Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Effect of Acupuncture Therapy and Ear Apex Bloodletting on Blood Pressure in Hypertension Patients at Posyandu Sumberejo Village, Bonang District, Demak Regency Niha, Nihayatut Taqiyyah; Presetya, Hanung; Yatmihatun, Sri; Zulaika, Chusnul
Indonesian Journal of Acupuncture Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : HAKTI : Indonesian Acupuncture Therapists Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/ijoa.v3i2.46

Abstract

Hypertension is a condition where the measurement results of systolic blood pressure are ≥140 mmHg and diastolic blood pressure ≥90 mmHg. The prevalence of hypertension in Demak Regency is 76.7%, the second highest in Central Java. Acupuncture therapy and ear apex bloodletting are nonpharmacological treatments that can be used to treat hypertension. The purpose of this study was to analyze the effect of acupuncture therapy and ear apex bloodletting on hypertension cases at Posyandu Lansia Desa Sumberejo, Bonang District, Demak Regency. This study used a quantitative method with a quasi-experimental design with a two-group pretest-posttest design. This study used 30 samples that met the inclusion and exclusion criteria, which were divided into 15 people per group. The first group of acupuncture therapy, the second group of acupuncture therapy, and ear apex bloodletting. Mann-Whitney test results showed sig. <0050 in the acupuncture and bloodletting therapy group on systolic blood pressure. Wilcoxon test results show both groups get sig results. <0.05, which indicates that there is an effect on blood pressure from group I and II treatments. In conclusion, acupuncture and ear apex bloodletting are more effective in reducing systolic blood pressure
Effectiveness of Acupuncture Therapy in Combination with Rosella Tea on Changes in Blood Pressure in Hypertension Cases in Krajan, Mojosongo Ayu, Nur Wahyu Ningtyas; Zulaika, Chusnul; Sholihah, Imrok Atus; Badri, Sholichan
Indonesian Journal of Acupuncture Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : HAKTI : Indonesian Acupuncture Therapists Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/ijoa.v3i2.47

Abstract

Hypertension is high blood pressure with systolic values above 140 mmHg and diastolic values above 90 mmHg. Acupuncture therapy with a combination of rosella tea steeping is a nonpharmacological treatment that has been shown to have an effect in lowering blood pressure. The purpose of this study was to determine the effect of acupuncture therapy with a combination of Rosella tea steeping on changes in blood pressure in cases of hypertension in Krajan Hamlet, Mojosongo. This study used a "Quasi-Experimental Design" research design with a nonequivalent control group design method. The number of research subjects was 32 people with a purposive sampling technique, which was divided into a control group (consumption of rosella tea brew) and an experimental group (acupuncture combination of rosella tea brew). The results of the Mann-Whitney test obtained a significance value of p<0.001, so Ha is accepted and H0 is rejected. In conclusion, acupunc­ture therapy with a combination of rosella tea brewing shows significant results in reducing blood pressure in cases of hypertension in Krajan Hamlet, Mojosongo.
PKM PEMBERDAYAAN ORANG TUA DAN GURU DALAM UPAYA PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI TK PEMBINA ABA 54 KOTA SEMARANG Zulaika, Chusnul; Sulistyowati, Indah
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v4i2.79

Abstract

Usia dini (0 - 6 tahun) atau yang dikenal dengan “golden period” merupakan periode yang sangat mendasar bagi perkembangan individu karena pada masa ini terjadi pembentukan kepribadian dasar individu, penuh dengan kejadian-kejadian penting dan unik yang meletakkan dasar bagi kehidupan seseorang pada masa dewasa. Kesehatan merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak. Jika kesehatan anak tidak diperhatikan sejak dini maka anak sering sakit-sakitan dan mengalami kelambatan atau kesulitan dalam perkembangannya (Novan Ardy Wiyani, 2014). Oleh karena itu, lembaga PAUD dan lembaga pendidikan sederajat lainnya merupakan sasaran strategis untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada anak usia dini, serta memperkenalkan dan membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat.Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat didapatkan perbedaan pengetahuan dari hasil pre test dan post test mengenai pengetahuan tentang PHBS baik terhadap orang tua maupun guru dengan hasil P Value 0,000. Sehingga dapat disimpulkan adanya peningkatkan pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), peningkatan kesadaran penerapan PHBS dan peningkatan keterampilan dalam melaksanakan PHBS pada orang tua, guru dan siswa siswi TK Pembina ABA 54 Kota Semarang
Pelatihan Pembuatan Desain Kemasan Produk Minuman Bunga Telang dengan Memanfaatkan Aplikasi Canva Bagi Ibu PKK Kelurahan Gondoriyo Manurung, Mona Tiorina; Erawati, Ambar Dwi; Zulaika, Chusnul
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v3i1.1162

Abstract

Fungsi kemasan tidak hanya sebagai pelindung produk namun juga menjadi media promosi yang dapat menarik minat konsumen. Visual dari kemasan produk yang menarik dapat mempengaruhi konsumen dalam melakukan keputusan pembelian. Namun demikian, belum banyak pemilik usaha yang sadar akan fungsi dari desain kemasan dan bagaimana cara membuat desain kemasan yang dapat meningkatkan nilai jual produk. Tujuan dari PkM ini adalah agar peserta yang merupakan ibu-ibu PKK Kelurahan Gondoriyo Semarang dapat memahami pentingnya desain kemasan serta memiliki keterampilan dalam membuat desain kemasan yang kreatif dan melekat di benak konsumen melalui aplikasi CANVA menggunakan mobile phone. Metode yang digunakan dalam PkM ini adalah ceramah, demonstrasi, dan diskusi aktif. Peserta pelatihan ini berjumlah 15 orang dan berdasarkan rekapitulasi hasil kuesioner evaluasi, 53.3% dari 15 peserta merasa sangat puas pada isi materi PkM yang dapat meningkatkan pengetahuan mereka dalam mendesain kemasan sebuah produk serta tingginya antusiasme peserta ketika mengajukan pertanyaan terkait materi selama sesi diskusi berlangsung.