Articles
Efektivitas Model Cooperative Learning Type Jigsaw Berbantuan Video Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Analisis pada Mata Pelajaran Ekonomi
Nurhasanah Nurhasanah;
Asep Hidayat;
Ria Herdhiana
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1486.746 KB)
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas model pembelajaran Cooperative Learning type Jigsaw berbantuan video pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir analisis pada mata pelajaran ekonomi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X IPS di SMA N 12 Bandung. Untuk mencapai tujuan penelitian ini maka penarikan sampel yang diambil ditentukan dengan cara undi sehingga terpilih siswa kelas X IPS 2 untuk kelas Eksperimen dan kelas X IPS 3 untuk kelas kontrol sebagai objek penelitian. Data yang dikumpulkan berupa hasil pretes dan postes. Data hasil pretes dan postes siswa tersebut kemudian dinalisis dengan software SPSS dan Microsoft Excel 2010 untuk melihat efektivitas model pembelajaran. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukan bahwa model pembelajaran Cooperative Learning type Jigsaw berbantuan video pembelajaran memiliki keunggulan yang lebih tinggi dibanding dengan yang tidak menggunakan model pembelajaran Cooperative Learning type Jigsaw berbantuan video pembelajaran secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir analisis tingkat tinggi siswa. Keunggulan itu baik dilihat dari masing-masing indikator kemampuan berpikir siswa yang mencangkup kemampuan menganalisis, mengevaluasi dan kreatif yang semakin baik setelah diberikan perlakuan.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Pengantar Ekonomi dan Bisnis
Siti Mitasari;
Ria Herdhiana;
Bella Anantha Sritumini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (544.478 KB)
The purpose of this study was to determine the effect of applying the PBL learning model to improving students' critical thinking skills. The research sample used was class X-Accounting 1 and X-Accounting 2. The first meeting was given a pretest in the control and experiment classes, while the second meeting and the last meeting were given posttest. The control class uses the learning model / method commonly used by the subject teachers while the experimental class uses the PBL learning model. The results of the pretest and posttest data were processed using IBM SPSS version 21 and Microsoft Excel. Hypothesis testing is done using non-parametric techniques. The test results show that the class that uses the PBL learning model has advantages, namely an increase in students' critical thinking skills that are significant compared to the class that does not use the learning model. These advantages are seen from indicators of critical thinking which include the ability to analyze, evaluate and create better after using the PBL learning model. Based on the results of the study, it is recommended to use the PBL learning model in teaching and learning activities in order to develop students' critical thinking skills well.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Terhadap Peningkatkan Semangat Belajar Siswa dan Implikasinya Terhadap Hasil Belajar Siswa
Solihatul Fadila;
Euis Eka Pramiarsih;
Ria Herdhiana
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (488.898 KB)
The purpose of this study entitled The Effect of Cooperative Learning Type Snowball Type Throws Against Increasing Student Learning Spirit and Its Implications in Learning Outcomes, written by Solihatul Fadila, with Euis Eka Ei Pramiarsih and Ria Herdhiana's supervisors.The purpose of this study was to examine the use of snowball throwing learning models on business communication subjects on the enthusiasm and learning outcomes of students. The population of this study is SMK Negeri 3 Bandung. To achieve the purpose of this study, sampling was determined by Sampling Purposive method so that 34 samples were selected from the experimental class and kontrol class. The research instrument used was observation, tests, questionnaires and documentation. Observations on the use of snowball throwing learning models are very good. he results of the tests were normality test, homogeneity test, t test, gain test and correlation test. The results of the study show that the snowball throwing model can improve the enthusiasm and learning outcomes of students, and all indicators of enthusiasm and learning outcomes are achieved. The advantages of this model are very useful and as an alternative to learning that wants good enthusiasm and learning outcomes.
