Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Local Wisdom and Farmer Welfare through the Nyadran Tradition: A Case Study in Panjang Village Mutahar, Abdul Kholik; Cahyono, Edi Dwi; Fahriyah, Fahriyah
HABITAT Vol. 35 No. 2 (2024): August
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.habitat.2024.035.2.13

Abstract

In the era of globalization, the Nyadran tradition is facing challenges, with the understanding of its essence and significance eroding among the community. Some groups are beginning to question the relevance and value of this tradition. Therefore, the objective of this research is to deeply analyze the local wisdom values within the Nyadran tradition and how this tradition can contribute to the well-being of farmers in the village of Panjang. This research is qualitative research combining a case study approach and an ethnographic approach. Primary data was collected through interviews and documentation. This study reveals that the Nyadran tradition in the village of Panjang contains strong local wisdom values that significantly contribute to the well-being of farmers and the community through strengthening social bonds, preserving cultural identity, and adapting to changing times. The Nyadran tradition in the village of Panjang is a cultural treasure that strengthens community solidarity, preserves local values, remains relevant in the face of social change, and makes a positive contribution to the well-being of the community.
DAMPAK MODERNISASI ALAT PERTANIAN PADA PETANI PADI INBRIDA TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DESA JAMBEREJO KABUPATEN BOJONEGORO Choiri, Mohamad Fatkhul; Sugiyanto, Sugiyanto; Cahyono, Edi Dwi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Edisi APRIL
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.4350

Abstract

The modernization of agricultural machinery in Jamberejo Village, Kedungadem District, Bojonegoro Regency, has had positive and negative impacts on the farming community. This research will discuss the impact of modernization of agricultural machinery on inbred rice farmers on socio-economic conditions in Jamberejo Village. This research uses a descriptive qualitative approach, focusing on the impact of modernization of inbred rice farming machinery in Jamberejo Village, with 36 farmers as informants. The results of this research show that from an economic perspective, the modernization of machine tools has had a positive impact in the form of increasing income from inbred rice farming and the availability of economic institutions. Socially, modernization increases educational facilities, awareness of formal education, access to health facilities, access to transportation, but reduces social institutional activities..Key-words: farming tools; inbred rice farmers; modernization. INTISARI Modernisasi alat mesin pertanian di Desa Jamberejo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, telah memberikan dampak positif dan negatif bagi masyarakat petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak modernisasi alat mesin pertanian pada petani padi inbrida terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di Desa Jamberejo. Penelitian  ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, fokus pada dampak modernisasi alat mesin pertanian padi inbrida dengan 36 petani sebagai informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dari segi ekonomi, modernisasi alsintan memberikan dampak positif berupa peningkatan pendapatan pertanian padi inbrida dan ketersediaan kelembagaan ekonomi. Secara sosial, modernisasi meningkatkan fasilitas pendidikan, kesadaran akan pendidikan formal, akses terhadap fasilitas kesehatan, akses transportasi, namun menurunkan kegiatan kelembagaan sosial.Kata kunci: alat pertanian; modernisasi; petani padi inbrida
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESPON PETANI PADI TERHADAP KEGIATAN SLPHT TANAMAN PADI DI DESA BAKALAN Safitri, Retno Ayu; Cahyono, Edi Dwi; Sugiyanto, Sugiyanto
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 8, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v8i2.1628

Abstract

Pemerintah Desa Bakalan bekerja sama dengan Dinas Pertanian melaksanakan program SLPHT yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan belanja Desa (APBDes) Tahun 2023 dengan tujuan memberikan penyuluhan dan praktek lapangan bagaimana cara bertani secara organik dengan meminimalisir penggunaan pestisida. Peneltian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani padi terhadap kegiatan SLPHT tanaman padi di Desa Bakalan. Merupakan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive sehingga penelitian ini dilakukan di Desa Bakalan. Data dikumpulkan menggunakan metode wawancara, observasi dan kuisioner. Kemusian data tersebut diolah menggunakan SPSS dan dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda. Penentuan informan menggunakan metode sensus sehingga didapat informan merupakan populasi penelitian yaitu seluruh kelompok tani yang mengikuti program SLPHT di Desa Bakalan dengan jumlah seluruh responden yaitu 80 orang petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang dapat mempengaruhi respon petani terhadap pelaksanaan program SLPHT yaitu umur, Pendidikan formal, luas kepemilikan lahan, pengalaman bertani, keaktifan dalam kelompok tani, frekuensi mengikuti kegiatan SLPHT, peran penyuluh dalam pelaksanaan kegiatan SLPHT dan sarana dan prasarana. Sementara mata pencaharian dan status kepemilikan lahan tidak berpengaruh terhadap respon petani.
Pengalaman Inovatif Petani Pada Agroforestri Berbasis Pinus Pradesti, Eka; Cahyono, Edi Dwi; Yuliati, Yayuk
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.028

