Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pemurnian Garam Rakyat Menjadi NaCL Standar Industri Akbar, Kiki; Zamhari, Mustain; Dewi, Erwana
TEKNIKA SAINS Vol 8, No 2 (2023): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v8i2.2537

Abstract

Penelitian ini bertujuan mencapai standar garam industri dengan meningkatkan konsentrasi garam rakyat menjadi NaCl SNI melalui penambahan Na2CO3 dan NaOH, serta meningkatkan kualitasnya melalui metode kristalisasi untuk pemurnian yang dapat diaplikasikan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemurnian garam rakyat ke NaCl standar industri dipengaruhi oleh Na2CO3 dan NaOH, mengendapkan Ca dan Mg, mencapai konsentrasi 98-99 persen NaCl. Implikasinya, pemurnian ini dapat diterapkan di Indonesia, mendukung industri garam, dan ekonomi pesisir pantai. Proses penelitian menggunakan Evaporasi-kristalisasi dengan Na2CO3 dan NaOH, mengurangi kehilangan garam. Analisis kandungan NaCl, Mg, dan Ca dilakukan dengan AAS, mengikuti standar SNI 01-3556-2000 dan ASTM E534-98, memastikan kualitas garam sesuai persentase kadar NaCl, Ca2+, dan Mg2+. Ini memberikan landasan untuk meningkatkan potensi industri garam di Indonesia, fokus pada bahan baku NaCl SNI. Pemurnian ini, dengan konsentrasi yang tinggi, berpotensi mendukung industri besar di Indonesia, menggunakan sumber daya garam yang melimpah, dan memberikan kontribusi positif pada ekonomi pesisir pantai.
Pengaruh Temperatur Terhadap Pembentukan Metana Dari CO2 Dengan Zn Dan Katalis Ni/Al2O3 Toluna, Yona; Junaidi, Robert; Zamhari, Mustain
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i1.409

Abstract

Gas karbon dioksida (CO2) telah menjadi ancaman besar bagi lingkungan bumi karena emisinya mengalami peningkatan setiap tahunnya. Efek rumah kaca, yang menyebabkan pemanasan global, meningkatkan suhu bumi, mencairnya gletser dan menaikkan permukaan air laut, dan lain-lain, terutama disebabkan oleh emisi CO2 yang setara dengan 80% dari total emisi. Pembentukan CH4 dari CO2 pada suhu rendah adalah terobosan signifikan dalam memahami peran dan penggunaan CO2, meskipun tingkat konversinya masih sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengubah gas CO2 menjadi gas metana menggunakan katalis Ni/Al2O3 serta untuk mempelajari dampak variasi temperatur dan aktivasi katalis melalui metode in situ. Penelitian ini memanfaatkan CO2sebagai bahan baku dengan katalis Ni/Al2O3 dan variasi temperatur dalam satuan (oC) yang akan diatur sebesar 110 oC dan 120 oC. Gas metana (CH4) yang dihasilkan akan dianalisis menggunakan Multi Gas Detector Analyzer. Penelitian menunjukkan bahwa kadar gas metana tertinggi yang dihasilkan secara in situ diperoleh pada suhu 120 °C dengan perlakuan katalis ke-5/Ni_R4, yaitu sebesar 50,56%.
Pemanfaatan Zeolite Alam Sebagai Katalis Untuk Sintesis Biodiesel Darmawan, Azzahrah Putri; Zamhari, Mustain; Junaidi, Robert
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biodiesel adalah sumber bahan bakar alternatif yang dapat dihasilkan dari minyak jelantah melalui proses transesterifikasi merupakan salah satu potensi untuk digunakan sebagai bahan dasar produksi biodiesel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu dan waktu katalis zeolite terhadap biodiesel yang dihasilkan. Sintesis biodiesel diawali dengan pembuatan katalis Zeolit melalui proses kalsinasi Zeolit pada suhu 800 oC, 900 oC, 950 oC kemudian dilakukan perendaman dengan larutan KOH 1 : 1 dalam 100 ml pelarut air. Kemudian dilanjutkan proses pengeringan selama ± 1 jam pada suhu 110 oC dan kalsinasi pada suhu 800 oC, 900 oC, dan 950 oC. Perbandingan volume minyak dan methanol sebesar 1:19 dengan katalis 2% dari berat minyak. Hasil analisa XRD katalis zeolite dengan kristalinitas 1500 cps, untuk standar kualitas biodiesel parameter yang diuji yaitu densitas 0,86gr/cm2 ,viskositas 1,45mm2/s dan %yield 72,5%.
Pemanfaatan Bottom Ash Batubara Menjadi Silika Gel Sebagai Absorben Pb+ pada Limbah Industri Minuman di Bayuasin Nurjanah, Rizki; Zamhari, Mustain; Yerizam, Muhammad
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.13628

