Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Evaluasi Implementasi Sasaran Keselamatan Pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUP H. Adam Malik Medan Halizha Nadirha; Nuraini Nuraini; Deli Theo
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 5, No 3 (2026): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v5i3.150

Abstract

Keselamatan pasien adalah salah satu hasil pasien yang paling diperhatikan oleh semua unit analisis rumah sakit. Survey yang dilakukan penulis di RSUP H. Adam Malik Medan  pada tahun 2023 menemukan jumlah pelaporan terkait insiden keselamatan cukup tinggi yaitu 559 kasus, dimana 58 kasus di antaranya terjadi di IGD dengan rincian  KPC 45 laporan (8%), KNC 12 laporan (2,1%), KTD 1 laporan (0,2%) dengan jenis insiden adalah pasien jatuh. Dalam upaya meminimalisir terjadinya insiden keselamatan pasien, maka disusunlah sasaran keselamatan pasien yang bertujuan untuk mendorong perbaikan spesifik dalam keselamatan pasien. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan cara wawancara mendalam kepada 11 orang informan. Hasil penelitian, bahwa implementasi sasaran keselamatan pasien di IGD RSUP H. Adam Malik sudah berjalan namun belum maksimal. Beberapa hal yang menjadi hambatan dan tantangan antara lain staf yang kurang paham dalam pembuatan laporan, perputaran peserta didik, ketidakjujuran dalam pelaporan karena merasa takut dihukum, IGD yang selalu ramai, SDM yang belum benar-benar patuh hingga masalah jaringan internet yang kurang adekuat sehingga mengganggu proses komunikasi.
Analisa Faktor Yang Memengaruhi Kinerja Perawat Non PNS Di RSUD Gunung Tua Kabupaten Padang Lawas Utara Cut Shanaz Dhiya Shafira; Nuraini Nuraini; Ramadhani Syafitri Nasution; Sitti Subaedah; Miskah Afriany
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 5, No 3 (2026): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v5i3.153

Abstract

Perawat merupakan “the caring profession” yang memberikan pelayanan keperawatan selama 24 jam bagi pasien secara berkesinambungan. Perawat yang berkinerja dengan baik dan profesional dapat meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa faktor yang memengaruhi kinerja perawat Non PNS di RSUD Gunung Tua Kabupaten Padang Lawas Utara. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi yang diambil adalah keseluruhan perawat dengan jumlah 68 orang dengan metode penarikan sampel secara total sampling. Analisis data menggunakan univariat, bivariat dengan uji chi square, dan multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kepemimpinan (p=0,002), imbalan (p=0,000), sikap (p=0,000), motivasi (p=0,004), dan hubungan interpersonal (p=0,003) terhadap kinerja perawat non PNS. Tidak terdapat pengaruh pendidikan (p=0,835). Variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja perawat adalah variabel imbalan adalah (p=0,001; Exp (B)=3,122 95%CI 1,483-8,182) yang artinya bahwa variabel imbalan berpeluang 3 kali lebih berpengaruh terhadap kinerja perawat. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh kepemimpinan, imbalan, sikap, motivasi, dan hubungan interpersonal terhadap kinerja perawat non PNS. Tidak terdapat pengaruh pendidikan terhadap kinerja perawat.
Faktor Yang Memengaruhi Ibu Menyusui Pasca Operasi Caesar Di Rumah Sakit Sylvani Binjai Munirawati Munirawati; Nuraini Nuraini; Ramadhani Syafitri Nasution; Ismail Efendy; Hizrah Hanim Lubis
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 5, No 3 (2026): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v5i3.154

