Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

The Role of Boundary Spanner in Maintaining the Sustainability of Padang City Branding Adona, Fitri; Nita, Sri; Yusnani, Yusnani
Economics, Business, Accounting & Society Review Vol. 2 No. 3 (2023): Economics, Business, Accounting & Society Review
Publisher : International Ecsis Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55980/ebasr.v2i3.78

Abstract

The lack focus on brand positioning and brand identity in Indonesia, especially in creative industries based on local uniqueness, reflects a lack of development and competitiveness. This research critically evaluates the sustainable development of Padang City city branding with a focus on the role of leaders as boundary spanners in maintaining the sustainability of city branding and building brand awareness. Although required to create uniqueness, Padang City Branding is still influenced by the previous city branding development discourse, causing a lack of specifications and similarities with other cities in West Sumatra. Although the majority of the population is Muslim, the concept of halal tourism has not been created well. This study aims to understand the role of leaders in each institution as boundary spanners in maintaining the sustainability of city branding. As boundary spanners, leaders in each institution are considered central in maintaining the existence of city branding and building efficient policy networks. Observation-participating research methods using the Internet assist researchers in interacting with boundary spanners and understanding culture from the perspectives of its members. This research yields in-depth insights into the leader's key role as a boundary spanner in the context of Padang City city branding.
Pelatihan Business Model Canvas (Bmc) untuk Meningkatkan Minat Berwirausaha Siswa SMK Negeri 1 Sawahlunto Chandra, Novrina; Fontanella, Amy; Gustati, Gustati; Yusnani, Yusnani; Endrawati, Endrawati
Jurnal Vokasi Vol 8, No 2 (2024): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v8i2.4612

Abstract

SMK Negeri 1 Sawahlunto memiliki tujuan ingin menghasilkan lulusan yang siap kerja. Makna siap kerja disini bukan hanya menjadi karyawan, namun lulusan juga diharapkan dapat menjadi wirausaha. Hal ini sangat memungkinkan dengan banyaknya potensi wisata yang ada di Kota Sawahlunto. Namun lulusan SMK Negeri 1 Sawahlunto masih cenderung berkeinginan untuk mencari kerja dan menjadi karyawan. Hal ini salah satunya disebabkan karena masih rendahnya kemampuan lulusan dalam menemukan ide bisnis serta membuat perencanaan bisnis. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai program untuk menumbuhkan dan menciptakan ide-ide kreatif dan unik kepada generasi muda khususnya siswa-siswi SMKN 1 Sawahlunto agar dapat memiliki minat dan pengetahuan dasar mengenai perencanaan kewirausahaan dengan menggunakan business model canvas (BMC). Siswa siswi SMKN 1 Sawahlunto diharapkan berhasil membuat model canvas untuk perencanaan bisnis, baik secara ber kelompok maupun individu dapat tercapai sesuai harapan tim PKM. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan memberikan pelatihan terkait membuat rencana bisnis dengan menggunakan elemen-elemen pada BMC. Setelah itu siswa melaksanakan praktek membuat ide dan rancangan bisnis dengan menggunakan kerangka BMC. Hasil dari kegiatan ini siswa mampu menuangkan berbagai ide usaha yang sesuai dengan potensi daerahnya. Selanjutnya siswa juga mampu dalam perencanaan bisnis dengan menggunakan kerangka BMC