Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI DESA KARANGGUDE KULON DAN PASIR KULON KECAMATAN KARANGLEWAS TAHUN 2024 Amalia, Pety Valeria; Yektiningtyastuti, Yektiningtyastuti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.33328

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi yang berat badan lahirnya di bawah 2.500 gram. Bayi baru lahir prematur dan BBLR menyumbang 60-80% dari seluruh kematian neonatal. Dibandingkan bayi cukup bulan, bayi prematur dan BBLR memiliki risiko kematian 2-10 kali lebih tinggi. Kejadian BBLR dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya faktor maternal, faktor janin, keadaan sosial ekonomi yang rendah dan kebiasaan. Pengetahuan ibu juga berhubungan dengan kejadian BBLR. Pengabdian masyarakat melalui penyuluhan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang BBLR. Kegiatan pengabdian diawali dengan melakukan survei dan koordinasi dengan perangkat desa, serta kader kesehatan. Partisipan penyuluhan adalah ibu hamil di Desa Karanggude Kulon dan Pasir Kulon Kecamatan Karanglewas yang berjumlah 31 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner pre-test dan post-test. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan rerata nilai pengetahuan ibu hamil antara pre-tes (sebelum penyuluhan) dan post-test (setelah penyuluhan) sebesar 3,10 point; Hasil uji statistik bivariat menggunakan Uji Wilcoxon diperoleh p-value = 0,000 < 0,005, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan pengetahuan ibu hamil tentang BBLR antara sebelum dan setelah diberikan penyuluhan kesehatan.
Medical Records Study: The Relationship between Pregnancy Complications with the Incidence of Low Birth Weight Baby at Ajibarang General Hospital Yektiningtyastuti, Yektiningtyastuti; Amalia, Pety Valeri
Procedia of Engineering and Life Science Vol. 6 (2024): The 3rd International Scientific Meeting on Health Information Management (3rd ISMoHI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pels.v6i0.1967

Abstract

Low Birth Weight (LBW) is a baby born with a weight of less than 2500 grams. Based on data from the Indonesian Health Profile (2020), LBW is the largest contributor (32%) to the cause of neonatal deaths. BPS Central Java Province data shows that in 2021 there were 22,240 babies born with LBW, while in Banyumas Regency the number of babies born with LBW was 1,629. Many factors are associated with the incidence of LBW, including complications during pregnancy. This medical record research aims to determine the relationship between pregnancy difficulties/complications and the incidence of LBW at Ajibarang General Hospital in 2022. The research design used a case-control study. The research was carried out from July to August 2023, with a sample of 146 newborn babies at Ajibarang General Hospital consisting of a case sample of 73 LBW babies (PO7.1), and a control sample of 73 babies born with normal weight (Z.38.0). The results of the study showed that of the 146 samples of newborns, 31.5% were born to mothers who experienced the pregnancy complication of preeclampsia (O14.9), gemelli (O30.0) 8.9%, premature rupture of membranes/PROM (O42.9) 30.1%, oligohydramnios (O41.0) 25.3%, and anemia (O99.0) 2.1%. The results of statistical tests show that there was a significant relationship between pregnancy complications and the birth of LBW babies, preeclampsia (p-value = 0.002, OR = 3.289), gemelli (p-value = 0.004, OR = 14.164), PROM (p-value =0.002, OR = 3.407), and oligohydramnios (p-value = 0.008, OR = 0.321). There is no significant relationship between anemia pregnancy complications and the incidence of LBW (p-value = 1.000).
Clarity of Procedures and Satisfaction with Online Registration Services: Kejelasan Prosedur dan Kepuasan terhadap Layanan Pendaftaran Online Mukaromah, Citra Amiliana; Yektiningtyastuti, Yektiningtyastuti; Prodia, Natalia Sabatyaningsih
Procedia of Engineering and Life Science Vol. 9 (2025): Proceedings of the 2025 Annual Meeting of APTIRMIKI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospitals play a vital role in providing medical services to the community. In an effort to improve service quality, RSU Aprilia Cilacap has introduced an innovation by implementing an online registration system. This study aims to evaluate the clarity of the registration procedures and patient satisfaction with the online service, as well as to identify obstacles encountered during its implementation. This study used a quantitative approach with a descriptive correlational design. The sampling technique used was consecutive sampling. Data collection was conducted by distributing questionnaires to 38 outpatient respondents. The results indicate that 42.1% of respondents found the online registration procedures unclear, and the same percentage expressed dissatisfaction with the service. Conversely, 34.5% stated that the procedures were very clear, and 39.4% reported being very satisfied with the service. The Rank-Spearman statistical test yielded an r value = 0.835 with a p value = 0.000. This finding indicates a significant relationship between procedural clarity and the level of satisfaction with online outpatient registration at Aprilia Cilacap Hospital. The main obstacles identified include the lack of systematic and comprehensive procedural guidelines and low digital literacy among some patients. Therefore, increasing outreach and education regarding the use of the online registration system is a crucial step in improving the quality of service at Aprilia Cilacap Hospital.
Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Persalinan Kala 1 Memanjang di Puskesmas Larangan Syuhada, Fatkhan; Yektiningtyastuti, Yektiningtyastuti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.22750

