Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Silat Pangian di Kecamatan Pangean (Studi Kualitatif di Kabupaten Kuantan Singingi) Hirja Hidayat; Andrew Rinaldi Sinulingga; Oca Fernades; Aulia Gusdernawati; Resti Molina Fizi
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 1, No 2 (2021): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Kepelatihan Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.652 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah, asal-usul, syarat belajar dan gerakan dari Silat Pangian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik penelitian: Observasi, Wawancara dan Studi Dokumentasi. Informan ditentukan dengan cara purposive sampling dan teknik snowball sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Silat Pangian diyakini berawal saat salah seorang penduduk dari negeri Rantau Kuantan yang bergelar Bagindo Rajo pergi berguru ke Datuk Betabuh di Nagari Pangian Lintau, Sumatera Barat. Silat pangian diwariskan secara turun temurun oleh guru-guru besar silat pangean yang biasa dikenal dengan Induak Barompek yang sekarang terdiri dari: Abu Nuri, Ermanis, Maryulis, dan R Ruslan. Gerakan dari Silat Pangian melambangkan nilai-nilai keislaman yang terikat erat dengan Silat Pangian. Syarat-syarat mempelejari Silat Pangian juga berkelindan dengan nilai-nilai individu pada agama Islam. Perkembangannya, Silat Pangian yang menjadi budaya Masyarakat Pangian belakangan ini juga dijadikan sebagai seni saat acara-acara adat seperti Pernikahan dan upacara Keagamaan. Namun, hal ini tidak berbarengan dengan keinginan generasi penerus untuk mempelajari Silat Pangian.
PENGARUH LATIHAN MEMUKUL BOLA DIGANTUNG TERHADAP KETEPATAN SMASH TIM BOLA VOLI PUTRA VBC SWADAYA PEKANBARU Indra Siswandi; Zainur; Syahriadi; Hirja Hidayat
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v10i2.704

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah pada pemain bola voli putra VBC Swadaya Pekanbaru ketika melakukan smash kurang maksimal, hal ini disebabkan oleh kurang tepatnya perkenaan bola dengan tangan dan waktu pengambilan bola setelah dilambungkan sehingga ancang-ancang saat mau pengambilan bola juga sering kurang tepat sehingga atlet pada saat memukul juga telat dan tidak sesuai ketepatan smash, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan memukul bola digantung terhadap ketepatan Smash. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pemain bola voli putra dengan menggunakan teknik total sampling ang berjumlah 12 atlet. Jenis penelitian ini adalah menggunakan one-group pre-test-post-test design, dengan menggunakan Spike/Smash Test. Berdasarkan analisis yang dilakukan, nilai antara tes awal dan tes akhir dengan pada taraf signifikan 0,05 dengan derajat kebebasan N – 1 (12-1=11). Hal ini menunjukan bahwa nilai (9,211) (1,796) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan Terdapat Pengaruh latihan memukul bola digantung(X) terhadap ketepatan smash (Y) tim bola voli putra BVC SWADAYA Pekanbaru. Kata kunci : Memukul Bola Digantung, Ketepatan Smash, Bola Voli
LATIHAN SKIPPING DAPAT BERPENGARUH TERHADAP DAYA TAHAN MAHASISWA PENJASKESREK SEMESTER IV PADA MATA KULIAH BULUTANGKIS Hirja Hidayat; Syahriadi; Agus Prima Aspa
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v11i1.873

Abstract

Perkembangan bulutangkis pada mahasiswa Penjaskesrek semester IV masih dalam kategori kurang baik, semua terlihat pada saat perkuliahan. masalah yang timbul yaitu pada setiap pemain yang mesti ditambah dan ditingkatkan, terutama masalah daya tahan. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan skippingterhadap daya tahan pemain bulutangkismahasiswa Penjaskesrek Semester IV. Sesuai dengan permasalahan yang hendak diteliti, populasi penelitian ini adalah pemain bulutangkis mahasiswa Penjaskesrek Semester IV yang berjumlah 15 orang. Dengan demikian teknik pengambilan sampel ini dilakukan dengan total sampling, maka sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 orang. Instrument atau alat untuk melakukan pengukuran daya tahan adalah dengan melakukan tes lari 2,4 km. Data yang diperoleh di analisis dengan uji-t. Berdasarkan uji- t menghasilkan thitung sebesar 4,430 dengan ttabel 1,761 maka ditolak, diterima, pada taraf alfa ( 0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh latihan Skipping terhadap Daya tahan Mahasiswa penjaskesrek Semester IV. Kata Kunci: Skipping, Daya Tahan
Pengaruh Latihan Doble Leg Speed Hop Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Pada Atlet Pencak Silat Pat Ban Bu (Empat Banding Budi) Kecamatan Bagan Batu Kabupaten Rokan Hilir Yosda Gultom; Zainur Zainur; Hirja Hidayat; Faujiah Br Barus
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3024

