Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Kematangan Digital SDM terhadap Ketahanan Organisasi yang Dimediasi oleh Agilitas Organisasi Erina Rulianti; Giri Nurpribadi; Sri Mulyati
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i4.10755

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kematangan digital SDM terhadap ketahanan organisasi dengan agilitas organisasi sebagai variabel mediasi pada karyawan perusahaan manufaktur di Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian berjumlah 80 responden yang dipilih melalui purposive sampling, dengan kriteria telah bekerja minimal satu tahun dan memahami penggunaan teknologi atau sistem kerja digital di perusahaan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematangan digital SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap agilitas organisasi dan ketahanan organisasi. Agilitas organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan organisasi. Selain itu, agilitas organisasi terbukti mampu memediasi secara signifikan pengaruh kematangan digital SDM terhadap ketahanan organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kematangan digital SDM yang disertai peningkatan agilitas organisasi dapat memperkuat ketahanan organisasi dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis.
Navigating The AI-Augmented Workplace: How Digital Leadership and The AMO Framework Impact Job Insecurity and Human-Algorithm Symbiosis Erina Rulianti; Ahmad Gunawan; Giri Nurpribadi; Depi Nurmalasari
Fundamental and Applied Management Journal Vol. 4 No. 2 (2026): June
Publisher : Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/famj.v4i2.788

Abstract

This study investigated the mechanisms of artificial intelligence (AI) integration among knowledge workers by testing a dual-stage moderated mediation model. Based on the Ability-Motivation-Opportunity (AMO) framework and Job Demands-Resources (JD-R) theory, this study examines whether digital leadership and algorithmic transparency moderate the mediating effects of AI-induced job insecurity on human-algorithm symbiosis. This study used a cross-sectional quantitative design. Data were collected using purposive sampling from an expert niche consisting of 71 academic publishing managers, quality auditors, and academic staff in the higher education sector. Hypotheses were tested using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS 4 with 5,000 bootstrap samples. Contrary to mainstream narratives, the hypothesized dual-stage moderated mediation was not supported. Interestingly, AI-oriented AMO practices and digital leadership positively predicted AI-induced job insecurity, contradicting the expected mitigating effect. However, this heightened insecurity failed to mediate or impede collaborative performance. The Phase 1 model yielded an acceptable R2 = 0.638, while the Phase 2 model (R2 = 0.562) revealed a robust and highly significant direct effect of AMO practices on the establishment of human-algorithm symbiosis. This study challenges conventional assumptions about the "dark side" of AI integration by revealing the phenomenon of "instrumental pragmatism" in highly autonomous knowledge workers. These findings demonstrate that in specific academic settings, professionals bypass psychological trauma (job insecurity) and structural rhetoric (leadership vision), directly translating practical HR interventions (AMO) into effective human-AI collaborations. This research urges a shift in HR strategy from complex change management to direct capability building
Penguatan Daya Saing UMKM Desa Serang melalui Pendampingan Digital Marketing Berbasis Legalitas dan Branding Produk Erina Rulianti; Giri Nurpribadi
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Lentera Vol. 2 No. 09 (2025): September 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/djpl.v2i09.1134

Abstract

Pembangunan desa di Indonesia masih menghadapi berbagai hambatan, terutama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi melalui penguatan sektor UMKM sebagai penggerak utama ekonomi lokal. Banyak pelaku UMKM belum berkembang secara optimal karena terbatasnya legalitas usaha, kualitas kemasan yang belum memenuhi standar, serta minimnya pemanfaatan teknologi digital. Program pengabdian masyarakat di Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, dilaksanakan bersama dua UMKM Tahu Bandung milik Bapak Ndi dan Telur Asin milik Bapak Adul dengan menerapkan pendekatan partisipatif melalui tahapan pemetaan awal, edukasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nyata dalam tiga aspek utama: (1) bertambahnya pemahaman UMKM mengenai legalitas usaha seperti NIB, PIRT, HAKI, dan sertifikasi halal; (2) perbaikan kemasan dan branding sehingga lebih menarik dan informatif; serta (3) meningkatnya kemampuan memanfaatkan media digital seperti Google Maps, WhatsApp Business, Instagram, Facebook, dan Grab untuk memperluas pasar. Temuan ini menegaskan bahwa digital marketing berperan besar dalam memperluas jangkauan pelanggan, meningkatkan daya saing, dan memperkuat keberlanjutan usaha UMKM desa. Selain itu, praktik digitalisasi ini dapat menumbuhkan kepercayaan konsumen serta dapat diadaptasi oleh wilayah lain sebagai model pemberdayaan berbasis legalitas, packaging, dan teknologi digital.
Loyalitas Kerja Generasi Milenial dan Gen Z di Industri Manufaktur Kawasan MM2100: Peran Career Development Opportunities dan Employee Engagement Nuzila Mahdian Alwanda; Giri Nurpribadi
AGILITY: Jurnal Lentera Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 4 No 01 (2025): Februari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmsdm.v4i01.1163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh career development opportunities dan employee engagement terhadap loyalitas karyawan generasi milenial dan Gen Z di perusahaan manufaktur kawasan MM2100. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap karyawan generasi milenial dan Gen Z yang bekerja di perusahaan manufaktur kawasan MM2100. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Analisis data menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa career development opportunities berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas generasi milenial dan Gen Z. Sementara itu, employee engagement berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap loyalitas generasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa loyalitas karyawan generasi muda di sektor manufaktur lebih dipengaruhi oleh peluang pengembangan karier dibandingkan keterikatan emosional terhadap organisasi. Oleh karena itu, perusahaan manufaktur disarankan untuk memprioritaskan penyediaan program pengembangan karier yang terstruktur dan berkelanjutan guna meningkatkan loyalitas karyawan generasi milenial dan Gen Z.
Pemberdayaan UMKM melalui Pendekatan AMO (Ability, Motivation, Opportunity) untuk Meningkatkan Keberlanjutan Usaha Erina Rulianti; Giri Nurpribadi; Nur Aeni; Fuzha Melyani Putri
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Lentera Vol. 3 No. 06 (2026): Juni 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/djpl.v3i06.1335

