Andi Andi
Center of Southeast Asian Ethnicities, Cultures and Societies, Pontianak, Indonesia

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pedestrian Priorities: Unraveling Walkability Challenges in Shah Alam's Neighborhoods Rashid, Quraishia; Zhang, Andi; Mohd Nor, Marina
International Journal of Environment, Architecture, and Societies Vol. 4 No. 01 (2024): Dynamic Synergy of Sustainable Future for Environment, Architecture, and Socie
Publisher : Institute of Research and Community Services of Universitas Tanjungpura and Center of Southeast Asian Ethnicities, Cultures and Societies (Joint collaboration between Universitas Tanjungpura and National Taitung University)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/ijeas.2024.4.01.37-49

Abstract

This article explores the contemporary shift in urban studies towards prioritizing walkable neighborhoods amidst growing concerns about urban sprawl and its environmental impacts. Focusing on Persiaran Bestari in Shah Alam, Malaysia, the research aims to address the lack of pedestrian-friendly infrastructure and the consequent reliance on vehicular transport in residential areas. This research utilizes a mixed-method approach incorporating quantitative and qualitative methodologies, combining space syntax analysis and behavioral mapping to examine pedestrian movement within the study area. The data collection involves gathering pedestrian infrastructure data through field surveys and pedestrian volume surveys. As the result, behavioral mapping observations revealed varying pedestrian activity levels along different road corridors, with significant pedestrian traffic concentrated around residential zones. Utilizing space syntax analysis, the research detected that Persiaran Bestari and Permai experienced the highest levels of social and commercial activity, indicating higher resident density in these areas. This research highlights the correlation between pedestrian comfort and safety and the availability of pedestrian infrastructure. It reveals that inadequate infrastructure leads to poor walkability, prompting pedestrians to favor safer routes, such as neighborhood or local roads with reduced and slower vehicle traffic.
TANTANGAN DALAM PENERAPAN GROUNDED THEORY PADA PENELITIAN ARSITEKTUR DI INDONESIA: SEBUAH TINJAUAN SISTEMATIS Gunawan, Ivan; Andi, Andi
MODUL Vol 25, No 1 (2025): MODUL vol 25 nomor 1 tahun 2025 (6 articles)
Publisher : architecture department, Engineering faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mdl.25.1.2025.13-25

Abstract

Metode Grounded Theory (GT) memiliki peran penting dalam disiplin ilmu arsitektur karena dapat meramu teori dari berbagai perspektif orang mengenai pengalaman ruang.  Namun, terdapat kompleksitas alur kerja dan teori yang menyebabkan metode ini sulit diterapkan. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk menelusuri tantangan dalam penerapan GT pada artikel jurnal arsitektur yang terdaftar di APTARI. Dengan menerapkan panduan PRISMA 2020, tinjauan sistematis ini meninjau 64 artikel yang merupakan penelitian empiris yang tidak membahas desain atau proses desain. Hasil tinjauan sistematis menunjukkan setiap kriteria didominasi oleh banyak ketidaktepatan kecuali tujuan penelitian. Ditemukan satu pola yang terulang yaitu pola ini menggunakan GT untuk tujuan mengetahui preferensi atau persepsi pengguna tentang pengalaman ruang dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data kuesioner daring pertanyaan terbuka, dan dianalisis dengan teknik analisis isi GT. Pola ini tidak tepat karena menggunakan GT tetapi tidak mengembangkan teori. Tinjauan sistematis ini menyarankan penggunaan metode GT yang baik yaitu dengan pendekatan kualitatif yang mengumpulkan data dengan wawancara dan menganalisis data dengan koding GT. Dengan pola ini, ada kemungkinan terbentuk teori substansial yang dapat mengembangkan ilmu arsitektur.