Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PERENCANAAN NAMA MEREK (BRAND NAME) MANISAN MANGGA INDRAMAYU KERING BERBASIS NILAI PELANGGAN (Studi Kasus : Produk Inovasi Balai Besar Pascapanen, Bogor, Jawa Barat) Fitri Dana Kristiana; . Maulidian; . Arman
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) JURNAL BIOINDUSTRI: VOL. 3 NO. 2 (2021)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v3i2.822

Abstract

A study on brand name planning candied dried mango indramayu based on customer value. The purpose of this study is to identify the customer profile, design a value proposition and plan the brand name of candied dried mango products. The results showed that the needs of the millennial generation were choosing the place, buying and bringing the product home; looking for healthy snacks; have a healthy and ideal body; avoid foods that are too sweet and too sour. They also have a problem (pains) when consuming dried mango candies which are pieces of mango are too thin, the taste is too sour, the sugar layer is too much, and there is a bitter taste when eaten. Besides the desire (gains) millennial generation including the taste is not too sour and sweet, do not use harmful preservatives, use quality mangoes, affordable prices, attractive product packaging and easy to carry everywhere. Subsequently, "Mat Mango" was obtained as the brand name of the dried mango candy which was chosen based on the results of the most votes from respondents. 
PENGEMBANGAN MODEL BISNIS PETERNAKAN SUSU SAPI PERAH MELALUI PERSPEKTIF BLUE OCEAN (Studi Kasus: Peternakan Sapi Perah Cibugary di Pondok Ranggon Cipayung Jakarta Timur) Sri Ratu Nurul Hamdilah; Maulidian Maulidian; Rukavina Baskh
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v4i1.706

Abstract

Peternakan sapi perah Cibugary adalah peternakan yang aktif memproduksi susu dan memiliki konsep agrowisata.. Peternakan Cibugary adalah pemain lama di tengah banyaknya pemain dalam industri susu dan saat ini terjebak dalam persaingan ketat (red ocean). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi model bisnis awal, kondisi lingkungan internal dan eksternal serta merancang model bisnis yang tepat pada peternakan sapi perah Cibugary. Metode analisis yang digunakan adalah Business Model Canvas (BMC), analisis IFAS dan EFAS, SWOT dan Blue Ocean Strategy. Penelitian ini menghasilkan beberapa alternatif strategi bisnis melalui matriks SWOT yang dikombinasikan dengan perspektif blue ocean yaitu hapuskan-kurangi-tingkatkan-ciptakan. Untuk menjauhi persaingan dan menciptakan samudra biru, peternakan Cibugary harus berusaha melakukan diferensiasi dari kompetitor yang sudah ada. Pada elemen produk Cibugary yaitu menciptakan diversifikasi produk susu kurma dan kartu member. Sedangkan pada elemen agrowisata Cibugary yaitu menciptakan sensasi petualangan dan memiliki saung kreasi Cibugary.Kata kunci: Analisis SWOT, Business Model Canvas, Persaingan, Peternakan Sapi Perah Cibugary, Strategi Blue Ocean
PROGRAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN DI FAKULTAS BIOINDUSTRI, UNIVERSITAS TRILOGI 2019 – 2021 Maulidian Maulidian; Inanpi Hidayati Sumiasih; Mutiara Dewi Puspitawati; Hermawan Seftiono
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.601 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1213

