Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Framing Pemberitaan Ferdy Sambo Terkait Kasus Tewasnya Brigadir J Primus Givari Pandji Anom; Yenni Yuniati
Jurnal Riset Jurnalistik dan Media Digital Volume 3, No. 2, Desember 2023 Jurnal Riset Jurnalistik dan Media Digital (JRJMD)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrjmd.v3i2.3020

Abstract

Abstract. In July 2022, the public was shocked by the emergence of a case of the death of a brigadier at the residence of a general who at that time was his superior. The case managed to steal the public's attention to the point of causing pros and cons in society. This study is aimed at seeing how online media portals Tirto.id and Kompas.com frame a news story regarding the Ferdy Sambo case related to the death of Brigadier J Research methodology used is the framing analysis of the Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki model which consists of four analytical structures namely, syntactic, script, thematic, and rhetorical. The objects studied were five Tirto.id news stories and five Kompas.com related to the Ferdy Sambo case over the death of Brigadier J. The results of this study are the syntactic structure in Ferdy Sambo's reporting regarding the death of Brigadier J on the online media portals 'Tirto.id' and 'Kompas.com', namely Kompas.com, which consistently tends to provide more information about the development of the case regarding the shooting incident that occurred at Ferdy's official residence. Sambo, while Tirto.id, tends to discuss more about Ferdy Sambo's personality. The script structure in Ferdy Sambo's reporting regarding the death of Brigadier J on the online media portals 'Tirto.id' and 'Kompas.com', namely that both media have complete 5W + 1H elements in each news text that researchers use. The thematic structure in Ferdy Sambo's reporting regarding the death of Brigadier J on the online media portals 'Tirto.id' and 'Kompas.com' namely Tirto.id and Kompas.com emphasizes certain themes in each news text. Based on the results of the research that has been done, the researcher has suggestions or recommendations for media in Indonesia, both online and print media, especially Tirto.id and Kompas.com, in selecting sources it is better to present more diverse sources, so that the news produced can be seen from various perspectives. Abstrak. Bulan Juli Tahun 2022, publik digemparkan dengan munculnya sebuah kasus tewasnya seorang brigadir di kediaman seorang jendral yang pada saat itu menjadi atasannya. Kasus itu berhasil mencuri perhatian publik hingga menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Penelitian ini ditujukan untuk melihat bagaimana portal media online Tirto.id dan Kompas.com membingkai sebuah berita mengenai kasus Ferdy Sambo terkait dengan kematian Brigadir J. Metodologi penelitian yang digunakan adalah analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang terdiri dari empat struktur analisis yaitu, sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Objek yang diteliti adalah lima berita Tirto.id dan lima berita Kompas.com terkait kasus Ferdy Sambo atas kematian Brigadir J. Hasil penelitian ini yaitu Struktur sintaksi dalam pemberitaan Ferdy Sambo terkait tewasnya Brigadir J pada portal media online ‘Tirto.id’ dan ‘Kompas.com’ yaitu Kompas.com secara konsisten cenderung lebih menginformasikan perkembangan kasus mengenai insiden baku tembak yang terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo sedangkan Tirto.id, cenderung lebih banyak membahas terkait pribadi Ferdy Sambo. Struktur skrip dalam pemberitaan Ferdy Sambo terkait tewasnya Brigadir J pada portal media online ‘Tirto.id’ dan ‘Kompas.com’ yaitu kedua media sama-sama memiliki kelengkapan unsur 5W+1H pada setiap teks berita yang peneliti gunakan. Struktur tematik dalam pemberitaan Ferdy Sambo terkait tewasnya Brigadir J pada portal media online ‘Tirto.id’ dan ‘Kompas.com’ yaitu Tirto.id dan Kompas.com menekankan tema-tema tertentu pada masing-masing teks berita. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, peneliti memiliki saran atau rekomendasi untuk media yang ada di Indonesia baik media online ataupun media cetak, khususnya Tirto.id dan Kompas.com, dalam pemilihan narasumber ada baiknya menyajikan narasumber yang lebih beragam, sehingga berita yang dihasilkan bisa dilihat dari berbagai perspektif.
Pola Komunikasi Interpersonal Terapis Wicara pada Anak Telambat Bicara (Speech Delay) Tasha Devana Agustina; Yenni Yuniati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10187

