Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Efektivitas Video Edukasi ASI Ekslusif Terhadap Pengetahuan Ibu Siti Damayanti; Fitri Apriani; Orita Satria; Nurromsyah Nasution; Rosita Rosita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8535

Abstract

Pola pemberian ASI pada bayi umur 0-5 bulan di Indonesia sebanyak 37,3% ASI Eklusif dan lebih dari 200.000 bayi atau 5% dari populasi bayi di Indonesia saaf itu tidak diberikan ASI sama sekali. Pencapaian pemberian ASI Aksklusif di Aceh 2022 tercatat 66,6%. Kurangnya pemberian ASI Eksklusif  disebabkan beberapa faktor antara lain kurangnya pengetahuan terkait pentingnya ASI sehingga berdampak pada ibu dalam pemberian ASI Eksklusif. Pemberian edukasi melalui video sangat membantu pengetahuan ibu tentang ASI Eksklusif Metode: Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pre and post test without control. Penelitian ini dilakukan kepada 69 orang sampel yang dilaksanakan pada tanggal 06 Juni 2023 s/d 16 Juli 2023. Metode analisa data yang digunakan menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi ASI melalui media video terhadap pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif. Serta hasil uji Wilcoxon didapatkan dengan p-value = 0,000 a= 0.05. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan intervensi video edukasi asi eksklusif yang mengarah kepada keefektifannya terhadap pengetahuan ibu di wilayah kerja uptd puskesmas krueng sabee hal ini dibuktikan dengan hasil nilai Z yaitu -6.535b dan dari nilai p-value = 0,000
A FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STUNTING PADA BAYI BARU LAHIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SANGGIRAN KEC. SIMEULUE KABUPATEN SIMEULUE BARAT Fitri Apriani; Yulfa Aulia; Siti Damayanti
Aceh Health Sciences Journal Vol 2 No 2 (2025): (December) Aceh Journal of Health Innovation
Publisher : LLDIKTI WILAYAH XIII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64958/ajohi.v2i2.114

Abstract

Latar Belakang: Stunting pada bayi baru lahir merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan, perkembangan kognitif, serta kesehatan anak dalam jangka panjang. Salah satu faktor yang berhubungan erat dengan kejadian stunting adalah praktik pemberian Air Susu Ibu (ASI). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan masalah pemberian ASI dengan kejadian stunting pada bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Sanggiran Kecamatan Simeulue Kabupaten Simeulue Barat. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 127 bayi baru lahir, dengan sampel sebanyak 97 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner masalah pemberian ASI dan deteksi risiko stunting pada bayi baru lahir. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi a = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas masalah pemberian ASI berada pada kategori cukup (42,3%) dan sebagian besar bayi baru lahir berada pada kategori stunting risiko sedang (44,3%). Uji statistik diperoleh nilai p-value = 0,023 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara masalah pemberian ASI dengan stunting pada bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Sanggiran. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara masalah pemberian ASI dengan stunting pada bayi baru lahir. Pemberian ASI yang optimal berperan penting dalam menurunkan risiko stunting sejak periode neonatal. Saran: Diharapkan tenaga kesehatan meningkatkan promosi dan edukasi mengenai pemberian ASI eksklusif, serta keluarga memberikan dukungan penuh pada ibu menyusui.