Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan Risk Register dan Stakeholder Engagement untuk Percepatan Durasi Proyek Pembangunan STTF (Shift To The Front) untuk Penambahan Jaringan FTTH (Fiber To The Home) Dengan Pendekatan Metode Crashing di PT. XDZ Husni, Muhammad Ihsan; Puspita, Ika Arum; Yasa, Putu
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT XDZ adalah salah satu perusahaan telekomunikasi yang ada di Indonesia. Perusahaan tersebut akan melakukan pembangunan sebuah proyek STTF (shit to the front) pembangunan FTTH (Fiber to the home) di suatu daerah yang dibantu oleh PT. PRX yang berfokus pada kontruksi pembangunan dan service terhadap infrasturktur jaringan. Proyek pembangunan penambahan jaringan FTTH dilakukan di lokasi perumahan Tajur Kota Tasikmalaya. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan proyek ini terlambat sehingga dilakukan identifikasi risiko setiap aktivitas menggunakan risk register dan mengidentfikasi stakeholder yang memiliki kepentingan pada proyek menggunakan stakeholder engagement. Untuk mengoptimalisasi durasi dan biaya yang paling optimal menggunakan metode crashing. Metode ini bertujuan untuk optimalisasi waktu kerja untuk pemadatan durasi pekerjaan dengan pertimbangan biaya tambahan yang paling minimum yang berada dalam lintasan kritis. Sebelum masuk ke perhitungan Crashing, diperlukan untuk mengidentifikasi biaya proyek terlebih dahulu yaitu direct cost dan Indirect cost. Selain itu dalam pengumpulan data dilakukan perincian aktivitas proyek serta mengestimasi durasi dan anggaran dari setiap aktivitas. Hal ini berguna untuk perancangan WBS (Work Breakdown Structure) sehingga proses pekerjaan lebih detail dan perencaan proyek akan jauh lebih baik.Kata kunci- demand, crashing, direct cost, indirect cost, work breakdown structure, Risk Register, Stakeholder, Stakeholder engagement.
[1] D. Sunyoto, Dasar-dasar Manajemen Pemasaran: Konsep, Strategi dan Kaus, Yogayakarta: CAPS (Center of academic Publishing Service), 2014. [2] Suliyanto, Studi Kelayakan Bisnis Pendekatan Praktis, Yogayakarta: Andi Offset, 2010. [3] B. Alma, Manajemen P Anggadewi, Bella; Puspita, Ika Arum; Yasa, Putu
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan sebuah perusahaan yangbergerak dalam bisnis penyediaan layanan instalasi jaringanakses, pembangunan infrastruktur jaringan, pengelola NetworkTerminal Equipment, serta operasi dan pemeliharaan jaringanakses. Saat ini PT XYZ sedang menjalankan pembangunanproyek konstruksi Fiber to The Mobile yang berada di lokasiBTS BDS777 Site Sukamaju. Berdasarkan kurva-s proyek,dapat diketahui bahwa proyek mengalami keterlambatan.Sampai dengan minggu ke-9, status proyek masih berada diangka 45%. Berdasarkan permasalahan tersebut, akandilakukan analisis terhadap keterlambatan proyek, adapunmetode yang digunakan adalah Metode Earned ValueManagement. Metode EVM digunakan untuk membandingkannilai yang direncanakan dengan nilai yang sebenarnya,sehingga dapat diketahui perbedaan di antara dua nilaitersebut. Hasil akhir dari metode tersebut adalah perhitunganforecasting waktu dan biaya yang digunakan untukmenyelesaikan proyek. Berdasarkan hasil perhitungan,diketahui bahwa nilai CV dan SV proyek sebesar -Rp77,265,500dan -Rp66,186,500. Sedangkan nilai CPI dan SPI proyeksebesar 0.411624277 dan 0.449551318. Adapun nilai dari EACproyek sebesar Rp269,089,500 dan nilai ETC proyek sebesarRp137,769,500. Adapun nilai dari TCPI proyek sebesar 1, halini berarti bahwa proyek dapat diselesaikan dengan mudah.Selain itu, dibutuhkan tambahan waktu sebanyak 93 harikalender untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang masihtersisa dan 156 hari kalender untuk menyelesaikan seluruhpekerjaan proyek. Kata kunci — Keterlambatan Proyek, Fiber to The Mobile,Base Transceiver Station, Earned Value Management,Forecasting
Pengukuran Tingkat Kematangan Manajemen Risiko Pada Proyek FIMO di PT.XYZ Wilayah Bandung Barat Dengan Metode Project Management Maturity Model Nurinda, Ahmad Dhary; Puspita, ka Arum; Yasa, Putu
