Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Kualitas Pelayanan Pada Rumah Sakit Umum (RSUD) Dumai Hildawati
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis Vol 1 No 1 (2019): Maret
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.134 KB) | DOI: 10.36917/japabis.v1i1.8

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai merupakan salah satu sarana yang akan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang mampu menciptakan, keadaan masyarakat kota Dumai yang sehat dan dinamis. Dari hasil observasi ditemukan permasalahan pelayanan yang dihadapi oleh RSUD Kota Dumai seperti keluhan masayarakat tentang pelayanan yang diberikan. Teori yang digunakan adalah teori Zeithaml dalam Hardiyansyah (2011:46) yang mengatakan kualitas pelayanan dapat diukur dari 5 dimensi, yaitu: a) Tangible (Berwujud); b) Reliability (Kehandalan); c) Responsiviness (Ketanggapan); d) Assurance (Jaminan); e) Empathy (Empati). Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, angket dan wawancara. Sampel penelitian sebanyak 163 orang. Pegawai sebanyak 63 orang dan masyarakat sebanyak 100 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik campuran bertahap (sequential mixed methods). Hasil penelitian terhadap kualitas pelayanan pada RSUD Kota Dumai adalah Cukup Baik dengan skor 15925 karena berada antara BM-BK (12225-16300). Atau dengan kata lain Tingkat kualitas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai berdasarkan hasil penelitian dan sikap responden mendapatkan hasil sikap positif
Persepsi Masyarakat Terhadap Kinerja Pelayanan Unit Regident Sat Lantas Polres Dumai Hildawati
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis Vol 1 No 2 (2019): September
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.277 KB) | DOI: 10.36917/japabis.v1i2.13

Abstract

Salah satu tugas penting instansi pemerintah adalah melakukan pelayanan publik. Termasuk juga Unit Regident Sat Lantas Polres Dumai yang bertanggung jawab memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam pengurusan penerbitan beberapa surat berkendara seperti SIM, STNK, BPKB dan TNKB. Dalam pelaksanaannya, pelayanan ini banyak mendapatkan respon masyarakat terutama dalam pengurusan yang dianggap terlalu rumit. Untuk itu penelitian ini berusaha untuk memaparkan persepsi masyarakat tentang: Kinerja Pelayanan Unit Regident Satlantas Polres Dumai. Adapun teori yang dgunakan adalah pendapat Zeithaml dan Berry dalam Sudarmanto (2010:103) yang menjelaskan ada 10 indikator yang dapat digunakan untuk mengukurkinerja pelayanan yaitu a) Kehandalan; b) Daya tanggap; c) Kompetensi; d) Akses; e) Kesopanan; f) Komunikasi; g) Kejujuran; h) Keamanan; i) Pengetahuan; j) Bukti langsung. Teknik pengumpulan data adalah observasi, angket dan wawancara. Sampel yang digunakan sebanyak 57 orang dengan teknik incidental sampling. Analisa data menggunakan statistik deskriptif. Dari hasil penelitian diperoleh tanggapan responden tentang Kinerja Pelayanan Unit Regident dinyatakan Baik dengan skor yang didapat sebesar 10544 yang berada pada rentang Baik yaitu 8916-11013
Analisis Swot Uek-Sp Insan Karya Kelurahan Bintan Kota Dumai Hildawati
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis Vol 2 No 1 (2020): Maret
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.094 KB) | DOI: 10.36917/japabis.v2i1.24