Abstract

Abstract. The tittle of this study is Interpersonal Communication Patterns of Speech Therapists in Children with Speech Delay. Children with speech delay disorders are also social beings who also need communication in everyday life. Therefore, therapy with a speech therapist is needed by them. This study aims to examine how the communication process occurs between speech therapists and speech delay children during speech therapy. The research method used is a qualitative method with an ethnographic communication approach, with data collection techniques by interview, observation, and documentation. The results of this study are: (1) The communicative situation that occurs is the process of speech therapy for speech delay children which is carried out at Jasha Speech Care which is located in Soreang Indah Complex Blok D No.31-32, (2) Speech therapy carried out by speech therapists for children with speech delay can be said to be a communicative event, (3) The communicative actions of speech therapists with speech delay children use verbal and non-verbal communicative actions. Verbal communicative actions that are often used by speech therapists are commanding, advising, educating, and praising. However, the limited speech abilities possessed by speech delay children make them use non-verbal communicative acts more often, and (4) Supporting factors for speech therapists in conducting interpersonal communication with speech delay children are the child's good mood, parents' trust in children, and adjusting speech ability according to the child's speech ability. Meanwhile, the inhibiting factors for speech therapists in interpersonal communication with speech delay children are children's limitations in speaking so that communication often only goes in one direction and the child's habit of using gadgets excessively which causes children to be difficult to direct during speech therapy. Abstrak. Penelitian ini berjudul Pola Komunikasi Interpersonal Terapis Wicara Pada Anak Terlambat Bicara (Speech Delay). Anak dengan gangguan speech delay juga termasuk makhluk sosial yang juga membutuhkan komunikasi di dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena, penangganan terapi dengan terapis wicara sangat dibutuhkan oleh mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana proses komunikasi yang terjadi antara terapis wicara dengan anak speech delay pada saat melakukan terapi wicara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi, dengan teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini yaitu: (1) Situasi komunikatif yang terjadi adalah proses terapi wicara pada anak speech delay yang dilakukan di Jasha Speech Care yang berlokasi di Komplek Soreang Indah Blok D No.31-32, (2) Terapi wicara yang dilakukan terapis wicara kepada anak speech delay dapat dikatakan sebagai peristiwa komunikatif, (3) Tindakan komunikatif terapis wicara dengan anak speech delay menggunakan tindakan komunikatif verbal dan non verbal. Tindakan komunikatif verbal yang sering digunakan oleh terapis wicara yaitu memerintah, menasihati, mengedukasi, dan memuji. Namun keterbatasan kemampuan bicara yang dimiliki oleh anak speech delay membuat mereka lebih sering menggunakan tindak komunikatif non verbal, dan (4) Faktor pendukung terapis wicara dalam melakukan komunikasi interpersonal dengan anak speech delay adalah mood anak yang baik, kepercayaan orang tua terhadap anak, dan menyesuaikan kemampuan bicara sesuai kemampuan berbicara anak. Sedangkan faktor penghambat terapis wicara dalam komunikasi interpersonal dengan anak speech delay yaitu keterbatasan anak dalam berbicara sehingga komunikasi seringnya berjalan hanya satu arah dan kebiasaan anak menggunakan gadget secara berlebihan yang menyebabkan anak sulit diarahkan saat terapi wicara.
Hubungan antara Komunikasi Keluarga dengan Pembentukan Karakter Islami Anak Alifya Syahrani; Yenni Yuniati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.11282