Abstract

Improving the quality of life and welfare through industrial development in various sectors often results in negative impacts such as production waste. One type of waste produced from coal combustion is fly ash and bottom ash, both of which were categorized as hazardous waste (B3) according to government regulations before 2021. With regulatory changes in 2021, this waste can be utilized more flexibly after obtaining Environmental Approval. This study examines the use of bottom ash as an adsorbent to reduce heavy metals in industrial wastewater. Bottom ash from PT PUSRI Palembang was processed into silica gel using the sol-gel method and NaOH activation, with the liquid waste used coming from the liquid waste of the beverage industry in Banyuasin. The results showed that silica gel successfully made from bottom ash has an adsorption capacity following the Langmuir model, with a value of 1.743 mg/g and an adsorption efficiency of 73.69%. The optimal NaOH concentration was found at a 3 M ratio with an average efficiency of 70.84%.
SINTESIS KATALIS KARBON AKTIF TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERIMPREGNASI NAOH PADA REAKSI TRANESTERIFIKASI BIODIESEL Nabillah, Afrah; Zamhari, Mustain; Dewi, Erwana
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2023
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v12i2.12917

Abstract

Katalis heterogen dihasilkan dengan memanfaatkan tandan kosong kelapa sawit yang diolah menjadi karbon aktif, lalu diimpreganasi dengan larutan NaOH. Katalis basa heterogen yang dihasilkan akan aplikasikan dalam reaksi transesterifikasi biodiesel untuk mengukur aktifitas dari  katalis. Karbon aktif harus dimodifikasi dengan menambahkan sisi aktif pada karbon aktif agar dapat digunakan sebagai katalis dalam reaksi tranesterifikasi biodiesel, sehingga dilakukan impregnasi sisi aktif ke permukaan karbon dengan larutan NaOH dengan memvariasi konsentrasi impregnasi 1N, 2N, 3N, 4N dan 5N selama 18, 21, 24 jam untuk mendapatkan katalis karbon aktif tebaik berdasarkan kandungan natrium terserap. Penentuan jumlah natrium teradsopsi pada karbon aktif dilakukan dengan analisis Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) dan untuk menganalisis sifat-sifat katalis karbon aktif dilakukan analisis Fourier Transform Infrared  (FTIR)  dan Scanning Electron Microscopy (SEM)  Hasil penelitian menunjukan Katalis NaOH/karbon aktif terbaik dengan kandungan natrium tertinggi, yakni sebesar 4,38% diperoleh pada konsentrasi 5N selama 24 jam dengan yield sebesar 91,15%. Dengan nilai densitas sebesar 866 kg/m3, viskositas 5,2 Cst, angka asam 0,5 mg-KOH/g dan titik nyala 91„ƒ, Biodiesel yang diperoleh dengan menggunakan katalis NaOH/Karbon aktif masuk kedalam standar parameter SNI:7182-2015.
Karakterisasi katalis dari Zeolit Alam/KF menggunakan metode X-Ray Diffraction Nurrizka, Zahra; Zamhari, Mustain; Yerizam, Muhammad
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Natural zeolite is a porous material with great potential as a heterogeneous catalyst, but its catalytic activity still needs to be improved. One way to improve the basic properties of zeolite is by modifying it using potassium fluoride (KF). This study aims to produce a strong base catalyst based on natural zeolite/KF and characterize its crystal structure using the X-Ray Diffraction (XRD) method. The catalyst synthesis process includes initial zeolite activation, impregnation with varying KF concentrations (1.5%–3.5%), and calcination at 500–700°C. The XRD characterization results show that the sample with a KF concentration of 2.5% and a calcination temperature of 600°C (code T248) produced the best catalyst, with a crystallite size of 176 Å and the lowest microstrain of 0.25%, as well as a very high degree of crystallinity. This indicates that these conditions are optimal for producing a stable and regular crystal structure. The catalyst produced in this study has the potential to be used in various chemical reaction applications, such as transesterification for biodiesel production.
PERAN KATALIS HETEROGEN CAO/TIO2 UNTUK PRODUKSI BIODIESEL DARI CRUDE PALM OIL (CPO) Febry Yanti, Dwi Nur; Zamhari, Mustain; Yerizam, Muhammad
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.24110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan menganalisis katalis heterogen CaO/TiO₂ berbasis batu kapur serta mengkaji pengaruhnya terhadap efisiensi konversi Crude Palm Oil (CPO) menjadi biodiesel melalui proses transesterifikasi. Batu kapur digunakan sebagai sumber utama CaO yang memiliki kandungan sebesar 53,51%, sedangkan penambahan TiO₂ sebesar 37,34% berfungsi untuk meningkatkan stabilitas dan penyebaran katalis, serta mencegah terjadinya aglomerasi. Sintesis katalis dilakukan melalui metode impregnasi, dan karakterisasi dilakukan menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF) untuk mengetahui komposisi unsur penyusun. Pengaruh katalis terhadap kualitas biodiesel dianalisis melalui uji densitas, viskositas, angka asam, dan angka penyabunan. Variasi massa katalis (3%, 5%, 7%, dan 9%) serta waktu reaksi (110, 120, dan 130 menit) digunakan untuk menentukan kondisi optimum reaksi. Hasil menunjukkan bahwa massa katalis 7% dan waktu reaksi 120 menit menghasilkan yield tertinggi sebesar 86,4% dengan karakteristik biodiesel yang sesuai dengan standar SNI 7182:2015. Penggunaan katalis dalam jumlah berlebih menurunkan efisiensi akibat terbentuknya reaksi samping seperti saponifikasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa katalis CaO/TiO₂ dari batu kapur berpotensi digunakan dalam produksi biodiesel secara efisien dan ramah lingkungan.
PENGARUH PENAMBAHAN KOH TERHADAP SIFAT KATALITIK KATALIS CaO DARI BATU KAPUR Zamhari, Mustain; Rahma, Aulya; Aznury, Martha
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.24179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sifat basa serta karakteristik katalitiknya, yang berperan penting dalam mempercepat reaksi kimia tanpa ikut bereaksi secara permanen. Proses sintesis katalis melibatkan tahap impregnasi dan kalsinasi dengan memvariasikan konsentrasi KOH (1%–1,4% w/v) serta waktu kalsinasi (1–2 jam) guna mengoptimalkan aktivitas katalis. Katalis diuji menggunakan titrasi asam basa, X-ray Fluorescence (XRF), (BET) dan (SEM). Hasil terbaik diperoleh pada sampel A3B4 dengan konsentrasi KOH 1,3% dan waktu kalsinasi 2 jam, dengan kebasaan 3,75 mmol/gr, kadar K2O 2,10%, luas permukaan 8,523 m²/g dengan struktur berpori dengan rongga yang berperan penting dalam meningkatkan luas permukaan aktif katalis sehingga mempermudah interaksi antara molekul reaktan selama proses transesterifikasi. Evaluasi terhadap performa katalis dilakukan melalui pengujian pada reaksi transesterifikasi untuk produksi biodiesel yang menghasilkan konversi metil ester hingga 95,60%. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sintesis katalis heterogen berbasis CaO yang dimodifikasi dengan impregnasi KOH merupakan metode yang efektif, ditunjukkan oleh peningkatan sifat kebasaan dan aktivitas katalitiknya dalam proses transesterifikasi.
Proses Transesterification in Situ Dua Tahap Spent Bleaching Earth Menjadi Biodiesel Tanjung, Muhammad Chapis Abdilla; Zamhari, Mustain; Aznury, Martha
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan biodiesel dari SBE melalui transesterifikasi in situ dua tahap, yang menggabungkan proses ekstraksi minyak dan reaksi transesterifikasi dalam satu rangkaian. Proses tersebut dilakukan secara sistematis di laboratorium Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Sriwijaya, dengan variasi waktu reaksi (45, 50, 55, dan 60 menit) dan kecepatan pengadukan (500, 550, dan 600 rpm) sebagai variabel bebas. Kombinasi waktu 60 menit dan kecepatan pengadukan 600 rpm menghasilkan % yield tertinggi sebesar 59,8%, densitas mencapai 0,8759 g/cm³, dan angka setana (cetane number) tertinggi sebesar 78,9, yang telah memenuhi standar mutu SNI 7182:2015. Selain itu, nilai viskositas dan titik nyala juga berada dalam rentang yang sesuai untuk karakteristik biodiesel yang baik. Penelitian ini membuktikan bahwa pemanfaatan limbah SBE untuk produksi biodiesel bukan hanya memberikan solusi terhadap persoalan limbah B3, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan energi alternatif terbarukan.
Pengaruh Temperatur Terhadap Pembentukan Metana Dari CO2 Dengan Zn Dan Katalis Ni/Al2O3 Toluna, Yona; Junaidi, Robert; Zamhari, Mustain
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i1.409

