Koesriwulandari Koesriwulandari
Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebagai Sektor Potensial yang Berkelanjutan di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah Danendra Eriansyah Putra; Erna Haryanti; Koesriwulandari Koesriwulandari
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 22, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 22 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa.v22i1.1998

Abstract

The objectives of this study are to analyze the potential of the agriculture, forestry, and fisheries sectors as base/potential sectors, analyze whether the agriculture, forestry, and fisheries sectors are sustainable sectors or not. Knowing the pattern and structure of the agricultural, forestry, and fishery sectors in an area. The data source used in writing this thesis was sourced from the Central Statistics Agency (BPS) of Palu City and Central Sulawesi Province from 2012 to 2019. The methods used in writing the thesis are Location Quotient analysis, Dynamic Location Quotient and Klassen Typology. The results of the study are based on the results of the LQ analysis of the Agriculture, Forestry and Fisheries sector in Palu City from 2012-2019 is a base / potential sector with an LQ value of 0.14. The results of the LQ and DLQ analysis show that the LQ value is 0.14 while the DLQ with a value of 5.34 shows that the Agriculture, Forestry and Fisheries sector in Palu City from 2012-2019 is the Mainstay sector, meaning that the agriculture, forestry and fisheries sectors are currently non-base but in the future the sector will become a base sector. This shows that the agriculture, forestry and fisheries sectors in Palu City are sustainable sectors. The results of the typology analysis of klassen, namely, rik > ri and yik < yi, the pattern and structure of the agricultural, forestry, and fisheries sectors in Palu City can be declared to be a fast-developing sector.Keywords: GRDP, Agribusiness Sector, LQ, DLQ, Klassen Typology.
Analisis Keuntungan Pemasaran Bunga Mawar Potong (Rosa hybrida L.) Di Surabaya Dinda Ayu Sofiana; Koesriwulandari Koesriwulandari; Endang Siswati
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 22, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 22 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa.v22i1.1992

Abstract

The purpose of this study is to find out marketing costs, analyze profits in marketing and find out the factors that influence the marketing advantages of cut roses at the Kayoon Flower Market Surabaya. The research method used is simple random sampling. The respondents in this study were 30 cut rose vendors. The data analysis method uses multiple linear regression analysis. Based on the results of multiple linear regression, the marketing profit model of cut roses at the Kayoon Flower Market Surabaya is as follows: Y= 2956323,939 – 2,973X1 + 1,067X2 + 6,892X3 – 0.475X4 + e. Based on F – statistics of 4,346 with a significance of 0.008%, it can be interpreted that simultaneously all marketing activities carried out include stand rental costs, levy costs, transportation costs and labor costs have a significant effect on marketing profits  cut roses at Kayoon Flower Market Surabaya. Partially marketing activities that have a significant effect on marketing profits are stand rental costs and transportation costs.Keywords: Cut Roses, Marketing Profits, Multiple Linear Regression
PENGARUH EKSPOR KAKAO INDONESIA YANG DITINJAU DARI KEBIJAKAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL Desy Mardiah Purnomo; Koesriwulandari Koesriwulandari; Endang Siswati
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 19, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 19 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa1922019829

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui volume ekspor kakaoindonesia dari tahun 1985 sampai 2017, 2) Faktor-faktor yang berpengaruhterhadap volume ekspor kakao indonesia dari tahun 1985 sampai 2017.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Adapundata yang digunakan adalah data tahunan dalam bentuk time series 33 tahun,mulai dari tahun 1985 – 2017 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS),Direktorat Jendral Perkebunan, Departemen Perkebunan Pertanian, danFAOSTAT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisisregresi linier berganda dengan dummy variabel dan analisis deskriptif.Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikanantara produksi kakao domestik terhadap ekspor kakao Indonesia dengan nilaitaraf signifikan yang dihasilkan sebesar 0,000 dan harga kakao dunia terhadapekspor kakao Indonesia dengan nilai taraf signifikan sebesar 0,006 yang lebihkecil dari taraf signifikan yang disyaratkan yaitu sebesar 0,05. Sedangkan hargakakao domestik terdapat pengaruh yang tidak signifikan dengan nilai tarafsignifikan yang dihasilkan sebesar 0,510 begitupun juga dengan nilai tukarsebesar 0,208 dan perjanjian internasional sebesar 0,093 lebih besar dari tarafsignifikan yang disyaratkan yaitu sebesar 0,05.Kata Kunci: Ekspor, Pengaruh Perjanjian Internasional, Regresi LinierBerganda.
Survey Kepuasan Masyarakat Rumah Sakit Umum Haji Surabaya Koesriwulandari Koesriwulandari
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 16, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 16 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa1622016374