Abstract

Universitas Trilogi memiliki visi untuk mencetak generasi teknososiopreneur yang unggul. Visi ini dicapai melalui program tri darma perguruan tinggi. Salah satu wujud untuk mengimplementasikan visi ini, Fakultas Bioindustri Unviersitas Trilogi di bawah Pusat Pengembangan Kapasitas Wirausaha Bioindustri membuat program pengembangan kewirausahaan untuk para mahasiswa dan alumni. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk mempersiapkan para mahasiswa dan alumni fakultas bioindustri agar dapat menyelesaikan permasalahan bangsa melalui inovasi dan kewirausahaan. Metode yang digunakan dalam program ini yaitu penseleksian, pendampingan, pendanaan, pelatihan dan kunjungan perusahaan. Program di danai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Hasil dan dicapai dalam program ini wirausaha-wirausaha yang inovatif dan menyelesaikan permasalahan yang ada. Pada tahun 2019, terdapat 12 usaha yang inovatif yaitu Biocraft, Moodup, Kinuque, Sooci, Mopizza, Isogen, Otel, Mapaya, Bunatea, Muma, Yoshee, dan Nature-B. Tahun 2020 terdapat 12 usaha yang inovatif yaitu Roti Karkus, Burgernesia, Pyong Ktichen, Bubbly Bob’s, Fancis Jam, Dalcomy, Vegefish, Albedo Candy, Yubbi Nugget, Indorice, Rainbowlu, dan Saritem. Tahun 2021, terdapat 8 usaha yang inovatif yaitu Roti Mila, Shicimol, Pudding Custom, Ngenyangin, Bakso Frozen Prebiotik, S-Hat, Dapur Kakak Gembira, dan Otakin aja. Program-program yang diberikan memberikan dampak positif bagi para peserta sehingga usaha yang dijalankan saat ini dapat berkembang dengan baik.
ANALISIS STRATEGI BISNIS UKM MAJU JAYA DALAM MENGHADAPI NEW NORMAL DI KOTA TEGAL Dinda Amalia Sakinah; Muhamad Karim; Maulidian Maulidian
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v4i2.1081

Abstract

ABSTRAKUsaha Kecil Menengah (UKM) Maju Jaya adalah UKM yang bergerak dalam pengolahan hasil perikanan, dengan tujuan pemasarannya adalah daerah Kota Tegal dan luar kota. Produk olahan ikan yang dijual terdiri dari: keong mas, lumpia ikan, bakso ikan, empuk-empuk, otak-otak, kaki naga, nugget ikan,  tekwan serta dimsum ikan. Perusahaan ini terus melakukan inovasi baik dalam proses produksi maupun produksinya. Sistem pemasaran yang masih tradisional menjadi kendala dalam peningkatan jumlah produksi mengingat kondisi pandemi saat ini mengakibatkan jumlah produksinya menurun hingga mencapai 50% - 70%. Penulis melakukan analisis strategi bisnis yang diterapkan di UKM Maju Jaya. Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yakni  responden berperan sebagai exspert adjusment. Tujuan penelitian ini: 1). Mengidentifikasi faktor internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan dan faktor eksternal yang menjadi peluang dan ancaman dalam pengembangan usaha UKM Maju Jaya. 2). Merumuskan strategi alternatif dan urutan strategi prioritas yang dapat diterapkan di UKM Maju Jaya agar usaha dapat berkembang. Hasil analisis matriks IFE 2.94 dan EFE diperoleh nilai sebesar 3.18. Nilai ini menghasilkan matriks IE pada posisi sel II yang mengandung arti bahwa sifat strategi adalah tumbuh dan membangun.  Hasil analisis IFE dan matriks EFE menghasikan enam alternatif strategi prioritas. Hasil analisis matriks QSPM menghasilkan strategi prioritas ialah meningkatkan promosi di berbagai situs media sosial dan pasar nasional agar penjualan serta jangkauan pemasaran produk UKM Maju Jaya mengalami peningkatan dan penyebarannya secara luas. Kata kunci: EFE, IFE, IE, QSPM, Strategi Pengembangan
PELATIHAN DIGITAL BRANDING UNTUK PENCAPAIAN ECONOMIC SUSTAINABILITY Maulidian Maulidian; Anisa Fitriani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.909 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i2.6885

