Nurdalilah Nurdalilah
Jurusan Pendidikan Matematika, Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah, Jalan Garu II No. 93 Medan, Sumatera Utara, 20147, Indonesia

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Penggunaan Model Contextual Teaching and Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Nurdalilah Nurdalilah
Jurnal MathEducation Nusantara Vol 3, No 2 (2020): July 2020
Publisher : Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.195 KB) | DOI: 10.32696/jmn.v3i2.103

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar matematika siswa. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dilakukan dengan tiga siklus.Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah observasi dan tes. Hasil dari penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas belajar matematika siswa yang menggunakan model Contextual Teaching and Learning (CTL)meningkat dari persentase tingkat aktivitas siklus I adalah 40% (kurang aktif) menjadi 62,3% (cukup aktif) pada siklus II dan pada siklus III mencapai 87,1% (sangat aktif). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang disajikan dapat diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa.
Perbedaan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Pada Model Pembelajaran Berbasis Masalah dan Model Pembelajaran Kontekstual Pada Materi Segi Empat Nurdalilah Nurdalilah
Jurnal MathEducation Nusantara Vol 1, No 2 (2018): July 2018
Publisher : Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.495 KB) | DOI: 10.32696/jmn.v1i2.31

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan:  1)  Untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan model Pembelajaran Berbasis Masalah model pembelajaran Kontekstual pada materi segi empat  2) Untuk mengetahui perbedaan yang pada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan model Pembelajaran Berbasis Masalah dan model Pembelajaran Kontekstual pada materi segi empat. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yaitu penilitian yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan akibat pengaruh dari suatu perlakuan yang dikenakan pada subjek. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII-A dan VII–B  MTs  Al Wasliyah berjumlah 60 orang. Metode pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil Diperoleh Pembelajaran Berbasis Masalah adala 32.233 dan pada kelas Kontekstual 29.800. Dari hasil pengujian hipotesis diperoleh  tidak berada dalam interval  yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan model Pembelajaran Berbasis Masalah dan model pembelajaran Kontekstual pada materi segiempat
Perbedaan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Antara Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS dan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TTW Berbasis Youtube Nila Afriyani; Nurdalilah Nurdalilah
Jurnal MathEducation Nusantara Vol 5, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jmn.v5i2.254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan model pembelajaran kooperatif tipe TTW menggunakan media youtube terhadap kemampuan matematis siswa pada  materi Bangun ruang sisi datar di kelas VII SMP Swasta Nurul Hadina Tahun Ajaran 2021/2022. Adapun hipotesis dalam penelitian ini adalah ada perbedaan model pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan model pembelajaran kooperatif tipe TTW terhadap kemampuan matematis siswa pada  materi Bangun ruang sisi datar di kelas VII SMP Swasta Nurul Hadina Tahun Ajaran 2021/2022. Data tersebut diolah dengan menggunakan uji statistik t. Berdasarkan hasil pengolahan data didapat rata-rata  siswa kelas Eksperimen 1 (VII.1) yaitu 76,11 dan  nilai rata-rata siswa kelas Eksperimen 2 (VII.2) yaitu 71,30. Data tersebut diolah menggunakan statistic uji-t satu pihak. Berdasarkan analisis data maka diperoleh = 4,026 dan   yaitu 1,706 taraf signifikan α yaitu 5% dapat dilihat bahwa t = 4,026  1,706 maka  ditolak dan diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa  ada perbedaan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan model pembelajaran kooperatif tipe TTW menggunakan media youtube terhadap kemampuan matematis siswa pada  materi Bangun ruang sisi datar di kelas VII SMP Swasta Nurul Hadina Tahun Ajaran 2021/2022
Analisis Problematika Penggunaan Google Classroom Sebagai Sarana Pembelajaran Masa Pandemi Covid 19 Terhadap Prestasi Belajar Matematika Rizkha Dini Wahyuni; Nurdalilah Nurdalilah
Jurnal MathEducation Nusantara Vol 5, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jmn.v5i2.244

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui yang menjadi kendala atau masalah dalam penggunaan aplikasi google classroom terhadap prestasi belajar matematika siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif.dengan kajian kepustakaan (library research). kegiatan penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan  informasi dan data dengan bantuan berbagai macam material yang ada diperpustakaan seperti hasil penelitian sebelumnya yang sejenis, artikel, catatan, serta berbagai jurnal yang berkaitan. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Guru mengalami kendala dalam penguasaan aplikasi Google Classroom, serta Problematika yang dialami siswa hampir 80% dikarenakan koneksi jaringan internet yang kurang stabil. Dapat dilakukan penelitian yang lebih mendetail lagi mengenai permasalahan atau problematika yang terjadi pada aplikasi Google Classroom yang menjadi sarana pembelajaran disekolah
Analisis kemampuan pemecahan masalah dengan menerapkan blended learning berbantuan edmodo Shelly Rozalina; Nurdalilah Nurdalilah
Journal of Didactic Mathematics Vol 3, No 3 (2022): December
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jdm.v3i3.1577

