Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analyzing factors that influence syariah commercial bank financial performance in indonesia based on syariah Enterprise theory (set) perspective Fitriani, Ajeng Pipit; ,, Sutrisno; Rahman, Aulia Fuad
Jurnal Akuntansi Vol 22, No 2 (2018): May 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.796 KB) | DOI: 10.24912/ja.v22i2.347

Abstract

This research purpose is to test empirically and analyze the influence of zakat, qardh, murabahah, mudharabah, musyarakah, and corporate social responsibility (CSR) towards financial performance (ROA) Commercial Bank Syariah in Indonesia in 2012-2016 period of time. The analyzing technique used double linear regression. Research population is Syariah Commercial Bank listed in Financial Service Authority (in Indonesia called OJK) year 2012-2016. The sample taken by using purposive sampling, within the Syariah Commercial Bank criteria that showed the financial report in 2012-2016 period. The data taken based on publication that conducted by the enlisted Banks. Thus, the number of taken samples is 10 out of 13 Syariah Commercial Bank in Indonesia. The research result showed that zakat, qardh, and murabahah does not affect the Syariah Commercial Bank financial performance. Mudharabah and corporate social responsibility (CSR) showed significant negative influence towards Syariah Commercial Bank financial performance, while musyarakah affects significantly positive toward Syariah Commercial Bank financial performance in Indonesia.
ANALYSIS OF PARENTING PARENTS AGGRESSIVE BEHAVIOR OF CHILDREN AGED 4-5 YEARS IN THE INTEGRATED EARLY CHILDHOOD EDUCATION WEST PONTIANAK ,, Susanti; ,, Sutrisno; ,, Sudarti
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.251 KB) | DOI: 10.29406/jepaud.v3i1.592

Abstract

Penelitian ini yang dilatar belakangi oleh masalah yang terjadi pada anak di Pendidikan Anak Usia Dini Terpadu Pontianak Barat yaitu perilaku agresif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran dan mendeskripsikan (1) Pola Asuh Orang Tua, (2) Perilaku Agresif Anak, (3) Hambatan dalam menerapkan pola asuh yang baik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif yang mempermudah dalam mendeskripsikan keadaan yang sebenarnya terjadi. Data diperoleh dari lima orang tua anak dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Adapun teknik keabsahan data yang digunakan adalah member check, triangulasi, dan diskusi teman sejawat. Hasil penelitian  tentang pola asuh kelima orang tua yaitu pola asuh yang diterapkan sudah baik, dan pola asuh yang digunakan kelima orang tua ini bervariasi/ berbeda-beda dengan tujuan yang sama mendisiplinkan anak, perilaku agresif yang dimunculkan kelima anak ini adalah sama-sama merugikan orang lain, dan melanggar aturan, hambatan dalam menerapkan pola asuh yang baik yaitu kurangnya wawasan, kesabaran orang tua, serta di sekolah tidak ada guru bimbingan konseling. Saran bagi kepala sekolah, guru, orang tua lebih menjalin komunikasi yang baik dalam memberikan bimbingan kepada anak.Kata kunci :Pola Asuh Orang Tua, Perilaku Agresif Anak 
UPAYA GURU MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI BENDA–BENDA KONKRET DI LINGKUNGAN SEKOLAH PADA ANAKUSIA 4-5 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK NEGERI PEMBINA KECAMATAN PONTIANAK BARAT ,, Nelitawati; ,, Mawardi; ,, Sutrisno
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.064 KB) | DOI: 10.29406/jepaud.v3i1.585