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dengan judul Survei Kepuasan Masyarakat RSU Haji Surabaya Tahun Anggaran 2016. Tujuan dari penelitian ini adalah Menghitung Nilai Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) atas pelayanan di RSU Haji Surabaya: yakni SKM dengan standar Permen PAN dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 tahun 2014. Mengidentifikasi dan mendeskripsikan faktor-faktor yang mendorong pelanggan cenderung puas atas pelayanan publik yang diseleng-garakan oleh RSU Haji Surabaya dan faktor-faktor yang mendorong pelanggan cenderung tidak puas atas pelayanan publik yang diselenggarakan oleh RSU Haji Surabaya; mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis dan kualitas pelayanan yang diharapkan masyarakat, baik masyarakat yang selama ini menjadi pelanggan RSU Haji Surabaya maupun masyarakat yang belum menjadi pelanggan RSU Haji Surabaya.Metode analisis yang digunakan dalam penyusunan indeks kepuasan masyarakat pada unit/instansi pelayanan publik yang menjadi lokasi kajian dilakukan dengan menghitung nilai indeks kepuasan masyarakat (IKM).Hasil Penelitian ini diantaranya semua unit/instalasi pelayanan pada RSU Haji Surabaya yang dilakukan pengukuran IKM untuk Semester II tahun 2016 mendapatkan hasil penilaian IKM dengan nilai mutu A yang berarti bahwa pada semua unit/instalasi pelayanan di RSU Haji Surabaya menunjukkan kinerja pelayanan yang sangat baik. Dari seluruh unit layanan/instalasi pada RSU Haji Surabaya yang dilakukan survey kepuasan masyarakat untuk Semester II tahun 2016, Instalasi ICU memperoleh capaian nilai konversi IKM tertinggi yaitu sebesar 86,00. Capaian nilai IKM RSU Haji Surabaya pada survey kepuasan masyarakat kali ini adalah sebesar 3,38 dengan capaian nilai rata-rata semua unsur pada RSU Haji Surabaya menunjukkan mutu kinerja sangat baik. Meski demikian terdapat 2 (dua) unsur yang masih menunjukkan hasil di bawah nilai IKM RSU Haji Surabaya yaitu unsur nomor 1 (persyaratan) dengan nilai rata-rata unsur 3,28, unsur nomor 2 (prosedur) dengan nilai rata-rata unsur 3,29, unsur nomor 3 (wak-tu pelayanan) dengan nilai rata-rata unsur 3,36. Pada survei kepuasan masyarakat kali ini, responden juga diminta mem-berikan pendapat-nya terkait hal-hal di luar sembilan ruang lingkup/unsur penilaian yaitu tentang: (i) pelayanan di pusat informasi, (ii) kenyamanan dan kebersihan di ruang tunggu, (iii) kenyamanan dan kebersihan toilet, (iv) kenyamanan dan keamanan tempat parkir, dan (v) petugas Satpol PP. Dari ke lima hal tersebut, kenyamanan tempat parkir paling banyak mendapat respon negatif dari para responden terkait dengan kurang luasnya lahan parkir dan pada jam-jam tertentu sering terjadi antrian untuk keluar gerbang rumah sakit.Kata kunci : Penanggulangan Kemiskinan Pesisir, Produktivitas Ekonomi Keluarga, Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI BENIH USAHATANI KANGKUNG (Ipomoae reptans L. Poir) DI DESA DAPET, KECAMATAN BALONGPANGGANG, KABUPATEN GRESIK Vebry Dwi Permana; Koesriwulandari Koesriwulandari; Endang Siswati
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 19, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 19 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa1912019688