Abstract

Abstrak: Tujuan dari pelatihan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM di Bali dalam membangun Brand yang kuat, sehingga dapat menjalankan usahanya secara berkelanjutan. Metode pelatihan yang digunakan yaitu ceramah, diskusi, dan penugasan. Peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan yaitu sebanyak 9 pelaku UMKM di Bali. Evaluasi dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada peserta setelah pelatihan berlangsung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara umum tanggapan peserta terhadap materi kelas pendampingan ini secara keseluruhan 50% menyatakan sangat menarik dan 50% menyatakan menarik. Tanggapan terkait materi yang disampaikan oleh narasumber bermanfaat untuk pengembangan usaha atau menambah wawasan yaitu menyatakan 33% sangat bermanfaat dan 67% menyatakan bermanfaat. Tanggapan peserta tentang cara penyampaian materi narasumber yaitu 33% menyatakan sangat jelas dan 67% menyatakan jelas. Tanggapan peserta mengenai interaksi narasumber dengan audience yaitu 33% menyatakan sangat baik dan 67% menyatakan baik.Abstract: The purpose of this training is to improve tke knowledge and skills of SMEs in Bali to build a strong brand, so they can run their business sustainably. The training methods used are lectures discussions, and assigments. Participant’s that joined training is 9 SMEs perpetrators in Bali. Evaluation is done by giving questionnaries to participant’s after the training. The result of evaluation showed that in general the participant’s responses to this accompaniment class material were 50% very interesting and 50% interesting. The responses is related to the presented material by source person is beneficial to business development or adding insight is 33% very beneficial and 67% is just beneficial. Participants' responses on how to deliver resource material were 33% stating it was very clear and 67% stated it was clear. Participants response to the source person interaction wit audience is 33% very well and 67% just good enough.
PENGUATAN KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA MELALUI PELATIHAN WAY TO ENTREPRENEURSHIP DI INKUBATOR BISNIS UNIVERSITAS TRILOGI Maulidian Maulidian; Mutiara Dewi Puspitawati; Novita Novita; Iis Purnengsih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16995

Abstract

Abstrak: Peran entrepreneurship menjadi semakin penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan inovasi. Sebagai respons terhadap tantangan ini, kami menyelenggarakan pelatihan Way to Entrepreneurship. Tujuan pelatihan adalah membekali mahasiswa Universitas Trilogi yang juga tergabung sebagai tenant Inkubator Bisnis dengan pengetahuan dan keterampilan esensial dalam kewirausahaan. Melalui pelatihan ini, diharapkan mahasiswa dapat mempersiapkan diri dan membangun kepercayaan diri dalam memulai dan mengelola bisnis mereka sendiri. Pelatihan dilaksanakan dalam format workshop yang dihadiri 32 peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan memberikan angket kepada peserta yang terdiri dari tiga kategori penilaian yaitu narasumber, materi, dan suasana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa narasumber menguasai materi, komunikatif, menarik, presentasi menarik, tepat waktu, dan memberi kesempatan diskusi dengan skor minimal 4,72. Materi yang disampaikan memiliki tujuan kegiatan jelas, relevan, bermanfaat, sesuai dengan harapan, cakupan memadai, dan sesuai dengan perkembangan industri, dengan nilai minal skor 4,66. Pada suasana kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa peserta tidak setuju bahwa kegiatan membosankan dan kurang menarik dengan skor minimal 1,53. Selain itu, peserta juga setuju kegiatan banyak diskusi, peserta aktif berinteraksi, dan pelaksanaan tepat waktu, dengan skor minimal 3,91.Abstract: The role of entrepreneurship is becoming increasingly important in driving economic growth and innovation. In response to this challenge, we organized the Way to Entrepreneurship training. The purpose of the training is to equip Trilogy University students who are also Business Incubator tenants with essential knowledge and skills in entrepreneurship. Through this training, students are expected to prepare themselves and build confidence in starting and managing their own business. The training was conducted in a workshop format with 32 participants. The evaluation was carried out using questionnaires that assessed three categories: the speaker, the material, and the atmosphere. The results demonstrated that the speaker effectively mastered the material, was communicative, engaging, timely, and facilitated discussions, with a minimum score of 4.72. The presented material was clear in its objectives, relevant, beneficial, met expectations, had adequate coverage, and was in line with industry developments, with a minimum score of 4.66. In terms of the training atmosphere, participants disagreed that the event was boring and lacked interest with a minimum score of 1.53. Furthermore, participants agreed that the event facilitated ample discussions, active participant interaction, and was executed on time, with a minimum score of 3.91.
Community Partnership Program: Dissemination of Urban Farming Technology for Community of Jatinegara West Flats Fauzi, Ahmad Rifqi; Warid, Warid; Maulidian, Maulidian
Khadimul Ummah Vol. 3 No. 1 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ku.v3i1.2640