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keberlanjutan usaha UMKM melalui pendekatan Ability, Motivation, Opportunity (AMO). Kegiatan melibatkan 20 pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi yang menghadapi kendala dalam pengelolaan usaha, pemasaran digital, motivasi pengembangan bisnis, dan pemanfaatan peluang usaha. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, penerapan teknologi, dan evaluasi. Materi kegiatan mencakup pengelolaan usaha, pencatatan keuangan sederhana, penguatan motivasi kewirausahaan, pemasaran digital, serta pengembangan jejaring bisnis. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola usaha, memanfaatkan media digital untuk promosi, serta mengenali peluang pengembangan bisnis. Peserta juga mulai menerapkan pencatatan keuangan yang lebih teratur dan menggunakan media sosial serta marketplace sebagai sarana pemasaran. Secara keseluruhan, pendekatan AMO mampu meningkatkan kemampuan, motivasi, dan kesempatan pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan AMO dapat digunakan sebagai model pemberdayaan yang mendukung keberlanjutan dan daya saing UMKM di era digital.
Human Resource Empowerment and Marketing Development for Coconut Root Snack MSMEs in Jayamulya Village Giri Nurpribadi; Erina Rulianti
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i03.1385

Abstract

This community service activity was conducted in Jayamulya Village, Serang Baru District, Bekasi Regency, with the aim of empowering coconut root snack MSMEs through human resource strengthening, production improvement, marketing development, and business legality support. The method used was participatory community empowerment, which was implemented through observation, discussion, product identification, digital empowerment, and cultural adaptation to the local community context. The activity involved direct observation of the coconut root snack production process, discussions with MSME managers, identification of production tools and packaging needs, and mapping of existing marketing networks. The results showed that coconut root snack MSMEs have promising potential to support household income and village economic development. However, several aspects still need improvement, including production process standardization, product packaging, market expansion, digital marketing utilization, and business legality. Digital empowerment was introduced as an opportunity to expand promotion and distribution through online marketing channels. In addition, assistance related to NIB and P-IRT registration was identified as an important step to strengthen product legality, labeling, and consumer trust. Therefore, continuous assistance from universities, local government, and related stakeholders is needed to improve the competitiveness and sustainability of coconut root snack MSMEs in Jayamulya Village.
Pembuatan Peta Administrasi sebagai Media Informasi Wilayah Desa Jatiwangi Dede Wijaya; Septian Umar Rizqi; Giri Nurpribadi
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Lentera Vol. 3 No. 07 (2026): Juli 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/djpl.v3i07.1558

Abstract

Informasi spasial yang jelas diperlukan untuk mendukung pengenalan wilayah dan tata kelola desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyusun dan memasang Peta Administrasi Desa Jatiwangi sebagai media informasi wilayah bagi pemerintah desa dan masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, dokumentasi, pengumpulan informasi, koordinasi dengan perangkat desa, dan verifikasi data. Hasil kegiatan berupa peta administrasi yang memuat batas desa, pembagian dusun, batas RT/RW, jaringan jalan, sungai, bangunan, serta beberapa fasilitas dan lokasi penting di Desa Jatiwangi. Peta kemudian dicetak dan dipasang pada papan informasi di depan Kantor Desa Jatiwangi agar dapat diakses secara langsung oleh masyarakat dan pendatang. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam memperjelas informasi wilayah, membantu masyarakat mengenali pembagian ruang desa, serta mendukung pemerintah desa dalam penyediaan data awal untuk pengelolaan dan perencanaan wilayah secara lebih terstruktur.
The Influence of Compensation, Motivation, and Work Discipline on Employee Performance Giri Nurpribadi; Erina Rulianti; Fachrur Rozy Al Banteni
Ilomata International Journal of Management Vol. 5 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Yayasan Sinergi Kawula Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52728/ijjm.v5i1.1057

Abstract

This study aims to analyze the effect of compensation, motivation, and work discipline on employee performance. The population of this study were all employees of PT Diamond Cold Storage which amounted to 80 people. The sampling technique in this study is a saturated sample or census because the entire population is used as a research sample. Research data collected through questionnaires that have been tested for validity and reliability. The results showed that compensation has a positive and significant effect on employee performance, meaning that the better the compensation provided, the more it will improve employee performance, motivation has a positive and significant effect on employee performance, meaning that the higher the motivation provided, the more it will improve employee performance, work discipline has a positive and significant effect on employee performance, meaning that the better the application of work discipline in the company, the more it will improve employee performance; and Compensation, motivation, and work discipline simultaneously have a significant effect on employee performance. The better the compensation, motivation, and implementation of work discipline together, the more it will improve overall employee performance. Policy Implications The company needs to formulate human resource policies related to the compensation system, motivation, and enforcement of work discipline so that employee performance can be optimized and company goals achieved.