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui pengaruh faktor produksi usahatani biji kangkung di Desa Dapet, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik 2) Untuk mengetahui efisiensi produksi usahatani benih kangkung di Desa Dapet, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.Metode analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Sebelum analisis, memiliki asumsi untuk menguji asumsi lama mis. uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Data yang diperoleh dianalisis dengan bantuan program aplikasi IBM SPSS Statistics 24 dengan model statistik regresi linier berganda. Kriteria statistik dalam tahap ini dilakukan dengan pengujian simultan (uji F), uji parsial (uji-t), dan hasil perhitungan koefisien determinasi (R²) dengan melihat tingkat signifikansi pada α = 10%. Kemudian analisis efisiensi dilakukan menggunakan persamaan efisiensi harga.Hasil penelitian ini: 1) Variabel benih, pupuk ponska, pupuk urea, pupuk za, virtako, supersip, dan tenaga kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap produksi benih kangkung di Ds. Dapet, Kec. Balongpanggang, Kab. Gresik. Secara parsial benih, pupuk urea, pupuk za, dan supersip berpengaruh signifikan terhadap produksi benih kangkung. Sedangkan pupuk ponska, virtako, dan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan. Penggunaan benih belum efisien (e = 66.689,65) dalam produksi benih bayam air. Penggunaan pupuk urea belum efisien (e = - 386,58) dalam produksi benih bayam air. Penggunaan Za Pupuk belum efisien (e = -167.70) dalam produksi benih bayam air. Penggunaan Supersip belum efisien (e = 100.301,04) dalam produksi benih bayam air. Kata kunci: Benih Bayam Air, Efisiensi Produksi, Faktor Produksi, Petani Benih Bayam Air.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS NANAS VARIETAS QUEEN ASAM GULAS DI DESA NGANCAR KECAMATAN NGANCAR KABUPATEN KEDIRI Ratih Hapsari; Koesriwulandari Koesriwulandari; Erna Haryanti
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 23, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 23 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa23120232827

Abstract

ABSTRACTThis research entitled Pineapple Agribusiness Development Strategy Queen Asam Gulas Variety (Ananas comosus l. merr) in Ngancar Village, Ngancar District, Kediri Regency aims to analyze internal and external factors and formulate a strategy for developing pineapple agribusiness varieties queen asam gulas in Ngancar Village, Ngancar District, Kediri Regency, East Java. The results showed that the internal factors of the pineapple agribusiness strategy of the queen asam gulas variety had 4 strengths and 4 weaknesses. External factors of pineapple agribusiness strategy queen asam gulas variety there are 3 opportunities and 3 threats. The IFAS value is 0.20 and the EFAS value is 0.65. The SWOT analysis diagram shows that the agribusiness development strategy of pineapple variety queen asam gulas lies in quadrant I which means a strategy made by using strength to attract existing opportunities. Aggressive strategy is a strategy that shows in a favorable position, pineapple development in Ngancar Village, Ngancar District, by using strength to seize existing opportunities.Keywords: Agribusiness, Development strategy, SWOT analysis..ABSTRAKPenelitian ini berjudul Strategi Pengembangan Agribisnis Nanas Varietas queen asam gulas (Ananas comosus l. merr) di Desa Ngancar, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri bertujuan menganalisis faktor internal dan eksternal dan merumuskan strategi pengembangan agribisnis nanas varietas queen asam gulas di Desa Ngancar, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal strategi agribisnis nanas varietas queen asam gulas terdapat 4 kekuatan (Strength) dan mempunyai 4 kelemahan (Weakness). Faktor eksternal strategi agribisnis nanas varietas queen asam gulas terdapat 3 peluang (Opportunity) dan 3 ancaman (Threats). Nilai IFAS sebesar 0,20 dan nilai EFAS sebesar 0,65. Diagram analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi pengembangan agribisnis nanas varietas queen asam gulas terletak pada kuadran I yang artinya strategi yang dibuat dengan menggunakan kekuatan untuk menarik peluang yang ada. Strategi agresif adalah strategi yang menunjukkan pada posisi yang menguntungkan, pengembangan nanas di Desa Ngancar Kecamatan Ngancar dengan menggunakan kekuatan untuk meraih peluang yang ada.Kata kunci : Agribisnis, Strategi Pengembangan, Analisis SWOT.
EFISIENSI PEMASARAN NANAS QUEEN ASAM GULAS DI DESA NGANCAR KECAMATAN NGANCAR KABUPATEN KEDIRI Dwi Nor Hayati Ramadhani; Koesriwulandari Koesriwulandari; Erna Haryanti
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 23, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 23 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa23120232863