Abstract

Usaha Ekonomi Kelurahan Simpan Pinjam (UEK-SP) Insan Karya Kelurahan Bintan adalah salah satu lembaga keuangan mikro yang dibentuk dalam rang meningkatkan kesejahterahan masyarakat. Saat ini, berdasarkan perkembangan pinjaman diketahui bahwa terjadi kredit macet sebesar 2,45% dari jumlah keseluruhan pinjaman. Hal ini dapat menghambat perkembangan UEK-SP Insan Karya dalam mencapai tujuannya. Penelitian ini mendeskripsikan mengenai kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman pada UEK-SP Insan Karya. Selain itu, penelitian ini juga mendeskripsikan arah strategi UEK-SP Insan Karya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan angket. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive. Teknik analisis data yang digunakan adalah mix-method dengan menggabungkan kuntitatif dan kualitatif. Adapun pendekatan analisis data adalah dengan menggunakan pendekatan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UEK-SP Insan Karya Kelurahan Bintan berada pada Kuadran 1 Diagram SWOT yang dapat diartikan bahwa UEK-SP Insan Karya Kelurahan Bintan dapat melakukan Strategi Growth . Maksudnya, UEK- SP Insan Karya mempunyai kekuatan yang lebih besar dari kelemahan. Selain itu, peluang UEK-SP Insan Karya juga lebih besar dari ancaman lingkungan eksternal. Strategi ini menandakan keadaan UEK-SP Insan Karya Kelurahan Bintan yang kuat dan mampu untuk terus berkembang dengan mengambil kesempatan atau peluang yang ada untuk meraih keuntungan yang maksimal.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KARYAWAN PADA PT. PLN (PERSERO) WILAYAH RIAU DAN KEPULAUAN RIAU AREA DUMAI Hildawati; Latip; Boy Candra Simamora
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis (JaPaBis) Vol 3 No 1 (2021): Maret
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.402 KB) | DOI: 10.36917/japabis.v3i1.35

Abstract

Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Area Dumai serta Untuk mengetahui faktor penghambat kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Area Dumai. Berdasarkan observasi ditemukan beberapa gejala masalah yaitu: Masih terdapat karyawan yang belum mendapatkan pelatihan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Area Dumai, Masih ditemukannya insentif yang tidak diberikan kepada karyawan yaitu tunjangan kesehatan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Area Dumai. Teori yang digunakan adalah menurut mahmudi (2015:18) yang mengemukakan 5 indikator untuk mengukur faktor faktor yang mempengaruhi kinerja sebagai berikut. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Area Dumai. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh atau metode sensus sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu angket dan wawancara. Teknik analisa data menggunakan teknik statistic deskriptif dengan pengukuran Rating Scale. Hasil analisa faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karywan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Area Dumai dapat dikategorikan baik. Kenyataan ini terbukti dari 156 responden diperoleh total skor 5.170 (73,64%). Adapun yang menjadi faktor penghambat yaitu masih kurang faktor personal/individu dalam meningkatkan kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Area dan masih kurang faktor kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Area Dumai
ANALISIS FUNGSI KEPEMIMPINAN KEPALA UPT PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN BENGKALIS Agustinawati; hildawati; Latip
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis (JaPaBis) Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.345 KB) | DOI: 10.36917/japabis.v4i1.40

Abstract

Fungsi kepemimpinan dalam suatu organisasi merupakan faktor penting yang menentukan atas berhasil atau tidaknya suatu organisasi, sehingga dapat mempengaruhi kinerja pegawai dalam mewujudkan tujuan organisasi. Dalam kenyataanya Fungsi Kepemimpinan Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor pada Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis Penulis masih menemukan adanya gejala masalah antara lain masih Kurangnya fungsi kepemimpinan dalam memberikan dukungan kerja kepada pegawai untuk menyelesaikan pekerjaan pengujian kendaraan bermotor dan masih Kurangnya fungsi kepemimpinan dalam melakukan konsultatif dengan melakukan rapat rutin berkala pegawai untuk penyelesaian permasalahan dan beban kerja.. Dalam penelitian ini penulis menggunakan Adair (2008:11) tentang fungsi kepemimpinan dengan indicator sebagai berikut Perencanaan, Pemrakarsaan, Pengendalian, Pendukung, Penginformasian dan Pengevaluasian. Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai UPT Pengujian Kendaraan Bermotor pada Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis sebanyak 30 Orang, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik sensus, Jenis data yang digunakan yaitu Data Primer dan Data Sekunder dengan sumber data angket dan Wawancara, analisa data menggunakan teknik analisis statistik deskriftif melalui skala pengukuran Rating Scale. Hasil penelitian dari 30 Orang responden dapat dikategorikan Baik dengan penilaian tanggapan responden diperoleh jumlah skor1.115.Faktor pendukung Fungsi Kepemimpinan kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor pada Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis yaitu, adanya Perencanaan, dan adanya Pengevaluasian. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat dalam penelitian ini yaitu, masih kurangnya fungsi Pendukung dan fungsi penginformasian.
ANALISIS PRINSIP PELAYANAN PUBLIK PADA KANTOR KELURAHAN SUKAJADI KECAMATAN DUMAI KOTA KOTA DUMAI Andi Nur Hanisa; Hildawati
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis Vol 3 No 2 (2021): September
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.879 KB) | DOI: 10.36917/japabis.v3i2.44