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh penggunaan benda–benda konkret di lingkungan sekolahuntuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun. Tujuan 1) Perencanaan dalam meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan melalui benda–benda konkret di lingkungan sekolahpada anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Kecamatan Pontianak Barat, 2) Pelaksanaan guru  dalam meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan melalui benda–benda konkret di lingkungan sekolah pada anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Kecamatan Pontianak Barat, 3) Melalui benda–benda konkret di lingkungan sekolah dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anakusia 4-5 tahun di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Kecamatan Pontianak Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian  tindakan kelas dan  pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Selanjutnya tempat penelitian dilaksanakan di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Kecamatan Pontianak Barat. Teknik pengumpulan data  dengan teknik observasi dan dokumentasi. Sedangkan alat yang digunakan adalah pedoman observasi guru, pedoman observasi murid dan foto. Teknik pemeriksaan keabsahan data  yang digunakan yakni triangulasi data dan member check.Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan pembelajaran meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan melalui benda–benda konkret di lingkungan sekolah pada anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Kecamatan Pontianak Barat dilaksanakan setiap hari senin dan rabu. Selain itu guru juga membuat rencana kegiatan harian  (RKH) yang berisi rencana dari seluruh kegiatan dalam 1 hari dan dilengkapi dengan media yang akan digunakan. Kegiatan terdiri dari : a. kegiatan awal, b. kegiatan inti, c. istirahat, d. penutup atau evaluasi.Kata Kunci :kemampuan mengenal, konsep bilangan,benda konkret.
Perlakuan Air Panas dan Pengaturan Suhu Simpan untuk Mempertahankan Kualitas Buah Mangga (Mangifera indica L.) cv. Gedong Ilmi, Nadhirah Karimatul; Poerwanto, Roedhy; Sutrisno, Sutrisno
Jurnal Hortikultura Vol 25, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jhort.v25n1.2015.p78-87

Abstract

Penanganan pascapanen yang  kurang tepat mengakibatkan kualitas buah mangga rendah dan kehilangan hasil. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan pengujian perlakuan pascapanen berupa perlakuan panas dan suhu penyimpanan pada buah mangga Gedong. Tujuan penelitian adalah menentukan perlakuan yang dapat mempertahankan kualitas pascapanen buah mangga Gedong. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2013 di Laboratorium Pusat Kajian Hortikultura Tropika, Institut Pertanian Bogor. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan pola split plot terdiri atas dua faktor yaitu suhu pencucian (60±1°C, 53±1 °C, suhu air normal) dan suhu penyimpanan (suhu 18,1±1°C, 16,1±1°C, suhu ruang). Pencucian dengan suhu 53±1°C dapat digunakan untuk membersihkan buah. Perlakuan yang dapat menghambat perubahan susut bobot, kekerasan buah, kandungan asam (asam tertitrasi total), dan padatan terlarut total adalah penyimpanan pada suhu rendah (16,1±1°C dan 18,1±1°C). Perlakuan yang memberikan penampilan yang baik, dapat menekan perkembangan penyakit antraknos, dan menghambat perubahan warna buah adalah kombinasi perlakuan suhu pencucian 53±1°C  dengan suhu simpan 16,1±1°C.
POST-HARVEST HANDLING EVALUATION OF RED CHILI ALONG THE SUPPLY CHAIN IN SUKABUMI Laras Putri Wigati; Sutrisno Suro Mardjan; Emmy Darmawati
AGROINTEK Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v14i2.5992

Abstract

Red chili is a horticultural product commonly used by people in their daily lives. Horticulture products have a long handling process until they reach consumers. The postharvest handling generally must be carried out are collecting, sorting, grading, packaging, transporting, distributing. This study was conducted to analyze the suitability of postharvest handling from each actor in the supply chain according to the standard operational procedure (SOP) of postharvest handling in red chili. This study used purposive and snowball sampling as the methods of selecting respondents. The percentage of the suitability of postharvest toward SOP was obtained with a simple data calculation. This study found that the supply chain of red chili in the Perbawati village of Sukabumi has two types of chains. Postharvest handling of red chili had done were sorting and packaging while another postharvest handling such as collecting, grading, cleaning had not done by the farmers. For the farmers and middleman handling practices compare to the standard operational procedure of postharvest red chili, was 45.56% of post-harvest handling that suitable with the SOP.
STUDI PENERAPAN STANDARD OPERATING PROCEDURE PASCAPANEN TOMAT DAN PERMASALAHAN YANG DIHADAPI AKTOR DI SEPANJANG RANTAI PASOK Laras Putri Wigati; Sutrisno Suro Mardjan; Emmy Darmawati
Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian Vol 17, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian
Publisher : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpasca.v17n2.2020.68-76