Abstract

ABSTRACTThis study is entitled Marketing Efficiency of Pineapple Queen Asam Gulas (Annanas comosus (L). Merr) in Ngancar Village, Ngancar District, Kediri Regency aims to analyze marketing channels and measure the efficiency level of Pineapple Queen Asam Gulas marketing channels in Ngancar Village, Ngancar District, Kediri Regency. The results of this study show that marketing analysis using margin analysis obtained a total marketing margin of Rp. 1,200 for marketing channel I, for marketing channel II collectors obtained Rp. 500 and retailers got Rp. 1,000 for marketing channel III collectors obtained a marketing margin of Rp. 500. and for wholesalers obtained Rp. 800 As for marketing efficiency Pineapple Queen Asam Gulas has an efficient value of 4% on channel I,  6% for channel II and 10% for channel III. It is said that the channel that has the most efficient value is channel I, because there are fewer marketing channels compared to marketing channels II and III.Keywords: Cooperative, Cooperative Role, Pineapple Farmer's Income.ABSTRAKPenelitian ini berjudul Efisiensi Pemasaran Nanas Queen Asam Gulas (Annanas comosus (L). Merr) di Desa Ngancar Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri bertujuan untuk menganalisis saluran pemasaran dan mengukur tingkat efisiensi saluran pemasaran Nanas Queen Asam Gulas di Desa Ngancar Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis pemasaran dengan menggunakan analisis marjin memperoleh total marjin pemasaran sebesar Rp. 1.200 untuk saluran pemasaran I, untuk saluran pemasaran II pengepul memperoleh Rp. 500 dan pengecer mendapatkan Rp.1.000 untuk saluran pemasaran III pengepul memperoleh marjin pemasaran sebesar Rp.500. dan untuk pedagang besar memperoleh sebesar Rp. 800 Sedangkan untuk efisiensi pemasaran Nanas Queen Asam Gulas memiliki nilai efisien 4% pada saluran I, 6% untuk saluran II dan 10% untuk saluran III. Hal ini dikatakan bahwa saluran yang memiliki nilai paling efisien adalah saluran I, dikarenakan saluran pemasarannya lebih sedikit dibanding dengan saluran pemasaran II dan III.Kata Kunci : Koperasi, Peran Koperasi, Pendapatan Petani Nanas.
MENUMBUHKAN BUDAYA HIDUP SEHAT SEKALIGUS MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT MELALUI PRODUKSI MINUMAN HERBAL YANG BERNILAI EKONOMI Erna Haryanti; Dwie Retna Suryaningsih; Koesriwulandari Koesriwulandari; Ristani Widya Inti; Dewa Putra Prassuwito; Agustina Dwi Kartika
Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Development Vol. 3 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Developme
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijecsed.v3i2.115

Abstract

Community Service Activities (PKm) are carried out in the area of ​​RT 05 RW 9 Dukuh Kupang Timur, Pakis Village, Sawahan District, Surabaya City with the theme: GROWING A HEALTHY LIVING CULTURE WHILE EMPOWERING COMMUNITIES THROUGH THE PRODUCTION OF HERBAL DRINKS WITH ECONOMIC VALUE. PKm activities aim to motivate the community to live healthy by consuming herbal drinks, as well as being used as a business field, especially for people affected by the Covid 19 pandemic changing their status to beneficiary families. Through this activity the community gains knowledge and skills in producing various kinds of healthy herbal drinks and implementing them as economically productive activities. The objectives of this activity are: a) Motivate the community to have a culture of healthy living. b) Transferring science and technology through counseling activities and entrepreneurship assistance by producing healthy herbal drinks that have economic value. c) Growing innovative and sustainable new entrepreneurs. Activity planning is prepared in a bottom-up manner by applying participatory methods, namely the PRRA and RRA methods, so that the target can synergize with the implementing team in terms of planning, organizing, implementing and evaluating the implementation of these activities Community very enthusiastic which was shown by his enthusiasm to participate in the activity and practice making the healthy drink Secang, Turmeric Tamarind, Rice Kencur, Sinom
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHA TANI KELAPA SAWIT DI DESA RANAH PALABI KECAMATAN TIMPEH KABUPATEN DHARMASRAYA Koesriwulandari Koesriwulandari; Erna Haryanti Koestedjo; Wahyudi Wahyudi
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 23, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 23 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa23220232770