Abstract

Abstract. Family communication is an interaction between parents and children which aims to form affection, cooperation and trust in a relationship. The formation of ideal family communication, of course, also requires the formation of good children's character, depending on how parents educate their children. This research has the aim of family communication indicators, namely to determine and analyze the relationship between openness, empathy, supportive attitudes, equality, positive attitudes of parents and children's character. By using interpersonal communication theory, namely the interaction of two people who communicate verbally and non-verbally at the same time with the speed of receiving feedback. This research uses quantitative research methods, with correlational studies because researchers want to know how big the relationship is between family communication and the formation of children's character. The population chosen by researchers was 150 parents who had children aged 14-20 years, and obtained a sample of 60 people. The research results show a relationship between family communication and the formation of children's character with a correlation coefficient of 74% with a significance of 0.000 <0.01. The relationship between the two variables X and variable Y is included in the category of a very strong relationship. And the formation of children's character is more dominant in the variables of supportive attitudes and positive attitudes with Islamic values, namely tasamuh and husnudzon. Abstrak. Komunikasi keluarga merupakan interaksi antara orang tua dan anak yang bertujuan untuk membentuk kasih sayang, kerjasama, dan kepercayaan dalam suatu hubungan. Terbentuknya komunikasi keluarga yang ideal, tentunya perlu terbentuk juga karakter anak yang baik, tergantung pada cara mendidik orang tua kepada anak. Penelitian ini memiliki tujuan dari indikator komunikasi keluarga yaitu untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara keterbukaan, empati, sikap mendukung, kesetaraan, sikap positif orang tua dengan karakter anak. Dengan menggunakan teori komunikasi interpersonal yaitu interaksi dua orang yang berkomunikasi verbal dan nonverbal sekaligus dengan memiliki kecepatan penerimaan umpan balik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan studi korelasional karena peneliti ingin mengetahui seberapa besar hubungan antara komunikasi keluarga dengan pembentukan karakter anak. Populasi yang dipilih peneliti sebanyak 150 orang tua yang memiliki anak usia 14-20 tahun, dan memperoleh sampel sebanyak 60 orang. Hasil penelitian terdapat hubungan antara komunikasi keluarga dengan pembentukan karakter anak dengan nilai korelasi koefisien sebesar 74% dengan signifikansi 0,000 < 0,01. Hubungan antara kedua variable X dan variable Y termasuk kedalam kategori hubungan yang sangat kuat. Serta pembentukan karakter anak lebih dominan pada variabel sikap mendukung dan sikap positif dengan nilai keislaman yaitu tasamuh dan husnudzon.
Tiktok @Luqmanrv sebagai Ajang Ekspresi Diri Zaskhya Andretta; Yenni Yuniati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.11302

Abstract

Abstract. Social media is a social network whose function is to share information, entertainment and a means of communication. However, nowadays, social media is not only used as a communication medium, but can also be a means to express one's self. The development of TikTokers has become very rampant in several areas, one of which is in the city of Bandung. Meanwhile, the self-expression carried out by TikTokers is by placing themselves as actors who are playing on a stage play, for example when a TikToker is in a content and the content is distributed on social media, as shown said by Erving Goffman regarding Dramaturgy. Luqman Hakim or commonly known as @luqmanrv on his TikTok account, he is a TikToker from Bandung, West Java who often creates parody content as a child character named Baim who is often bullied because his luck is not as good as his friends his age. The cuteness that Luqman displays as the character Baim is a small child which is inversely proportional to the real Luqman's figure, he is an adult man. The aim of this research is to find out the form of self-expression carried out by Luqman on the front stage (Front Stage) and what is actually expressed on the back stage (Back Stage), with Baim's parody content being the topic of Luqman's self-expression. However, when using social media, everyone must be directed towards the impression they create, so that it can be interpreted positively by many people, this is what is called impression management. This research uses qualitative research methods with a dramaturgical approach. The data used is primary data from in-depth interviews with Luqman, observations, while documentation is secondary data. Abstrak. Media sosial merupakan sebuah jejaring sosial yang fungsinya untuk membagikan informasi, hiburan, serta sarana berkomunikasi. Namun saat ini, media sosial tidak hanya dijadikan sebagai media komunikasi, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mengekspresikan diri seseorang. Perkembangan TikToker pun sudah sangat merajalela di beberapa wilayah salah satunya di Kota Bandung, adapun ekspresi diri yang dilakukan oleh TikToker adalah dengan menempatkan dirinya sebagai aktor yang sedang bermain panggung sandiwara, contohnya saat TikToker berada di sebuah konten dan kontennya disebarkan di media sosial, seperti yang dikatakan oleh Erving Goffman mengenai Dramaturgi. Luqman Hakim atau yang biasa dikenal @luqmanrv pada akun TikToknya, Ia merupakan seorang TikTokers asal Bandung, Jawa Barat yang sering membuat konten parodi menjadi karakter anak kecil yang bernama Baim yang sering dibully karena dirinya yang nasibnya tidak sebagus teman-teman seusianya. Kelucuan yang ditampilkan Luqman sebagai karakter Baim seorang anak kecil yang berbanding terbalik dengan sosok Luqman aslinya, ia merupakan laki-laki dewasa. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menemukan bentuk ekspresi diri yang dilakukan oleh Luqman dalam panggung depan (Front Stage) dan apa yang diimpresikan sebenarnya dalam panggung belakang (Back Stage), dengan konten parodi Baim yang dijadikan topik ekspresi diri yang dilakukan Luqman. Namun dalam penggunaan media sosial setiap orang harus diarahkan kepada kesan yang dibuat, agar dapat dimaknai secara positif oleh banyak orang, inilah yang disebut pengelolaan kesan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan dramaturgi. Data yang digunakan adalah data primer dari wawancara mendalam bersama Luqman, observasi, sementara dokumentasi menjadi data sekunder.
Komunikasi Humas Bank Indonesia mengenai QRIS melalui Media Sosial Instagram di Kota Ternate Nurul Sheila Abdullah; Yenni Yuniati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.12366

