sulistiyani sulistiyani
STKIP Bina Insan Mandiri

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pelatihan Tes Toefl Dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Di SMK Nur Medika Surabaya Sulistiyani Sulistiyani; Dewi Rosaria Indah; Apsari Fajar; Denok Julianingsih
PARADIGMA PENGABDIAN Vol 3 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/paradigma.v3i1.8533

Abstract

Kemampuan bahasa Inggris, khususnya dalam menghadapi tes TOEFL, menjadi salah satu kompetensi penting bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menghadapi dunia kerja dan pendidikan lanjutan. Namun, masih banyak siswa SMK yang memiliki keterbatasan dalam memahami struktur dan strategi pengerjaan TOEFL. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menghadapi tes TOEFL melalui pelatihan intensif yang meliputi listening, structure, dan reading. Metode yang digunakan adalah ceramah, latihan soal, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap materi TOEFL serta peningkatan skor latihan mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa SMK dalam meningkatkan daya saing di dunia kerja dan pendidikan.
PELATIHAN PEMBUATAN TEMPE PLASTIK HIGIENIS (TEPIS) WARGA TANAH MERAH Sulistiyani Sulistiyani; Dewi Rosaria Indah
PARADIGMA PENGABDIAN Vol 2 No 3 (2025): Edisi: November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/paradigma.v2i3.7793

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah pembinaan warga Desa Tanah Merah dalam pembuatan Tempe Plastik Higienis (EDGE) sebagai upaya peningkatan imun tubuh dan terbebas dari corona. Mitra dalam kegiatan ini adalah warga Desa Tanah Merah Bangkalan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode transfer ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tahapan kegiatan; 1) Perencanaan, 2) Pelaksanaan, dan 3) Evaluasi. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah upaya untuk melatih dan memberdayakan petani warga Desa Tanah Merah-Bangkalan dengan meningkatkan keterampilan dalam mengolah bahan makanan dimana diharapkan petani Desa Tegalwero dapat menguasai >75% keterampilan pembuatan tempe dari kedelai yang dikemas dalam plastik higienis dan melanjutkan usaha pembuatan tempe dari kedelai secara mandiri dan efektif, berkembang menjadi besar sehingga rencana program ini akan sukses. Keterampilan pengolahan makanan yang menjadi fokus utama adalah teknik pembuatan tempe kedelai higienis dengan memanfaatkan potensi hasil panen kedelai petani yang ada, warga Desa Tanah Merah-Bangkalan secara maksimal dan menjadikan produk tempe sebagai makanan khas kota garam. Setelah program agroindustri skala kecil yang sukses dikembangkan, perekonomian masyarakat Tanah Merah-Bangkalan secara otomatis akan beralih dari sistem pertanian tradisional menjadi ekonomi berbasis kewirausahaan. Dengan demikian, masyarakat juga dapat berwirausaha, ditambah lagi dengan fakta bahwa keberadaan tempe yang dikonsumsi manusia akan mengurangi jumlah virus corona yang menyerang manusia.