Peningkatan Kemampuan Memecahkan Masalah Pada Siswa Melalui Penggunaan Model Pembelajaran Group Investigation
Anis Nurfitri;
Ria Herdhiana;
Fugiyar Suherman
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 5 No. 1, Juni 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (201.235 KB)
This research is entitled Increasing the Ability to Solve Problems in Students Through the Use of Group Investigation Learning Models. This title was taken based on the lack of students' ability to solve business planning lessons. The main objective of this study was to obtain an overview of the improvement of problem solving skills with the Group Investigation learning model compared to varied lecture learning. Based on the results of the study, the teacher's activities during learning with the extremely expensive Group Investigation model. Data analysis was carried out quantitatively Quantitative analysis was carried out on the results of the pretest and posttest to see the difference in the mean of generalized gain between the two groups of samples and tested the nominity, homogeneity, and t test to see the difference solves the problem of the two sample groups. As well as increasing the ability to solve in the experimental class students who use the Group Investigation learning model better than the control class that uses the lecture learning model varies or design.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Implementasi Model Discovery Learning Pada Mata Pelajaran Ekonomi Di Sekolah Menengah Atas
Rifanty Chairunnisa;
Ria Herdhiana;
Ilyas
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 5 No. 1, Juni 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (212.205 KB)
Latar Belakang penelitian ini adalah siswa belum mencapai indikator yang dapat diklasifikasikan dalam kategori dapat menguasai kemampuan berpikir kritis kelas X IPS di SMAN 11 Bandung. Model discovery learning merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen setelah mengimplementasikan model discovery learning. Metode penelitian yang digunakan didalam yaitu metode eksperimen dengan sifat penelitian kuantitatif dan desain penelitian quasi eksperimen dan desain yang dipilih yaitu Nonequivalent Control Group Design. Subjek dalam penelitian ini yaitu X IPS 3 sebagai kelas eksperimen dan X IPS 5 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes uraian dan teknik analisis data dengan statistic parametric menggunakan bantuan aplikasi software SPSS 21. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen dengan menggunakan model discovery learning serta peningkatan kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan peningkatan pada kelas kontrol dengan menggunakan metode yang biasa digunakan guru.
Pengembangan Model Problem Based Learning Materi Permasalahan Ketenagakerjaan Melalui Pendekatan Open Ended untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Divergen-Konvergen
Selli Rahayu Putri;
Ria Herdhiana;
Bella Annantha Sritumini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 5 No. 1, Juni 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (255.032 KB)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan peserta didik dalam berpikir divergen-konvergen. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu adanya inovasi dalam pembelajaran yang bertujuan untuk menemukan suatu model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kemampuan berpikir divergen-konvergen yaitu model pembelajaran problem based learning dengan pendekatan open ended. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Pelaksanaan Metode penelitian R&D dibagi menjadi tiga tahap yaitu studi pendahuluan, pengembangan dan pengujian. Populasi yang digunakan adalah kelas XI IIS di SMA Negeri 7 Bandung. Pengambilan sampel untuk proses pengembangan menggunakan teknik purposive sample, maka sampel yang digunakan diambil dua kelas yaitu kelas XI IIS 1 sebagai kelas kontrol dan XI IIS 2 sebagai kelas eksperimen. Berdasarkan hasil pengolahan data dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir divergen-konvergen peserta didik yang menerapkan pengembangan model problem based learning dan terdapat peningkatan kemampuan berpikir divergen-konvergen peserta didik setelah menerapkan model problem based learning dengan uji kriteria gain pada materi permasalahan ketenagakerjaan.