Abstract

ABSTRACT The maternal mortality rate serves as a key indicator for evaluating the health status of women in a region. One of the primary causes of maternal death is prolonged labor. The most common issue during prolonged labor is a latent phase lasting more than 12 hours. Several factors are suspected to be linked with the prolonged first stage of labor, including contraction strength, maternal age, parity, pregnancy spacing, education, and labor contractions. This study aims to identify factors associated with the prolonged first stage of labor. This analytic quantitative study employed a retrospective, case-control design. The case group consists of all mothers with prolonged labor at the Larangan Community Health Center in 2024, totaling 19 respondents. The sampling method for the case group was total sampling. The control group included 19 women with normal labor, selected through simple random sampling from 277 women who delivered normally. The research instrument used was a checklist for secondary data collection (RM). The Chi-square test found a significant association between maternal age (p=0.000), education (p=0.000), and labor contractions (p=0.017) with prolonged first stage of labor. Parity and gestational spacing were not significantly associated with prolonged first stage of labor (p>0.05). Multiple logistic regression indicated that education was the most significant factor associated with the prolonged first stage of labor, with a p-value of 0.003. There was a significant relationship between maternal age, education, and labor contractions with the prolonged first stage of labor. Among these, education is the most dominant factor. Keywords: Factors, Prolonged First Stage of Labor.  ABSTRAK Angka Kematian Ibu merupakan tolok ukur untuk menilai derajat kesehatan perempuan di suatu wilayah. Faktor utama penyebab kematian ibu salah satunya yaitu persalinan yang berkepanjangan. Masalah yang paling sering ditemukan pada persalinan lama adalah kala 1 memanjang, yaitu fase laten lebih dari 12 jam atau lebih. Banyak faktor yang diduga berkaitan dengan terjadinya persalinan kala 1 memanjang meliputi usia ibu, paritas, jarak kehamilan, pendidikan dan kontraksi persalinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan persalinan kala 1 memanjang. Penelitian kuantitatif analitik dengan desain retrospektif dan rancangan penelitian case-control. Kelompok kasus pada penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dengan kala 1 memanjang di Puskesmas Larangan Tahun 2024 sejumlah 19 responden. Teknik sampling yang digunakan untuk sample kasus adalah total sampling. Sedangkan kelompok kontrol adalah ibu bersalin normal, diambil sejumlah 19 responden dengan teknik simple random sampling dari 277 ibu bersalin normal. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar check list untuk pengumpulan data sekunder (RM). Hasil uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu (p=0,000), pendidikan (p=0,000), dan kontraksi persalinan (p=0,017) dengan persalinan kala 1 memanjang. Sedangkan paritas dan jarak kehamilan tidak berhubungan dengan persalinan kala 1 memanjang (p>0,05). Hasil uji regresi logistik berganda menunjukkan variabel paling dominan berhubungan dengan kejadian persalinan kala 1 memanjang yaitu pendidikan dengan p=0,003. Terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu, pendidikan, dan kontraksi persalinan dengan kejadian persalinan kala 1 memanjang. Pendidikan merupakan faktor yang paling dominan.  Kata Kunci: Faktor-Faktor, Persalinan Kala 1 Memanjang.
Pengaruh Pemberian Mixed-Juice (Tomat dan Kurma) terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu Postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Karanglewas Elfirdausi, Tiara; Yektiningtyastuti, Yektiningtyastuti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i1.23442