Abstract

Penanganan pascapanen adalah hal penting yang perlu diperhatikan oleh seluruh aktor di suatu rantai pasok hingga sampai ke tangan konsumen. Evaluasi penerapan penanganan pascapanen sesuai standard operating procedure (SOP) perlu dilakukan agar dapat menemukan pada tahap-tahap mana saja yang perlu diperbaiki sehingga mutu produk lebih dapat terjaga. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi penanganan dan penerapan SOP pascapanen tomat, serta mengidentifikasi permasalahan penanganan pascapanen tomat yang dihadapi oleh aktor. Aktor yang terlibat pada rantai pasok adalah petani, pengepul, pedagang eceran dan konsumen. Metode pemilihan responden awal menggunakan purposive sampling yakni pemilihan petani di Desa Perbawati, Sukabumi dan dibedakan menjadi tiga tipe petani berdasarkan luas lahan yang dimiliki. Pemilihan responden selanjutnya menggunakan metode snowball sampling hingga responden akhir yakni konsumen. Penerapan SOP diperoleh dari wawancara dan observasi lapang. Parameter yang digunakan adalah membandingkan penanganan pascapanen yang dilakukan oleh aktor dan dibandingkan dengan SOP yang telah disusun oleh Direktorat Budidaya dan Pascapanen Sayuran dan Tanaman Obat, Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian dan dilakukan perhitungan persentase kesesuaian dan upaya perbaikan yang diperlukan. Pada penelitian ini didapatkan kesesuaian penerapan SOP sebesar 54,44% dan diperlukan perbaikan sebesar 45,56%. Hal ini menunjukkan kesesuaian antara SOP dan pelaksanaan di lapang pada tingkat petani, pengepul, maupun pedagang eceran kondisi lingkungan panas menjadikan produk terpapar sinar matahari secara langsung serta kebersihan yang kurang dijaga membuat kualitas produk mudah menurun. Study Implementation of Standard Operating Procedure on Post-Harvest Tomato and Problems Faced by Actors in the Supply Chain.Postharvest handling is an important part that needs to be considered by actors in a supply chain until it reaches consumers. Evaluation of the implementation of postharvest handling according to the standard operating procedure (SOP) needs to be done to be able to find at what stages need to be improved so the product quality can be maintained well. This study aimed to identify the handling and the SOP implementation postharvest tomatoes, also identify the problems of handling postharvest tomatoes faced by the actors. The actors involved in the supply chain are farmers, collectors, retailers, and consumers. The first actors as respondents selected by the purposive sampling method were farmers in Perbawati Village, Sukabumi, and divided into three types of farmers based on the area of land they have. The next respondents selected by the snowball sampling method to the consumer as final respondents. The application of SOP obtained from interviews and real observations. The parameters used were comparing postharvest handling carried out by the actors and compared with SOP that has been published by the Directorate of Vegetable and Postharvest Cultivation and Medicinal Plants, Directorate General of Horticulture, Ministry of Agriculture and calculating the percentage of suitability and the percentage of improvement needed. In this study, the suitability of SOP implementation was 54.44% and 45.56% improvement was needed. These results showed the compatibility between the SOP and the implementation in the field at the level of farmers, collectors, and retail that high temperature of environmental conditions made the product exposed to direct sunlight and low maintained hygiene made the quality of the product easy to decrease.
DESAIN DAN EVALUASI KINERJA MESIN PENCACAH NILAM Andriani Lubis; Tineke Mandang; Wawan Hermawan; Sutrisno Mardjan
Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Vol 24, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v24n1.2021.p13-25