Abstract

Saat ini operasi caesar sering dianggap sebagai kemajuan tehnologi persalinan atau cara bersalin yang lebih modern, salah satunya karena pada persalinan dengan operasi sesar tidak merasakan sakit. Namun setelah sadar dari pembiusan rasa sakit akan tumbuh. Persalinan dengan cara ini seringkali menjadi kendala dalam pemberian air susu terutama jika ibu diberikan anastesi umum. Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa proses melahirkan dengan caesar akan menghambat terbentuknya produksi Air Susu Ibu. Meskipun demikian, menyusui sesering mungkin setelah proses kelahiran dengan sesar akan meminimalisasi masalah-masalah tersebut. Bahkan beberapa ibu yang melahirkan dengan caesar memiliki produksi ASI yang berlimpah. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif yang dilakukan survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Menggunakan tehnik accidental sampling dengan menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan, sikap, tindakan, dukungan tenaga kesehatan, dukungan suami dan kondisi payudara  terhadap ibu menyusui pasca operasi caesar di Rumah Sakit Umum Syilvani Binjai.
Training on Solid Medical Waste Management at Private Hospitals in Medan City Setia Megawati Hutajulu; Nuraini Nuraini
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jumantik.v10i2.24444

Abstract

Inadequate management of solid medical waste poses potential risks of infection transmission, exposure to hazardous materials, and environmental damage. This study aims to evaluate the impact of training programs on enhancing nurses' knowledge, attitudes, and practices related to solid medical waste management. The research employed a quasi-experimental design with a pre-test and post-test approach, without a control group. A total of 38 inpatient nurses served as the research respondents. The results demonstrated significant improvements in the mean scores: knowledge increased by 3.342 points (t = 6.374; p = 0.000), attitude by 13.026 points (t = 8.525; p = 0.005), and practice by 2.079 points (t = 5.370; p = 0.001). All outcomes showed statistical significance (p < 0.05), and the 95% confidence interval indicated substantial and consistent improvements. Structured training programs have proven effective in developing nurses' competencies, especially when supported by adequate environmental literacy and strong management commitment. These findings underscore the importance of ongoing training as a strategic approach to improve the quality of solid medical waste management in hospitals.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Peningkatan Konsumsi Makanan Bergizi pada Anak Remaja di SMP Santo Ignasius Johor Medan Marida Marbun; Asriwati Asriwati; Nuraini Nuraini
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jumantik.v10i1.23540

Abstract

Nutrition is a contribution to a person's health and development. Good nutrition can build a strong immune system, prevent disease, and improve health. The purpose of the study was to determine the effect of health education on increasing the consumption of nutritious food. This type of research is research quasi-experimental using the pretest-posttest design method, namely by providing a pretest (initial observation) before the intervention is carried out, after the intervention is given, then a posttest (final observation) is carried out. Health education in the form of balanced nutrition animation videos, balanced nutrition PPTs and food models. The statistical test used was Paired test T-Test. The results of the analysis of the pair t-test pre-test and post- test knowledge obtained a p value = 0.000, so it can be concluded that there is an effect of health education on increasing knowledge of nutritious food consumption. The results of the analysis of the pair t-test pre-test and post- test attitude obtained a p value = 0.000, which means is an effect of health education on increasing attitudes of nutritious food consumption. The results of the analysis of the pair t-test pre-test and post- test Action obtained a p value = 0.159, which means so it can be concluded that there is no effect of health education on increasing actions to consume nutritious food. This study is that there is an influence of health education on increasing knowledge and attitudes towards consuming nutritious food at SMP Santo Ignasius Johor. Video media can be recommended as an effective communication media because it can contain a lot of information about educational materials
Pengaruh Promosi Kesehatan Media Audiovisual terhadap Perilaku Konsumsi Tablet Zat Besi pada Ibu Hamil di Puskesmas Kota Rantauprapat Angelina Patricia Br Marpaung; Nuraini Nuraini; Aida Fitria
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.909

