Articles
DAMPAK ENERGI TERBARUKAN DAN INOVASI TEKNOLOGI TERHADAP EMISI CO₂ OECD 2008-2017
Regina Audrey;
Hadi Sasana;
Yustirania Septiani
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 2, No 4 (2020): DINAMIC : Directory Journal of Economic
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/dinamic.v2i4.1444
Meningkatnya emisi karbondioksida (CO₂) disebabkan oleh banyaknya pembakaran bahan bakar minyak, batu bara, dan bahan organik lainnya yang melebihi kemampuan tumbuh-tumbuhan dan laut untuk menyerap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak energi terbarukan dan inovasi teknologi terhadap emisi karbondioksida (CO₂) di negara OECD tahun 2008-2017. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data panel yang merupakan gabungan antara data time series dan cross section dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) periode 2008-2017 yang diperoleh dari World Development Indicator dan International Energy Agency. Hasil analisis data menunjukkan bahwa variabel Economic Growth dan Patent Technology berpengaruh positif terhadap CO₂ Emission, Foreign Direct Investment (FDI) dan Renewable Energy Supply tidak berpengaruh positif terhadap CO₂ Emission, Population berpengaruh negative dan signifikan terhadap CO₂ Emission di negara OECD tahun 2008-2017.
ANALISIS DETERMINAN NILAI EKSPOR KOPI INDONESIA KE AMERIKA SERIKAT DENGAN PENDEKATAN ECM
Nadia Handika Putri;
Sudati Nur Sarfiah;
Yustirania Septiani
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 2, No 4 (2020): DINAMIC : Directory Journal of Economic
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/dinamic.v2i4.1439
Ekspor adalah kegiatan menjual barang ke luar negeri, salah satu komoditas ekspor utama Indonesia adalah kopi. Negara dengan nilai ekspor kopi tertinggi dari Indonesia adalah Amerika Serikat. Meskipun memiliki nilai ekspor kopi tertinggi, rata-rata pertumbuhan ekspor kopi Indonesia ke Amerika Serikat masih cukup kecil. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai ekspor kopi Indonesia ke Amerika Serikat pada tahun 2001-2018 dalam jangka pendek dan panjang. Penelitian ini menggunakan metode Regresi Linier Berganda dengan pendekatan ECM. Dari hasil penelitian, secara individual luas lahan kopi tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel nilai ekspor kopi Indonesia ke Amerika Serikat. Variabel produksi kopi Indonesia berpengaruh signifikan dalam jangka pendek, tetapi dalam jangka panjang variabel produksi kopi Indonesia tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai variabel ekspor kopi Indonesia. Variabel konsumsi kopi AS dalam jangka pendek tidak berpengaruh signifikan, tetapi dalam jangka panjang variabel konsumsi kopi AS berpengaruh signifikan terhadap ekspor kopi Indonesia. Dan variabel harga kopi dunia berpengaruh signifikan dalam jangka pendek dan jangka panjang terhadap nilai variabel ekspor kopi Indonesia. Sementara bersama- ama variabel luas lahan kopi Indonesia, produksi kopi Indonesia, konsumsi kopi Amerika Serikat, dan harga kopi dunia secara signifikan mempengaruhi ekspor kopi Indonesia ke Amerika Serikat.
ANALISIS KETIMPANGAN PEMBANGUNAN DAN INTERAKSI WILAYAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KAWASAN PURWOMANGGUNG TAHUN 2008-2017
Yasinta Yovita Prischa Damayanti;
Lucia Rita Indrawati;
Yustirania Septiani
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 1, No 3 (2019): DINAMIC : Directory Journal of Economic
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1043.973 KB)
|
DOI: 10.31002/dinamic.v1i3.789
This study aims to analyze the influence of development inequality, regionalinteraction and economic growth between Regencies / Cities in Purwomanggung Region in2008-2017. Economic growth is the dependent variable, while development inequality andregional interactions are independent variables. This research uses the Williamson Indexmethod, the Gravity Index method and panel data analysis using the Fixed Effect Model(FEM) approach. The results show that development inequality is still relatively high andthere is strong interaction in Magelang Regency. However, partially shows that developmentinequality has a negative and significant effect on economic growth, while regionalinteractions have a positive and significant effect on economic growth. However, economicgrowth can be explained simultaneously by Development Inequality and Regional Interaction
PERAN SEKTOR PERTANIAN DALAM PENYERAPAN TENAGA KERJA DI INDONESIA TAHUN 2010-2018
Afia Yunus Nooralam;
Lorentino Togar Laut;
Yustirania Septiani
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 2, No 3 (2020): DINAMIC : DIRECTORY JOURNAL OF ECONOMIC
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/dinamic.v2i3.1424
Sektor pertanian memiliki peranan dalam menyerap tenaga kerja, akan tetapi masyarakat yang bekerja di bidang pertanian pada tahun 2010-2018 mengalami penurunan. Hal tersebut berbanding terbalik dengan meningkatnya jumlah angkatan kerja, serta produk domestic bruto pada sektor pertanian, hal ini diakibatkan karena masyarakat berpindah lapangan pekerjaan dari sektor pertanian menuju sektor non-pertanian. Penelitian ini memeiliki tujuan untuk menganalisa penyerapan tenaga kerja sektor pertanian, elastisitas kesempatan kerja, dan laju pertumbuhan kesempatan kerja pada sektor pertanian. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang berupa data time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Kementrian Pertanian. Penelitian ini menggunakan alat analisis angka pengganda tenaga kerja, penghitungan elastisitas kesempatan kerja, dan penghitungan laju pertumbuhan kesempatan kerja. Hasil analisis data menunjukan bahwa penyerapan tenaga kerja dihitung dengan menggunakan angka pengganda tenaga kerja pada tahun 2010-2018 mengalami fluktuasi atau kecenderungan menurun. Sedangkan elastisitas kesempatan kerja sektor pertanian pada tahun 2010-2018 mengindikasikan kemampuan dalam menciptakan kesempatan kerja sektor pertanian sangat rendah. Laju pertumbuhan kesempatan kerja pada sektor pertanian pada tahun 2010-2018 cenderung berfluktuasi dan mengindikasikan mengalami penurunan.