Abstract

Abstract. Instagram social media as a communication medium for conveying messages and information in the current era of digitalization is very helpful and makes it easier for every person or institution and organization to carry out the communication process. Through the advantages of social media, every communication process can run and various types of messages can be conveyed instantly without the barriers of time and space. One of them is delivering messages regarding the QRIS service introduced by Bank Indonesia via Instagram social media. As a network of Bank Indonesia's financial and monetary headquarters, the North Maluku Province Representative Office contributes by participating in compiling and publishing a digital money service or Qris. Of the many residents in Ternate City, there are still few people who are aware of technology, especially technology in the field of non-cash services (QRIS). This research uses a qualitative research method with a descriptive case study approach. The researcher considers it important to conduct scientific research in the form of a thesis "Bank Indonesia Public Relations Communication Regarding Qris Via Instagram Social Media in Ternate City (Case Study of Bank Indonesia Public Relations in North Maluku Province)". Until finally in this research it was found that the way Bank Indonesia North Maluku introduced Qris to the public was by holding the Serumbi festival, the Mantan Festival, socializing about Qris, making short films, making posts, Instagram stories and reels. Abstrak. Media sosial Instagram sebagai salah satu media komunikasi dalam menyampaikan sebuah pesan dan informasi diera serba digitalisasi seperti sekarang ini sangatlah membantu dan mempermudah setiap orang atupun suatu lembaga dan organisasi dalam melakukan proses komunikasi. Melalui kelebihan media sosial setiap proses komunikasi dapat berjalan dan beragam jenis pesan dapat tersampaikan secara instan tanpa peghalang ruang dan waktu. Salah satunya adalah penyampaian pesan mengenai layanan QRIS yang di perkenalkan oleh Bank Indonesia melalui media sosial Instagram. Sebagai jaringan kantor pusat keuangan dan moneter Bank Indonesia, Kantor Perwakilan Provinsi Maluku Utara berkontribusi dengan ikut serta menyusun dan menerbitkan suatu layanan uang digital atau Qris. Dari sekian banyak penduduk di Kota Ternate masih tercatat minim masyarakat yang sadar akan teknologi khususnya teknologi di bidang layanan non tunai (QRIS). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Peneliti menganggap penting untuk melakukan penelitian ilmiah dalam bentuk skripsi “Komunikasi Humas Bank Indonesia Mengenai Qris Melalui Media Sosial Instagram di Kota Ternate (Studi Kasus Pada Humas Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara)”. Hingga akhirnya dalam penelitian ini ditemukan bahwa cara Bank Indonesia Maluku Utara memperkenalkan Qris kepada masyarakat yaitu dengan membuat festival Serumbi, Festival Mantan, Sosialisasi mengenai Qris, membuat film pendek, membuat postingan, instagram stories, dan reels.
The Patterns of Distance Learning Communication in The Covid-19 Pandemic Era Fardiah, Dedeh; Yulianita, Neni; Yuniati, Yenni; Yuliani, Marina; Seppriadi, Iwan
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jurnalkomdik.v7i1.2209