Abstract

Pelayanan publik merupakan segala kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar sesuai dengan hak-hak dasar setiap warga negara atau penduduk atas suatu barang, jasa dan pelayanan yang terkait dengan kepentingan publik. Kelurahan Sukajadi merupakan salah satu instansi pemerintah yang melayani masyarakat dalam melakukan pengurusan administrasi. Dalam melakukan pelayanan aparatur pemerintah harus melayani masyarakat dengan baik, ramah dan sopan, sehingga masyarakat dapat merasa puas dengan pelayanan yang telah diberikan. Namun dari penelitian yang penulis temukan ada beberapa gejala masalah yaitu ketidaksesuaian dari segi waktu pengurusan pelayanan dan masih ditemukan jam kerja pegawai yang tidak sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan, sehingga masyarakat harus menuggu lama untuk mendapatkan pelayanan. Berdasarkan gejala masalah di atas, dapat rumusan masalah yaitu Bagaimana Prinsip Pelayanan Publik Pada Kantor Lurah Sukajadi Kecamatan Dumai Kota Kota Dumai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Prinsip Pelayanan Publik Pada Kantor Kelurahan Sukajadi Kecamatan Dumai Kota Kota Dumai, untuk mengetahui Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat Prinsip Pelayanan Publik Pada Kantor Kelurahan Sukajadi Kecamatan Dumai Kota Kota Dumai. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Komarudin (2014:28-29) Prinsip Pelayanan Publik, dengan 10 indikator yaitu: Kesederhanaan, Kejelasan, Kepastian Waktu, Akurasi, Keamanan, Tanggung Jawab, Kelengkapan Sarana dan Prasarana, Kemudahan Akses, Kedisiplinan, Kesopanan, dan Keramahan, Kenyamanan. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai dan masyarakat Kelurahan Sukajadi dengan pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh untuk pegawai dan teknik accidental sampling untuk masyarakat. Jenis data penelitian ini yaitu Data Primer dan Data Sekunder. Teknik Pengumpulan Data yaitu Angket dan Wawancara. Dan Teknik Pengolahan Data menggunakan Rating scale. Hasil penelitian menunjukkan kategori Baik. Menggunakan 10 indikator dan 30 sub indikator dengan responden sebanyak 51 orang diperoleh total skor 3.195 (69,61%). Adapun Faktor Pendukung dalam penelitian ini yaitu Terdapatnya Keamanan dan Terdapatnya Akurasi dalam pelaksanaan pelayanan. Sedangkan Faktor Penghambat yaitu masih kurangnya Kedisiplinan, Kesopanan, Keramahan dan Masih Kurangnya Kejelasan dalam pelaksanaan prinsip pelayanan publik.
PEMBERIAN KREDIT PADA UEK LUBUK JAYA KOTA DUMAI Nurhayati; Yulianda Sari; Hildawati; Lilis Wahyuni
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis Vol 4 No 2 (2022): September
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.144 KB) | DOI: 10.36917/japabis.v4i2.49

Abstract

Program Pemberdayaan Kelurahan adalah program bantuan teknis dalam rangka pemberdayaan kepada masyarakat dan memberikan bantuan dalam bentuk stimulan yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan ekonomi yang diusulkan oleh masyarakat yang sifatnya bergulir melalui Usaha Ekonomi Kelurahan - Simpan Pinjam (UEK–SP). Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan prosedur pemberian kredit dengan baik dan benar. Mengacu pada observasi selama penelitian yang dilakukan pada UEK Lubuk Jaya Kota Dumai. Berdasarkan obesrvasi masih adanya kredit macet dan gagal bayar dan masih kurangnya analisis data dan survei lapangan yang dilakukan pengelola terhadap calon penerima manfaat. Penelitian ini menggunakan Konsep Kasmir (2014) yang menyatakan bahwa prosedur pemberian kredit terdiri dari sembilan indikator yaitu: 1) pengajuan berkas-berkas, 2) penyelidikan berkas pinjaman, 3) wawancara awal, 4) on the spot, 5) wawancara ii, 6) keputusan kredit, 7) penandatangan akad kredit/lainnya, 8) realisasi kredit, 9) penyaluran/penarikan dana. Sampel dalam penelitian ini dari pengurus dan pemanfaat dengan teknik pengambilan sampel adalah sampel jenuh dan proporsional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 116 orang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa Prosedur pemberian kredit pada UEK Lubuk Jaya Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai dapat kategori Baik.
Analisis Kepuasan Pelanggan Pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Dumai L Wahyuni; hildawati hildawati
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis Vol 5 No 1 (2023): Maret
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36917/japabis.v5i1.80