Abstract

Berdasarkan hasil riset peneliti menemukan bahwa atlet silat PAT BAN BU (Empat Banding Budi) masih memiliki kekurangan pada saat latihan dan pertandingan. Salah satunya adalah otot tungkai saat menendang yang membuat tendangan kurang optimal sehingga memungkinkan lawan untuk menendangnya. Untuk meningkatkan daya ledak otot tungkai, diperlukan latihan salah satunya dengan memberikan latihan double leg speet hop untuk meningkatkan daya ledak otot tungkai atlet. Metode penelitian meggunakan desain pre-test dan post-test dalam true experiment . Sampel riset 10 orang atlet putra, instrumen penilaian dengan Vertical power Jump test. Hasil studi pre-test berdasarkan analisis data tes asli menunjukkan hasil: tertinggi 55 dan terendah 39 dengan rata-rata 45,90 dan standar deviasi 5,20. Data distribusi frekuensi 10 sampel diketahui bahwa 3 orang (30%) pada rentang 42-47, kemudian 5 orang (50%) pada rentang 48-53, sedangkan 1 orang (10%) pada rentang 54-59 dan 1 orang (10%) pada rentang 60-65. Disimpulkan bahwa latihan double leg speet hop berpengaruh terhadap daya ledak otot tungkai pada atlet pencak silat PAT BAN BU (empat Banding Budi) yang dibuktikan dengan hasil berkisar antara 3,177 hingga 1,833 pada α0. .05.
The Effect of Single-Leg Speed Hop Exercise on Leg Muscle of Aerobic Athletes Gita Trisanda; Ni Putu Nita Wijayanti; Hirja Hidayat; Muhammad Fiqri
Journal of Coaching and Sports Science Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Coaching and Sports Science
Publisher : CV. FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.063 KB) | DOI: 10.58524/jcss.v1i1.105

Abstract

Power is indispensable for every sport that requires physical skills. Poor athlete's leg power will hinder optimal performance. This study aimed to determine the effect of single-leg speed on the leg muscle power of aerobic athletes. Experimental research was used as the research method. The tool used to analyze the data was the SPSS version 23. The sample consisted of eight participants. The research results after the pretest and posttest showed a significant effect of single leg speed hop exercise on the leg muscle power of Riau aerobics athletes, with tobserved of 14,333 and tcritical of 1,895 (significant level of 0,05). The conclusion from this study is that the single leg speed hop exercise positively impacts aerobic gymnast leg muscle strength.
Pengaruh Latihan Footwork terhadap Kelincahan Kaki Pada Club Bulu Tangkis PB Permata Kabupaten Siak Rizky Abdul Saleh Masraida; Ardiah Juita; Hirja Hidayat; Rahmad Diyanto
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 1 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.1.1-12

Abstract

Bulu tangkis merupakan olahraga yang sudah merakyat di Indonesia, bahkan di seluruh dunia dari yang muda sampai kalangan dewasa, baik perempuan ataupun laki-laki. Kelincahan merupakan salah satu komponen penting dalam bulu tangkis, terutama dalam melakukan perpindahan posisi dan reaksi cepat terhadap pukulan lawan. Latihan footwork mampu meningkatkan kemampuan tersebut karena melatih koordinasi, kecepatan, dan keseimbangan kaki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain pretest-posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah 10 atlet bulu tangkis yang tergabung dalam PB Permata dan usia latihannya kurang dari 3-4 bulan. Latihan footwork diberikan selama 12 pertemuan dengan frekuensi 3 kali dalam seminggu. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kelincahan adalah Illinois Agility Test. Hasil analisis data menunjukkan t-tabel pada taraf signifikan 0,05 dengan derajat kebebasan (n-1) 9, yang bernilai 1,383. Karena t-hitung (8.214) lebih besar dari pada t-tabel (1,383) maka terdapat pengaruh yang signifikan pada penelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan footwork berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kelincahan kaki pada atlet bulu tangkis PB Permata. Pelatih disarankan untuk memasukkan program latihan footwork secara rutin dalam jadwal latihan guna meningkatkan performa atlet di lapangan.
Minat Siswa Dalam Mengikuti Pembelajaran PENJASKESREK pada Materi Tenis Meja Siswa Kelas X DAN XI Akutansi Keuangan Lembaga 1 di SMKN 1 Pekanbaru Rahmandani; Kristi Agust; Hirja Hidayat
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 3 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.3.1-11

