Ade Parlaungan Nasution
Prodi Manajemen Universitas Riau Kepulauan Batam

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : BENING

PENGARUH ASAL NEGARA KARYAWAN, DISIPLIN KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. McCONNELL DOWELL SERVICE BATAM INDONESIA Faridah F; Ade Parlaungan Nasution
BENING Vol 4, No 1 (2017): MEI 2017
Publisher : University of Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.475 KB) | DOI: 10.33373/bening.v4i1.700

Abstract

Asal negara karyawan secara individual berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung sebesar 3.112 dan nilai signifikannya 0,002. Dengan batas signifikan 0,05, maka Ho ditolak Ha diterima. Disiplin kerja secara individual tidak ada hubungan  terhadap kinerja karyawan. Dengan t hitung sebesar 0.864 dan nilai signifikannya adalah 0,390. Dengan batas signifikan 0,05, maka Ho diterima Ha ditolak.Kepuasan kerja secara individual tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Dengan t hitung sebesar 0,228 dan nilai signifikannya 0,820. Dengan batas signifikan 0,05, maka Ho diterima Ha ditolak. Dari hasil analisis diketahui bahwa adjusted R2 sebesar 0,090, hal ini berarti 9,0% variabel dependen dipengaruhi oleh variabel independen yang terdiri dari variabel asal negara karyawan, disiplin kerja, kepuasan kerja.Asal negara karyawan, disiplin kerja, kepuasan kerja secara simultan (bersama-sama) berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT. McConnell Dowell Services Batam. Berdasarkan hasil uji regresi diketahui bahwa variabel bebas berdistribusi secara normal.
POTRET SEBARAN KEPENDUDUKAN DI PROPINSI KEPULAUAN RIAU Ade Parlaungan Nasution
BENING Vol 2, No 1 (2015): MEI 2015
Publisher : University of Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.465 KB) | DOI: 10.33373/bening.v2i1.799

Abstract

Provinsi Kepulauan Riau sebagai salah satu provinsi yang termuda di Indonesia terletak di jalur perlintasan dunia memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Provinsi ini memiliki luas wilayah 251,810,71 km  yang sebagian besar  yakni 95,97 persen atau 241.251,30  km merupakan perairan. Sedangkan daratan hanya 4,21 persen terdiri dari gugusan kepulauan sebanyak 1062 pulau.Sebagai propinsi baru, berbagai permasalahan telah muncul yaitu permasalahan ketimpangan baik ketimpangan demografi, ketimpangan ekonomi dan ketimpangan sosial. Kota Batam sebagai maskot sekaligus juga magnit Kepulauan Riau, mempunyai persoalan jumlah penduduk yang cukup besar yang indikasinya dapat dilihat dari banyaknya rumah bermasalah, tingkat kriminalitas, tingkat pengangguran dan tingkat kesejahteraan sosial yang timpang
PENGARUH UPAH, LINGKUNGAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI TIDAK TETAP (PTT) DI RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM Kalvin Rico Telaumbanua; Ade Parlaungan Nasution; Lukmanul Hakim
BENING Vol 3, No 2 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : University of Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.813 KB) | DOI: 10.33373/bening.v3i2.701

Abstract

In this study, the authors intend to answer a few basic ideas, so research to be answered through this research are : Are Wages influence on employee performance, Is Work Environment influence on employee performance, Is Work Stress influence on employee performance, and Do Wages, Work Environment and Job stress jointly influence on employee performance in RSUD Embung Fatimah Batam City.The results of this study indicated with tcount, that wages have a significant and positive effect on employee performance amounted to 3,133 1,294. The working environment has a positive and significant impact on employee performance amounted to 2,736 1,294. And job stress has a positive and significant impact on employee performance amounted to 3,399 1,294.Like wise with Wages, Work Environment and Stress work together-together have an influence on employee performance in Batam City Hospital Fatimah Embung indicated by the value of R 2 (R Square) of 0.841 or 84.1 %. This means the ability to variables Wages, Working Environment and Work Stress in explaining variable employee performance is 84.1 %, which means quite closely. The remaining 15.9% is explained by other variables not in this study.
PENGARUH LOKASI USAHA DAN SEGMENTASI PASAR TERHADAP TINGKAT PENJUALAN PADA PERUSAHAAN OLEH-OLEH KHAS BATAM, Nay@dam Anugra Puryanda; Edwin Agung Wibowo; Ade Parlaungan Nasution
BENING Vol 3, No 2 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : University of Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.349 KB) | DOI: 10.33373/bening.v3i2.730

Abstract

Variabel lokasi usaha (X1) mempunyai pengaruh signifikan terhadap tingkat penjualan (Y) terbukti, dengan thitung 4,033 dan ttabel 2,0095. Maka Ha diterima, karena variabel lokasi usaha mempunyai pengaruh yang sangat signifikan terhadap tingkat penjualan pada Perusahaan Oleh-oleh Khas Batam, Nay@dam. Variabel segmentasi pasar (X2) mempunyai pengaruh signifikan terhadap tingkat penjualan (Y) terbukti, dengan thitung 3,257 dan ttabel2,0095. Maka Ha diterima, karena variabel segmentasi pasar mempunyai pengaruh yang sangat signifikan terhadap tingkat penjualan pada Perusahaan Oleh-oleh Khas Batam, Nay@dam. Variabel lokasi usaha ( X1) dan segmentasi pasar (X2) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tingkat penjualan (Y) dapat dilihat dari Fhitung sebesar 36.228 dan Ftabel 2,45, dengan angka signifikan F sebesar 0,000 atau 0,0000,05. Hal ini berarti lokasi usaha (X1), dan segmentasi pasar (X2) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap tingkat penjualan (Y) dengan persentase sebesar 60,7% (0.607).
OUTSOURCING : ANTARA YANG BURUK DAN BAIK Ade Parlaungan Nasution
BENING Vol 1, No 1 (2014): MEI 2014
Publisher : University of Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.301 KB) | DOI: 10.33373/bening.v1i1.785

Abstract

Istilah Outsourcing (alih Daya) di Indonesia mempunyai konotasi yang negatif.  Berbagai Isu yang diangkat oleh kelompok buruh pada moment-moment tertentu seperti  hari buruh 1 Mei salah satunya  adalah penghapusan outsourcing.Outsourcing di mata para aktivis serikat merupakan praktik penghisapan manusia atas manusia yang seolah-olah di direstui dan dilindungi negara.Menurut kelompok buruh, Penerapan sistem outsourcing selama ini  di berbagai perusahaan, menempatkan posisi pekerja menjadi tidak terlindungi baik itu kesejahteraan dan jaminan-jaminan lainnya dan bisa di PHK tanpa pesangon setelah habis kontrak. Buruh hanya dianggap komoditas dan sama sekali posisinya lemah dalam dunia tenaga kerja.