Abstract

ABSTRACT Maternal health after childbirth is a crucial aspect of maternal care. One common disorder that often arises is postpartum anemia, which occurs when hemoglobin levels fall below the normal range. In Indonesia, the prevalence of postpartum anemia reaches 37%, primarily caused by iron deficiency during and after childbirth due to bleeding and inadequate intake. This study aims to determine the effect of consuming mixed juice (tomato and date) on increasing hemoglobin levels in postpartum mothers.This is a quantitative study with a pre-experimental, one-group, pretest-posttest design. The sampling technique used was total sampling, with 37 respondents. The research instruments used were the hemoglobin levels observation sheet and a digital hemometer. The results showed that the majority of respondents were aged 20-35 years (83,8%), had a high school education background (67,6%), had no history of illness (91,9%), were multiparous (51,4%), and had a birth by cesarean section (62,6%). A statistical test showed a significant effect of mixed-juice (tomato and date) consumption on increasing hemoglobin levels in postpartum mothers (p-value = 0,034). Data analysis was conducted using the paired t-test. The administration of mixed-juice (tomato and date) has a significant effect on increasing hemoglobin levels in postpartum mothers. Keywords: Date, Hemoglobin Level, Mixed-juice, Postpartum anemia, Tomato.  ABSTRAK Kesehatan ibu pasca melahirkan merupakan aspek penting dalam perawatan maternal. Salah satu gangguan yang sering muncul adalah anemia postpartum. Anemia postpartum ini terjadi ketika kadar hemoglobin dalam darah berada di bawah ambang batas normal. Di Indonesia, prevalensi anemia postpartum mencapai 37%, penyebab utamanya adalah kekurangan zat besi selama masa persalinan dan pasca persalinan akibat perdarahan dan asupan nutrisi yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi Mixed-juice (tomat dan kurma) terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu postpartum. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre-experimental dan rancangan penelitian one group pretest- posttest design. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling dengan total sampel sebanyak 37 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi kadar hemoglobin dan hemometer digital. Analisis data menggunakan Paired t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 20-35 tahun (83,8%), riwayat pendidikan SMA (67,6%), tidak memiliki riwayat penyakit (91,9%), status paritas multipara (51,4%), dengan jenis persalinan sectio caesaria (62,6%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh signifikan pemberian mixed-juice (tomat dan kurma) terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu postpartum dengan nilai p value 0,034. Pemberian mixed-juice(tomat dan kurma) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu postpartum. Kata Kunci: Anemia Postpartum, Kadar Hemoglobin, Kurma, Mixed-juice, Tomat.
Hubungan Persepsi dan Sikap dengan Motivasi Kader Posyandu untuk Melakukan Vaksinasi HPV di Desa Pasinggangan Kecamatan Banyumas Mulyandari, Gesti Augina; Yektiningtyastuti, Yektiningtyastuti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i1.20088

Abstract

ABSTRACT Cervical cancer is a health problem that is the main cause of death from cancer in women. One of the interventions recommended as an effort to prevent cervical cancer is HPV vaccination. This research aimed to determine the relationship between perception and attitude with the motivation of Posyandu cadres to carry out HPV vaccination in Pasinggangan Village, Banyumas District. The research method used a correlational descriptive design. Research data collection was carried out randomly and cross-sectionally. Technique sampling used a technique total sampling, with respondents totaling 70 Posyandu cadres in Pasinggangan Village, Banyumas District. Research data collection used a questionnaire instrument. Data analysis consists of univariate analysis and bivariate analysis. Bivariate analysis used the Chi-Square test. The research results found that the X² of perception = 13,701, with p-value = 0,008, and X² of attitude = 9,959 with p-value = 0,041. Perception and attitude were related to the motivation of Posyandu cadres to carry out HPV vaccination in Pasinggangan Village, Banyumas District. Keywords: Perception, Attitude, Motivation, HPV Vaccination.  ABSTRAK Kanker serviks merupakan salah satu masalah kesehatan yang menjadi penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita. Salah satu intervensi yang direkomendasikan sebagai upaya pencegahan kanker serviks yaitu dengan melakukan vaksinasi HPV. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persepsi dan sikap dengan motivasi kader Posyandu untuk melakukan vaksinasi HPV di Desa Pasinggangan Kecamatan Banyumas. Metode penelitian yang digunakan yaitu desain deskriptif korelasional. Pengambilan data penelitian dilakukan secara cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik total sampling, dengan responden sejumlah 70 kader Posyandu di Desa Pasinggangan Kecamatan Banyumas. Pengumpulan data penelitian menggunakan instrumen kuesioner. Analisis data terdiri atas analisis univariat dan analisis bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai X² untuk persepsi = 13,701, dengan p-value = 0,008 dan X² untuk sikap = 9,959 dengan p-value = 0,041. Persepsi dan sikap berhubungan dengan motivasi kader Posyandu untuk melakukan vaksinasi HPV di Desa Pasinggangan Kecamatan Banyumas. Kata Kunci: Persepsi, Sikap, Motivasi, Vaksinasi HPV.
Hubungan Tingkat Stres Akademik dengan Kejadian Insomnia Menjelang Penilaian Sumatif Akhir Jenjang pada Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Karangreja Willy Wijaya, Bernand; Yektiningtyastuti, Yektiningtyastuti; Islamarida, Rista; Jennifa, Jennifa
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i1.23498