Abstract

The world population population in 2050 is predicted to reach more than 9 billion and 66% of the population lives in urban areas. This can lead to competition in getting bigger food. Therefore, food security in urban areas is a big challenge. Mitigation to face the challenge has been done by city government in Indonesia. For example, the province of DKI Jakarta, where the provincial government has programmed to carry out urban farming activities as an effort to bring food sources near to the community as well as reforestation for the city. To support the program, Trilogy University through Community Partnership Program, since 2016, has disseminated the technology of urban agriculture and empowered the people residing in the area of West Jatinegara Flats, Jakarta. Methods of partnership activities include analysis of partner problems, interviews with partners, program socialization, trainning on cultivation techniques on smallholdings, and demonstrations of agricultural technology for urban areas. Activities that have been implemented are vertical farming training, composting, and community empowerment in the utilization of open land around the Flats. These activities have an impact, among others, people familiar with urban farming technology, lay out of open space utilization and hydroponics technology for net house of flats. This partnership program was established thanks to support from the Ministry of Technology and Higher Education Research and in collaboration with the Department of Maritime Agriculture and Food Security, DKI Jakarta Province.
Content categories on Instagram: from promotional to interactivity for business development Maulidian, Maulidian; Zahra, Salwa Fatima; Nadela, Anys Tasya; Fitriani, Anisa
Journal of Enterprise and Development (JED) Vol. 5 No. 1 (2023): Journal of Enterprise and Development (JED)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business of Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/jed.v5i1.6774

Abstract

Purpose — The study aimed to analyze the content on Instagram and to examine the relationship between the content categories and the reach and impressions of the posts.Method — This study analyzed 58 content posts from the Instagram account @Generasi_kenzu using purposive sampling, divided into five categories and measured based on accounts reached and impressions, using descriptive statistics, a Kolmogorov-Smirnov test for normality, and a Kruskal-Wallis test for comparison of mean reach and impressions across the categories.Result — The content analysis revealed that promotion was the most prevalent category, followed by information and education, with a mean reach of 64.22 and a significant proportion of views from the user's profile, and found hashtags to be an effective method of increasing visibility, though with a considerable degree of variation among individual posts. The Kruskal-Wallis test showed no significant difference in the distribution of accounts reached, reach from follower, reach from non-follower, impressions, from profile, from hashtags, from home and from other across the five content categories.Contribution — This study contributes by adding knowledge about content categories' effectiveness on social media platforms, providing valuable insights into content and reach of Instagram posts, and suggesting the need for further research to explore impacting factors.
Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Bootcamp Trilogi Got Business Founder Maulidian, Maulidian; P, Mutiara Dewi; Novita, Novita; Purnengsih, Iis
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 7, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v7i3.3371

