Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Inclusive Economic Development of Badung Regency: Inter-Time and Inter-Regional Development Analysis Sarjana, I Made Bram; Saskara, Ida Ayu Nyoman; Mahaendra Yasa, I Nyoman; Yuliarmi, Ni Nyoman
Economics, Business, Accounting & Society Review Vol. 3 No. 1 (2024): Economics, Business, Accounting & Society Review
Publisher : International Ecsis Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55980/ebasr.v3i1.129

Abstract

The objective of this research is to understand the progress of inclusive economic development in Badung Regency in Bali Province through the analysis of the Inclusive Economic Development Index (IEDI). The research is motivated by two things, first, the issue of inclusivity is an issue amidst the rapid pace of economic development in Badung Regency. Second, the analysis of IEDI data is not yet widely known and used in regional development policy formulation. The method used in this research is descriptive statistics and a literature study. The results of the analysis show that from 2012 to 2021, the average IEDI value for Badung Regency was 5.85 with a decreasing trend. This condition indicates symptoms of widening economic development gaps at a high rate of economic growth. Through this research, it is hoped that analysis of development can be carried out from a comprehensive perspective, later on policy formulation is expected to be oriented towards inclusive economic development.
ANALYSIS OF FINANCIAL SYSTEM STABILITY IN INDONESIA: A PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS APPROACH Putra, I Gede Putu Wahyu Brianala Genta; Yasa, I Nyoman Mahaendra
International Journal of Social Service and Research Vol. 5 No. 3 (2025): International Journal of Social Service and Research
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/ijssr.v5i3.1208

Abstract

This study uses Principal Component Analysis (PCA) to analyze the stability of Indonesia's financial system using 15 indicators from banking financial institutions and financial markets. The PCA technique is applied to each variable included in the components of bank financial institutions or non-bank financial institutions into several main factors that have the same variant value. The first principal component (PC1) successfully captured around 38 percent of the total variability and became the dominant indicator for financial system stability in Indonesia. In addition, from the banking financial institution indicators, NIM and LDR became factors that had quite an influence on PC1, indicating that profitability and banking intermediation activities still played a role in the dynamics of financial system. Furthermore, the interplay between Credit Default Swaps (CDS), exchange rates, and stock market indicators like the IHGS could provide deeper insights into how these elements influence investor sentiment and overall financial stability. Therefore, more comprehensive policy steps are needed to strengthen the resilience of the financial system, including stabilizing the bond market, managing exchange rate risk, and strengthening monetary and macroprudential policies to face future economic uncertainty.
ANALISIS PENGARUH FAKTOR SOSIAL TERHADAP LAMA PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DI KOTA DENPASAR Sukma, I Dewa Gede Gema Andika; Yasa, I Nyoman Mahaendra
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34335

Abstract

Fertilitas memang menjadi masalah utama dalam kependudukan, maka dari itu program KB merupakan salah satu solusi dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk. Kota Denpasar memiliki jumlah PUS yang tergolong tinggi namun pada presentase KB aktif Kota Denpasar berada pada golongan presentase KB aktif terendah di bandingkan dengan Kabupaten lainnya. Pada penelitian ini lama penggunaan alat kontrasepsi pada PUS dengan determinan berupa faktor sosial seperti aksesibilitas informasi pelayanan KB, persepsi efek samping KB, dukungan keluarga, dan tingkat pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor sosial seperti aksesibilitas informasi pelayanan KB, persepsi efek samping KB, dukungan keluarga, dan tingkat pendidikan terhadap lama penggunaan alat kontrasepsi pada PUS di Kota Denpasar, baik secara simultan dan parsial. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif bersifat asosiatif. Lokasi penelitian terletak di Kota Denpasar. Sumber data yang di gunakan adalah data primer. Populasi dari penelitian ini adalah 45.337 peserta KB aktif di Kota Denpasar dengan rumus Slovin di dapat sampel 100 orang responden yang di peroleh dari penyebaran kuesioner. Penentuan sampel ditentukan dengan teknik accidental sampling. Teknik analisis yang digunakan yaitu analsis linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, variabel aksesibiltas informasi pelayanan KB, persepsi efek samping KB, dukungan keluarga dan tingkat pendidikan berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap lama penggunaan alat kontrasepsi di Kota Denpasar. Secara parsial variabel aksesibiltas informasi pelayanan KB, dukungan keluarga dan tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifkan, sedangkan persepsi efek samping KB berpengaruh negatif dan signifikan terhadap lama penggunaan alat kontrasepsi di Kota Denpasar.
DETERMINAN TINGKAT KEMISKINAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Kesuma, I Komang Mahendra; Yasa, I Nyoman Mahaendra
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.40398