Abstract

ABSTRACT Education is an important aspect in improving human resources. Final Summative Assessment (PSAJ) is one of the important forms of evaluation that can cause academic stress for students, and if not handled seriously, will cause various negative impacts, one of which is insomnia. This study aims to determine the relationship between academic stress levels and the incidence of insomnia before PSAJ in grade XII students of SMA Negeri 1 Karangreja. The research design used is descriptive correlation with a cross-sectional approach. A sample of 193 students was taken using a proportional stratified random sampling technique. Data was gathered using a questionnaire. Data analysis used the Spearman Rank test. The results of the study on the relationship between academic stress levels and the incidence of insomnia, obtained a significance of p-value = 0.000 ( 0.05). There was a significant relationship between academic stress levels and the incidence of insomnia before the Final Summative Assessment (PSAJ) in grade XII students of SMA Negeri 1 Karangreja. Keywords: Academic Stress Level, Insomnia, Student. ABSTRAK Pendidikan menjadi aspek yang penting dalam meningkatkan sumber daya manusia. Penilaian Sumatif Akhir Jenjang atau PSAJ adalah salah satu bentuk evaluasi penting yang dapat menimbulkan stres akademik bagi siswa, dan apabila tidak ditangani dengan serius akan menimbulkan berbagai dampak negatif salah satunya insomnia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres akademik dengan kejadian insomnia menjelang PSAJ pada siswa kelas XII SMA Negeri 1 Karangreja. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 193 siswa yang diambil menggunakan teknik proporsional stratified random sampling. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian hubungan antara tingkat stres akademik dengan kejadian insomnia, diperoleh nilai signifikansi p-value = 0,000 (p 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres akademik dengan kejadian insomnia menjelang Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) pada siswa kelas XII SMA Negeri 1 Karangreja. Kata Kunci: Insomnia, Siswa, Tingkat Stres Akademik.
Perbedaan Pengaruh Kompres Bawang Merah dan Daun Kubis terhadap Breast Engorgement Pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Purwokerto Selatan Arsyada, Alin Sabrina; Yektiningtyastuti, Yektiningtyastuti; Aprilina, Happy Dwi; Aniarti, Reni Purwo
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i1.23606

Abstract

ABSTRACT Breast engorgement is a common problem among postpartum mothers that can cause pain, discomfort, and hinder the breastfeeding process. Non-pharmacological interventions such as shallot and cabbage leaf compresses are widely used, but comparative studies are still limited. This study aimed to analyze the difference in effectiveness between shallot compresses and cabbage leaf compresses in reducing breast engorgement among postpartum mothers. This quasi-experimental study used a pretest-posttest design with 45 postpartum mothers, divided into two intervention groups. Data were analyzed using the Wilcoxon and Mann-Whitney U tests. The results showed that onion compresses significantly reduced breast engorgement, with 95.45% of respondents in the mild category after the intervention (p=0.001). Cabbage leaf compresses demonstrated more consistent results, with 100% of respondents in the mild category after the intervention (p=0.000). A comparative analysis between groups revealed no significant difference in reducing breast engorgement (p=0.823). Non-pharmacological therapy using onion and cabbage leaf compresses is effective in alleviating breast engorgement in postpartum women. Compresses with cabbage leaves showed more consistent outcomes. Keywords: Breast Engorgement, Cabbage Leaf Compress, Postpartum, Shallot Compress.   ABSTRAK Breast engorgement merupakan masalah umum pada ibu nifas yang dapat menimbulkan nyeri, ketidaknyamanan, dan menghambat proses menyusui. Intervensi non-farmakologis seperti kompres bawang merah dan daun kubis banyak digunakan, namun penelitian komparatif masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan efektivitas kompres bawang merah dan daun kubis dalam menurunkan breast engorgement pada ibu nifas. Desain penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan rancangan pretest-posttest pada 45 ibu nifas yang dibagi dalam dua kelompok intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney-U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompres bawang merah signifikan menurunkan breast engorgement, dengan 95,45% responden berada pada kategori ringan setelah intervensi (p=0,001). Kompres daun kubis menunjukkan hasil yang lebih konsisten, dengan 100% responden berada pada kategori ringan setelah intervensi (p=0,000). Analisis komparatif antar kelompok menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan dalam menurunkan breast engorgement (p=0,823). Terapi non farmakologis menggunakan kompres bawang merah dan daun kubis terbukti efektif menurunkan breast engorgement pada ibu nifas. Kompres dengan daun kubis menunjukkan hasil yang lebih konsisten. Kata Kunci: Breast Engorgement, Kompres Bawang Merah, Kompres Daun Kubis, dan Ibu Nifas.