptive qualitative method with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation conducted at one of the primary schools in Tasikmalaya Regency. The research subjects consisted of the principal, grade V teacher, and grade V students. The results showed that angklung learning has been implemented through four main methods: demonstration, group, hand sign, and imitation. However, the implementation is still not optimal due to the limited ability of teachers and the absence of a specialised music teacher. Supporting factors include the availability of complete infrastructure and teachers who have basic competence in angklung. While the inhibiting factors are the limited ability of teachers, lack of integration with the curriculum, and the lack of learning time allocation. This study concludes that angklung learning has great potential to be developed into a routine programme integrated into the curriculum with the support of continuous teacher training.
PENGARUH PEMBELAJARAN PROYEK PADA SUB TEMA SAYURAN TERHADAP SIKAP TANGGUNG JAWAB ANAK USIA DINI Aam Nurpatimah; Aini Loita; Gilar Gandana
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5141

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman sikap tanggung jawab sebagai fondasi karakter Anak Usia Dini, yang faktanya masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran proyek pada sub-tema sayuran terhadap peningkatan sikap tanggung jawab anak. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent pretest-posttest control group design. Subjek penelitian terdiri dari 20 anak kelompok B di TK Kartini Bina Putera, yang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran proyek menanam kangkung, sementara kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan uji nonparametrik Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen. Rata-rata skor pretest sebesar 23,6 meningkat pesat menjadi 28,2 pada posttest. Sementara itu, kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan kecil dari 24,5 menjadi 25,9. Uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,003, membuktikan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran proyek pada tema sayuran memiliki pengaruh yang signifikan dan efektif dalam menumbuhkan sikap tanggung jawab pada Anak Usia Dini.
PENGARUH PEMBELAJARAN PROYEK PADA SUB TEMA SAYURAN TERHADAP SIKAP TANGGUNG JAWAB ANAK USIA DINI Aam Nurpatimah; Aini Loita; Gilar Gandana
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5141

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman sikap tanggung jawab sebagai fondasi karakter Anak Usia Dini, yang faktanya masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran proyek pada sub-tema sayuran terhadap peningkatan sikap tanggung jawab anak. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent pretest-posttest control group design. Subjek penelitian terdiri dari 20 anak kelompok B di TK Kartini Bina Putera, yang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran proyek menanam kangkung, sementara kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan uji nonparametrik Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen. Rata-rata skor pretest sebesar 23,6 meningkat pesat menjadi 28,2 pada posttest. Sementara itu, kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan kecil dari 24,5 menjadi 25,9. Uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,003, membuktikan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran proyek pada tema sayuran memiliki pengaruh yang signifikan dan efektif dalam menumbuhkan sikap tanggung jawab pada Anak Usia Dini.