Abstract

Perilaku konsumsi tablet zat besi pada ibu hamil merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan ibu dan janin selama kehamilan, namun masih belum optimal. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi anemia pada ibu hamil mencapai sekitar 27,7%. Sementara itu, data Puskesmas Kota Rantauprapat periode Januari-April 2026 menunjukkan bahwa cakupan konsumsi tablet zat besi (Fe) atau tambah darah (TTD) ≥ 90 tablet hanya mencapai 30%, masih belum memenuhi target nasional sebesar 90%. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh promosi kesehatan media audiovisual terhadap perilaku konsumsi tablet zat besi pada ibu hamil di Puskesmas Kota Rantauprapat. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental design dengan rancangan one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester I dan trimester II usia 20–35 tahun yang berada di Puskesmas Kota Rantauprapat. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 45 responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji Wilcoxon signed-rank test digunakan untuk menganalisis pengetahuan, sedangkan uji paired-sample t-test digunakan untuk menganalisis sikap dan kepatuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh promosi kesehatan media audiovisual terhadap perilaku konsumsi tablet zat besi pada ibu hamil, yang ditunjukkan oleh peningkatan yang signifikan pada pengetahuan, sikap, dan kepatuhan konsumsi tablet zat besi pada ibu hamil sesudah intervensi dibandingkan sebelum intervensi dengan nilai p = 0,001. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh promosi kesehatan media audiovisual terhadap pengetahuan, sikap, dan kepatuhan ibu hamil dalam konsumsi tablet zat besi di Puskesmas Kota Rantauprapat. Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk mengoptimalkan penggunaan media audiovisual sebagai sarana edukasi kesehatan ibu hamil guna meningkatkan perilaku konsumsi tablet zat besi secara berkelanjutan.
Analisis Pemanfaatan Data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) dalam Perencanaan Promosi Kesehatan Gizi di UPTD Puskesmas Saragih Kabupaten Tapanuli Tengah Dina Permatasari; Nuraini Nuraini; Siti Aisyah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1526

Abstract

Permasalahan gizi masih menjadi tantangan Utama kesehatan masyarakat yang berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia. Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan sebagai sistem informasi gizi untuk mendukung penyediaan data berbasis bukti. Namun, pemanfaatan data e-PPGBM sebagai kerangka dasar perencanaan promosi kesehatan gizi di tingkat puskesmas masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan data e-PPGBM dalam perencanaan promosi kesehatan gizi di UPTD Puskesmas Saragih Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik. Informan penelitian berjumlah 11 orang yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi lapangan langsung, dan telaah dokumen. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang dilengkapi dengan matriks analisis USG (Urgency, Seriousness, Growth) dan SWOT, serta validasi data melalui triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data e-PPGBM telah digunakan untuk mengidentifikasi masalah gizi makro, menentukan kelompok sasaran, dan menyusun kegiatan promosi kesehatan, namun pemanfaatannya masih dominan untuk kebutuhan pelaporan administratif rutin dibandingkan sebagai dasar perencanaan program strategis. Kualitas dan akurasi data secara umum dinilai cukup baik karena adanya prosedur verifikasi petugas, tetapi kendala serius masih ditemukan pada aspek kelengkapan data akibat rendahnya cakupan penimbangan balita (D/S sebesar 59,9%) yang belum mencapai target nasional 80%. Faktor yang memengaruhi pemanfaatan data meliputi dukungan kestabilan aplikasi, komitmen pimpinan, dan kerja sama lintas program. Sebaliknya, hambatan Utama mencakup keterbatasan infrastruktur (jaringan internet tidak stabil di wilayah pesisir), keterbatasan kuantitas SDM (adanya rangkap jabatan dan beban kerja tinggi), serta rendahnya partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan data e-PPGBM dalam perencanaan promosi kesehatan gizi di UPTD Puskesmas Saragih belum optimal. Disarankan kepada pihak Puskesmas dan Dinas Kesehatan untuk mengusulkan penambahan SDM yang kompeten, memperbaiki kendala infrastruktur jaringan, memperkuat koordinasi lintas program, serta meningkatkan mobilisasi masyarakat agar data e-PPGBM dapat digunakan secara maksimal dalam mendukung perencanaan promosi kesehatan gizi yang tepat sasaran dan berbasis bukti.