Abstract

Teknik budidaya lokal pada skema agroforestri berbasis pinus pada hutan miliki negara menjadi upaya penting dalam peningkatan kesejahteraan. Penelitian ini menelusuri pengalaman petani untuk mengungkap alasan-alasan yang mendasari munculnya teknik pelengkungan cabang kopi pada skema tersebut. Penelitian dilakukan pada petani magersari di kawasan UB Forest, Kabupaten Malang Jawa Timur. Jenis penelitiannya studi kasus dengan menggunakan data kualiatif. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam, focus group discussion, dan pengamatan lapang. Penemuan dari penelitian ini bahwa hasil produksi kopi dengan pelengkungan semakin banyak. Selain itu, efisien secara teknis dan biaya. Implikasinya teknik inovatif dari petani ini perlu dipertimbangkan dalam pengembangan skema agroforestri. Biasanya teknik lokal ini kurang teramati petani lainnya dan belum divalidasi pengembang/pakar agroforestri. Mengingat prospeknya positif, kajian lebih lanjut/dalam diperlukan agar pelengkungan dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari pengembangan inovasi agroforestri lebih lanjut.
Optimalisasi Pemanfaatan Bonggol Jagung di Dusun Ngantru Desa Sekaran Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro Ernanti, Deya; Cahyono, Edi Dwi; Susilo, Edi
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 24, No 3 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v24i3.5475

Abstract

This research aims to understand farmers' habits in managing corn cob waste in Dusun Ngantru, Sekaran Village, Kasiman District, and to formulate strategies to optimize waste management. The main issue addressed is the suboptimal utilization of corn cob waste, despite its significant economic potential. Through a qualitative descriptive method employing snowball sampling technique, this study identifies farmers' habits, optimization strategies, and the impacts of corn cob waste management. The findings reveal that farmers' habits in managing corn waste are influenced by local traditions and knowledge. Optimizing the utilization of corn cob waste can lead to significant economic and environmental impacts, including increased income, reduction of organic waste, and enhanced environmental awareness. Optimization strategies include training, cross-sector collaboration, creative marketing approaches, and environmental awareness campaigns.
Understanding Information Seeking Behaviors in Specialized Agricultural Contexts: The Tutur Apple Farming Case Suryaman Sule; Hidayat, Kliwon; Purnomo, Mangku; Cahyono, Edi Dwi
HABITAT Vol. 36 No. 3 (2025): December
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.habitat.2025.036.3.18

Abstract

Apple farming in the Tutur region faces adaptation challenges due to climate change, environmental degradation, and limited access to information. This study highlights the importance of contextual understanding of farmers' information-seeking behaviour by integrating Social Learning (Bandura) and Community of Practice (Wenger) theories. This study examines how farmers seek, interpret, and disseminate information; the social context that shapes the learning process; and the supporting and inhibiting factors of the community information ecosystem. A qualitative approach with a case study design explored apple farmers' learning practices in depth. Data were obtained through interviews, observation, and documentation, and then analysed thematically with triangulation techniques for validity. Results show that farmers actively seek information through digital media, field experiments, and informal discussions. Learning occurs through observation, imitation, and social reinforcement, and is facilitated by a community of practice that encourages a culture of sharing. However, barriers such as closed-mindedness and institutional weaknesses are still found. This study emphasises the importance of participatory and community-based approaches in developing agricultural information systems. The findings are helpful for extension workers and policymakers to design interventions that are adaptive to farmers' social dynamics.