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah pentingnya minat belajar dalam menunjang keberhasilan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, khususnya pada materi tenis meja yang dinilai belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat dan karakteristik minat siswa dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan pada materi tenis meja. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X dan XI jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga 1 di SMKN 1 Pekanbaru yang berjumlah 66 siswa, terdiri atas 35 siswa kelas X dan 31 siswa kelas XI, dan seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar yang disusun berdasarkan indikator perhatian, ketertarikan, keterlibatan, dan perasaan senang siswa terhadap pembelajaran. Data dianalisis menggunakan teknik analisis persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat siswa terhadap pembelajaran tenis meja berada pada kategori sedang hingga tinggi, namun beberapa indikator minat belum berkembang secara optimal, terutama pada aspek aktivitas pembelajaran dan ketersediaan sarana pendukung. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan minat siswa perlu didukung melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai serta penerapan strategi pembelajaran yang lebih bervariasi dan melibatkan siswa secara aktif.
Persepsi Guru PJOK terhadap Kurikulum Merdeka Belajar pada Pembelajaran PJOK di SMK Negeri se-Pekanbaru Andrew William Simarmata; Ardiah Juita; Muhammad Imam Rahmatullah; Rola Angga Lardika; Hirja Hidayat; Kristi Agust
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 3 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.3.50-58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) terhadap implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran PJOK di SMK Negeri se-Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dianalisis menggunakan statistic deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru PJOK terhadap Kurikulum Merdeka secara umum berada pada kategoi baik hingga cukup baik pada factor internal, eksternal, konsep, dan isi kurikulum. Guru menilai konsep da nisi kurikulum relevan serta berpotensi mendukung pembelajaran PJOK. Namun, implementasi kurikulum masih menghadapi beberapa kendala, terutama terkait kesiapan guru dan dukungan eksternal, termasuk keterbatasan alokasi waktu pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka diterima secara konseptual oleh guru PJOK, tetapi pelaksanaannya masih memerlukan dukungan yang lebih optimal agar pembelajaran dapat berlangsung secara efektif. Dengan demikian, peningkatan kesiapan guru dan dukungan institusional menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran PJOK.
Pengaruh Latihan Bola Gantung terhadap Ketepatan Smash sebagai Bagian Materi Bola Voli pada Siswa Ekstrakurikuler di SMP 24 Pekanbaru Julian Armando; Muhammad Imam Rahmatullah; Hirja Hidayat; Rola Angga Lardika; Aref Vai; Kristi Agust
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 3 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.3.78-84

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan bola gantung terhadap peningkatan ketepatan smash pada siswa ekstrakurikuler bola voli. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola voli di SMP Negeri 24 Pekanbaru. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yang berjumlah sebanyak 13 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes ketepatan smash yang dilakukan sebelum perlakuan dan setelah perlakuan. Perlakuan yang diberikan berupa latihan bola gantung yang dilaksanakan selama 12 kali pertemuan. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai rata-rata dari pre-test sebesar 12,61 menjadi 25,84 pada post-test. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan bola gantung terhadap ketepatan smash siswa. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa latihan bola gantung efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan ketepatan smash pada siswa ekstrakurikuler bola voli.
Pengaruh Model Cooperative Learning Terhadap Pemahaman Kebugaran Jasmani Siswa Kelas IX SMP Negeri 40 Pekanbaru Bahagia Nasution; Rola Angga Lardika; Hirja Hidayat
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 3 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.3.111-121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Cooperative Learning terhadap pemahaman kebugaran jasmani siswa kelas IX SMP Negeri 40 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX yang berjumlah 53 siswa yang dibagi menjadi dua kelas, yaitu kelas D sebagai kelompok eksperimen yang diberikan perlakukan menggunakan model Cooperative Learning dan kelas B sebagai kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa tes pemahaman kebugaran jasmani dalam bentuk pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, serta uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-test dan Wilcoxon karena terdapat data yang tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman kebugaran jasmani pada kelas eksperimen setelah diberikan perlakukan model Cooperative Learning, dengan demikian, model Cooperative Learning memberikan kontribusi terhadap peningkatan pemahaman kebugaran jasmani siswa kelas VIII SMP Negeri 40 Pekanbaru.