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the effect of socio-economic characteristic factors (age, education, length of farming and land area) on smallholder oil palm farming income and to determine the effect of production inputs (land area, fertilizers, pesticides, labor and plant age) on farm production oil palm in Ranah Palabi Village, Timpeh District, Dharmasraya District. The method of determining the sample was carried out using a proportionate stratified random sampling method with a total sample of 52 farmers. Research data obtained from secondary data and primary data. The data analysis method used in this study is multiple linear regression. The results showed that the social characteristics, namely age, education, length of farming and land area simultaneously had a significant effect on the income of oil palm farming in the study area. While the production inputs, namely land area, fertilizers, pesticides and labor simultaneously have a significant effect on the production of oil palm farming in the study area.Keywords: Oil Palm Farming, Income, Production, Socio-Economy, Production Input.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor karakteristik sosial ekonomi (umur, pendidikan, lama bertani dan luas lahan) terhadap pendapatan usahatani kelapa sawit rakyat serta mengetahui pengaruh input produksi (luas lahan, pupuk, pestisida, tenaga kerja dan tanaman). umur) pada produksi usahatani kelapa sawit di Desa Ranah Palabi Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya. Cara penentuan sampel dilakukan dengan metode Proportionate Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 52 petani. Data penelitian diperoleh dari data sekunder dan data primer. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sosial yaitu umur, pendidikan, lama bertani dan luas lahan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani kelapa sawit di wilayah penelitian. Sedangkan input produksi yaitu luas lahan, pupuk, pestisida dan tenaga kerja secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap produksi usahatani kelapa sawit di wilayah penelitian.Kata Kunci: Usahatani Kelapa Sawit, Pendapatan, Produksi, Sosial Ekonomi, Input Produksi.
PREFERENSI KONSUMEN OLAHAN TRADISIONAL KOPI ROBUSTA WILAYAH GRESIK Hary Sastrya Wanto; Koesriwulandari Koesriwulandari; Miftakhul Hidayat
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 23, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 23 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa23220232859

Abstract

ABSTRACTCoffee is one of the plantation commodities that will have relatively high economic value among other plantation plants and play an important role as a source of foreign exchange for the country. Coffee not only plays an important role as a source of foreign exchange but also a source of income for no less than one and a half million coffee farmers in Indonesia. What coffee attributes have a relationship with consumers in Mbah Bedo warkop Analyze the effect of quality attributes on product preference on buyer decisions at Mbah Bedo warkop. The results of this study can provide an overview of the impact of product quality, service quality, and price on purchasing decisions at Mbah Bedo as a result can be used as an assessment on managing products, services, and prices for the better in the future. Chi Square, which uses the integrity match method to test critical contrast between a large number of objects (noticed) or (expected) with respect to invalid speculation, which is perhaps one of the most prominent models for deciding attitudes on objects. Coffee taste attributes are robusta coffee attributes that consumers believe are the most enjoyed, according to the results of primary data analysis. Consumers believe that the taste of coffee is the most important factor, influencing their decision to consume robusta coffee in the region. Because taste is the most important thing that you want to enjoy and consume when consumers will buy robusta coffee.Keywords : Taste Satisfaction, Texture, PackagingABSTRAKKopi merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi relatif tinggi diantara tanaman perkebunan lainnya dan berperan penting sebagai sumber devisa negara. Kopi tidak hanya berperan penting sebagai sumber devisa negara tetapi juga menjadi sumber pendapatan bagi tidak kurang dari satu setengah juta petani kopi di Indonesia. Apa hubungan atribut kopi dengan konsumen pada warkop Mbah Bedo? Menganalisis pengaruh atribut kualitas terhadap preferensi produk terhadap keputusan pembeli pada warkop Mbah Bedo. Hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran mengenai pengaruh kualitas produk, kualitas pelayanan, dan harga terhadap keputusan pembelian pada Mbah Bedo sehingga hasilnya dapat dijadikan sebagai penilaian dalam pengelolaan produk, pelayanan, dan harga menjadi lebih baik kedepannya. . Chi Square, yang menggunakan metode kecocokan integritas untuk menguji kontras kritis antara sejumlah besar objek (yang diperhatikan) atau (yang diharapkan) sehubungan dengan spekulasi yang tidak valid, yang mungkin merupakan salah satu model paling menonjol untuk menentukan sikap terhadap objek. Atribut rasa kopi merupakan atribut kopi Robusta yang diyakini paling disukai konsumen berdasarkan hasil analisis data primer. Konsumen meyakini bahwa cita rasa kopi merupakan faktor terpenting yang mempengaruhi keputusan mereka mengonsumsi kopi Robusta di suatu daerah. Karena rasa merupakan hal terpenting yang ingin dinikmati dan dikonsumsi ketika konsumen akan membeli kopi Robusta.Kata Kunci: Kepuasan Rasa, Tekstur, Kemasan