Abstract

The policy of temporarily closing educational institutions to hold the spread of COVID-19 in Indonesia impacts the learning process being replaced by a learning system using online media application features. Implementation of the distance learning system (PJJ) has various obstacles, including infrastructure, human resources, and the learning process. This study examines communication patterns in the PJJ process. The method used in this research is descriptive quantitative with a population of 13,539 students of the Bandung Islamic University in 2021; 389 people are sampled using the Slovin formula. The study results show that 1) The obstacles of PJJ include infrastructure, system, and lecture climate problems. 2) The solution that must be done in terms of infrastructure is that the students need to prepare backup providers, while in terms of materials, students need to look for additional references from other sources. 3) dependence on internet access can affect financially, which can be burdensome for educators and students. 4) The combination of offline and online learning is considered efficient. However, face-to-face learning is more desirable 5) From a media perspective, Zoom Meeting is a media that is often used. The Moodle e-learning lecture system is widely used, including Google Meet, Google Classroom, and Google Drive. 6) The material in the PJJ process is considered adequate. 7) Online multiple-choice questions in quiz systems dominate the exam system, google forms, and even essay types or a take-home exam. However, there are still a few offline projects and exams.
Influence of Visiting Lecturer's Quality on Indonesian-Malaysian Student Perceptions Yulianita, Neni; Yuniati, Yenni; Tresnawiwitan; Susilawati, Eka; Maulana, Faisal; Firjatullah Irvanianto, Raihan
Mediator: Jurnal Komunikasi Vol. 17 No. 1 (2024): Mediator: Jurnal Komunikasi (Sinta 2)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v17i1.2969

Abstract

This article highlights the importance of a lecturer's success when providing a learning process to their students. For this reason, the study of the success of the learning process needs to be researched by looking at the influence of learning quality on student perceptions. The Faculty of Communication Sciences of Universitas Islam Bandung (UNISBA) has conducted a series of Online Visiting Lecturers in collaboration with the Faculty of Leadership and Management (FKP), Universiti Sains Islam Malaysia (USIM). The study opted comparative quantitative research approach to investigate the influence of teaching quality on Indonesian-Malaysian Students’ Persception  among the students who have participated in the visiting lecturer program. Based on the results of the calculation of R-square and R-value, the teaching quality positive influences the perception of Indonesian student by 54,3% and that of Malaysian student by 73.7%. It demonstrated that the teaching quality of the visiting lecturer program positively influences the perceptions of Indonesian-Malaysian students.
Pengaruh Terpaan Informasi Kuliner pada Instagram @CirebonBribin Terhadap Sikap Followers Mengenai Kuliner Khas Cirebon Maman Abdurahman; Mien Hidayat; Yenni Yuniati
Communicative : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 3 No 2 (2022): Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of social media continues to increase every year, especially Instagram users who are widely used to share culinary information, pictures and videos. This study aims to determine the effect of exposure to culinary information on Instagram @CirebonBribin on followers' attitudes about Cirebon culinary specialties. Because how much influence culinary information has on the attitudes of Instagram social media users needs to be investigated more deeply so that they can provide contributions and insights for business actors and policy makers to promote their regional potential. The research method and approach used is quantitative with an explanatory survey that examines a sample of @CirebonBribin Instagram followers. The theory used is Uses and Gratifications which examines the intensity of Instagram social media use, especially culinary information from @CirebonBribin on changes in followers' attitudes about Cirebon culinary specialties. The findings of the research conducted are that there is a significant influence of curiosity, duration and frequency, the content of information consumed and individual relationships (involvement) on all elements of attitude.
MODEL BISNIS RADIO SIARAN ARDAN GROUP BANDUNG DI ERA KONVERGENSI Susana, Eli; Rachmiatie, Atie; Yuniati, Yenni
Jurnal Soshum Insentif Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Soshum Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jsi.v7i2.1719