NALISIS PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN, PENGANGGURAN, DAN PDRB TERHADAP KEMISKINAN DI KARESIDENAN KEDU TAHUN 2014-2017
Indrian Cahaya Putri;
Whinarko Juliprijanto;
Yustirania Septiani
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 1, No 3 (2019): DINAMIC : Directory Journal of Economic
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1139.779 KB)
|
DOI: 10.31002/dinamic.v1i3.796
This study aims to analyze the influence of the level of education, unemployment, andGRDP on poverty in the Ex-Residence of Kedu in 2014-2017. The type of data in this studyuses secondary data from government agencies involved in 2014-2017. The data used in theform of education, unemployment, and GRDP from 2014-2017. The analysis model used ispanel data regression with the help of the Eviews 9. The results of the regression analysisshow that the level of education and unemployment have no significant effect on poverty.While the GRDP has a significant influence on poverty in the Ex-Residence of Kedu. Theresults of this study also show that together the level of education, unemployment, and GRDPsignificantly influence poverty in the Ex-Residence of Kedu.
PENGARUH DERAJAT DESENTRALISASI FISKAL, DERAJAT OTONOMI FISKAL, DAN TOTAL BELANJA DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN WONOSOBO PERIODE 2001-2018
Arif Budi Astuti;
Whinarko Juliprijanto;
Yustirania Septiani
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 2, No 1 (2020): DINAMIC : Directory Journal of Economic
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/dinamic.v2i1.1405
Pertumbuhan Ekonomi merupakan salah satu indikator terpenting dalam meningkatkan perekonomian daerah sehingga tercapainya kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. Upaya dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi tidak lepas dari pengelolaan keuangan daerah yang efektif dan efisien. Namun, Khususnya di Kabupaten Wonosobo selama tahun 2001-2018 yang memiliki kemampuan keuangan daerah yang sebagian besar dalam kategori sangat kurang, kemandirian keuangan daerah yang masih bergantung sama fungsi pemerintah pusat daripada pemerintah daerah, dan pembiayaan daerah dalam komposisinya belanja tidak langsung (belanja rutin) memiliki prosentase penggunaannya paling besar daripada belanja langsung (belanja pembangunan) dalam pengelolaan keuangan daerahnya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh derajat desentralisasi fiskal, derajat otonomi fiskal, dan total belanja daerah terhadap pertumbuhan ekonomi dalam pencapaian tingkat kemakmuran dan kemandirian daerah. Penelitian ini menggunakan teknik estimasi Error Correction Model (ECM) Engle dan Granger untuk mengetahui pengaruh jangka pendek dan jangka panjang pada periode 2001- 2018 di Kabupaten Wonosobo. Hasil Penelitian menyatakan variabel derajat desentralisasi fiskal dan derajat otonomi fiskal tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek maupun jangka panjang, variabel total belanja daerah mempunyai pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Sedangkan secara simultan variabel derajat desentralisasi fiskal, derajat otonomi fiskal dan total belanja daerah secara bersama dalam jangka pendek maupun jangka panjang berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Wonosobo periode 2001-2018.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPOR GULA DI INDONESIA TAHUN 1989-2018
Rizan Aushaf;
Whinarko Juliprijanto;
Yustirania Septiani
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 2, No 3 (2020): DINAMIC : DIRECTORY JOURNAL OF ECONOMIC
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/dinamic.v2i3.1419
Tujuan penelitian untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh antara produksi gula, konsumsi gula, dan jumlah penduduk terhadap impor gula di Indonesia tahun 1989-2018. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data runtut waktu (time series) berupa impor gula, produksi gula, konsumsi gula, dan jumlah penduduk di Indonesia tahun 1989-2018 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Kementrian Pertanian, Kementrian Perdagangan dan beberapa penelitian yang terkait. Model analisis yang digunakan adalah ECM (Error Correction Model). Hasil penelitian (1) tidak ada pengaruh signifikan antara produksi gula terhadap impor gula di Indonesia tahun 1989-2018 dalam jangka panjang maupun jangka pendek; (2) ada pengaruh yang signifikan antara konsumsi gula terhadap impor gula di Indonesia tahun 1989-2018 dalam jangka panjang namun tidak signifikan dalam jangka pendek; (3) tidak ada pengaruh yang signifikan antara jumlah penduduk terhadap impor gula di Indonesia tahun 1989-2018 secara jangka panjang namun signifikan dalam jangka pendek. (4) secara bersama-sama, produksi gula, konsumsi gula, dan jumlah penduduk di Indonesia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap impor gula di Indonesia tahun 1989-2018.
ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PULAU JAWA TAHUN 2011-2018
Heni Nurmayanti;
Whinarko Juliprijanto;
Yustirania Septiani
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 2, No 2 (2020): DINAMIC : DIRECTORY JOURNAL OF ECONOMIC
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/dinamic.v2i2.1389
Abstrak Masalah pokok dalam ketenagakerjaan di Pulau Jawa terletak pada tingkat pengangguran. Namun di Pulau Jawa mempunyai daya tarik penduduk dalam memilih pekerjaan sehingga penyerapan tenaga kerja meningkat karena lebih banyak perusahaan besar yang menampung tenaga kerja sehingga masyarakat lebih memilih pekerjaan di Pulau Jawa. Hal ini terjadi karena beberapa faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja yaitu Tingkat Pendidikan, Upah Minimum Provinsi, dan Investasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, UMP, dan investasi dengan penyerapan tenaga kerja di Pulau Jawa tahun 2011-2018. Ini termasuk dalam penelitian kuantitatif yang diambil di 6 provinsi yang ada di Pulau Jawa yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, dan DI Yogyakarta periode tahun 2011-2018 dan diambil dari BPS. Memakai metode fixed effect yang diolah dengan eviews 10. Penelitian ini menyatakan tingkat pendidikan berpengaruh dan signifikan dengan Penyerapan tenaga kerja, UMP berpengaruh dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dan investasi tidak berpengaruh dan tidak signifikan dengan penyerapan tenaga kerja. Tingkat pendidikan, UMP, dan investasi secara bersamaan berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja.
ANALISIS KETIMPANGAN DAN DISPERSI PERTUMBUHAN DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2001-2018
Dewi Safitri;
Lorentino Togar Laut;
Yustirania Septiani
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 2, No 2 (2020): DINAMIC : DIRECTORY JOURNAL OF ECONOMIC
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/dinamic.v2i2.1366
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan di Provinsi Jawa Tengah pada awal pembangunan sampai tahap pembangunan selanjutnya pada tahun 2001-2018 dan untuk menganalisis dispersi pertumbuhan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2001-2018. Penelitian ini menggunakan analisis Hipotesis Kuznets untuk melihat ketimpangan yang terjadi yaitu dengan melihat kurva hubungan antara pendapatan dan Indeks Williamson apakah membentuk kurva U-Terbalik. Kemudian untuk melihat Dispersi Pertumbuhan di Provinsi Jawa Tengah digunakan 2 konsep konvergensi yaitu konvergensi sigma untuk melihat tingkat dispersi (penyebaran) variabel pendapatan, serta konvergensi absolut untuk melihat terjadinya catching up effect di Provinsi Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ketimpangan di Provinsi Jawa Tengah pada awal pembangunan yang semakin tinggi sampai tahap pembangunan selanjutnya yang semakin rendah pada tahun 2001-2018. Dan terdapat dispersi pertumbuhan yang semakin menurun yang mengartikan bahwa pemerataan pembangunan telah efektif di lakukan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2001-2018.
ANALISIS DETERMINASI EMISI CO2 DI INDONESIA TAHUN 1990-2018
Ade Ulfa Zulaicha;
Hadi Sasana;
Yustirania Septiani
DINAMIC : Directory Journal of Economic Vol 2, No 2 (2020): DINAMIC : DIRECTORY JOURNAL OF ECONOMIC
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/dinamic.v2i2.1384
AbstrakEmisi CO2 di Indonesia dari tahun 1990-2018 cenderung mengalami peningkatan, mengindikasikan degradasi lingkungan di Indonesia semakin meningkat. Peningkatan emisi CO2 harus ditekan sehingga dapat mewujudkan aspek berkelanjutan (sustainability) dari sistem pemanfaatan energi di Indonesia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis dampak pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan penduduk, konsumsi energi fosil, dan konsumsi energi terbarukan terhadap emisi CO2 tahun 1990-2018 di Indonesia. Analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linear berganda. Penelitian menunjukkan pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan tidak signifikan pada Emisi CO2, pertumbuhan penduduk dan konsumsi energi fosil mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan pada Emisi CO2, serta konsumsi energi terbarukan memiliki pengaruh yang negatif dan tidak signifikan pada Emisi CO2.