Abstract

The development of entrepreneurship among students has become a priority in higher education in Indonesia to address unemployment, leading Universitas Trilogi to organise the Trilogi Got Business Founder Bootcamp with the theme “Scaling the Future of Business: Sustainable and Responsible Innovation.” The aim of this activity is to provide in-depth understanding and practical skills in key aspects of entrepreneurship, including product development, digital marketing, and financial reporting. The bootcamp employed three main stages: preparation, implementation, and evaluation. The preparation stage involved scheduling, selecting speakers, and arranging facilities. The implementation stage comprised lectures, discussions, exercises, and case studies delivered by competent experts in their respective fields. The evaluation stage was conducted through questionnaires to assess the success of the event and its impact on participants. The evaluation results showed that the majority of participants were satisfied with the content delivered and the relevance of the activities to their needs. The methods used were effective in enhancing participants' understanding and practical skills in entrepreneurship. Overall, this bootcamp successfully achieved its objectives and made a positive contribution to the development of entrepreneurial capacity among students at Universitas Trilogi. Keywords: bootcamp; digital marketing; entrepreneurship; sustainable innovation; university students  Abstrak: Pengembangan kewirausahaan mahasiswa menjadi prioritas pendidikan tinggi di Indonesia untuk mengatasi pengangguran, mendorong Universitas Trilogi mengadakan Bootcamp Trilogi Got Business Founder dengan tema “Scaling the Future of Business: Sustainable and Responsible Innovation”. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis dalam aspek-aspek penting kewirausahaan, termasuk pengembangan produk, pemasaran digital, dan pembuatan laporan keuangan. Metode yang digunakan dalam bootcamp ini mencakup tiga tahap utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan melibatkan perencanaan jadwal, pemilihan narasumber, dan penyediaan fasilitas. Tahap pelaksanaan terdiri dari ceramah, diskusi, latihan, dan studi kasus yang dilakukan oleh narasumber berkompeten di bidangnya. Tahap evaluasi dilakukan melalui kuesioner untuk menilai keberhasilan kegiatan dan dampaknya terhadap peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta merasa puas dengan materi yang disampaikan dan relevansi kegiatan dengan kebutuhan mereka. Metode yang digunakan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis peserta dalam kewirausahaan. Secara keseluruhan, bootcamp ini berhasil mencapai tujuannya dan memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kapasitas kewirausahaan di kalangan mahasiswa Universitas Trilogi. Kata kunci: bootcamp; inovasi berkelanjutan; kewirausahaan; mahasiswa; pemasaran digital
STRATEGI PEMASARAN USAHA BUNATY DENGAN MODEL 7C DAN PENERAPANNYA PADA BUSINESS MODEL CANVAS Parmila Khansa Mila Khansa; . Maulidian; Rukavina Baskh
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: VOL. 3 NO. 1 (2020)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v3i1.709

Abstract

Penelitian ini membahas tentang strategi pemasaran usaha minuman bunaty dari kulit buah naga dengan inovasi strawberry popping boba. Kulit buah naga pada produk Bunaty mengandung antioksidan alami yang dapat menyehatkan tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kondisi lingkungan internal dan kondisi lingkungan eksternal, mengidentifikasi strategi pemasaran dengan model 7C untuk meningkatkan efisiensi fungsi pemasaran dan mampu menghadapi pesaing di luar, serta menganalisis penerapan bisnis model kanvas dalam bisnis Bunaty. Metode analisis yang digunakan adalah IFAS dan EFAS, analisis SWOT, strategi pemasaran model 7C, dan model bisnis canvas. Hasil dari penelitian ini merupakan hasil perhitungan faktor internal diperoleh skor total sebesar 2,64, dimana nilai ini menunjukan kekuatan pada posisi internal yang dapat mengatasi kelemahan. Hasil analisis terhadap faktor eksternal dalam matriks mendapatkan total skor 3.26, dimana nilai ini menunjukan peluang pada faktor eksternal yang dapat meminimalkan ancaman. Untuk menghadapi persaingan di pasar strategi bisnis yang alternatif melalui matriks SWOT yang dimasukan kedalam strategi pemasaran model 7C dan diterapkan ke dalam business model canvas oleh perusahaan.Kata kunci : Kulit Buah Naga, Minuman Ready To Drink, Analisis SWOT, Pemasaran Model 7C, Business Model Canvas