Abstract

Revolusi digital telah mengubah cara masyarakat mengonsumsi media. Perkembangan teknologi internet dan perangkat mobile telah menciptakan platform baru bagi siaran radio, seperti streaming online, podcast, dan layanan audio digital lainnya. Tujuan dari kajian ini untuk menganalisis upaya lembaga radio konvensional dalam beradaptasi dengan era konvergensi/digitalisasi, serta bagaimana menghadapi risiko menjadi using, bahkan menjadi punah. Perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen ini berdampak pada industri radio untuk tetap eksis dengan bisnisnya, content yang relevan dan adaptasi pada kompetitor. Kasus pada Radio Ardan Group telah mengadopsi model bisnis baru dengan mengintegrasikan radio konvensional dengan platform digital untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan mix method (kualitatif dan kuantitatif), dengan wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan kuesioner yang melibatkan 102 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konvergensi media mendorong diversifikasi sumber pendapatan melalui platform digital, kolaborasi konten kreatif, serta pemanfaatan interaksi digital dengan pendengar. Transformasi ini tidak hanya membantu radio bertahan di tengah persaingan ketat, tetapi juga membuka peluang baru dalam meningkatkan keterlibatan audiens. Model bisnis terintegrasi yang diterapkan Ardan Group ini dapat menjadi prototipe bagi stasiun radio lainnya untuk beradaptasi di era digital.
PENGARUH KONTEN PEDULI LINGKUNGAN DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP PERILAKU ZERO WASTE 10080021021, Nafsah Hanifah Syarif; Yenni Yuniati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 5 No. 2 (2025): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v5i2.18666

Abstract

Abstract. Environmental problems, especially plastic waste, are an urgent global issue because of their impact on ecosystems. Indonesia, as the second largest contributor of plastic waste in the world, faces major challenges in waste management. One of the initiatives carried out to address this problem is the zero waste lifestyle campaign. Students are considered to have great potential as agents of change in supporting environmental sustainability. However, the level of awareness and implementation of an environmentally friendly lifestyle among students related to zero waste behaviour is still low. This study fills the literature gap by exploring how environmental content on social media can affect zero waste behaviour in specific audiences, namely UNISBA students. This study aims to analysed the influence of environmental care content on Instagram social media @zerowaste.id_official on zero waste behaviour among students of the Islamic University of Bandung (UNISBA). The research uses quantitative survey methods and Hypodermic Needle theory as theoretical frameworks. The variables in this study include message structure, message style, and message appeals on Instagram content, as well as student zero waste. The results showed that environmental care content had a significant effect on zero waste behaviour, with a determination coefficient value of 68.2%, which indicates that the majority of student behaviour changes can be explained by exposure to environmental content. Systematic message structure, attractive message style, and message appeals that combine rational and emotional approaches have proven to be effective in building awareness and encouraging students to implement a zero waste lifestyle. Abstrak. Masalah lingkungan, khususnya limbah plastik menjadi isu global yang mendesak karena dampaknya terhadap ekosistem. Indonesia sebagai penyumbang limbah plastik terbesar kedua di dunia menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah. Salah satu inisiatif yang dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah kampanye gaya hidup zero waste. Mahasiswa dianggap memiliki potensi besar sebagai agen perubahan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Namun, tingkat kesadaran dan implementasi gaya hidup ramah lingkungan di kalangan mahasiswa terkait perilaku zero waste masih rendah. Penelitian ini mengisi kesenjangan literatur dengan mengeksplorasi bagaimana konten peduli lingkungan di media sosial dapat memengaruhi perilaku zero waste pada audiens yang spesifik, yaitu mahasiswa UNISBA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konten peduli lingkungan di media sosial Instagram @zerowaste.id_official terhadap perilaku zero waste di kalangan mahasiswa Universitas Islam Bandung (UNISBA). Penelitian menggunakan metode survei kuantitatif dan teori Jarum Hipodermik sebagai kerangka teori. Variabel dalam penelitian ini meliputi struktur pesan, gaya pesan, dan appeals pesan pada konten Instagram, serta perilaku zero waste mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten peduli lingkungan berpengaruh signifikan terhadap perilaku zero waste, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 68,2%, yang mengindikasikan bahwa mayoritas perubahan perilaku mahasiswa dapat dijelaskan oleh paparan konten lingkungan. Struktur pesan yang sistematis, gaya pesan yang menarik, serta appeals pesan yang memadukan pendekatan rasional dan emosional terbukti efektif dalam membangun kesadaran dan mendorong mahasiswa untuk menerapkan gaya hidup zero waste.