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan utama yang terjadi di Indonesia, khususnya Provinsi Nusa Tenggara Timur. Terdapat ketimpangan tingkat kemiskinan antar kabupaten/kota di provinsi NTT. Hal ini mencerminkan belum menurunnya angka kemiskinan dan belum optimalnya kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengentaskan permasalahan kemiskinan kabupaten/kota di Provinsi NTT. Terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kemiskinan, diantaranya yaitu tingkat pengangguran, tingkat pendidikan, dan jumlah penduduk. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh tingkat pengangguran, tingkat pendidikan, dan jumlah penduduk secara simultan dan parsial serta variabel yang berpengaruh dominan terhadap tingkat kemiskinan kabupaten/kota di Provinsi NTT. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang berbentuk asosiatif. Penelitian ini menggunakan data panel dengan pengumpulan data menggunakan observasi non partisipan. Data yang dikumpulkan sebanyak 198 pengamatan yang berasal dari 22 kabupaten/kota di Provinsi NTT dan data time series yang diambil dari tahun 2015-2023. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan  regresi linear berganda data panel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan, tingkat pengangguran, tingkat pendidikan dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Tingkat pengangguran secara parsial berpangaruh positif dan tidak signifikan, tingkat pendidikan secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan dan jumlah penduduk secara parsial tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Tingkat pendidikan merupakan variabel paling dominan dalam mempengaruhi  tingkat kemiskinan kabupaten/kota di Provinsi NTT. Penelitian, peningkatan program pelatihan dan pendidikan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja lokal dapat dilakukan untuk menurunkan tingkat pengangguran terbuka. Alokasi anggaran pendidikan yang tepat sasaran, efektif, dan sesuai rencana dapat meningkatkan tingkat pendidikan dan secara tidak langsung akan menurunkan kemiskinan. Jumlah penduduk yang esar harus doptimalkan melalui peningkatan investasi terhadap infrastruktur dan peningkatan kapasitas lapangan pekerjaan..
Penguatan Literasi Keuangan Hijau dan Implementasi Green Manufacturing melalui Teknologi Oven Pengering pada UKM Handmade di Bali: Enhancing Green Financial Literacy and the Implementation of Green Manufacturing among Handmade SMEs in Bali Province Suryantini, Ni Putu Santi; Arsawan, I Wayan Edi; Yasa, I Nyoman Mahaendra; Ayuni, Ni Luh Putri Frida; Pradnyadewi, Ni Kadek Anissa
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1237