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen risiko proyekdi PT.XYZ, sebuah perusahaan telekomunikasi dengan fokuspada infrastruktur jaringan dan akses broadband diIndonesia. Meskipun sebagian besar proyek berjalan baik,terdapat kendala yang menghambat proyek. Masalah yangterjadi diakibatkan karena manajemen risiko proyek yangbelum baik secara praktik di lapangan. Penelitian bertujuanuntuk mengukur tingkat kematangan manajemen risikoproyek di PT.XYZ dan menilai proses risiko yang harusmenjadi prioritas dalam perbaikan. Penelitian inimenggunakan metode Project Management Maturity Model(PMMM) untuk mengukur tingkat kematangan danmenggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) untukmelakukan pembbobotan terhadap proses risiko. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa tingkat kematanganmanajemen risiko proyek secara keseluruhan di PT.XYZberada pada level 1, "initial process,". Proses yang menjadiprioritas untuk perbaikan adalah identify risk. Sebagai hasilpenelitian ini, peneliti mengusulkan pembuatan roadmap yangmencakup perubahan dalam budaya perusahaan, integrasiprosedur risiko, serta pelatihan sumber daya manusia dalammanajemen risiko proyek. Penelitian ini memberikangambaran komprehensif tentang manajemen risiko proyek diPT.XYZ, khususnya dalam tingkat kematangan manajemenrisiko proyek. Kata kunci—Manajemen risiko proyek, ProjectManagement Maturity Model, Kematangan, Proyek, Risiko
Pengukuran Tingkat Kematangan Manajemen Risiko Proyek Fiber Menggunakan Metode Kerzner Project Management Maturity Model (Kpm3) Pada Pt Xyz Lokasi Bandung Barat Rahma, Tantika Gusti; Puspita , Ika Arum; Yasa, Putu
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan industritelekomunikasi yang berfokus pada penyediaan layananinstalasi, dan pembangunan infrastruktur jaringan. Besarnyakebutuhan masyarakat akan data akses internet di zamanmodern saat ini, membuat PT XYZ gencar melakukantransformasi layanan jaringan berupa fiberiasi. Fibersiasimerupakan salah satu upaya modernisasi layanan jaringandengan pengalihan sistem radio ke sistem jaringan serat optik,dimana salah satu fiberisasi yang dilaksanakan ialah Fiber ToThe (FTTM). Proyek ini ini merupakan salah satu proyekpembangunan infrastruktur jaringan fiber optik node B yangsedang di lakukan oleh PT XYZ. Pada proyek FTTM terjadimasalah berupa keterlambatan deliverable proyek akibatterjadinya drop dan terlambat on air dibeberapa area lokasiproyek. Selain itu pada kurva s proyek juga menunjukkanadanya gap antara plan dan actual proyek. Hal ini dipicu olehkurangnya persiapan manajemen risiko proyek diawal proyekdimulai. Oleh karena itu untuk mengetahui seberapa siap dansejauh mana kematangan PT XYZ dalam mengelola proyekFTTM dilakukan pendekatan dengan menggunakan metodeKerzner Project Management Maturity Model (KPM3), dengancara menyebarkan kuesioner ke beberapa responden yangterlibat secara langsung dengan proyek. Kemudian hasilpengolahan data kuisioner menunjukkan bahwa pengelolaanproyek oleh PT XYZ berada dalam tingkatan yang tidakoptimal, oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan untukpeningkatan pada tiap levelnya. Kata kunci : proyek, kematangan, manajemen risiko, KPM3, PT XYZ
Project Manager Knowledge, Skill, And Competency Measurement Using Project Manager Competency Development Framework (PMCDF®) (Study Case Fronthaul Easy Macro BTS Telkomsel Project) Lestari, Ayu Novita; Puspita, Ika Arum; Yasa, Putu
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ is a subsidiary of TelekomunikasiIndonesia, Tbk which is engaged in construction services, one ofwhich is working on an easy macro project fronthaul accordingto orders from Telkomsel. The Fronthaul Easy MacroTelkomsel BTS development project is a fiber coreinfrastructure provision service as a solution for implementingcellular networks, especially in areas that can only be reachedby micro BTS. The project is known to experience delays pastthe completion date specified in the contract. In the problemformulation, the author gives weight to the 3 largest humanresources, namely the project managers involved in the project.Measuring project manager competency by distributingquestionnaires according to the PMCDF® method, namelyaspects of the project manager's personal competency. By usingthe AHP model as weighting and measuring with a Likert scale.The results on the PMCDF reference obtained the 3rd largestweighting unit, namely Managing an average rating of 64.3%,Leading an average rating of 69%, and Cognitive an averageassessment of 79%. Proposed developments for eachcompetency unit to increase the value of the project managerwill be planned and implemented several types of learningaccording to the results of weak scores. This type of learning isaccompanied by experts in their respective fields. Keywords — Project Manager, Project Manager CompetencyDevelopment Framework (PMCDF®), Personal Aspect, AHP,Skala Likert, and Development Proposal Plan