Abstract

 Design and Performance Evaluation of Patchouli Chopping Machine. Aceh is one of the largest patchouli producing regions in Indonesia with an average contribution of patchouli production for the last 6 years of 415 tons/year. Patchouli oil is one of Indonesia's mainstay commodities compared to other essential oils. The demand of essential oils for raw materials of cosmetics, perfumes and pharmaceutical products industries continues to increase. The research objective was to design a patchouli chopper machine with the right type of cutting knife. This research was conducted using engineering methods including: problem identification, formulation of patchouli chopper machine design, prototyping, functional testing, and performance testing. The prototype of this chopper machine used an electric motor as its driving force. The machine was divided into 4 major parts, namely hopper, chopper cylinder, chopper knife and outer.  The transmission section used a belt and pulley. The patchouli chopper machine used two types of cutting knife which were the circular knife and the double blade to produce a chopping size of  7-10 cm. The results of the performance test and giving weight scaled values on the patchouli chopper machine showed that double blade performa was better compared to the circular knife type to use because it had the highest score of 3.375 and could be combined in the patchouli harvester. This performance can be seen from the actual engine capacity of 255.74 kg/h, the power needed to chop patchouli stem of 528.55 W with the energy requirement of 7.44 kj/kg, percentage of chopped length of 95.5 % and the efficiency of the electric motor was 98.1% at a blade rotational speed of 745 rpm. Keywords: patchouli oil, chopping, cutting knife, machine capacity ABSTRAK Aceh merupakan salah satu daerah penghasil nilam terbesar di Indonesia dengan kontribusi produksi nilamnya selama 6 tahun terakhir rata-rata mencapai 415 ton/tahun. Minyak nilam merupakan salah satu komoditas andalan Indonesia dibandingkan minyak atsiri lainnya. Kebutuhan minyak atsiri untuk bahan baku industri produk kosmetik, parfum dan farmasi terus meningkat. Tujuan penelitian adalah merancang mesin pencacah batang nilam dengan tipe pisau pemotong yang tepat. Penelitian dilakukan menggunakan metode rekayasa meliputi: identifikasi masalah, perumusan desain mesin pencacah nilam, pembuatan prototipe, uji fungsional, dan uji kinerja. Prototipe mesin pencacah menggunakan tenaga motor listrik sebagai penggeraknya terbagi menjadi 4 bagian yaitu hopper, silinder pencacah, pisau pencacah dan outer. Pada bagian transmisi menggunakan sabuk dan puli. Mesin pencacah nilam dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan tipe pisau pemotong yaitu tipe circular knife dan tipe double blade untuk menghasilkan cacahan batang nilam dengan panjang ukuran cacahan  7-10 cm. Hasil uji kinerja dan penggunaan nilai bobot berskala pada mesin pencacah nilam menunjukkan bahwa penggunaan pisau pencacah tipe double blade merupakan pisau terbaik dibandingkan dengan tipe circular knife karena memiliki skor tertinggi 3,375 dan dapat digabungkan pada mesin pemanen nilam nantinya. Kinerjanya dapat dilihat dari kapasitas aktual mesin 255,74 kg/jam, daya terbesar yang dibutuhkan untuk mencacah batang nilam 528,55 W dengan kebutuhan energi pencacahan 7,44 kj/kg, persentase panjang hasil pencacahan 95,5% dan efisiensi motor listrik 98,1% pada kecepatan putar poros pisau 745 rpm.Kata kunci: batang nilam, pencacahan, pisau pemotong, kapasitas mesin
Sifat Fisikokimia Oleoresin Fuli Pala Hasil Ekstraksi Berbantu Ultrasonik Pada Metode Pengeringan yang Berbeda Aryanis Mutia Zahra; I Wayan Budiastra; Sugiyono S; Sutrisno Suro Mardjan
Warta Industri Hasil Pertanian Vol 36, No 1 (2019)
Publisher : Balai Besar Industri Agro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.369 KB) | DOI: 10.32765/warta ihp.v36i1.4722