UPAYA UNTUK MENCAPAI KEBERHASILAN BERWIRAUSAHA DI KOPERASI
Ria Herdhiana
EDUCARE Vol. 2 No. 2, Agustus 2004
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1111.917 KB)
Koperasi memiliki peluang yang besar untuk menjadi sebuah institusi yang dapat diandalkan didalam membangun serta mengembangkan faktor ekonomi dan sosial masyarakat. Peluang tersebut dapat terwujud jika dalam pengelolaan koperasi ditunjang dengan kepemilikan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan yang menunjang dalam upaya menuju keberhasilan koperasi. Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh pengelola koperasi baik itu pengurus ataupun manajer yaitu tentang kemampuan menjadi seorang wirausaha koperasi yang handal yaitu dengan memiliki sifat–sifat wirausaha yang disikapi dengan baik dan benar. Kondisi tersebut akan membawa khususnya anggota koperasi dan umumnya seluruh rakyat Indonesia kepuncak keberhasilan.
PARTISIPASI ANGGOTA SEBAGAI UPAYA PENCAPAIAN KEMANDIRIAN KOPERASI
Ria Herdhiana
EDUCARE Vol. 4 No. 1, Agustus 2006
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1713.709 KB)
Meningkatkan partisipasi anggota adalah suatu upaya yang baik dalam menuju koperasi mandiri, karena dengan adanya partisipasi anggota dalam posisi sebagai pemilik ataupun sebagai pemakai jasa secara optimal, maka kemandirian koperasi akan tercapai. Tentu saja hal itu tidak mudah karena memerlukan waktu yang cukup panjang untuk mencapainya. Meningkatkan kualitas partisipasi anggota dengan cara mengubah sikap anggota koperasi untuk yakin dan percaya bahwa sebagai individu mereka mempunyai kemampuan untuk memperbaiki dirinya melalui kerja sama dan kesetiakawanan dalam wadah koperasi. Merupakan salah satu upaya yang harus dilakukan oleh manajemen untuk mencapai koperasi mandiri yaitu dengan membuat program operasional koperasi yang senantiasa memenuhi keinginan dan kebutuhan anggota sehingga anggota akan melakukan partisipasi total untuk koperasinya.
ASPEK HUKUM PEMERIKSAAN KOPERASI
Ria Herdhiana
EDUCARE Vol. 4 No.2, Februari 2007
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1265.83 KB)
Koperasi dapat meminta jasa audit kepada akuntan publik yang dilakukan dalam rangka peningkatan efisiensi, pengelolaan yang bersifat terbuka, dan melindungi pihak yang berkepentingan dengan cara pemeriksaan (audit) terhadap laporan keuangan dan laporan lainnya sesuai dengan keperluan koperasi. Pemeriksaan Koperasi ini dilaksanakan dalam rangka Good Corporate Governance yang bertujuan untuk menciptakan nilai tambah bagi semua pihak yang berkepentingan. Oleh karena itu, perangkat koperasi khususnya pengurus dan pengawas haruslah yang benar-benar memahami tentang akuntansi koperasi yang sesuai standar yang berlaku umum, begitupun dengan anggota koperasi sebagai penerima pertanggungjawaban manajemen koperasi. Sedangkan untuk audit internal yang terdapat dalam suatu organisasi koperasi harus benar-benar memahami Standar Auditing yang berlaku umum dan haruslah berjiwa independen.Â
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tai (Team Assisted Individualization) Terhadap Aktivitas Belajar Siswa
Sinta Aprilianti;
Rita Zahara;
Ria Herdhiana
EDUCARE Vol. 10 No. 2, Desember 2012
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (240.775 KB)
The method used in the research is the method of the experimental method. The nature of the research used in this study is quantitative research. The sample in this study was students of class XI IPS 3 into the experimental class and XI IPS 4 became the control class. This experimental study measures attitudes, so using data collection techniques done with non-tests, namely through observation or observation, obtained the interpretation of the observations of student learning activities in the experimental class is 75% with a good category compared to the control class. These results directly prove that in the experimental class with the application of the TAI Cooperative Learning Model there is an increase compared to the experimental class. In accordance with the. the results of the processing of the difference test are obtained t count table 11.208> t table (40; 0.05) is 1.684, then H1 is accepted and H0 is rejected.