Abstract

This study aims to analyze students' problem-solving abilities in solving problems on flat-sided geometric shapes by applying Edmodo-assisted blended learning. This research method uses qualitative methods with a descriptive approach. This study describes students' mathematical problem-solving abilities in the process of learning mathematics with the help of Edmodo. The subjects used in this research were class VIII-A students at MTsS Al-Washliyah Pulau Gambar, which currently consists of 20 students. The data collection used was in the form of math problem-solving ability tests and interviews. Based on the results of the study, which showed that the problem-solving abilities of students with the help of Edmodo were able to provide an understanding of the problems of questions on flat-sided geometric material, The results of the percentage of problem-solving abilities in the high-level category are 50%, the medium-level percentage is 25%, and the low-level percentage is 25%. To further strengthen the results, a sample of five students will be interviewed at various levels of ability. However, students showed a positive response to Edmodo-assisted learning media.
PANCASILA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP BANGSA INDONESIA SERTA NILAI PANCASILA BAGI PESERTA DIDIK Dedy Juliandri Panjaitan; Firmansyah Firmansyah; Nurhafni Siregar; Nurdalilah Nurdalilah; Haryati Ahda Nasution
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16611

Abstract

Pelaksanaan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh masih minimnya pemahaman nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dalam bermasyarakat dan berbangsa serta belum maksimalnya penerapan nilai-nilai Pancasila pada peserta didik di tingkat pendidikan sekolah dasar. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi pemahaman kepada guru-guru di UPT SD NEGERI 067250 Medan yang beralamat di Jl.Mangaan I Gg Amal I kelurahan Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli Kota Medan. Peserta pengabdian adalah guru-guru di UPT SD NEGERI 067250. Diharapkan melalui kegiatan sosialisasi ini, para guru lebih dapat memahami makna nilai-nilai Pancasila dan dapat mengaplikasikannya di sekolah serta guru mampu membawa arah perubahan perkembangan siswa lebih baik lebih mencintai bangsa dan negaranya yang berkarakter Pancasila. Di dunia pendidikan, Pancasila dijadikan sebagai acuan dan pegangan guru dalam mengajar siswa pada kegiatan pembelajaran di sekolah dasar.Peserta pengabdian adalah guru-guru di UPT SD NEGERI 067250 yang berjumlah 30 orang. Metode kegiatan ini: (1) Penyajian materi, (2) Pendampingan pemahaman materi, (3) Evaluasi kegiatan melalui pemberian angket, (4) Refleksi hasil kegiatan. Pelaksanaan pengabdian ini terlaksana dengan lancar, hal ini terlihat dari seluruh guru berpartisipasi dalam kegiatan serta hasil respon memperlihatkan tingkat pemahaman guru yang tinggi dalam memahami materi yang disampaikan pemateri.
Analisis pemahaman konsep dan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan strategi pembelajaran think-talk-write Dian Ika Lestari; Nurdalilah Nurdalilah
Journal of Didactic Mathematics Vol 4, No 2 (2023): August
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jdm.v4i2.1846

Abstract

This study aims determine results of tests of conceptual understanding and communicatio skills with the TTW learning strategy conducted in class VIII of MTs Al Ikhlas Beringin Private. In this study, researcher used a qualitative descriptive type of research. In this study, data was collected by administering tests, by distributing test tests in the form of essay questions on cubes and blocks to 30 students in class 8-B of Al Ikhlas Beringin Private MTs in even semester of the school year. 2022/2023. After that, the results of each student's answer were classified for each indicator in understanding the concept and mathematical communication ability to be achieved as well as being used as a sample consisting of 6 students from the concept understanding test and 6 students from the student's mathematical communication ability test. The assessment is carried out by means of reduction, presentation of data and drawing conclusions. From the results of the analysis obtained, it can be concluded that the TTW learning strategy is carried out in class 8 MTs Al Ikhlas Beringin has a good effect because the average student score on the test of understanding concepts and students' mathematical communication skills is quite good.
Hasil Belajar Siswa Pada Materi Peluang Di Kelas XII MTs MA Al Ittihadiyah Medan Johor rizki rindiani; Sri Devi Wahyuni; Shally Ratamina; Putri Zakiah; Suci Hati; Nurdalilah Nurdalilah
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 8, No 1 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jmp.v8i1.3660

