Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdimasa

Teknologi Duplicarver Untuk Peningkatan Nilai Jual Hasil Produk Pengrajin Sangkar Burung Asmar Finali; IGN Agung Satria Prasetya D. Y; Rochmad Eko P.U; Agung Fauzi H
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2023): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalabdimasa.v6i2.3968

Abstract

Proses pembuatan ukiran kayu dengan cara tradisional membutuhkan waktu yang lama, dan jika produk ukiran kayu tersebut diproduksi secara masal maka hasil ukiran akan berbeda antara produk awal dengan produk berikutnya. Dari segi tenaga, pengrajin sangat membutuhkan teknologi tambahan, karena masih menggunakan alat tradisional. Perlu menggunakan metode baru untuk ukiran kayu, diantara beberapa metode ukiran, terdapat ukiran dengan metode duplikasi. Cara ini termasuk baru dalam menghasilkan suatu produk, berkenaan dengan produk sebelumnya. Mesin dengan metode duplikat sangat membantu proses produksi produk kayu ukir menjadi lebih cepat dibandingkan dengan cara tradisional. Penghematan waktu dan biaya produksi yang lebih ekonomis diperlukan dalam industri kerajinan kayu untuk menghasilkan produk duplikat, menghasilkan produk yang mirip dengan produk lainnya. Duplikat mesin sangat membantu para pertukangan, khususnya mitra Sangkar Osing di Sidorejo, Gitik. Sangkar Osing mampu menghasilkan produk dengan ukiran khusus, derajat yang bervariasi, dengan tingkat kemiripan produk yang tinggi saat diproduksi massal. Bagi mitra pengrajin sangkar burung, keberadaan mesin duplikat kayu meningkatkan daya jual, selain dari kualitas bahan kayunya juga dari pola ukiran yang terbentuk di permukaan kayunya. Peningkatan produksi ukiran kayu dengan adanya kegiatan PKM lebih dari 10% untuk UMKM Sangkar Osing.
Optimalisasi Manfaat Ruang Terbuka Hijau Sebagai Tempat Edukasi Energi Terbarukan Masyarakat Desa Gintangan Kecamatan Blimbingsari Finali, Asmar; Handoko, Rudi Tri; Umar, Mega Lazuardi
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalabdimasa.v7i1.4977

Abstract

RTH atau Ruang Terbuka Hijau, ruang terbuka hijau merupakan salah satu pendukung kenyamanan bagi kehidupan masyarakat sekarang ini. Kebutuhan akan tempat yang asri dan menyejukkan, sangat penting untuk aktivitas disuatu Desa. Salah satu RTH dimiliki oleh Desa Gintangan, yang merupakan salah satu desa di Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur dan merupakan salah satu desa wisata kreatif yang ada di Indonesia. Desa ini juga disebut dengan desa Bambu, karena menjadi sentra kerajinan dari bambu, mulai dari berbagai kerajinan anyaman bambu hingga wayang bambu. Sebanyak 80% warga desa merupakan pengrajin bambu. Permasalahan yang terjadi dari kondisi RTH Desa Gintangan yang seperti diabaikan oleh masyarakat, minat warga Desa untuk memanfaatkan RTH masih minim. Oleh karena itu untuk meningkatkan daya tarik RTH Desa Gintangan maka direncanakan langkah-langkah sebagai berikut : pemanfaatan pohon taman untuk pemasangan penerangan lampu tenaga surya. Tujuan yang ingin diharapkan dalam pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan energi surya dan merawat taman desa, meningkatkan minat pengunjung ke RTH dengan menambahkan media penerangan yang menarik untuk mengedukasi masyarakat. Secara tidak langsung mengembangkan dan menata kembali RTH Gintangan dengan memberikan fasilitas berupa penerangan untuk memudahkan wisatawan.