Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PELATIHAN KONSELING DASAR DAN DUKUNGAN PSIKOLOGIS AWAL BAGI PENDAMPING REMAJA DI LKSA YAYASAN WIDHYA ASIH Rindy Murti Dewi; Jessica Amelia Anna; Princen Princen; Yusak Novanto; Erni Julianti Simanjuntak
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2627

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang penuh dinamika dan rentan terhadap tantangan psikologis. Remaja di panti asuhan memiliki kebutuhan pendampingan yang khusus untuk mendukung kesehatan mental dan perkembangan adaptif mereka. Program pelatihan pendampingan remaja di LKSA Widya Asih Melaya bertujuan meningkatkan kapasitas staf, mentor, dan guru dalam memahami perkembangan remaja secara holistik serta mengembangkan keterampilan komunikasi asertif dan dukungan psikologis awal. Pelatihan berlangsung dalam empat sesi interaktif dengan metode ceramah, diskusi, simulasi, dan supervisi profesional. Evaluasi menggunakan pre-test, post-test, observasi, dan wawancara menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pendampingan remaja. Hasil ini menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan yang mengintegrasikan teori, praktik, dan refleksi untuk membangun pendamping yang adaptif dan empatik.
PENDIDIKAN SEKSUALITAS:PACARAN SEHAT PADA REMAJA DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK (LKSA) WIDHYA ASIH BALI BARAT Krishervina Rani Lidiawati; Meira Emily Wijaya; Leticia Justine; Dylan Kerry Ciaputra; Teguh Lesmana; Erni Julianti Simanjuntak
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2646

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang mengalami berbagai perubahan baik fisik, kognitif dan sosial-emosional. Salah satu aspek penting yang sering menjadi perhatian adalah pola pacaran remaja. Kurangnya pemahaman mengenai pendidikan seksualitas dapat menimbulkan perilaku pacaran yang berisiko, seperti kekerasan dalam hubungan, perilaku seksual pranikah, hingga rendahnya kesadaran menjaga kesehatan reproduksi. Oleh karena itu, pendidikan seksualitas dengan fokus pada pacaran sehat menjadi sangat penting, khususnya bagi remaja yang berada di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Bali Barat. PKM kali ini dilakukan di LKSA Widya Asih Melaya yang cenderung rentan mengalami keterbatasan informasi dan membutuhkan bimbingan terkait seksualitas. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kesadaran remaja mengenai konsep pacaran sehat melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, serta pemberian poster psikoedukasi baik secara daring dan luring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja terkait ciri-ciri pacaran sehat, keterampilan berkomunikasi asertif, serta kemampuan mengenali dan menghindari bentuk pacaran yang tidak sehat. Selain itu, remaja juga menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif dalam setiap sesi. Dengan demikian, pendidikan seksualitas berbasis pacaran sehat terbukti relevan dan bermanfaat untuk membekali remaja di LKSA dalam membangun relasi yang sehat, bertanggung jawab, dan sesuai dengan norma sosial serta nilai-nilai moral yang berlaku.
KEPUASAN HIDUP GENERASI SANDWICH DI INDONESIA: PERAN BAKTI KEPADA ORANG TUA, TANGGUNG JAWAB KEPADA ORANG TUA, DAN RASA BERSALAH: Life Satisfaction in Sandwich Generation in Indonesia: The Role of Filial Piety, Filial Responsibility, and Guilt Feeling Brigita Wulandini Roring; Erni Julianti Simanjuntak
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 17 No. 3 (2024): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 17.3
Publisher : Faculty of Social Science and Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2024.17.3.233

Abstract

Dalam menjalankan peran merawat orang tua, generasi sandwich sering mengalami stres, depresi, kecemasan, dan merasa terbebani karena tanggung jawab ganda yang menekankan bakti kepada orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi peran dari bakti kepada orang tua (filial piety), tanggung jawab kepada orang tua (filial responsibility), dan rasa bersalah terhadap kepuasan hidup generasi sandwich di Indonesia. Sebanyak 132 partisipan dari seluruh Indonesia yang memiliki latar belakang berbeda-beda mengikuti penelitian ini secara online. Pengukuran variabel menggunakan alat ukur Dual Filial Piety Scale, The Filial Responsibility Scale, Guilt and Shame Experience Scale, dan Satisfaction with Life Scale yang dianalisis menggunakan uji statistik regresi berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan atau bersama-sama, filial piety, filial responsibility, dan rasa bersalah ditemukan berpengaruh terhadap kepuasan hidup generasi sandwich di Indonesia. Akan tetapi, secara parsial atau secara terpisah, didapati hasil bahwa hanya filial piety yang berpengaruh terhadap kepuasan hidup generasi sandwich di Indonesia. Hasil penelitian ini bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan hidup generasi sandwich dalam merawat orang tua dengan membangun pandangan yang positif terhadap bakti dan perawatan kepada orang tua.
Pengaruh Kecemasan Kesehatan dengan Cyberchondria di tengah Pandemi Covid-19 Simanjuntak, Erni Julianti; Princen, Princen
MANASA Vol. 11 No. 1 (2022): Juni, 2022
Publisher : Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/manasa.v11i1.3325

Abstract

Pandemi Covid-19 adalah persoalan yang masih dan sedang ditangani serta menjadi fokus perhatian seluruh dunia saat ini. Dampak dari Covid-19 terhadap kesehatan fisik dan kesehatan mental terlihat dari respon kecemasan dan ketakutan masyarakat akan kesehatan yang muncul dari persepsi atas keadaan menekan yang dialami. Kecemasan kesehatan (Health Anxiety) adalah kecemasan dan ketakutan berlebihan akan kesehatan yang muncul karena keyakinan atau interpretasi terhadap sensasi dan perubahan tubuh sebagai indikasi mengalami penyakit yang serius (Asmundson, Abramowitz, Richter, & Whedon, 2010; Furer, Walker, & Stein, 2007; Taylor & Asmundson, 2004). Salah satu safety-seeking behavior dalam mengatasi dan menanggapi kondisi pandemi, individu akan mencari informasi-informasi kesehatan melalui internet atau mengunjungi layanan kesehatan online. Kecemasan yang berlebihan yang dikaitkan dengan pencarian informasi kesehatan di internet ini disebut Cyberchondria (Starcevic, 2017). Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kecemasan kesehatan (Health Anxety) dengan Cyberchondria di tengah pandemi Covid-19. Penelitian dengan metode korelasional mengunakan teknik convenience sampling dilakukan pada 308 orang partisipan penelitian yang merupakan warga negara Indonesia berusia 17 tahun keatas. Instrumen dalam penelitian ini menggunkan Short Health Anxiety Inventory (SHAI) untuk mengukur kecemasan kesehatan dan instrumen Cyberchondria Severity Scale (CSS) untuk mengukur cyberchondria. Data penelitian diuji dengan uji regresi dan hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan kesehatan berpengaruh signifikan terhadap cyberchondria dimana kecemasan kesehatan ditengah pandemi covid 19 akan memprediksi kecenderungan individu untuk mengalami cyberchondria (R2 = .142, b = 1.516, p = .000; p < .05).