Abstract

Peluang merupakan materi yang dipelajari pada saat mempelajari mata pelajaran Matematika dan penting untuk dipelajari sebab memiliki berbagai kontribusi, baik pada materi matematika tingkat lanjut maupun pada kehidupan sehari-hari. Namun pada kenyataannya, banyak siswa merasa kesulitan untuk menerapkannya pada matematika tingkat lanjut dan kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, para peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk 1)Mendeskripsikan hasil  belajar siswa dalam materi peluang, 2)Mengetahui kesulitan yang dihadapi siswa dalam materi peluang yang dipelajari, 3)Mengidentifikasi penyebab kesulitan yang dihadapi siswa di kelas XII MTS MA AL ITTIHADIYAH Medan Johor tahun pelajaran 2022/2023. Data penelitian diperoleh dari sampel yang diambil, yaitu 33 siswa kelas XII Tolhah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa masih sangat rendah. Hal ini didukung karena hanya 14 siswa (4,2%) dari 33 siswa yang tuntas pada materi peluang. Oleh karena itu, peneliti berasumsi bahwa siswa pada umumnya mengalami kesulitan belajar ketika mempelajari materi peluang. Kesulitan belajar disebabkan oleh 1) rendahnya pemahaman dasar terhadap materi peluang; 2) minat/kemauan yang rendah dalam mempelajari materi peluang; 3) latihan dalam mengerjakan soal-soal peluang yang masih kurang; 4) kesulitan dalam menganalisis soal cerita; 5) kurangnya makna dalam pembelajaran peluang.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Ma Al Ittihadiyah Pada Materi Kombinasi Nadya Armayani; Yayuk Ananda Pratiwi; Ramawati Ramawati; Ramadan Shaputra; Nurdalilah Nurdalilah
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 8, No 1 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jmp.v8i1.3657

Abstract

AbstractMathematics is a subject with a concept of how to solve it. Mathematics is also a subject that can be found in education, trading, buying and selling, work, and other daily activities. Combination is the arrangement of an object regardless of the order. The purpose of this research was to find out the standard of the subject's mathematical understanding ability. This research was conducted with a subject of 33 students who attended MA AL ITTIHADIYAH in Medan City with the results of the study getting 2 types of students, namely high ability students reaching 93% and students' moderate ability reaching 7%. The results are obtained through a pilot test in the form of 2 questions with 1 essay and 1 multiple choice question.Keywords : Understanding Of The Problem, Combination, Qualitative          AbstrakMatematika merupakan mata pelajaran dengan memiliki konsep cara penyelesaian. Matematika juga merupakan mata pelajaran yang dapat di temukan di pendidikan, perdagangannya jual beli, pekerjaan, serta kegiatan sehari-hari lainnya. Kombinasi merupakan penyusunan suatu objek tanpa melihat urutannya. Tujuan di adakan penelitian ini ialah untuk mengetahui standard kemampuan pemahaman matematis subjek. Penelitian ini dilakukan dengan subjek berjumlah 33 siswa yang bersekolah di MA AL ITTIHADIYAH di Kota Medan dengan hasil penelitian mendapatkan 2 type siswa yaitu kemampuan tinggi siswa mencapai 93% dan kemampuan sedang siswa mencapai 7%. Hasil di dapat dengan melalui tes uji coba berbentuk 2 soal dengan 1 essay dan 1 soal pilihan berganda.Kata Kunci : Pemahaman Masalah, Kombinasi, Kualitatif
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING Elsadday Br Manalu; Nurdalilah Nurdalilah; Hizmi Wardani; Wilda Hasanah; Grace Stela Lely Hasugian
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14930

Abstract

Penelitiaan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis peserta didik menggunakan model pendekatan problem based learning. Subjek  penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X AKL 1  SMK Negeri 7 Medan yang berjumlah 36 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus, yaitu siklus pertama terdiri dari dua pertemuan, siklus kedua terdiri dari dua pertemuan, dan siklus ketiga terdiri dari dua pertemuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman observasi, tes siklus, angket respon siswa, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir matematis siswa kelas X AKL 1  SMK Negri 7 Medan meningkat dibandingkan pada Siklus I, Siklus II dan Siklus III. Hal ini ditunjukkan oleh 32 siswa atau 89% mengalami peningkatan kemampuan berpikir matematis berdasarkan total skor setiap dimensi kemampuan berpikir matematis. Rata-rata persentase hasil tes meningkat dari 45,95% pada Siklus I menjadi 73,41% pada Siklus II dan  89,52% pada  kategori tinggi pada Siklus III. Berdasarkan observasi, pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model PBL sudah baik dan sesuai dengan karakteristik PBL. Hal ini tercermin dari peningkatan  rata-rata tingkat keterlaksanaan dari 71,43% pada Siklus I menjadi 85,71% pada Siklus II dan  100% pada Siklus III. Berdasarkan data wawancara dan angket, respon siswa terhadap pembelajaran matematika ditinjau dari kemampuan berpikir matematis tercatat mengalami peningkatan dari Siklus I, Siklus II, dan Siklus III. Model PBL menunjukkan respon positif pembelajaran matematika pada siswa sehingga berdampak pada peningkatan kemampuan penalaran matematis.