Abstract

Kesehatan merupakan hal yang sangat krusial bagi masyarakat, khususnya di negara Indonesia yang memiliki tingkat populasi yang tinggi. Jaminan pemeliharaan kesehatan di Indonesia sudah berlangsung sejak zaman kolonial Belanda. Teori yang digunakan dalan penelitian ini menurut Parasurahman dalam Algifari (2016:12) yaitu : Reliability, Responsiveness, Competence, Acces, Courtesy, Communication, Credibility, Security, Understanding/Knowing the Customer, Tangibles. Teknik Pengumpulan Data diantara yaitu Observasi, Wawancara dan Kuesioner. Dalam menganalisa data, penelitian ini menggunakan analisa data statistik deskriptif, yaitu statistik yang digunakan dalam menganalisa data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul. Kemudian pengukuran dalam penelitian ini menggunakan skala likert, yaitu suatu skala psikometrik yang umum digunakan dalam angket dan merupakan skala yang paling banyak digunakan dalam riset berupa survei. Diperoleh tanggapan responden mengenai indicator Reliability (Kehandalan) mendapatkan skor 1.256. Indikator Responsiveness (Daya Tanggap) mendapatkan skor1.298. Indikator Competence (Pengetahuan) mendapatkan skor 1.329. Indikator Acces (Akses) mendapatkan skor 1.308. Indikator Courtesy (Kesopanan) mendapatkan skor 1.291. Indikator Communication (Komunikasi) mendapatkan skor 1.274. Sedangkan indikator Credibility (Kredibilitas) mendapatkan skor 1.319, kemudian indikator Security (Keamanan) mendapatkan skor1.298 serta indikator Understanding/Knowing the Customer mendapatkan skor 1.336 dan indikator Tangibles (Bukti Fisik) mendapatkan skor 1.148. Dengan total skor keseluruhan 12.857.
Kualitas Pelayanan Publik (Studi Kasus:Pelayanan Tera/Tera Ulang Di Kota Dumai) hildawati tobing
JURNAL TERAPAN PEMERINTAHAN MINANGKABAU Vol 3 No 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtpm.v3i1.2706

Abstract

The calibration/recalibration service in Dumai City is the authority of the Dumai City Trade Office under the responsibility of the Kemetrologian Division, especially the calibration/recalibration service section. Based on observations, problems were found, namely: the lack of the number of markers, inadequate test equipment, lack of access to information, and limited service areas. This research aims to determine the quality of The calibration/recalibration services at the Dumai City Trade Office. The theory used is according to Dabholkar (1996) in Al Idrus (2019: 2) which explains that the benchmarks of service quality are: physical aspect, reliability, personal interaction, problem-solving, and policy. Research respondents were employees of the Trade Office and Business Actors. The number of samples was 119 people. Data collection techniques use observation, questionnaires, and interviews. The data analysis method used is a mixed method. The results of the analysis show that the Quality of The calibration/recalibration Services at the Dumai City Trade Office is categorized as good because the score obtained is 8225 in the range of 8,095 - 9,999.
Analysis Of The Influence Of Debt Policy, Company Size And Corporate Governance On Agency Costs For Property Companies In Indonesia Mirza Anindya Pangestika; Aprilya Dwi Yandari; Hildawati; Ngurah Pandji Mertha Agung Durya; Ratnawita
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 10 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v10i1.1891

Abstract

The purpose of this study is to investigate how agency cost is impacted by corporate governance mechanisms, company size, and debt policy. The study's independent variables include audit committees, institutional ownership, and the number of commissioners in corporate governance structures. Next, determine the company's size using the natural log of its assets and its debt policy, which is determined by dividing its total assets by its liabilities. Using the sales to total assets ratio, agency cost is the dependent variable in this study. In this study, secondary data are used. The property businesses that were listed on the IDX between 2019 and 2021 made up the study's population. Purposive sampling was used to choose the research sample, yielding 50 firms annually. Following data processing according to the chosen criteria, some firms made up the sample, which meant that some companies was the final sample size that was employed. Multiple regression analysis models are used in the analysis test. The study's findings show that debt policy and the board of commissioners have a big impact on agency costs. However, the size of the business, the audit committee, and institutional ownership have little impact on agency costs.