Abstract

Gas karbon dioksida (CO2) telah menjadi ancaman besar bagi lingkungan bumi karena emisinya mengalami peningkatan setiap tahunnya. Efek rumah kaca, yang menyebabkan pemanasan global, meningkatkan suhu bumi, mencairnya gletser dan menaikkan permukaan air laut, dan lain-lain, terutama disebabkan oleh emisi CO2 yang setara dengan 80% dari total emisi. Pembentukan CH4 dari CO2 pada suhu rendah adalah terobosan signifikan dalam memahami peran dan penggunaan CO2, meskipun tingkat konversinya masih sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengubah gas CO2 menjadi gas metana menggunakan katalis Ni/Al2O3 serta untuk mempelajari dampak variasi temperatur dan aktivasi katalis melalui metode in situ. Penelitian ini memanfaatkan CO2sebagai bahan baku dengan katalis Ni/Al2O3 dan variasi temperatur dalam satuan (oC) yang akan diatur sebesar 110 oC dan 120 oC. Gas metana (CH4) yang dihasilkan akan dianalisis menggunakan Multi Gas Detector Analyzer. Penelitian menunjukkan bahwa kadar gas metana tertinggi yang dihasilkan secara in situ diperoleh pada suhu 120 °C dengan perlakuan katalis ke-5/Ni_R4, yaitu sebesar 50,56%.