Abstract

Ekstraksi berbantu ultrasonik (Ultrasound Assisted Extraction, UAE) dapat meningkatkan rendemen, kualitas dan fungsionalitas ekstrak serta mempersingkat waktu ekstraksi. Fuli memiliki lebih banyak senyawa aromatik yang dapat dipertahankan dalam berbagai proses pengolahan daripada biji pala. Pengeringan menjadi proses penting yang mempengaruhi kualitas fuli pala sebagai bahan baku oleoresin. Penelitian ini membandingkan rendemen, sifat fisik dan komposisi senyawa kimia oleoresin fuli pala hasil UAE pada metode pengeringan yang berbeda. Fuli pala dikeringkan dengan dua metode pengeringan (penjemuran dan pengasapan), digiling menjadi bubuk berukuran 60 mesh. UAE diaplikasikan pada bubuk fuli pala dalam etanol (1:4 b:v) pada frekuensi 20 kHz, daya 700 W, amplitudo 90%, suhu maksimum 50oC dan waktu ekstraksi 45 menit. Maserasi  selama 7 jam pada suhu ruang dilakukan sebagai perlakuan kontrol. Sifat fisik (bobot jenis, indeks bias, nilai a*, kroma dan hue) oleoresin fuli pala hasil UAE berbeda nyata antara pengasapan dan penjemuran. Sifat fisik (bobot jenis, indeks bias, nilai L, nilai a*, nilai b*, kroma dan hue) oleoresin juga berbeda nyata antara hasil ekstraksi berbantu ultrasonik dan maserasi. Pengasapan menghasilkan rendemen, sisa penguapan dan total senyawa utama oleoresin fuli pala hasil ekstraksi berbantu ultrasonik (19,78%, 24,36%, dan 63,37%) lebih tinggi dari penjemuran (15,80%, 23,05%, dan 53,91%) serta maserasi (14,49%, 22,07%, dan 54,31%).
Pendugaan Kandungan Kafein Biji Kopi Liberika dengan Spektroskopi NIR Menggunakan Model Kubelka-Munk Ei Mon Kyaw; I Wayan Budiastra; Sutrisno Sutrisno; Samsudin Samsudin; Dheni Mita Mala
Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar Vol 7, No 3 (2020): Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jtidp.v7n3.2020.p119-126

Abstract

Liberica is one of coffee species that is becoming popular and increasingly in demand in present days due to its unique characteristics. Caffeine is one of the important coffee quality parameter which determines the coffee flavor, consumer preference and market price. Caffeine content is usually analyzed by chemical method which is destructive, time consuming, expensive and involving a lot of procedures. NIR Spectroscopy is one of the non-destructive techniques to overcome these disadvantages. This study was conducted at the Department of Mechanical and Biosystem Engineering, IPB University for NIR measurement and the Center of Agro-based Industry (BBIA), Bogor for chemical analysis from August to November 2019. The study aimed to determine the best calibration model for the prediction of caffeine content in Liberica coffee green bean powder. In this study, FT-NIRS in the wavelength of 1000-2500 nm was used for NIR measurement and HPLC tool was used for chemical analysis. Kubelka-Munk (K/S) and Absorbance (Log 1/R) were used as data transformation, whereas Standard Normal Variance (SNV) and Second derivative of Savitzky-Golay (dg2) as data pretreatment. In addition, Partial Least Square (PLS) and Multiple Linear Regression (MLR) were applied for multivariate calibration method. The best calibration model for the prediction of caffeine content of Liberica coffee green bean powder was obtained by the spectral data pretreated with second derivative of Savitzky-Golay (dg2) and Kubelka-Munk data transformation using PLS calibration method with the results of r = 0.90, RPD = 2.24, CV = 2.01%.
Pengaruh Jenis Kemasan dan Penyimpanan Suhu Rendah Terhadap Perubahan Kualitas Cabai Merah Keriting Segar Asmeri Lamona; Y. Aris Purwanto; Sutrisno .
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 3 No. 2 (2015): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1216.9 KB) | DOI: 10.19028/jtep.03.2.%p

Abstract

During postharvest handling of red curly chili, transportation and temporary storage are critical step due to high losses. The objcctives of this study were to analyze the effect of packaging material and low temperature storage on the quality changes of fresh red curly chili and to determine the optimum combination of packaging material and temperature storage. After being harvested, samples of red curly chili were sorted and packed in differents packaging material of 3 kg and transported to the laboratory within 5 hours at ambient temperature condition. During storage period, the visual appearance, change in respiration rate, weight loss, firmness and color were measured. Waring, plastic sack and polipropilene plastic were selected as packaging materials, temperature of 10, 15OC and ambient temperature were set as storage temperature. The results show that packaging material and temperature storage influenced the respiration rate, weight loss and firmness of red curly chili. Lightness (L*) correlated only with packaging material. The interaction between packaging material and temperature storage has only correlation with weight loss. The highest losses of 21.06±0.4 was resulted for the combination of waring packaging at room temperature. The lowest losses of 0.12%±0.1 was found for the combination of polipropoline plastic packaging at 10OC. The longest storage period up to 29 days was found for those red curly chili stored at combination of polipropilene plastic packaging at 10OC.