Abstract

Peningkatan industri menimbulkan dampak signifikan terhadap lingkungan. Disisi lain, seluruh negara menggalakkan penanganan limbah industri untuk mewujudkan SDGs. Kebijakan pemerintah dalam mewujudkan green economy dalam mendukung peningkatan industri dan penanganan dampak negatif terhadap lingkungan menjadi beban finansial bagi UKM. Pengabdian ini bertujuan memberikan pengetahuan keuangan hijau serta implementasi green manufacturing dalam mendukung terwujudnya green economy. Hasil preliminary study menunjukkan UKM belum memiliki pengetahuan dan wawasan dalam pengajuan green finance. Pengabdian dilaksanakan untuk mengatasi masalah UKM dengan memfokuskan pada dua konsep yaitu, pertama, edukasi bagi UKM dalam persiapan pengajuan green finance. Kedua, penerapan proses produksi ramah lingkungan. Sesuai dengan identifikasi masalah dari Mitra Sasaran UKM Handmade (TSDC Store), PKM dilaksanakan dengan dua metode kegiatan, pertama, pelatihan persiapan pengajuan green finance bagi UKM Handmade BLH. Kedua, memberikan pendampingan penerapan teknologi inovasi ramah lingkungan berupa oven pengering bagi Mitra Sasaran. Pelatihan diikuti 135 UKM Handmade Asosiasi BLH. Hasil kegiatan PKM memberikan implikasi pada perbaikan aspek manajemen yaitu terpenuhinya profil usaha untuk pengajuan green finance, serta adanya peningkatan aspek produksi yaitu peningkatan kualitas, efisiensi (reuse limbah menjadi bahan bakar)dalam mendukung green economy. Pelaksanaan PKM ini diharapkan berkontribusi dalam pencapaian SDGs (goals 8,9,12,13) dan Asta cita (3,5,6).
Co-Authors A.A. Tara Trendyari A.A.I.N. Marhaeni Ali, Jati Kasuma Amrillah Amrillah Amrillah Anak Agung Ketut Ayuningsasi Anak Agung Ngurah Aditya Mulya Putra, Anak Agung Ngurah Aditya Ananda Semara, Anak Agung Istri Dea Angela Septiani Widya Malok Ayuni, Ni Luh Putri Frida Bhuanaputra, Kadek Widiandita Cintya Wati, Adinda Nur Damara, Dewa Bagus Oka Dewa Ayu Sri Rejeki Dewanta, Kadek Raditya Dewi, Ni Kadek Yunita Dewi Dewi, Winda Savitri Doni Raditya Febry Perdana Kusuma G.A. Pt. Ambara Ratih Gautama, Nyoman Shaka Guterres, Vicente Manuel Luis Hargiani, Fransisca Xaveria Hieke, Hubert I Gusti Bagus Yogi Sutanegara Bagiana I Ketut Djayastra I Ketut Sudibia I Ketut Trisna Wibawa I Made Bayu Wira Satya Susila Putra i made budi adiana I Made Sukarsa I Wayan Edi Arsawan Ida Ayu Made Sherly Purnama Ida Ayu Nyoman Saskara Ida Bagus Krisdeny Mahajaya IM Suyana Utama Insan Putri, Tristia Izzatunnisa Azzahra Kesuma, I Komang Mahendra Komang Putra Jaya Darmawan Made Heny Urmila Dewi Made Kembar Sri Budhi Made Satria Wibawa, Made Satria Made Sukarsa Muhamad Wahyu Prasetyo Ni Komang Erawati Ni Komang Sri Puji Lestari Ni Luh Gede Cintya Adriani, Ni Luh Gede Cintya Ni Nyoman Reni Suasih ni nyoman surya ningsih Ni Nyoman Yuliarmi Ni Putu Santi Suryantini Ni Putu Widya Astuti Ni Wayan Mentari, Ni Wayan Ni Wayan Selin Marliana Olivia, Shakira Pradnyadewi, Ni Kadek Anissa Pramesti, Dewa Ayu Dwi Gita Primandani, Ni Putu Intan Putra, I Gede Putu Wahyu Brianala Genta Putra, I Nyoman Astrayasa Putra, I Putu Nata Mahesa Putri Yastini, Ni Putu Putri, Annisa Cahya Putu Ary Kumalayani Putu Bayu Putra Mahendra Putu Eka Suwandika, Putu Eka Rabbani, Burhanuddin Rasa, I Wayan Angga Purna Sa-U, Samsoo Sanjaya, Gede Putra Sarjana, I Made Bram Sukma, I Dewa Gede Gema Andika Titis Krisnawati